Search Header Logo
SISTEM PERNAPASAN

SISTEM PERNAPASAN

Assessment

Presentation

Biology

1st Grade

Hard

Created by

Mumu Muhalasoh

Used 2+ times

FREE Resource

14 Slides • 0 Questions

1

SISTEM PERNAPASAN

By Mumu Muhalasoh

media

2

By Mumu Muhalasoh

Organ-Organ Sistem Pernafasan Manusia

Organ-organ pernafasan manusia terdiri dari :

Hidung

Faring

Laring

Trakea

Bronkus

Bronkiolus

Alveolus

media

3

Mekanisme Pernapasan

Meliputi proses

Inspirasi : yaitu pemasukan udara ke paru-paru

Ekspirasi : yaitu pengeluaran udara dari paru-paru

Proses inspirasi dan ekspirasi melibatkan kontraksi relaksasi otot-otot tulang rusuk dan otot diafragma.

4

Pernapasan terjadi melalui dua mekanisme:

​1)Pernapasan dada, terjadi karena gerakan tulang-tulang rusuk oleh otot-otot antar rusuk (interkostalis).

2) Pernapasan perut, terjadi karena gerakan otot diafragma.

5

​Inspirasi-Pemasukan udara ke dalam paru-paru

Mekanisme Inspirasi :

Otot-otot interkostal berkontraksi akibatnya tulang rusuk terangkat.

Kontraksi otot interkostal diikuti oleh kontraksi otot diafragma.

Akibat kontraksi kedua otot ini, rongga dada menjadi membesar.

Rongga dada yang bertambah besar menyebabkan tekanan udara di paru-paru menjadi kecil.

Akibatnya udara masuk ke dalam paru-paru.

media

6

Ekspirasi-Pengeluaran udara dari dalam paru-paru

Mekanisme Ekspirasi :

Otot-otot interkostal berelaksasi akibatnya tulang rusuk turun.

Relaksasi otot interkostal diikuti oleh berelaksasinya otot diafragma.

Akibat relaksasi kedua otot ini, rongga dada menjadi menjadi mengecil.

Rongga dada yang mengecil menyebabkan tekanan udara di paru-paru menjadi besar.

Akibatnya udara keluar dari dalam paru-paru ke lingkungan.

media

7

Kapasitas Volume Paru-Paru

​1. Udara Tidal (pernapasan), yaitu volume ketika respirasi atau ekspirasi kurang lebih 500 ml.

2. Udara cadangan inspirasi (komplementer), yaitu volume ketika inspirasi kembali setelah inspirasi ​kurang lebih 1500 ml

3. Udara cadangan Ekspirasi (Suplementer), yaitu volume ketika ekspirasi ​setelah ekspirasi kurang lebih 1500 ml.

4.​Udara residu, yaitu volume sisa yang selalu berada dalam paru-paru dan tidak dapat diekspirasikan, ±1000 mL

5.​Kapasitas inspirasi, yaitu jumlah udara tidal dan cadangan inspirasi, ±2000 mL

6.​Kapasitas residu fungsional, yaitu jumlah udara residu dan cadangan ekspirasi, ±2500 mL.

8

​Lanjutan....

​7. Kapasitas vital, yaitu jumlah udara maksimum yang dapat diekspirasikan setelah inspirasi sekuat-kuatnya, kira-kira ±3500 mL.

8. ​Kapasitas total, yaitu jumlah kapasitas vital ditambah udara residu, kira-kira ±4000 mL.

9

Frekuensi pernapasan seseorang dipengaruhi beberapa faktor.

Jenis kelamin

Tinggi badan

Aktivitas

Suhu tubuh

Kadar oksigen

10

​Energi Pernapasan

Respirasi aerob adalah respirasi yang menggunakan oksigen untuk menghasilkan energi dengan mengoksidasi zat-zat makanan menurut reaksi: C6H12O6 + O2 d CO2 + H2O + ATP Pada respirasi aerob, jumlah ATP yang dihasilkan adalah 36 ATP

11

Respirasi anaerob adalah respirasi yang tidak menggunakan oksigen untuk menghasilkan energi. Pada respirasi anaerob, makanan tidak teroksidasi sempurna, membentuk asam laktat, dan jumlah ATP yang dihasilkan hanya 2 ATP

12

GANGGUAN PADA SISTEM PERNAPASAN

1) Peradangan, dapat disebabkan oleh virus, bakteri, dan gaya hidup yang buruk (seperti merokok). Contoh peradangan antara lain adalah sinusitis (rongga hidung), faringitis (faring), laringitis (laring), bronkitis/batuk (bronkus), dan pleuritis (pleura).

2) Asfiksi, yaitu gangguan pengangkutan oksigen ke jaringan, akibat tenggelam atau keracunan gas beracun.

3) Hipoksia/adenoid, yaitu kegagalan metabolisme tubuh akibat kekurangan oksigen pada jaringan

13

​4) Asidosis, yaitu peningkatan kadar asam karbonat darah akibat keracunan CO2 dan CO yang menyebabkan turunnya pH darah.

5) Asma, yaitu penyempitan saluran pernapasan atau hipersensitivitas bronkiolus terhadap benda asing atau stimulan lain. Penyakit ini menyebabkan rasa sesak di dada, batuk-batuk dan susah bernapas.

6) Emfisema, yaitu hilangnya elastisitas paruparu dan dinding alveolus.

14

​7). Tuberkulosis (TBC), disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosae yang menyebabkan munculnya tuberkel (bintik-bintik di sekitar alveoulus) yang menyebabkan gangguan difusi oksigen karena.

8) Dipteri, disebabkan oleh bakteri Corynebacterium diptherial yang menyebabkan faringitis dan laringitis.

9) Pneumonia, disebabkan oleh bakteri Diplococcus pneumoniae yang menyebabkan alveolus terisi cairan limfa

SISTEM PERNAPASAN

By Mumu Muhalasoh

media

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 14

SLIDE