Search Header Logo
KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 2.1

KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 2.1

Assessment

Presentation

Education

University

Hard

Created by

Diyah Setiyaningrum

Used 2+ times

FREE Resource

14 Slides • 0 Questions

1

KONEKSI ANTAR MATERI

PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI

Modul 2.1​

Fasilitator : Bapak Durajad

PP : Ibu Fitri​

By Diyah Setiyaningrum

​Diyah Setiyaningrum

CGP-4​

2

PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI

Pembelajaran berdiferensiasi adalah sebuah usaha dalam pembetajaran untuk mengakomodasi kebutuhan belajar dari setiap individu murid- Kebutuhan belajar murid dapat dilihat berdasarkan kesiapan belajar murid. minat, dan profil belajar murid. Kebutuhan belajar murid dapat diketahui dari proses pendataanfpemetaan yang dilakukan oleh guru. Dari data hasil pernetaan yang diperoleh maka selanjutnya guru akan dapat menerapkan pembelajaran berdderensiasi yaitu dengan mengakomodasi semua kebutuhan belajar murid.

Ada 3 (tiga) strategi yang dapat digunakan dalam penerapan pembelajaran berdiferensiasi yaitu diferensiasi konten. diferensiasi proses, dan diferensiasi produk Ketiga strategi tersebut dapat dilaksanakan bersama maupun salah satunya saja dalam satu kegiatan pembelajaran menyesuaikan kebutuhan belajar murid.

3

Diferensiasi Konten

Berhubungan dengan apa yang diajarkan pada murid dengan mempertimbangkan pernetaan kebutuhan belajar murid baik itu dalam aspek kesiapan belajar. aspek minat murid dan aspek profil belajar murid atau kombinasi dari ketiganya.

1. Kesiapan bdajar bukanlah tentang tingkat intelektualitas (IQ). Hal ini lebih kepada informasi tentang apakah pengetahuan atauketrampilan dan vang dimiliki murid saat ini sesuai ketrampilan atau pengetanuan baru yang akan diajarkan.

2. Minat rnerupakan salah satu motivator baqi murid untuk ikut tertibat aktif dalam proses pembelajaran- Murid yang berbeda akan menunjukkan minat pada topik yarg berbeda.

3. Pemetaan kebutuhan belajar murid berdasarkan profil belajar adalah mtuk memeberikan kesempatan kepada murid untuk belajar secara natural dan efisien, dengan demikian guru perlu menvariasikan metode dan pendekatan mengajar r mereka.

4

Diferensiasi Proses

Dalam kegiatan ini guru pedu memahami apakah murid akan belaiar secara berkelotnpok mandiri. menetapkan jumlah batituan yang akan diberikañ pada murid-rnurid. Siapa sajakah murid yang membutuhkan bantuan dan siapa sajakah murid yang  pertanyaan pemandu yang selanjutnya dapat belajar secara mandiri. Semua hal tersebut harus dipertirnbangkan dalam skenario pembelajaran yang akan dirancang, Cara diferensiasi proses di antaranya; Kegiatan berienjang, Menyediakan pertanyaan pemandu atau tantangan. Membuat agenda individuav untuk murid* Memfasilitasi lama waktu yang murid dapat ambil untuk menyelesaikan tugas, Mengembangkan kegiatan yang bervariasi yang mengakornodasi gaya belaiar visual, auditori dan kinestetik, Menggunakan pengelompokan yang fleksibel yang sesuai dengan kesiapan, kemampuan dan minat murid,

5

Diferensiasi Produk

Produk adalah hasil pekerjaan atau unjuk kerja yang harus ditunjukan pada guru. Produk adalah sesuatu yang ada wujudnya bisa berbentuk karangan, tulisan, hasil tes. pertunjukan, presentasi, pidato, rekaman, diagram. dan sebagainya. Yang paling penting produk ini harus mencerminkan pemahaman murid yang berhubungan dengan tujuan pembelajaran yang diharapkan.

