Search Header Logo
SISTEM PEREDARAN DARAH

SISTEM PEREDARAN DARAH

Assessment

Presentation

Biology

11th Grade

Hard

Created by

Odelaprisciliamurni Odelaprisciliamurni

FREE Resource

11 Slides • 0 Questions

1

SISTEM

PEREDARAN

DARAH

By Odela Priscilia Murni (F1071201020)

media

2

Secara umum, sistem peredaran darah disebut juga sebagai sistem sirkulasi, yakni sistem yang mengedarkan berbagai zat ​yang diperlukan seluruh tubuh. Sistem peredaran pada manusia berupa sistem peredaran darah tertutup dan sistem peredaran darah ganda.

Sistem peredaran darah berfungsi untuk:

  1. Mensuplai oksigen dari sari makanan yang diabsorbsi dari sistem pencernaan ke ​seluruh jaringan tubuh

  2. Membawa gas sisa yang berupa karbon dioksida ke paru-paru

  3. Mengembalikan zat sisa ​metabplisme ke ginjal untuk disekresikan

  4. Menjaga suhu tubuh

  5. mendistribusikan hormon-hormon untuk mengatur fungsi sel tubuh​

Pengerian ​

Fungsi​

3

Organ Penyusun Peredaran darah ​

Sistem peredaran darah melibatkan darah (alat utama dalam transportasi) jantung, dan pembuluh darah (alat peredaran darah).

  1. Darah

    Darah memiliki fungsi untuk transportasi (sari makanan, oksigen, karbon dioksida, hasil samping dari metabolisme, air, hormon, dan obat), pengatur suhu tubuh, imunologi, homeostatis(mengatur suatu keseimbangan zat, pH, regulator), dan berperan dalam melakukan proses pembekuan darah guna menutup adanya luka (koagulasi).

    Darah terbentuk atas dua komponen, yakni plasma darah yang berbentuk padatan dan sel-sel darah yang berbentuk cairan (sel darah merah, sel darah putih, dan keping-keping darah.

media

4

  • ​Jumlah: 4-5 juta/mm3. Jumlah pada pria dewasa yaitu 5 juta sel/cc darah dan pada wanita berjumlah 5 juta sel darah merah setiap mm3

  • Umur: 100-120 hari

  • ​Tempat produksi: sum-sum tulang merah

  • Fungsi: mengangkut CO2 dan O2

  • Bentuk: Cakram bikkonkof dan tidak mempunyai inti sel​

​​a. Sel darah merah (Eritrosit)

​​b. Sel darah putih (Leukosit)

  • Jumlah: 4,5 - 10 ribu/mm3

  • Umur: 12 hari

  • Tempat produksi : sum-sum tulang belakang, sebagian bagian limfa

  • Fungsi: Melindungi tubuh terhadap benda asing, bakteri dan virus

  • ​Bentuk: bervariasi, tidak beraturan, dan hanya memiliki 1 inti sel.

media
media

5

c. Keping-keping darah​

  • Jumlah: 15-300 ribu/mm3

  • Umur: 8-10 hari

  • Tempat Pro​duksi: hati dan limfa

  • Fungsi: Pembekuan darah

  • Bentuk: Tidak beraturan dan tidak mempunyai inti sel

media

6

​2. Jantung

​Jantung merupakan organ pemompa darah yang mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Jantung terdiri dari 4 ruangan, yakni serambi (atrium) kiri dan serambi (atrium) kanan serta bilik (ventrikel) kiri dan bilik (ventrikel) kanan. Serambi jantung letaknya di baagian atas, sedangkan bilik jantung letaknya di sebelah bawah. Darah dari seluruh tubuh masuk terlebih dahulu ke serambi kanan, lalu darah akan melewati katup trikuspidalis menuju bilik kanan kemudian dipompa oleh bilik kanan melewati arteri pulmonalis menuju paru-paru agar CO2 dalam darah terlepas dan terjadi pengikatan O2. Darah dari paru-paru mengalir melalui vena pulmonalis menuju serambi kiri lalu turun melalui katup bikuspidalis menuju bilik kiri, kemudian bilik kiri akan memompa darah ke seluruh tubuh melalui pembuluh aorta.

7

  1. Pembuluh darah​

​Pembuluh darah dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu pembuluh darah nadi (arteri), pembuluh balik (vena), dan pembuluh kapiler. Arteri ialah pembuluh darah yang mengalirkan darah ke luar jantung sedangkan vena mengalirkan darah masuk ke dalam jantung. Ujung arteri dan vena memiliki cabang-cabang yang menjadi pembuluh-pembuluh kecil yang disebut pembuluh kapiler.

media

8

Golongan Darah​

​Golongan darah pada manusia dapat dilihat dalam tabel berikut:

media

Transfusi darah ialah pemberian darah dari seseorang kepada orang yang membutuhkan. ​Orang yang memberi darah disebut donor. Sedangkan orang yang menerima darah disebut resipien. Transfusi darah harus memperhatikan jenis aglutinogen (antigen). sedangkan pada resipien harus diperhatikan aglutininnya (antibodi). jika antigen A (Aglutinogen A) bertemu dengan antibodi alfa (aglutinin alfa), maka darah akan menggumpal/membeku. Jika antigen B (Aglutinogen B) bertemu dengan antibodi beta (aglutinin beta), maka darah juga akan menggumpal/membekku. Golongan darah O dapat menjadi donor bagi semua orang, karena tidak mempunyai aglutinogen A dan B sehingga tidak menyebabkan darah menggumpal/membeku.

Transfusi Darah​

9

Proses Peredaran darah pada Manusia​

​Peredaran darah manusia adalah peredaran darah tertutup, karena darah selalu beredar di dalam pembuluh darah. Setiap kali darah beredar, darah melewati jantung dua kali sehingga disebut peredaran darah ganda. Pada peredaran ganda tersebut dikenal peredaran darah kecil dan peredaran darah besar.

  • Peredaran darah kecil ialah peredaran darah yang dimulai dari jantung (bilik kanan) menuju ke paru-paru kemudian kembali lagi ke jantung (serambi kiri).

  • Peredaran darah besar ialah peredaran darah yang dimulai dari jantung (bilik kiri) ke seluruh tubuh kemudian kembali ke jantung lagi (serambi kanan).​

media

10

Daftar Pustaka​

Tim Penulis. 2017. Buku Siswa Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.​

Diastuti. 2018. Sitem Gerak dan Sirkulasi. Jakarta: Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan Ditjen Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat​-Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

11

TERIMA KASIH

SISTEM

PEREDARAN

DARAH

By Odela Priscilia Murni (F1071201020)

media

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 11

SLIDE