Search Header Logo
USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH

USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH

Assessment

Presentation

Social Studies

12th Grade

Medium

Created by

Yulianingsih Yulianingsih

Used 3+ times

FREE Resource

13 Slides • 11 Questions

1

USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH

OLEH Yulianingsih,S.Pd

media

2

​Sering mendengar kata UMKM ?

UMKM itu adalah singkatan dari Usaha Mikro,Kecil dan Menengah

Berdasarkan arti atau kepanjangan dari singkatan saja,sudah sangat jelas bahwa usaha ini memiliki beberapa jenis, yakni usaha mikro, usaha kecil, dan usaha menengah

Usaha mikro

Bentuk usaha mikro ini digolongkan kepada bisnis biasanya memiliki sifat komoditi yang mudah berubah-ubah. Karena perubahan pada komoditinya, bukan aneh bagi bisnis ini jika mengharuskan berganti usaha atau produk yang dijual maupun ditawarkan. Selain produknya, tempat pun juga harus menyesuaikan sesuai dengan jenis yang Anda jual.

Adapun contoh bisnis yang bergerak pada usaha mikro adalah usaha dibidang pertanian atau perternakan skala kecil biasanya terjadi di wilayah perdesaan, rumah makan atau restoran, salon kecantikan atau MUA dsb.

Usaha kecil

Berbeda dengan usaha mikro, jenis ini lebih memiliki komoditi yang tidak mudah berubah. Sehingga para pelaku usaha tidak akan berubah produk maupun lokasi usaha. Untuk latar belakang pendidikan pelaku bisnisnya sendiri juga sudah orang yang telah memiliki tingkat pendidikan yang lumayan.

Contoh-contoh yang bergerak lingkup ini adalah koperasi dengan skala yang kecil,penjualan produk grosir, industri dan industri rumah tangga.

Usaha menengah

Berdasarkan hirakinya saja sudah pasti lingkup gerak usaha ini jauh lebih luas.  Sudah memiliki struktur organisasi untuk bisnisnya, pembagian jobs desk pelaku bisnisnya dan tentunya managementnya lebih terarah dan terorganisir.

3

Perbedaan UMKM dan UKM

Tak sedikit dari kita mengira bahwa umkm dam ukm adalah sesuatu yang sama padahal kedua hal ini adalah berbeda. Pertama, kita buka dulu kepanjangan dari UMKM sendiri adalah segala Usaha Mikro, Kecil dan Menengah yang dikelola oleh perorangan ataupun badan sedangkan dari UKM adalah Usaha Kecil Menengah yang biasanya di kelola oleh perorangan. Dari istilahnya saja sudah bisa kita lihat ada perbedaan, secara rinci perbedaan terletak pada 4 point, yakni :

(1) Modal

Hal pertama yang membedakannya adalah pada modal. Menurut undang-undang yang berlaku di Indonesia untuk membentuk bisnis yang disebut ukm diperlukan modal setidaknya Rp. 50.000.000 sedangkan untuk umkm itu tentunya lebih besar yakni sekitar Rp. 300.000.000. Dalam pemerintahan juga, bantuan permodalan ini yang lebih sering mendapat bantuan adalah umkm sebab lebih bersifat perorangan  atau badan dengan skala cukup besar sehingga dampaknya juga dapat berpengaruh kepada tumbuh kembang perekonomian negara.

(2) Jumlah Tenaga Kerja

Selanjutnya, adalah jumlah pekerja. Dari skala saja kita sudah dapat menebaknya, jumlah pelaku ukm tentu lebih sedikit karna ia berskala kecil hingga kemungkinan hanya membutuhkan tenaga kerja sekitar 5-20 orang sedangkan umkm sendiri lebih banyak bisa mencapai 100.

(3) Omset Penjualan

Umkm tergolong kedalam sebagai jenis yang cukup besar, maka dari itu akan berdampak pada omset penjualan yang dihasilkan bisa mencapai ratusan hingga milyaran rupiah sedangkan ukm akan jauh dibawah itu karna ia skala yang lebih kecil.

(4) Aset dan Kekayaan

Dari tiga point seatas dengan sendirinya kita bisa menarik kesimpulan akan aset dan kekayaan yang dimiliki. UMKM notabene memiliki bisnis dengan berskala besar akan memiliki jumlah aset dan kekayaan lebih banyak daripada UKM.