Diferensiasi produk meliputi dua hal yaitu memberikan tantangan atau keragaman dan memberikan murid pillhan bagaimana mereka dapat mengekspresikan pembelajaran yang dlinginkan. Sangat penting bagi guru untuk menentukan ekspetasi pada murid. di antaranya menentukan: 1) kualitas pekerjaan apa yang diinginkan: 2) konten apa yang harus ada pada produk: 3) Bagaimana cara mengerjakannya; 4) Sifat dari produk akhir apa yang diharapkan

6

Keterkaitan materi

Filosofi Pendidikan KHD

Nilai dan peran Guru penggerak

Visi Guru Penggerak (IA)

Budaya Positif​

Budaya Positif

Filosofi KHD​

Menurut Ki Hajar Dewantara. pendid'kan adalah tuntunan di d alam hidup tumbuhnya anak-anak_ Adapun tujuannya adalah menuntun seqala kekuatan kodrat yang ada pada anak•anak        agar mereka sebagai manusia dan anggota masya rakat dapatlah mencapa keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya.

media

7

KHD menjelaskan bahwa setiap anak memiliki kodrat masing-masing yang harus dibimbing dan dituntun agar menjadi manusia dapat memperoleh keselamatan dan kebahagian dalam hidupnya. Pembelajaran berdiferensiasi menjadi salah satu cara yang dapat digunakan untuk mewujudkan tujuan Pendidikan yang telah disampaikan oleh KHD. Dalam pembelejaran berdiferensiasi mengakomodasi semua kebutuhan belajar murid, yang tentunya ini sejalan dengan filosofi KHD yang menyatakan bahwa setiap anak memiliki kodrat dan harus dididik sesuai dengan kodrat anak.

media

8

Nilai Guru Penggerak

  1. Mandiri

  2. Reflektif

  3. Kolaboratif

  4. Inovatif

  5. Berpihak pada murid

Berpihak pada murid

​Peran Guru Penggerak

  1. Menjadi pemimpin pembelajaran

2. Menggerakan komunitas praktisi

  1. Menjadi coach bagi guru yang lain

  2. Mendorong kolaborasi antarguru

  3. Mewujudkan kepemimpinan murid

media

9

Nilai Guru Penggerak Berpihak pada murid menjadi poin penting dalam kaitannya      dengan pembelajaran berdiferensiasi. Mengakomodasi setiap kebutuhan murid dalam pembelajaran merupakan perwujudan dari nilai guru penggerak "Berpihak pada Murid"

Peran Guru Penggerak yang berkaitan dengan berdiferensiasi yaitu menjadi pemimpin pembelajaran. Seorang pemimpin dapat mengetahui apa yang harus diperbuat untuk muridnya, mengetahui gaya belajar, mengetahui setiap kebutuhan belajar murid.

10

​Visi Guru Penggerak

IA menggunakan prinsip-prinsip utama psikologi positif dan pendidikan positif. Pendekatan IA percaya bahwa setiap orang memiliki inti positif yang dapat memberikan kontribusi pada keberhasilan. Inti positif ini merupakan potensi dan aset organisasi. Dengan demikian, dalam implementasinya. IA dimulai dengan menggali hal-hal positif, keberhasilan yang telah dicapai dan kekuatan yang dimiliki organisasi, sebelum organisasi menapak pada tahap selanjutnya dalam melakukan perencanaan perubahan. Untuk melaksanakan IA diperlukan sebuah strategi. Strategi itu dikenal dengan akronim BAGJA, yakni Buat pertanyaan, Ambil pelajaran, Gali mimpi, Jabarkan rencana, dan Atur eksekusi.

11

Dalam pemetaan kebutuhan murid dapat menggunakan pendekatan IA untuk menggali hal-hal positif yang dimiliki murid baik kesiapan belajar, minat, dan profil belajar dengan menerapkan strategi BAGJA.

12

​Budaya Positif

Budaya Positif menurut Fulan ​(2007) adalah keyakinan-keyakinan dan nilai-nilai yang terlihat dan bagaimana sekolah menjalankan aktivitas sehari-hari. Sedangkan Deal dan Peterson (1999) mwndefinisikan budaya sekolah adalah sebagai bagian dari tradisi dan kebiasaan keseharian yang dibangun dalam jangka waktu yang lama oleh guru, murid dan orang tua serta stf administrasi yang bekerjasama dalam menghadapi berbagai krisis dan pencapaian.

13

Salah satu implementasi dari Budaya Positif di sekolah adalah penerapan disiplin positif di sekolah/kelas. Dalam pembelajaran berdiferensiasi penting bagi guru untuk berada pada posisi guru manajer yang mampu mengahadirkan disiplin positif dalam setiap kegiatan pembelajaran agar setiap strategi diferensiasi konten, proses, dan produk yang diterapkan dapat berjalan dengan baik dan sesaui dengan tujuan pembelajaran yang diharapkan.

14

​Terima kasih

media

​Salam guru penggerak

Guru bergerak..Indonesia maju​

KONEKSI ANTAR MATERI

PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI

Modul 2.1​

Fasilitator : Bapak Durajad

PP : Ibu Fitri​

By Diyah Setiyaningrum

​Diyah Setiyaningrum

CGP-4​

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 14

SLIDE