

Perkembangan Dakwah
Presentation
•
Other
•
University
•
Hard
Suharti Nasoha
FREE Resource
11 Slides • 0 Questions
1
Perkembangan Dakwah Islam di Indonesia
2
Perkembangan Dakwah Islam di Nusantara - Pada sub-bab masuknya agama Islam ke Nusantara sudah kita ketahui adanya beberapa teori. Berdasarkan bukti-bukti yang ada, teori Mekah cukup meyakinkan untuk dipilih, yaitu bahwa agama Islam sudah masuk ke wilayah Nusantara dari abad ke-1 H. ( ke-7 M). Namun saat itu perkembangannya masih belum pesat dan meluas. Pada abad-abad selanjutnya baru terjadi perkembangan lebih pesat, terutama setelah abad ke-7 H. (ke-13 M). Lebih jelasnya pada uraian berikut.
Subject | Subject
Some text here about the topic of discussion
3
1. Perkembangan Islam di Sumatera
Tempat mula-mula masuknya Islam di pulau Sumatera adalah Pantai Barat Sumatera. Dari sana berkembang ke daerah-daerah lainnya. Pada umumnya, buku-buku sejarah menyebutkan perkembangan agama Islam bermula dari Pasai, Aceh Utara.
Orang yang menyebarkan Islam di daerah ini adalah Abdullah Arif. Ia seorang mubaligh dari Arab, dengan misi penyebarannya dengan berdakwah dan berdagang.
Dengan kesopanan dan keramahan orang Arab yang berdakwah itu, maka penduduk Pasai sangat terkesan. Akhirnya mereka menyatakan diri masuk Islam. Bahkan raja dan pemimpin negeri, setelah melihat kesopanan orang Arab yang berdakwah itupun, masuk Islam pula. Masyarakat Pasai sangat giat belajar agama Islam. Malah ada dari kalangan anak raja sengaja diutus menuntut ilmu agama Islam ke Mekkah. Kerajaan Islam Pasai berdiri sekitar tahun 1297, yang kemudian dikenal dengan sebutan “Serambi Mekkah”.
Subject | Subject
Some text here about the topic of discussion
4
Penyiaran agama Islam dilakukan secara pelan-pelan dan bertahap, sebab adat di Sumatera Barat sangat kuat. Dengan arif dan bijaksana para mubaligh dapat memberikan pengertian pada masyarakat, dan akhirnya masyarakat Sumatera Barat dapat menerima agama Islam dengan baik.
Sebagai bukti bahwa Islam diterima oleh masyarakat Sumatera Barat dengan kerelaan dan kesadaran adalah dengan istilah yang mengatakan: Adat bersendi syura’, syara’ bersendi Kitabullah. Jadi, adat istiadat yang dipegang teguh oleh masyarakat Sumatera Barat itu adalah adat yang bersendikan Islam, artinya Islam menjadi dasar adat.
Subject | Subject
Some text here about the topic of discussion
5
2. Perkembangan Islam di Kalimantan,Maluku, dan Papua
Di pulau Kalimantan, agama Islam mula-mula masuk di Kalimantan Selatan, dengan ibukotanya Banjarmasin. Pembawa agama Islam ke Kalimantan Selatan ini adalah para pedagang bangsa Arab dan para mubaligh dari Pulau Jawa. Perkembangan agama Islam di Kalimantan Selatan itu sangat pesat dan mencapai puncaknya setelah Majapahit runtuh tahun 1478.
Daerah lainnya di Kalimantan yang dimasuki agama Islam adalah Kalimantan Barat. Islam masuk ke Kalimantan Barat mula-mula di daerah Muara Sambas dan Sukadana. Dari dua daerah inilah baru tersebar ke seluruh Kalimantan Barat. Pembawa agama Islam ke daerah Kalimantan Barat adalah para pedagang dari Johor (Malaysia), serta ulama dan mubaligh dari Palembang (Sumatera Selatan). Sultan Islam yang pertama (tahun 1591) di Kalimantan Barat berkedudukan di Sukadana, yaitu Panembahan Giri Kusuma.
