Search Header Logo
Tema 4 subtema 1 Pembelajaran 2

Tema 4 subtema 1 Pembelajaran 2

Assessment

Presentation

Other

6th Grade

Easy

Created by

Zainuddin Basri

Used 1+ times

FREE Resource

13 Slides • 14 Questions

1

Tema 4 subtema 1 Pembelajaran 2

by Zainuddin Basri

2

Reklame digunakan untuk menginformasikan, mengajak, menganjurkan, dan menawarkan produk. Reklame dibuat menarik sehingga pembaca ingin mengikuti anjuran atau membeli barang yang ditawarkan. Ada berbagai jenis reklame di antaranya poster, iklan, plakat, spanduk, selebaran, baliho, buklet, dan lain-lain.

​REKLAME

media

3

​Apa ciri-ciri reklame yang baik?

Reklame ada yang bersifat komersial dan nonkomersial. Komersial digunakan

oleh pedagang untuk menawarkan barang atau produknya. Sedangkan nonkomersial digunakan untuk mengajak masyarakat untuk melakukan suatu hal, misalkan hidup bersih, hemat energi, dan lain-lain.

​Reklame haruslah menarik. Hal-hal yang harus diperhatikkan dalam

membuatnya adalah sebagai berikut.

1. Slogan jelas dan mudah dimengerti.

2. Bahasa baik dan menarik dengan ukuran huruf yang sesuai.

3. Ilustrasi menarik dan mudah diingat.

4. Tata letak gambar dan tulisan baik.

​REKLAME

4

Open Ended

Question image

Perhatikan gambar reklame yang diberikan.

Dengan memperhatikan syarat reklame.

Berilah pendapatmu apakah reklame tersebut sudah dikatakan baik?

5

Open Ended

Question image

Perhatikan gambar reklame yang diberikan.

Dengan memperhatikan syarat reklame.

Berilah pendapatmu apakah reklame tersebut sudah dikatakan baik?

6

bacalah dengan seksama teks pada slide (berwarna kuning) untuk menjawab pertanyaan setelah teks tersebut​

7

​Sahabat Tak Terpisahkan

​Hanni dan Duwi telah berteman lama sekali. Sejak belum bersekolah, mereka sering menghabiskan waktu di sore hari untuk bermain bersama. Semua tahu bahwa Hanni dan Duwi tak terpisahkan. Persahabatan mereka tetap terjalin erat, sampai kini mereka telah duduk di kelas 6, di sekolah yang sama.

8

​Sahabat Tak Terpisahkan

​Hanni dan Duwi telah berteman lama sekali. Sejak belum bersekolah, mereka sering menghabiskan waktu di sore hari untuk bermain bersama. Semua tahu bahwa Hanni dan Duwi tak terpisahkan. Persahabatan mereka tetap terjalin erat, sampai kini mereka telah duduk di kelas 6, di sekolah yang sama.

9

​Dulu, banyak teman yang meragukan bahwa persahabatan Hanni dan Duwi

akan bertahan lama, karena latar belakang keluarga mereka yang jauh

berbeda. Hanni adalah anak seorang pengrajin batik yang sukses. Walaupun

mulai dengan membatik sendiri, kemudian memiliki beberapa pegawai,

sekarang usaha orang tua Hanni sudah berkembang sangat pesat. Mereka

sudah memiliki beberapa cabang toko batik di kota untuk memasarkan batik

karya mereka. Pegawainya juga semakin banyak. Sementara Duwi, adalah

anak seorang penjual kue yang sederhana. Ketika kecil dulu, tiap sore Duwi

ikut ibunya menjajakan kue kepada para pekerja di pendopo batik milik orang

tua Hanni. Di sanalah Hanni berkenalan dengan Duwi. Waktu kecil dulu,

mereka sangat menikmati saat-saat itu. Namanya anak-anak, perbedaan

latar belakang pun tak dirisaukan. Permainan mereka tetap saja asyik. Petak

umpet, petak jongkok, rumah-rumahan, atau masak-masakan.

10

Tetapi, yang membuat persahabatan mereka bertahan lama adalah sikap

Hanni dan Duwi yang saling menghargai satu sama lain. Hanni tidak pernah

menganggap dirinya berbeda dengan Duwi. Bukan hanya Duwi yang bermain

ke pendopo batik Hanni, tetapi Hanni pun tak sungkan bermain ke rumah

sederhana milik keluarga Duwi. Ia malah menikmati makan siang atau makan

jajanan sore di rumah Duwi. Memang, ibu Duwi pandai memasak. Namanya

juga penjaja kue, pasti pandai juga membuat aneka masakan. Hanni justru

senang dengan kedekatan dan kesederhanaan suasana di keluarga Duwi.