4

media

5

media

​KLASIFIKASI UMKM

6

media

7

media

8

Pola Kemitraan Usaha

Pemerintah melalui undang-undang no. 20 tahun 2008 melakukan upaya untuk memfasilitasi, mendukung, dan menstimulasi kegiatan kemitraan dengan asas saling memerlukan, mempercayai, memperkuat, dan menguntungkan.Kemitraan ini mencakup proses alih keterampilan di bidang produksi, pengolahan, marketing, permodalan, human resources, teknologi, dan lainnya.

9

Kemitraan ini dapat dilaksanakan dengan pola:

Kemitraan inti-plasma

Apa yang dimaksud dengan kemitraan inti-plasma?

Pola kemitraan inti-plasma adalah usaha besar sebagai inti yang membina dan mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah.Usaha mikro, kecil, dan menengah menjadi plasma, dan dibina oleh inti yaitu dalam hal:

1. penyediaan dan penyiapan lahan;

2. penyediaan sarana produksi;

3. bimbingan teknis produksi;

4. bimbingan manajemen usaha;

5. penguasaan teknologi yang diperlukan

;6. pembiayaan;

7. pemasaran;

8. penjaminan;

9. pemberian informasi;

10. bantuan lainnya yang diperlukan untuk peningkatan produktivitas dan wawasan usaha.

Dalam pola kemitraan inti-plasma:

1. Usaha besar sebagai inti, sedangkan usaha mikro, usaha kecil, atau usaha menengah sebagai plasma.

2. Usaha menengah berkedudukan sebagai inti, sedangkan usaha mikro dan usaha kecil berkedudukan sebagai plasma.

10

Kemitraan dengan pola subkontrak

Apakah yang dimaksud dengan kemitraan dengan pola subkontrak?Subkontrak adalah hubungan kemitraan antara usaha besar dengan usaha mikro/kecil/menengah. Usaha besar dalam usaha memproduksi barang/jasa memberikan dukungan kepada usaha mikro/kecil/menengah berupa:

1. kesempatan kepada usaha mikro/kecil/menengah untuk mengerjakan sebagian produksi;

2. kesempatan memperoleh bahan baku yang diproduksi secara berkesinambungan dengan jumlah dan harga yang wajar;

3. bimbingan teknis produksi;

4. bimbingan manajemen;

5. pengolehan dan peningkatan teknologi yang diperlukan;

6. pembiayaan dan pengaturan sistem pembayaran;

7. upaya untuk tidak melakukan pemutusan hubungan sepihak.

Dalam pola kemitraan subkontrak:

1. Usaha besar sebagai kontraktor, sedangkan usaha mikro, kecil, dan menengah sebagai subkontraktor. 2. Usaha menengah sebagai kontraktor, sedangkan usaha mikro dan kecil sebagai subkontraktor.

11

Pola kemitraan waralaba

Apakah kemitraan waralaba itu?

Usaha besar dalam rangka upaya untuk memperluas usahanya, memberikan kesempatan dan mendahulukan usaha mikro, kecil, atau menengah untuk menjadi mitra usaha besar.Pemberi waralaba memberikan pembinaan dalam bentuk pelatihan, yaitu bimbingan operasional, manajemen, pemasaran, riset, pengembangan kepada penerima waralaba.

Dalam pola kemitraan waralaba:

1. Usaha besar berkedudukan sebagai pemberi waralaba, sedangkan usaha mikro, kecil, dan menengah sebagai penerima waralaba.

2. Usaha menengah sebagai pemberi waralaba, sedangkan usaha mikro dan kecil sebagai penerima waralaba.

12

Kemitraan dengan pola perdagangan umum

Pelaksanaan kemitraan dengan pola ini dapat diimplementasikan dalam bentuk kerjasama di bawah ini:

1. kerjasama pemasaran;

2. penyediaan lokasi usaha;

3. penerimaan pasokan dari usaha mikro/kecil/menengah.

Dalam pola ini, pemenuhan kebutuhan barang dan jasa yang diperlukan oleh usaha besar dilakukan dengan mengutamakan pengadaan hasil produksi usaha kecil/mikro sepanjang memenuhi standar mutu barang/jasa.

13

​SILAHKAN JAWAB PERTANYAAN

DI BAWAH INI :​

14

Multiple Choice

Bidang usaha yang mengolah sumber daya alam menjadi barang jadi yang siap dipakai disebut bidang usaha....