Penyebaran Islam di Kalimantan Timur terutama di Kutai, dilakukan oleh Dato’ Ri Bandang dan Tuang Tunggang melalui jalur perdagangan.
Subject | Subject
Some text here about the topic of discussion
6
Kemudian sejak abad ke-15, antara tahun 1400 sampai 1500 Islam telah masuk dan berkembang di Maluku. Pedagang yang beragama Islam dan para ulama/mubalih banyak yang datang ke Maluku sambil menyiarkan agama Islam. Daerah-daerah yang mula-mula dimasuki Islam di Maluku adalah Ternate, Tidore, Bacau, dan Jailolo.
Raja-raja yang memerintah di daerah tersebut berasal dari satu keturunan, yang semuanya menyokong perkembangan Islam di Maluku.
Perkembangan agama Islam di papua berjalan agak lambat. Islam masuk ke Irian terutama karena pengaruh raja-raja Maluku, para pedagang yang beragama Islam dan ulama atau mubaligh dari Maluku.
Daerah-daerah yang mula-mula dimasuki Islam di papua adalah Misol, Salawati, Pulau Waigeo,dan Pulau Gebi.
Subject | Subject
Some text here about the topic of discussion
7
3. Perkembangan Islam di Sulawesi
Pada abad ke-16 Islam telah masuk ke Sulawesi, yang dibawa oleh Dato’ Ri Bandang dari Sumatera Barat. Daerah-daerah yang mula-mula dimasuki Islam di Sulawesi adalah Goa, sebuah kerajaan di Sulawesi Selatan.
Sebelum Islam datang ke daerah ini penduduknya menganut kepercayaan nenek moyang. Setelah Dato’ Ri Bandang berkunjung ke Sulawesi Selatan, Raja Goa yang bernama Karaeng Tonigallo masuk Islam. Kemudian atas usul Dato’ Ri Bandang, Raja Goa berganti nama dengan Sultan Alauddin. Jauh sebelum Raja Goa ini masuk Islam, para pedagang telah menyiarkan agama Islam di tengah-tengah masyarakat Sulawesi Selatan dan banyak penduduk yang telah menganut agama Islam.
Setelah Sultan Alauddin wafat, beliau diganti oleh putranya yang bernama Sultan Hasanuddin. Dari Goa Islam terus berkembang ke daerah-daerah lainnya seperti daerah Talo dan Bone.
Subject | Subject
Some text here about the topic of discussion
8
4. Perkembangan Islam di Nusa Tenggara
Sebagaimana daerah-daerah lain, pada tahun 1540 agama Islam masuk pula ke Nusa Tenggara. Masuknya agama Islam Ke Nusa Tenggara dibawa oleh para mubaligh dari Bugis (Sulawesi Selatan) dan dari Jawa.
Agama Islam berkembang di Nusa Tenggara mula-mula di daerah Lombok yang penduduknya disebut Suku Sasak. Dari daerah Lombok, secara pelanpelan selanjutnya tersebar pula ke daerah-daerah Sumbawa dan Flores.
Subject | Subject
Some text here about the topic of discussion
9
5. Perkembangan Islam di Pulau Jawa
Agama Islam masuk ke Pulau Jawa kira-kira pada abad ke-11 M., yang dibawa oleh para pedagang Arab dan para mubaligh dari Pasai. Tempat yang mula-mula dimasuki Islam di pulau Jawa yaitu daerah-daerah pesisir utara Jawa Timur.
Tokoh terkenal yang berdakwah di Jawa Timur adalah Maulana Malik Ibrahim. Beliau menetap di Gresik, kemudian mendirikan pusat penyiaran agama Islam dan pusat pengajaran. Dalam majlisnya itu beliau mengkader beberapa orang murid. selanjutnya mereka menyiarkan agama Islam ke daerah-daerah lain di pulau Jawa.
