Search Header Logo
SISTEM PEREDARAN DARAH

SISTEM PEREDARAN DARAH

Assessment

Presentation

Biology

University

Hard

Created by

MANDA MELINDA

FREE Resource

22 Slides • 0 Questions

1

media

SISTEM

PEREDARAN DARAH

By MANDA MELINDA

2

Sistem sirkulasi dibangun oleh darah, sebagai medium transportasi tempat bahan-bahan yang akan disalurkan atau diendapkan, pembuluh darah yang berfungsi sebagai saluran untuk mengarahkan dan mendistribusikan darah dari jantung ke seluruh tubuh dan mengembalikannya ke jantung, dan jantung yang berfungsi memompa darah agar mengalir ke seluruh jaringan. Sistem sirkulasi berperan dalam homeostatis dengan berfungsi sebagai sistem transportasi tubuh dengan mengangkut oksigen, karbondioksida, sat-zat sisa, elektroit, nutrisi dan hormone dari satu bagian tubuh ke bagian tubuh yang lain.

3

A.    DARAH

1. PENGERTIAN DARAH

Darah melakukan banyak fungsi penting untuk kehidupan dan dapat mengungkapkan banyak tentang kesehatan kita. Darah adalah jenis jaringan ikat, terdiri atas sel-sel (eritrosit leukosit, dan trombosit) yang terendam pada cairan kompleks plasma. Darah membentuk sekitar 8% dari berat total tubuh. Pergerakan konstan darah sewaktu mengalir dalam pembuluh darah menyebabkan unsur-unsur tersebar merata di dalam plasma

4

2. FUNGSI DARAH​

a.       Darah adalah media transportasi utama yang mengangkut gas, nutrisi, dan produk limbah

b.      Darah berperan dalam menjaga pertahanan tubuh dari invasi pathogen dan menjaga dari kehilangan darah.

c.       Darah memiliki fungsi regulasi dan memainkan peran penting dalam homeostatasis

5

3. KOMPOSISI DARAH​

Darah adalah jaringan dan seperti jaringan apapun mengandung fragmen sel. Secara kolektif, sel-sel dan fragmen sel disebut elemen padat. Fragmen sel tersuspensi dalam jaringan yang disebut plasma. Oleh karena itu diklasifikasikan sebagai jaringan ikat cair. Elemen pada darah adalah sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit), dan  keeping darah (trombosit).  Bagian ini diproduksi di sumsum tulang merah, yang dapat ditemkan di sebgaiian besar tulang anak tetapi hanya dalam tulanng tertentu pada orang dewasa.

Some text here about the topic of discussion

6

Jika darah disentrifugasi, terlihat pada bagian atas cairan berwarna kuning pucat yang volumenya sekitar 55% dari volume total cairan ini dinamakan plasma. Plasma adalah media transportasi bagi sel-sel darah dan trombosit. Sekitar 90% dari plasma adalah air sianya meliputi protein, dan lebih dari 100 molekul berukuran kecil (termasuk aam amino, lemak, karbohidrat kecil, vitamin dan berbagai produk limbah metabolisme( dan ion. Dibawah ini merupakan komposisi plasma dan fungsinya

  1. Air: sebagai pelarut dan media suspense bagi komponen darah

  2. otein plasma albumin: bertanggung jawab terhadap veskositas darah dan tekanan osmotic

  3. Globulin Alpha: melindungi jaringan dari kerusakan oleh peradangan

  4. Beta: mengangkut besi(transferrin) dan lipid (beta lipoprotein)

4. PLASMA DARAH

7

  1. Gama: terlibat dalamm imunitas

  2. Fibrinogen: pembekuan darah

  3. Ion sodium, potassium, kalsium, magnesium, klorida, besi, fosfat, hydrogen, hidroksida, dan bikarbonat: terlibat dalam osmosi, potensial membrane, dan keseimbangan asam-basa

