Search Header Logo
AKM Literasi Bag 3

AKM Literasi Bag 3

Assessment

Presentation

Other

11th Grade

Hard

Created by

Franciska Situmorang,S.P.D

Used 1+ times

FREE Resource

1 Slide • 11 Questions

1

AKM Literasi Bag 4

​Kamis, 23 September 2021

2

Fill in the Blanks

media image

Menurutmu, pesan apa yang ingin disampaikan dalam poster tersebut?

Type answer...

3

Fill in the Blanks

media image

Burung scarlet ibis adalah burung yang hidup di pulau-pulau tropis Karibia, Amerika Selatan.

Ukuran burung ini cukup besar, panjang tubuhnya mencapai 70 cm dan beratnya sekitar 700-900 gram.

Seperti burung lain yang hidup di dekat perairan, burung scarlet ibis memiliki paruh panjang melengkung yang bisa digunakan untuk mencari makan di dalam lumpur.

Bulu burung scarlet ibis amatlah indah. Warnanya merah menyala. Namun, warna merah itu baru muncul saat burung scarlet ibis dewasa. Ketika baru menetas dari telurnya, warna burung ini abu-abu, cokelat, putih, atau campuran ketiganya. Setelah burung scarlet ibis memasuki masa remaja, bulunya perlahan-lahan berubah warna menjadi merah.

Warna pada bulu burung scarlet ibis disebabkan oleh astaxanthinAstaxanthin adalah zat warna merah alami yang didapatkan burung scarlet ibis dari makanan kesukaannya, yakni kepiting merah dan udang.

Karena warna bulu burung scarlet ibis bergantung pada makanannya, warna ini bisa saja menjadi pudar atau kembali menjadi abu-abu atau putih ketika burung ini kekurangan asupan makanan. Oleh karena itu, biasanya burung-burung scarlet ibis yang berada di kebun binatang sering diberi makanan yang mengandung buah bit dan wortel agar keindahan warna bulunya terjaga.

Diambil dari majalah Bobo dengan perubahan 

 

Jawablah pertanyaan berikut dengan tepat!

Jika kamu mendapat tugas merawat burung scarlet ibis, apa yang akan kamu lakukan agar warna bulu burung itu tetap merah menyala?

Type answer...

4

Fill in the Blanks

media image

Pacu Jawi, Tradisi Unik Minangkabau yang Mendunia

Pernahkah kamu mendengar tentang Pacu Jawi? Pacu Jawi yang berarti “balapan sapi” merupakan tradisi Minangkabau yang sangat unik dan hanya ada di Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat.

Permainan tradisional ini dilombakan setiap tahun. Menurut sejarahnya, Pacu Jawi sudah ada sejak ratusan tahun silam. Tradisi ini berawal dari kegiatan petani setempat setelah musim panen.

(Foto: slyvain.fr)

Sekilas mirip dengan tradisi Karapan Sapi Madura yang terkenal itu, ya? Ternyata, ada bedanya!

Jika Karapan Sapi Madura dilakukan di tanah kering, Pacu Jawi diselenggarakan di sawah milik masyarakat setempat yang habis panen, serta dalam kondisi berlumpur dan basah.

Untuk teknik permainannya, seorang joki mengendarai sepasang sapi yang diapit oleh alat pembajak sawah sambil memegang tali dan menggigit ekor kedua sapi. Jika gigitan pada ekor sapi semakin kuat, semakin cepat pula sapi tersebut berlari.

Dalam Pacu Jawi, sepasang sapi yang berlomba hanya berlari sendirian tanpa adanya lawan. Penentuan pemenang berdasarkan lurus atau tidak lurusnya sepasang sapi dalam berlari menuju garis finish. Pasangan sapi yang berlari semakin lurus tentu akan menjadi pemenangnya. Selain itu, waktu tempuh sepasang sapi dalam lintasan juga menjadi penilaian.

Pacu Jawi berperan sebagai sarana hiburan bagi masyarakat setempat. Selain itu, juga menjadi daya tarik bagi turis lokal maupun mancanegara. Tradisi ini dapat meningkatkan harga jual sapi sehingga meningkatkan perekonomian peternak.

Sumber: https://takaitu.id/pacu-jawi-tradisi-minangkabau/ dengan pengubahan

 

Masyarakat di Tanah Datar terus melestarikan tradisi Pacu Jawi sejak ratusan tahun silam. Jika kamu adalah masyarakat Tanah Datar, mengapa kamu harus melestarikan tradisi tersebut?

Type answer...

5

Multiple Choice

Question image

Berani Berubah

Bertahun-tahun lalu, Abdul Aziz sama seperti nelayan lainnya di tempatnya tinggal, Desa Wongsorejo, Banyuwangi. Ia menangkap berbagai ikan hias cantik yang selanjutnya dijual kepada pengepul.

Namun, suatu hari Abdul Aziz menangis melihat terumbu karang, tempatnya biasa menangkap ikan hias, hancur lebur. Dasar laut tampak seperti sumur dan banyak ikan hias yang mati. Ini terjadi akibat penggunaan bom dan racun untuk menangkap ikan hias. Abdul Aziz bertekad untuk tidak merusak terumbu karang lebih lanjut.

Abdul Aziz dan beberapa teman nelayan lainnya lalu mendapat tawaran untuk mengelola objek wisata Watudodol di Jawa Timur. Tawaran ini tentu saja mereka terima dengan senang hati. Mereka mendapat dukungan dan bantuan dari berbagai pihak untuk urusan perizinan dan tata cara kelola tempat wisata. Kerja sama mereka membuat Watudodol menjadi lokasi wisata yang nyaman untuk dikunjungi.