Di Jawa Tengah, penyiaran Agama Islam berpusat di Demak. Penyiaran agama Islam di Pulau Jawa dilakukan oleh para wali yang berjumlah 9 yang dikenal dengan Wali Songo (Wali Sembilan). Kemudian murid-murid Wali Songo turut pula menyiarkan agama Islam ke daerah pedalaman pulau Jawa, sehingga agama Islam berkembang dengan pesatnya.
Subject | Subject
Some text here about the topic of discussion
10
Tahapan-Tahapan Perkembangan Dakwah Islam
di Indonesia
Secara umum tahapan perkembangan Islam di Indonesia dari abad ke-13 sampai dengan awal abad ke-20 dapat dikelompokkan menjadi lima fase, yaitu :
a. Tahap pertama, yaitu dimulai pada abad 13 M -15 M. Fase ini merupakan tahapan kepemelukan Islam secara formal. Fase ini yang ditekankan adalah pengenalan dasar-dasar kosmopolitanisasi Islam, ketentuan dasar-dasar syariat dan fiqih.
b. Tahap kedua, yaitu dimulai pada abad 15 M - 16 M. Periode ini merupakan proses Islamisasi kepulauan Melayu dan berbagai pelosok Nusantara. Tradisi intelektualisme mulai terbentuk, seperti penulisan buku-buku agama dengan menggunakan bahasa Melayu. Dalam fase ini pengaru Tasyawuf sangat dominan.
Subject | Subject
Some text here about the topic of discussion
11
c. Tahap ketiga, yaitu dimulai pada abad 17 M - akhir abad 17 M. Adalah tahapan penyempurnaan pemahaman ajaran Islam dan berkembangnya tradisi intelektual. Pada masa ini kita menyaksikan berkembangnya penulisan sastra-sastra dan buku-buku keagamaan dengan menggunakan bahasa Melayu. Pokok-pokok yang dibahas meliputi : fiqih ibadah, muamalah, fiqih duali (ketatat Negaraan), syariah, ushuluddin, ilmu kalam, Tasyawuf, akhlaq, filsafat, tafsir Al-Qur'an, Al-Hadits, ensiklopedia, tata bahasa (nahwu shorof), dll.
d. Tahap keempat, yaitu mulai abad ke 18 M - 19 M. Periode ini terjadi penekanan (ortodoksi) terhadap syariah. Hal ini mendorong berkembangnya ajaran tarikat. Permurnian ajaran Islam sangat efektif sebagai sarana intergratif atau pemersatu bangsa.
e. Tahap kelima, yaitu dimulai pada awal abad ke-20 M, fase ini dinamakan masa perkembangan (tajdidi). Pada periode ini gerakan keagamaan tumbuh menjadi gerakan kebangsaan,
Perkembangan Dakwah Islam di Indonesia
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 11
SLIDE
Similar Resources on Wayground
9 questions
Warga Aksara
Presentation
•
University
6 questions
7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat
Presentation
•
KG
6 questions
Mengenal pekerjaan
Presentation
•
KG
6 questions
RAMADHAN
Presentation
•
KG
7 questions
Liburan ku
Presentation
•
KG - Professional Dev...
8 questions
pkn HAM
Presentation
•
University
8 questions
Limit Switch
Presentation
•
University
9 questions
Bermain Angka
Presentation
•
KG
Popular Resources on Wayground
10 questions
HCS SCI 03 Summer School Assessment 1
Quiz
•
3rd Grade
15 questions
HCS SCI 05 Summer School Assessment 1 Review
Quiz
•
5th Grade
22 questions
Day 9 Equations and Inequalities Review
Quiz
•
9th Grade
10 questions
Writing and Identifying Ratios Practice
Quiz
•
5th - 6th Grade
7 questions
PYRAMID PERSPECTIVES part 1
Presentation
•
9th - 12th Grade
12 questions
Understanding the Fourth of July
Quiz
•
9th Grade
15 questions
Soccer World Cup Quiz Questions
Quiz
•
7th Grade