  4. Nutrisi glukosa, asam amino, trogliserl, kolesterol: sumber energy dan membangun molekul kompleks

  5. Vitamin: meningkatkan aktivitas enzim

  6. Produk limbah urea, asam urta, kreatinin, garam ammonia: produk pemecahan metabolisme protein

4. PLASMA DARAH ​

8

  1. Bilirubin: produk pemecahan sel darah merah

  2. Gas oksigen: penting untuk respirasi aerobic

  3. Asam laktat: produk respirasi aerobicarbondioksida

  4. sebagai bikarbonat dapat menyangga darah

4. PLASMA DARAH

9

media

5. SEL DARAH MERAH (ERITROSI)

Sel-sel darah yang paling banyak adalah sel-sel darah merah atau eritrosit dengan persentase sekitar 99,9% dari seluruh elemen padat darah. Eritrosit yang normal berbentuk cakram atau piringan yang di bagian tengah kedua sisinya mencekung (bikonkaf), dengan diameter sekitar 7,5 μm. Eritrosit tidak memiliki inti atau organel yang lain. Sepertiga isi eritrosit adalah haemoglobin (pigmen merah). Eritrosit memiliki dua fungsi utama, yaitu mengangkut oksigen dari paru-paru dan mengendarkannya ke jaringan yang lain. Eritrosit juga mengangkt karbondioksida dari jaringan untuk dibawa ke paru-paru. Pengangkutan gas dalam eritrosit dilakukan oleh hemoglobin. Usia eritrosit mampu bertahan 120 hari.​

10

media

Berikut beberapa kelainan atau gangguan yang terjadi pada eritrosit:

1.      Polisitemia adalah gangguan yang ditandai oleh jumlah eritrosit terlalu berlebihan

2.      Anemia adalah gangguan yang ditandai dengan jumlah eritrosit yang sedikit atau tidak memiliki cukup hemoglobin. Anemia dapat diklasifikasikan dalamm alah satu dari beberapa kategori yang akan diuraikan berikut ini.

a.       Anemia gizi

b.      Anemia pernisiosa

c.       Anemia apalstik

d.      Aemia hemolitik

e.       Anemia sel sabit

f.       Talasemia

5. SEL DARAH MERAH (ERITROSI)

11

Ukuran leukosit lebih besar dibandingkan eritrosit dan memiliki inti. Leukosit tidak memiliki haemoglobin sehingga tidak berwarna. Leukosit memiliki fungsi menahan invasi oleh pathogen melalui proses fagositosis, mengidentifikasi dan menghancurkan sel kanker yang muncul di dalam tubuh, membersihkan sampah tubuh yang berasal dari sel yang mati atau cedera. Leukosit di produksi dalam sumsum tulang merah.  Terdapat lima tipe leukosit, yaitu granulosit (neutrofil, eusinofil, basofil) yang sifatnya polimorfonuklear (memiliki inti lebih dari satu lobus) dan granulosit (monosit, limfosit) yang memiliki hanya satu lobus pada intinya (mononuklear). Leukosit di produksi dalam sumsum tulsng merah dan produksi setiap tipe leukosit diatur oleh protein yang disebut colony-stimulating factor (CSF).

6. SEL DARAH PUTIH (LEUKOSIT)

12

Sirkulasi leukosit mempunyai karakteristik sebagai berikut:

1.      Semua leukosit dapat keluar dari pembuluh darah

2.      Semua leukosit mampu bergerak secara amoeboid

3.      Semua leukosit tertarik pada rangsangan kimiawi khusus

4.      Neutrophil, Eosinofil, dan Monosit mampu melakukan pagositosis

Berikut kelainan atau gangguan yang melibatkan leukosit

1.      Severe combined immunodefi ciency diseae (SCID), penyakit difisiensi imun gabungan yang parah (SCID) terjadi sel-sel induk dari leukosit kekurangan enzim yang disebut adenosine deaminase