Tidak berhenti sampai di situ, Abdul Aziz bersama teman-teman juga memulihkan kawasan perairan Watudodol. Belajar dari berbagai sumber, mereka menanam rumpon rumah ikan dan terumbu karang. Hasilnya sudah tampak. Dasar laut yang semula kosong dan mencekam, kini berubah menjadi taman laut dengan terumbu karang yang indah. Berbagai ikan hias juga sudah tampak berenang bebas di antara terumbu karang.

 

1

Benar, Salah, Salah, Benar

2

Benar, Benar, Salah, Salah

3

Salah, Salah, Benar, Benar

4

Salah, Benar, Salah, Benar

6

Fill in the Blanks

media image

Berani Berubah

Bertahun-tahun lalu, Abdul Aziz sama seperti nelayan lainnya di tempatnya tinggal, Desa Wongsorejo, Banyuwangi. Ia menangkap berbagai ikan hias cantik yang selanjutnya dijual kepada pengepul.

Namun, suatu hari Abdul Aziz menangis melihat terumbu karang, tempatnya biasa menangkap ikan hias, hancur lebur. Dasar laut tampak seperti sumur dan banyak ikan hias yang mati. Ini terjadi akibat penggunaan bom dan racun untuk menangkap ikan hias. Abdul Aziz bertekad untuk tidak merusak terumbu karang lebih lanjut.

Abdul Aziz dan beberapa teman nelayan lainnya lalu mendapat tawaran untuk mengelola objek wisata Watudodol di Jawa Timur. Tawaran ini tentu saja mereka terima dengan senang hati. Mereka mendapat dukungan dan bantuan dari berbagai pihak untuk urusan perizinan dan tata cara kelola tempat wisata. Kerja sama mereka membuat Watudodol menjadi lokasi wisata yang nyaman untuk dikunjungi.

Tidak berhenti sampai di situ, Abdul Aziz bersama teman-teman juga memulihkan kawasan perairan Watudodol. Belajar dari berbagai sumber, mereka menanam rumpon rumah ikan dan terumbu karang. Hasilnya sudah tampak. Dasar laut yang semula kosong dan mencekam, kini berubah menjadi taman laut dengan terumbu karang yang indah. Berbagai ikan hias juga sudah tampak berenang bebas di antara terumbu karang.

 

Apa kesimpulanmu tentang isi wacana  tersebut?

Type answer...

7

Fill in the Blanks

media image

Apa tujuan penulis menyampaikan data persentase jumlah kendaraan di Indonesia pada infografis yang pertama?

Type answer...

8

Fill in the Blanks

media image

Berdasarkan infografik tersebut, bagaimana cara penguraian kemacetan di Indonesia?

Type answer...

9

Fill in the Blanks

media image

Biota laut adalah semua makhluk hidup yang ada di laut, baik hewan, tumbuhan maupun karang. Berdasarkan infografik tersebut, jelaskan bagaimana hubungan antara sampah laut dengan biota laut di Indonesia?

Type answer...

10

Multiple Choice

Question image

Membuat Gantungan Kunci

SD Cita Nusa akan mengadakan penggalangan dana untuk korban bencana alam. Anak-anak kelas 5 akan menyelenggarakan bazar untuk penggalangan dana tersebut. Naufa dan teman-temannya mempunyai ide yang berbeda. Mereka akan membuat gantungan kunci spesial.

Gantungan kunci spesial ini memiliki nama. Gantungan kunci ini akan bermanfaat sekali untuk menandai barang milik pribadi, seperti tas atau tempat pensil. Jika kamu ingin menggunakan kata-kata lain juga bisa, asalkan tidak terlalu panjang.

Naufa akan berbagi cara membuatnya untukmu, ikuti tahap-tahapnya ya.

Apa tujuan penulis dalam menyusun wacana tersebut?

1

Mengajak pembaca peduli terhadap lingkungan.

2

Memberitahu cara membuat gantungan kunci sendiri.

3

Mengajak pembaca membuang sampah pada tempatnya.

4

Memberi informasi lengkap tentang bencana alam yang terjadi.

Kunci Jawaban/ Pembahasan

11

Multiple Choice

Question image

Membuat Gantungan Kunci

SD Cita Nusa akan mengadakan penggalangan dana untuk korban bencana alam. Anak-anak kelas 5 akan menyelenggarakan bazar untuk penggalangan dana tersebut. Naufa dan teman-temannya mempunyai ide yang berbeda. Mereka akan membuat gantungan kunci spesial.

Gantungan kunci spesial ini memiliki nama. Gantungan kunci ini akan bermanfaat sekali untuk menandai barang milik pribadi, seperti tas atau tempat pensil. Jika kamu ingin menggunakan kata-kata lain juga bisa, asalkan tidak terlalu panjang.

Naufa akan berbagi cara membuatnya untukmu, ikuti tahap-tahapnya ya.

Untuk apa  Naufa dan teman-temannya  membuat gantungan kunci?

 

1

Menghadiahkan gantungan kunci kepada teman-temannya.

2

Memberikan gantungan kunci kepada guru dan Kepala Sekolah

3

Menyumbangkan gantungan kunci kepada korban bencana alam.

4

Menjual gantungan kunci dalam bazar di SD Cita Nusa.

Kunci Jawaban/ Pembahasan

12

Fill in the Blanks

media image

Simpulan yang tepat untuk teks tersebut adalah

Type answer...

pattern-tertiary

AKM Literasi Bag 4

​Kamis, 23 September 2021

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 12

SLIDE