Search Header Logo
Kelas 5 Pelajaran 3 - Tiga Ciri Kehidupan

Kelas 5 Pelajaran 3 - Tiga Ciri Kehidupan

Assessment

Presentation

Religious Studies, Moral Science

5th Grade

Easy

Created by

Rukaman Rukaman

Used 2+ times

FREE Resource

11 Slides • 4 Questions

1

Kelas 5 Pelajaran 3 - Tiga Ciri Kehidupan

by Rukaman Rukaman

2

Namo Sanghyang Adi Buddhaya​

Namo Buddhaya​

3

​Doa Pembuka Pelajaran

Terpujilah Tuhan Yang Maha Esa,

Terpujilah Triratna.

Dengan ini saya berdoa:

Semoga saya dapat belajar dengan baik dan benar, untuk menjadi anak yang pandai dan berbudi luhur.

Semoga semua makhluk hidup berbahagia.

Sadhu sadhu sadhu.

4

​Duduk Hening

Ayo kita duduk hening.

Duduklah dengan santai, mata terpejam, kita sadari napas, katakan dalamhati:

“Napas masuk ... aku tahu.”

“Napas keluar ... aku tahu.”

“Napas masuk ... aku tenang.”

“Napas keluar ... aku bahagia.”

5

​Pengantar

Berikut ini adalah pembahasan tentang tiga ciri kehidupan (tilakkhana).

Untuk memahami tentang tiga ciri kehidupan (tilakkhana) kamu harus berdiskusi.Dalam berdiskusi kamu akan belajar mengamati, bertanya, mencari informasi, menalar,dan berkomunikasi. Dilanjutkan berlatih mengerjakan soal, bermain, dan mengerjakan tugas bersama dengan orang tuamu di rumah.

Apa dan bagaimana tiga ciri kehidupan (tilakkhana)?

Mari pelajari selengkapnyaberikut ini.

6

​Tiga Ciri Kehidupan

Kehidupan ditandai oleh tiga ciri seperti dikatakan oleh Buddha dalam Anguttara Nikaya, Yodhajiva-Vagga 124, yaitu bahwa segala sesuatu tidak kekal, tidak memuaskan, dan tanpa inti. Tiga ciri kehidupan ini disebutTilakkhana. Ia juga sering diartikan sebagai tiga corak umum. Tiga ciri tersebut adalah tiga sifat yang menjadi ciri segala sesuatu yang adadi alam semesta, yaitu bahwa segala sesuatu selalu berubah (anicca), tidak memuaskan dan menimbulkan penderitaan (dukkha ) dan tanpa inti yang kekal (anatta).

media

7

1. Ciri Selalu Berubah (Anicca)

Perhatikanlah segala sesuatu di sekitarmu, misalnya tumbuh-tumbuhan.

  • Apakah pohon kelapa bisa langsung besar dan berbuah?

  • Tentu tidak, bukan?

  • Apakah gedung sekolah yang kamu tempati ini langsung jadi?

  • Apakah kamu bisa langsung besar seperti sekarang?

  • Apa akibatnya kalau buah kelapa tidak tumbuh-tumbuh?

  • Apa akibatnya jikagedung sekolah ini hanya berupa pondasi?

  • Bagaimana jika kamu menjadi bayi terus?

Kebenaran tentang sifat selalu berubah berlaku bagi segala sesuatu di dunia ini. Buah kelapa yang tumbuh menjadi tunas, lalu ditanam dan tumbuh menjadi pohon kelapa. Pohon tersebut menghasilkan buah kelapa yang lebat, lalu pohon tersebut menjadi tua dan akhirnya mati. Proses disebut sebagai perubahan. Jika buah kelapa tidak berubah menjadi tunas, tidak akan ada pohon kelapa. Jika tidak ada pohon kelapa, tidak akanada buah kelapa, dan begitu seterusnya. Dengan demikian, hukum perubahan penting bagi kehidupan ini.

Demikian juga, manusia. Bayangkan jika manusia tidak mengalami perubahan, misalnya tetap menjadi bayi, tidak akan ada anak-anak, dan tidak akan ada orang dewasa, dan seterusnya

8

2. Ciri Tidak Memuaskan

Perhatikan dunia di sekelilingmu.

  • Apakah ada di antara mereka yang tidak pernah mengalami penderitaan?

  • Apakah ada di antara kamu yangtidak pernah menderita?

    • Ya, semua mengalamibahkan benda mati sekali pun termasuk mengalami corak penderitaan ini.

      Karena benda mati pun dapat rusak, hancur, dan tidak indah lagi seperti semula. Inilah ciri yang ke dua tentang segala sesuatu di dunia ini.

media

9

Menjadi tua umumnya tidak memuaskan. Ia memiliki banyak keterbatasan: penglihatan menjadi kabur, rambut memutih dan rontok, gigi perlahan tanggal dan habis semua, ingatan menjadi pikun. Ini adalah ciri di dunia yang  harus dilalui oleh semua orang.

Sakit adalah kenyataan yang juga tidak dapat dihindari oleh setiap orang. Sakit sangat tidak memuaskan karena semua menjadi tidak indah. Ketika orang terkena sakit, makanan menjadi pahit meskipun yang dimakan gula, badan tidak enak meskipun tidur di kasur yang empuk, serta ketinggalan pelajaran karena tidak bisa sekolah.

Mati adalah kenyataan yang akan dialami oleh semua orang yang menjadi ciri kehidupan. Kematian umumnya tidak diinginkan. Oleh karena itu, banyak yang menangisinya ketika hal itu terjadi. Apalagi kematian bagi mereka yang masih muda ,atau merasa belum siap mati. Demikianlah ciri kedua di dunia ini, yaitu semuanya bersifat tidak memuaskan (dukkha)

10

3. Ciri Tiada Inti yang kekal (Anatta)

Anatta artinya tidak punya inti. Segala sesuatu terjadi karena adanya beberapa sebab dan kondisi yang harus dipenuhi. Contohnya sepeda: manakah yang disebut inti dari sebuah sepeda? Apakah rodanya, rantainya, ataukah yang lain? Jadi, sepeda tidak punya inti, yang ada adalah perpaduan semua komponen untuk membentuk sepeda. Belajar juga memerlukan buku, bantuan guru, sekolah, biaya, dan lainlain. Jadi, belajar tidak bisa terjadi tanpa semua itu.

media

11

Open Ended

Jelaskan yang dimaksud dengan Anicca !

12

Open Ended

Jelaskan yang dimaksud dengan Dukkha

13

Open Ended

Jelaskan yang dimaksud dengan Anatta!

14

Open Ended

Bagaimana cara-cara terbaik menghadapi perubahan?

15

​Doa Penutup Pelajaran

Terpujilah Tuhan Yang Maha Esa,

Terpujilah Triratna.

Terima kasih kepada semua orang yang telah membantuku belajar pada hari ini.

Semoga mereka diberkati kesehatan dan kesejahteraan.

Semoga ilmu yangku pelajari berguna bagi diriku dan orang lain.

Semoga semua makhluk hidup berbahagia.

Sadhu sadhu sadhu

Kelas 5 Pelajaran 3 - Tiga Ciri Kehidupan

by Rukaman Rukaman

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 15

SLIDE