1

Jasa

2

Pertanian

3

Pertambangan

4

Kerajinan

5

Industri

15

Multiple Choice

Berikut yang termasuk peluang usaha di bidang kesehatan adalah..

1

Penitipan Anak

2

Bernyanyi

3

Membuat Kue

4

Beternak

5

Akupuntur

16

Multiple Choice

Berikut ini bukan kelemahan yang sering dijumpai dalam usaha kecil adalah.....

1

Segi Keorganisasian

2

Sulitnya Bahan Baku

3

Keuangan

4

Permasalahan Produksi

5

Administrasi

17

Multiple Choice

Suatu lembaga kecil yang dapat dilakukan oleh setiap orang, pendiriannya mudah, pengelolanya sederhana, dan dapat dimulai dengan kemampuan modal yang tersedia adalah ciri dari....

1

Usaha tradisional

2

Usaha Kecil

3

Usaha Menengah

4

Usaha Besar

5

Usaha Agen

18

Multiple Choice

Usaha yang memiliki kekayaan bersih lebih dari 500 juta sampai dengan paling banyak 10 miliar tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha disebut usaha.....

1

Usaha Kecil

2

Usaha Besar

3

Usaha Menengah

4

Usaha Makro

5

Usaha Berkembang

19

Multiple Choice

UKM yang mempunyai jiwa kewirausahaan dan akan bertransformasi menjadi sebuah usaha besar merupakan kriteria UKM yaitu.....

1

Livelihood Activities

2

Micro Enterprise

3

Small Dynamic Enterprise

4

Fast Moving Enterprise

5

Big Entrerprise

20

Multiple Choice

Toko kelontong yang banyak berdiri di pedesaan termasuk bidang usaha.....

1

Perdagangan Besar

2

Perdagangan Menengah

3

Perdagangan Kecil

4

Whole Sale

5

Grosir

21

Multiple Choice

Kegiatan usaha dengan proses produksi mengubah bahan mentah menjadi barang untuk dapat digunakan atau dikonsumsi oleh manusia disebut kegiatan.....

1

Konsumsi

2

Distribusi

3

Manufaktur

4

Retribusi

5

Stabilisasi

22

Multiple Choice

Di Indonesia Ketimpangan dan kemiskinan menjadi sebuah masalah yang cukup kompleks. setiap tahun pemerintah harus dihadapkan dengan tugas yang cukup berat yaitu menurunkan kemiskinan dan mengurangi kesenjangan antar penduduk. Solusi agar tercipta pertumbuhan ekonomi yang bisa menciptakan pemerataan adalah.....

1

menghilangkan syarat jaminan dalam peminjaman modal

2

memberikan kredit bunga tinggi kepada masyarakat kecil untuk membuka usaha

3

pemerintah menekan pihak bank untuk memberikan modal pada usaha kecil

4

mendorong masyarakat untuk menjadi TKI

5

Memaksimalkan Usaha Kecil Menengah bagi Pelaku usaha

23

Multiple Choice

Salah satu ciri-ciri usaha Kecil Menengah adalah UKM belum memiliki surat izin usaha dan persyaratan legalitas yang lainnya seperti NPWP. maksud dari NPWP adalah.....

1

Nomor Penjualan Wajib Pajak

2

Nomor Pokok wajib Penjualan

3

Nomor Pokok Wajib Pajak

4

Nomor Pokok Wajib Pembeli

5

Nomor Penjualan Wajib Penjual

24

Multiple Choice

Di Indonesia Ketimpangan dan kemiskinan menjadi sebuah masalah yang cukup kompleks. setiap tahun pemerintah harus dihadapkan dengan tugas yang cukup berat yaitu menurunkan kemiskinan dan mengurangi kesenjangan antar penduduk. Solusi agar tercipta pertumbuhan ekonomi yang bisa menciptakan pemerataan adalah....

1

menghilangkan syarat jaminan dalam peminjaman modal

2

memberikan kredit bunga tinggi kepada masyarakat kecil untuk membuka usaha

3

pemerintah menekan pihak bank untuk memberikan modal pada usaha kecil

4

mendorong masyarakat untuk menjadi TKI

5

Memaksimalkan Usaha Kecil Menengah bagi Pelaku usaha

pattern-tertiary

USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH

OLEH Yulianingsih,S.Pd

media

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 24

SLIDE