
menganalisis unsur fisik puisi dan unsur batin puisi
Presentation
•
Education
•
12th Grade
•
Practice Problem
•
Hard
Efita Mandala
Used 4+ times
FREE Resource
7 Slides • 1 Question
1
menganalisis unsur fisik puisi dan unsur batin puisi
By Mince Koehua
2
Puisi adalah karya sastra yang syarat dengan bahasa yang indah. Puisi juga memiliki rima, irama, dan bait yang secara fisik terlihat.
Puisi juga dapat dikatakan sebagai karya yang penuh makna buah hasil pemikiran, perasaan, dan ungkapan dari penyair.
Makna puisi dapat dipahami oleh pembaca dengan cara membaca secara detail dan penghayatan yang mendalam.
Puisi merupakan karya sastra yang dibangun dari dua unsur yaitu unsur fisik dan unsur batin.
Unsur fisik dalam puisi meliputi 5 unsur yaitu: diksi, pengimajinasian, kata konkret, bahasa figuratif, versifikasi, dan tata wajah.
Unsur batin puisi terdiri dari 4 unsur antra lain: tema (sense), perasaan penyair (feeling), nada (tone), dan amanat (intention).
Penjelasan lebih detail terkait unsur batin puisi antara lain sebagai berikut.
1. Tema (sense)
Sebuah puisi harus mempunyai gagasan pokok pemikiran. Gagasan ini akan menjadi kerangka bagaimana puisi itu akan dibangun.
Puisi setidaknya memiliki 5 jenis tema puisi yaitu (1) ketuhanan, (2) kemanusiaan, (3) kebangsaan, (4) keadilan sosial, dan (5) kedaultan rakyat (Waluyo, 1987:115).
3
2. perasaan (feeling)
Puisi merupakan sebuah wujud ekspresi dari seorang penyair. Ekspresi tersebut dapat berupa kerinduan, kegelisahan, penagungan kepada Tuhan, kepada alam, atau kepada kekasih.
Feeling juga dapat menjadi ciri latar psikologi, sosial, ekonomi, budaya, dan pendidikan sang penyair. Perasan penyair tersebut nantinya akan mempengaruhi bahasa yang digunakan misalkan tentang alam maka bahasa yang digunakan akan cenderung bermakna keindahan alam.P
3. Nada (tone)
Nada dalam puisi memuat sebuah sikap bagaimana puisi itu dibacakan (bernada) apakah merupakan sebuah nasehat, kritik, sindiran, ejekan, atau cerita.
Nada tersebut nantinya akan dirasakan oleh pembaca setelah membaca puisi yakni adanya perubahan suasana tertentu pada pembaca.
4. Amanat (intention)
Sama halnya dengan karya sastra lain, puisi juga mengandung amanat sekalipun dengan bahasa yang lebih ringkas. Amanat tersirat pada kata - kata atau pun tema.
Puisi sebagai karya sastra yang subjektif dapat menimbulkan lebih banyak amanat dari sisi pembaca bahkan dari pada apa yang hendak disampaikan oleh penyair.
Amanat memuat tujuan mengapa penyair membuat puisi tersebut.
Amanat juga dapat diartikan sebagai makna karya sastra yang berhubungan dengan seseorang, konsep, dan situasi pengimajinasian puisi.
4
Unsur fisik adalah unsur yang membangun puisi dari luar. Unsur ini terdiri dari diksi, pengimajinasian, kata konkret, bahasa figuratif, versifikasi, dan tata wajah (Waluyo, 1987:106 -130)1.
1.Diksi (pilihan kata)
Kata yang dipilih dalam puisi harus mempertimbangkan makna, bunyi, dan hubungan dengan kata lainya baik bait dan barisnya.
Kata dalam puisi ada yang bersifat konotatif dan denotatif. Pemilihan kata dalam puisi biasanya menekankan keindahan.
Kata yang bersifat konotatif dan berlambang dapat menimbulkan multi tafsir karena dapat memiliki lebih dari satu makna. Bahasa puisi cenderung padat, jadi pilihan kata sangat diperlukan.
2. Pengimajinasian
Pengimajinasian (imagery) merupakan kata atau rangkaian kata yang menimbulkan daya imajinasi kepada pendengar.
Pengimajinasian atau imaji melibatkan unsur indrawi seperti penglihatan, suara, dan peraba. Unsur imaji dapat menimbulkan imajinasi seolah-olah merasa, mendengar, atau melihat apa yang risaukan oleh penyair.
Pengimajinasian dibagi menjadi tiga yaitu animasi audif (mendengar suara) yakni dengan kata - kata yang seolah - olah penikmat puisi mendesar, misal dalam "rintihan ibu pertiwi".
Imajinasi visual (melihat benda - benda) yakni seolah - olah penikmat puisi melihat kejadian "gemercik air hujan".
Imajinasi taktil (meraba dan meny
3 Kata konkret
Kata konkret merupakan perwujudan dari kata - kata yang jelas, mudah dipahami, dan konkret.
Melalui kata yang konkret puisi dapat dibayangkan dengan mudah oleh pendengar atau pembaca.
Seolah-olah pendengar puisi melihat, mendengar, dan merasakan apa yang digambarkan peristiwa dan keadaan yang digambarkan oleh penyair.
5
4. Majas (Bahasa Figuratif)
Puisi sangat lekat dengan majas. Banyak perumpamaan yang ditampilkan melalui kata atau ungkapanya.
Majas juga menimbulkan banyak makna sehingga puisi menjadi prismatif.
Majas dalam puisi juga digunakan untuk membandingkan benda atau kata dan mengiaskan sesuatu dengan hal lain.
Selain itu, majas juga mampu menyampaikan maksud penyair lebih efekif. Majas yang umumnya digunakan yaitu metafora, simile, anafora, dan paradoks.