2.      Leukemia, yang berarti “darah putih” mengacu kepada sekelompok kanker yang melibatkan proliferasi leukosit yang tidak terkendali

3.      Infeksi Mononukleous, infeksi limfosit oleh Virus Epstein-Barr (EVB) adalah penyebab infeksi monocleosis, dinamakan demikian karena sifat limfosit yang mononuclear

6. SEL DARAH PUTIH (LEUKOSIT)

media

13

​Trombosit bukan merupakan sel utuh tapi merupakan potongan keeping sel yang terlepas dari tepi sel luar suatu sel  besar di sumsum tulang yang diebut megakariosit. Trombosit terdiri dari sejumlah kecil sitoplasma yang dielilingi oleh membrane plasma. Trombosit berbentuk plasma. Permukaan trombosit memiliki glikoprotein dan protein yang memungkinkan trombosit untuk menempel pada molekul lain seperti kolagen dalam jaringan ikat. Trombosit tidak mempunyai inti, namum terdapat organel dan enzim sitosol untuk menghasilkan energy dan mensintesis produk sekretorik yang disimpan dalam granul. Trombosit mengandung aktin dan myosin dalam konsentrasi tinggi sehingga trombosit dapat berkonsentrasi. Harapan hidup trombosi sekitar 5-9 hari dan setelah itu akan dihancurkan oleh makrofag. Trombosit diproduuksi dalam sumsum merah.

7. KEPING DARAH (TROMBOSIT)

14

Trombosit memainkan peran penting dalam mencegah kehilangan darah dengan cara:

1.      Membentuk keeping/butiran yang membentuk lubang kecil di pembuluh darah

2.      Merangsang bdibentuknya kontruksi beuan yang membantu menutup luka besar di pembuluh darah

Berikut ini beberapa kelainan atau gangguan terkait trombosit:

1.      Trombositopenia, terjadi karena produksi trombosit yang rendah dalam sumsum tulang atau meningkatkan kerusakan trombosit di luar sumsum.

2.      Thrombosis, yaitu terbentuknya bekuan darah

3.      Hemophilia, penyakit kelainan genetik yang disebutkan oleh kekurangan faktor pembekuan darah sehingga darah sukar membeku

7. KEPING DARAH (TROMBOSIT)

media

15

Jantung dan pembuluh darah merupakan bagian dari sistem kardiovaskular. Jantung memompa darah melalui sistem tertutup pembuluh darah. Arteri membawa darah dari jantung ke kapiler dalam jaringan tubuh. Vena membawa darah dari kapiler dalam jaringan tubuh kembali ke jantung.

B. JANTUNG DAN PEMBULUH DARAH

16

Trombosit memainkan peran penting dalam mencegah kehilangan darah dengan cara:

1.      Membentuk keeping/butiran yang membentuk lubang kecil di pembuluh darah

2.      Merangsang bdibentuknya kontruksi beuan yang membantu menutup luka besar di pembuluh darah

Berikut ini beberapa kelainan atau gangguan terkait trombosit:

1.      Trombositopenia, terjadi karena produksi trombosit yang rendah dalam sumsum tulang atau meningkatkan kerusakan trombosit di luar sumsum.

2.      Thrombosis, yaitu terbentuknya bekuan darah

3.      Hemophilia, penyakit kelainan genetik yang disebutkan oleh kekurangan faktor pembekuan darah sehingga darah sukar membeku

7. KEPING DARAH (TROMBOSIT)

media

17

Jantung adalah organ berotot yang memompaa darah lewat pembuluh darah oleh kontraksi berirama. Uukuran jantung bervariasi sesuai dengan ukuran tubuh. Jantung terletak di dalam rongga dada di bagian mediastinum, di antara paru-paru di balik tulang dada (sternum0. Posisi jantuung berbelok ke bawah dan sedikit kea rah kiri, jadi sekitar dua pertiga jantung terletakdi sebelah kiri. Bagian atas jantung lebih luas dibandingkan dengan bagian dasar. Bagian ujung jantung meruncing tepat di atas diafragma. Jantung tertutup dalam kantung berdinding ganda disebut pericardium.​

