Search Header Logo
ANBK

ANBK

Assessment

Presentation

Mathematics, Education

Professional Development

Practice Problem

Hard

Literasi, Numerasi

Standards-aligned

Created by

Nurul Annisa

Used 43+ times

FREE Resource

6 Slides • 3 Questions

1

Contoh Soal Literasi dan Numerasi pada

Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK)

oleh :

Hj. Eriza Dahliana, M.Si

2

Soal 1. Perhatikan teks berikut ini!

TAHUKAH KAMU TENTANG KUE APE?

​ Salah​ satu jajanan paling ikonis di Kota Jakarta adalah ​kue ape yang berwarna hijau bulat pipih dengan ​sedikit 'benjolan' di tengah-tengahnya. Kue ape tergolong jajanan dengan harga terjangkau dan banyak digemari oleh anak-anak maupun orangtua.

Sebutan kue 'ape' konon berasal dari dialog masyarakat Betawi

pada zaman dahulu, yakni dari sebuah pertanyaan yang muncul

saat seseorang membuat kue ape, "Ini kue ape?". Dalam bahasa

betawi, kata ape memiliki makna 'apa'. Lalu dijawab dengan,

"Iya, ini kue ape", oleh si pembuat kue. Jadi, kue enak dan unik ini

pun dinamakan sebagai kue ape.

Kue unik khas Betawi ini terbilang sangat murah, yakni mulai dari Rp. 1.000 hingga Rp. 5.000 per buah.​ Beberapa orang menganggap kue ape sama dengan serabi karena bentuk dan teknik memasaknya hampir sama, yaitu menggunakan wadah cekung. Bedanya, kue ape memiliki tekstur yang lebih renyah pada bagian pinggirnya, sementara serabi lebih padat.

media

3

Multiple Select

Berdasarkan teks di atas, kue ape dapat dikenali berdasarkan ....

(Jawaban boleh lebih dari satu)

1

A. teksturnya

2

B. bentuknya

3

C. warnanya

4

rasa dan aromanya

5

harganya yang murah

4

​Pembahasan

​Pada paragraf pertama, disebutkan bahwa kue ape merupakan jajanan ikonik di kota Jakarta dengan ciri khas berwarna hijau serta bentuknya bulat pipih dengan ​sedikit 'benjolan' di tengah-tengahnya.

​Berdasarkan paragraf tersebut, kue ape dapat dikenali berdasarkan bentuk dan warnanya. Sementara, tekstur, rasa, aroma dan harganya yang murah tidak dapat menjadi ciri khas dari kue ape.

​Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B dan C.

5

Multiple Choice

Bagaimana asal usul penamaan kue ape?

1

A. Penamaan kue ape berasal dari pertanyaan iseng

2

B. Pembuatan yang mirip dengan serabi, tetapi merupakan makanan khas Betawi

3

C. Bentuk kue ape mirip dengan serabi sehingga dinamakan kue ape

4

D. Penamaan kue ape berasal dari penamaan orang-orang sekitar yang menyebut kue ape

6

​Pembahasan

​Berdasarkan paragraf ketiga pada teks di atas, asal usul penamaan kue ape terdapat dala kutipan berikut.

Sebutan kue 'ape' konon berasal dari dialog masyarakat Betawi pada zaman dahulu, yakni dari sebuah pertanyaan yang muncul saat seseorang membuat kue ape, "Ini kue ape?". Dalam bahasa betawi, kata ape memiliki makna 'apa'. Lalu dijawab dengan, "Iya, ini kue ape", oleh si pembuat kue. Jadi, kue enak dan unik ini pun dinamakan sebagai kue ape.

Kutipan tersebut menggambarkan bahwa penamaan kue ape berasal dari pertanyaan iseng salah seorang masyarakat Betawi yang sedang menanyakan kue tersebut.

​Sementara pilihan B, C, dan D tidak sesuai dengan penamaan kue ape.

Dengan demikian, jawabannya adalah A..

7

KERETA MALAM

​Butet mengikuti kedua orangtuanya pergi keluar kota menggunakan kereta malam. Ia menaiki kereta Sribilah yang berangkat dari stasiun Rantau Parapat pada pagi hari dan tiba di stasiun Medan pada siang harinya.

​Ayah Butet memberikan jadwal pemberangkatan kereta Sribilah kepada Butet sebagai berikut.

media

8

Multiple Choice

Dari pasangan stasiun berikut, manakah yang ditempuh oleh kereta Sribilah dengan durasi paling lama?

1

A. Rantau Prapat - Marbau

2

B. Puloraja - Kisaran

3

C. Tebing Tinggi - Lubuk Pakam

4

D. Lempuyangan -  Medan

9

​Pembahasan

A. Rantau Prapat - Marbau

​Kereta berangkat dari stasiun Rantau Prapat pada pukul 07.20 dan tiba di stasiun Marbau pada pukul 07.41. Maka, durasi waktu yang ditempuh adalah 21 menit.

B. Puloraja - Kisaran

​Kereta berangkat dari stasiun Puloraja pada pukul 08.57 dan tiba di stasiun Kisaran pada pukul 09.35. Maka, durasi waktu yang ditempuh adalah 38 menit.

C. Tebing Tinggi - Lubuk Pakam

​Kereta berangkat dari stasiun Tebing Tinggi pada pukul 11.10 dan tiba di stasiun Lubuk Pakam pada pukul 12.16.

​Dari pukul 11.10 ke 12.00 membutuhkan 50 menit dan dari 12.00 ke 12.16 membutuhkan 16 menit. Maka, durasi waktu yang ditempuh adalah 50 menit + 16 menit = 66 menit atau 1 jam 6 menit.

D. Lempuyangan - Medan

​Kereta berangkat dari stasiun Puloraja pada pukul 12.47 dan tiba di stasiun Kisaran pada pukul 13.15. Maka, durasi waktu yang ditempuh adalah 28 menit.

media

Contoh Soal Literasi dan Numerasi pada

Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK)

oleh :

Hj. Eriza Dahliana, M.Si

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 9

SLIDE