5. Versifikasi (Rima, Ritma, dan Metrum)
Rima merupakan pengulangan bunyi yang digunakan untuk memunculkan pengulangan bunyi pada keseluruhan baris dan bait.
Rima pada puisi lama disebut sajak (persamaan bunyi) yakni dengan pengulangan pada setiap baris.
Ritma merupakan pengulangan pada frasa puisi yang juga disebut irama. Ritma diartikan pula sebagai naik turunya suara secara teratur. Metrum merupakan pengulangan tekanan kata.
6. Tata wajah (Tipografi)
Puisi tersusun membentuk bait, bukan paragraf. Puisi disusun secara berlarik-larik untuk menciptakan makna.
Penerapan tipografi akan memperkuat penyajian puisi. Puisi tidak harus memenuhi aturan kepenulisan.
Melalui tipografi ini, maka dapat dibedakan antara puisi dengan karya sastra lain seperti prosa dan scrip drama.
Oleh sebab itu penggunaan huruf kapital dan tanda baca (titik, koma, titik titik titik, dan lain sebagainya) mempengaruhi makna puisi. Selain unsur fisik, masih ada unsur batin seperti tema, perasaan penyair (feeling), nada atau sikap penyair terhadap pembaca (tone),amanat (intention).
6
contoh:
menganalisis unsur batin puisi DOA
Perhatikan puisi "Doa" (Chairil Anwar)
Doa”Kepada pemeluk teguh
Tuhanku Dalam termangu
Aku masih menyebut nama-Mu
Biar susah sungguh mengingat
Kau penuh seluruh Caya-Mu panas suci tinggal kerdip lilin di kelam sunyi
Tuhankuaku mengembara di negeri asing
Tuhanku di pintu-Mu aku mengetuk aku tidak bisa berpaling
(Deru Campur Debu, 1959)
7
Tema
tema puisi Doa adalah terus bersandar pada pencipta
Amanat
Puisi "Doa" karya Chairil Anwar mengandung bermacam-macam amanat, seperti yang terlihat di bawah ini:
a. Manusia sering berbuat dosa dalam hidupnya. Oleh karena itu, hendaknya, manusia bertobat dan kembali ke jalan Tuhan.
b. Tuhan selalu menerima manusia yang bertobat.
c. Tobat adalah jalan menuju kebaikan dan meminta ampunan kepada Tuhan.
d. Jangan menutup diri terhadap pengampunan Tuhan sebab hanya dengan ampunan-Nya hidup kita dapat menjadi lebih baik
perasaan (feeling)
Perasaan berhubungan dengan suasana hati penyair. Dalam puisi ´Doa´ gambaran perasaan penyair adalah perasaan terharu dan rindu. Perasaan tersebut tergambar dari diksi yang digunakan antara lain: termenung, menyebut nama-Mu, Aku hilang bentuk, remuk, Akutak bisa berpaling
Nada dan Suasana
Nada dalam puisi memuat sebuah sikap bagaimana puisi itu dibacakan (bernada) apakah merupakan sebuah nasihat, kritik, sindiran, ejekan, atau cerita. Nada tesebut nantinya akan dirasakan oleh pembaca setelah membaca puisi yakni adanya perubahan suasana tertentu pada pembaca. Nada kritik dapat menimbulkan suasana pemberontakan, nada sindiran mengakibatkan rasa malu, nada ejekan dapat menimbulkan kemarahan dan lain sebagainya
8
Multiple Choice
Bunga yang indah
......
Akan sia-sia belaka
Di vas yang salah
Bungaku tak pernah layu
Merekah sepanjang waktu
malah selalu
Larik bermajas yang tepat untuk melengkapi puisi tersebut adalah ...
kumbang hinggap disana
memiliki duri menusuk
merebak aroma
tumbuh di halaman
menganalisis unsur fisik puisi dan unsur batin puisi
By Mince Koehua
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 8
SLIDE
Similar Resources on Wayground
7 questions
2024 W2 Quiz
Presentation
•
12th Grade
6 questions
IKLAN ,SLOGAN,,DAN POSTER
Presentation
•
12th Grade
6 questions
Coach
Presentation
•
KG
7 questions
Materi PKn ( Tugas 2 quizizz )
Presentation
•
12th Grade
7 questions
Quizz Bimbingan Kelompok
Presentation
•
12th Grade
7 questions
Kegiatan Pembelajaran 17 Maret 2023
Presentation
•
KG
7 questions
Ragam Informasi
Presentation
•
12th Grade
7 questions
Modul ajar
Presentation
•
KG
Popular Resources on Wayground
25 questions
The Ultimate College Knowledge Quiz
Quiz
•
8th Grade
20 questions
Math Review
Quiz
•
3rd Grade
15 questions
Fast food
Quiz
•
7th Grade
20 questions
Math Review
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Context Clues
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Inferences
Quiz
•
4th Grade
19 questions
Classifying Quadrilaterals
Quiz
•
3rd Grade
20 questions
Figurative Language Review
Quiz
•
6th Grade
Discover more resources for Education
10 questions
Fact Check Ice Breaker: Two truths and a lie
Quiz
•
5th - 12th Grade
40 questions
Math Large Group Session 1
Quiz
•
9th - 12th Grade
14 questions
Attributes of Linear Functions
Quiz
•
9th - 12th Grade
15 questions
Memorial Day Trivia
Quiz
•
KG - 12th Grade
21 questions
Hidden Figures
Quiz
•
6th - 12th Grade
12 questions
Name that Candy
Quiz
•
KG - 12th Grade
20 questions
preterito vs imperfecto
Quiz
•
5th - 12th Grade
36 questions
Math 2 Final Exam Review
Quiz
•
9th - 12th Grade