Acara makan bersama yang selalu ramai penuh cerita, karena semua hadir

dengan kisah masing-masing.

11

Sebaliknya, ketika Duwi bermain ke rumah Hanni, tidak dirasanya minder

sedikit pun. Ayah dan ibu Hanni tidak pernah juga memperlakukan Duwi super

istimewa karena Duwi anak penjaja kue. Santai saja Duwi membaca-baca

koleksi buku cerita Hanni di kamarnya ketika Hanni sedang melakukan hal

lain. Kadang-kadang Duwi pun ikut membantu ketika Hanni harus melipat-lipat batik dan memasukkannya ke dalam plastik sebelum siap dikirim ke

toko. Duwi kagum dengan Hanni dan keluarganya. Walaupun punya banyak

pegawai, Hanni dan saudara-saudaranya tetap terlibat untuk membantu

usaha orang tuanya. Membantu sesuai usia dan kemampuan. Terlihat bahwa

mereka meraih sukses memang karena kerja keras.

12

Begitulah sahabat, tak ada kata-kata yang perlu diucapkan untuk menyatakan

sayang pada sahabat. Hanya diperlukan sikap yang tulus, tak pandang

perbedaan, saling menghargai, dan saling belajar. Rasa sayang yang tulus

pada sahabat akan membentuk pertemanan yang indah dan tak terpisahkan.

13

Open Ended

Apa perbedaan yang terlihat antara Hanni dan Duwi?

14

Open Ended

Apa perbedaan yang terlihat antara Hanni dan Duwi?

15

Open Ended

Bagaimana sikap keluarga Hanni kepada Duwi?

16

Open Ended

Bagaimana Duwi bersikap terhadap Hanni?

17

Open Ended

Bagaimana sikap keluarga Duwi terhadap Hanni?

18

Open Ended

Apa yang bisa kita contoh dari Hanni?

19

Open Ended

Apa yang bisa kita contoh dari Duwi?

20

Open Ended

Ceritakan perasaanmu membaca cerita Hanni dan Duwi.

21

​Menyalurkan Energi Listrik

Bagaimana Listrik Sampai ke Rumahmu?

​Listrik memiliki peran penting di era globalisasi. Tidak dapat dimungkiri, bahwa globalisasi terjadi karena perkembangan teknologi di berbagai bidang, yang didukung oleh peran listrik sebagai sumber energi di dalamnya. Listrik dapat dihasilkan dengan memanfaat sumber energi yang tersedia di alam, seperti: aliran air sungai (PLTA), panas bumi (PLTU), aliran angin (PLTA), dsb.

22

​Menyalurkan Energi Listrik

Bagaimana Listrik Sampai ke Rumahmu?

Setelah energi listrik dihasilkan di pusat pembangkit, energi listrik tersebut kemudian dinaikkan tegangannya oleh transformator penaik tegangan hingga 500 kv, baru kemudian disalurkan ke berbagai tempat menggunakan sistem transmisi yang dinamakan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET), yang menyalurkan energi listrik dari pusatpusat pembangkit. Setelah melalui SUTET yang melintasi wilayah pegunungan atau hutan-hutan, energi listrik kemudian masuk ke gardu induk. Di gardu induk energi listrik diturunkan tegangannya oleh transformator penurun tegangan menjadi tegangan menengah 20 kv. Kemudian energi listrik disalurkan ke gardu-gardu distribusi dan diturunkan kembali tegangannya dalam gardu distribusi menjadi tegangan rendah 220 volt, tegangan sebesar ini sudah sesuai dengan kebutuhan rumah tangga. Akhirnya, energi listrik disalurkan ke rumah-rumah warga.

23

​Menyalurkan Energi Listrik

Bagaimana Listrik Sampai ke Rumahmu?

Dengan adanya listrik, kini masyarakat dapat mengakses informasi yang

berasal dari berbagai belahan dunia. Tanpa listrik, tentunya hal tersebut tidak

akan bisa terjadi. Lalu bagaimana dengan daerahmu? Apakah kamu telah

merasakan manfaat listrik dalam kehidupan sehari-hari di rumah?

24

Open Ended

Apa saja jenis sumber daya alam yang bisa digunakan untuk membangkitkan

energi listrik?

25

Open Ended

Apa fungsi SUTET pada sistem transmisi energi listrik?

26

Open Ended

Mengapa energi listrik dari pusat pembangkit listrik perlu dinaikkan lalu

diturunkan tegangannya sebelum disalurkan ke rumah-rumah?

27

Open Ended

Bagaimana sistim transmisi tersebut memiliki peran penting di era

globalisasi sekarang ini? Jelaskan dengan singkat.

Tema 4 subtema 1 Pembelajaran 2

by Zainuddin Basri

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 27

SLIDE