1. JANTUNG

media

18

Dinding luar disebut kantung perikardial (perikardium parietal) yang tersusun oleh lapisan berserat yang merupakan jaringan ikat padat yang tidak teratur bagian dalam ditutupi oleh tipis yaitu lapisan serosa. Dinding jantung terdiri dari tiga lapisan, yaitu epikardium, miokardium, dan endocardium. Jantung memiliki empat ruang, Dua ruang di kutub superior (basis) jantung yaitu atrium kanan dan atrium kiri. Atrium berdinding tipis, menerima darah yang kembali ke jantung dari pembuluh darah besar. Sebagian besar massa masing-masing atrium adalah di sisi posterior jantung, sehingga hanya sebagian kecil terlihat dari pandangan anterior. Dua ruang di bawah atrium adalah ventrikel kanan dan kiri. Ventrikel adalah pompa yang mengeluarkan darah ke dalam arteri agar tetap mengalir ke seluruh tubuh. Seperti semua pompa, jantung mengandung katup yang memungkinkan darah mengalir hanya ke satu arah melalui jantung. Kedua jenis katup jantung adalah katup atrioventrikular (AV) dan katup semilunar. Siklus jantung mencakup fase kontraksi dan relaksasi. fase Kontraksi dikenal sebagai sistol dan relaksasi disebut diastole.

1. JANTUNG

19

Dinding arteri dan vena terdiri dari tiga lapisan, yaitu:

a.       Tunika interna (tunika intima) lapisan bagian dalam pembuluh darah yang terdiri dari epitel skuamosa sederhana yang disebut endotelium yang terletak di atas membran basal dan lapisan tipis jaringan ikat.

b.      Tunika media, lapisan tengah, biasanya paling tebal. Ini terdiri dari otot polos, kolagen, dan dalam beberapa kasus, jaringan elastis.

c.       Tunika externa (tunika adventitia) adalah lapisan terluar. Ini terdiri dari jaringan ikat longgar yang sering menyatu dengan pembuluh darah, saraf, atau organ lain sekitarnya.​

2. PEMBULUH DARAH

20

Terdapat tiga jenis pembuluh darah yaitu:

a.       Vena, berfungsi membawa darah dari kapiler di seluruh tubuh ke jantung dan memiliki struktur dinding tipis, banyak terdapat katup mencegah darah kembali

b.      Arteri, berfungsi membawa darah dari jantung ke kapiler di seluruh tubuh dan memiliki struktur dinding tebal untuk menahan tekanan darah

c.       Kapiler, berfungsi pertukaran materi antara pembuluh darah dan jaringan dan berstruktur ukuran kecil/ mikroskopis, tersusun dari satu lapisan endothelium

2. PEMBULUH DARAH

media

21

​Terdapat beberapa kelainan atau gangguan yang berkaitan dengan pembuluh darah:

a.       Otot jantung yang lemah, merupakan kelainan sejak lahir

b.      Jantung bocor, adanya celah antara serambi kanan dan serambi kiri, oleh karena tidak sempurnanya pembentukn lapisaan yang memisahkan antara kedua serambi saat penderita masih di dalam kandungan

c.       Serangan jantung, sebuah kondisi yang menyebabkan jantung sama sekali tidak berfungsi

d.      Atherosclerosis, akumulasi lemak kolesterol pada dinding pembuluh darah

e.      Stroke, pecahnya pembuluh darah di otak sehingga otak kekurangan oksigen bisa menyebabkan kelumpuhan dan kematian

2. PEMBULUH DARAH

22

media

TERIMAKASIH

media

SISTEM

PEREDARAN DARAH

By MANDA MELINDA

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 22

SLIDE