Search Header Logo
PENGERTIAN KESALAHAN BERBAHASA

PENGERTIAN KESALAHAN BERBAHASA

Assessment

Presentation

Other

University

Easy

Created by

Syarif R.

Used 2+ times

FREE Resource

7 Slides • 3 Questions

1

PENGERTIAN KESALAHAN BERBAHASA

Analisis Kesalahan Berbahasa

2

“Apakah penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar itu masih belum dicapai saat ini?

Apakah penggunaan bahasa Indonesia saat ini masih belum baik dan benar?”

​Pergunakanlah bahasa Indonesia yang baik dan benar!

Bukankah kita sering mendengar kalimat ini !

Analisis Kesalahan Berbahasa

3

Open Ended

Menurut Anda apa penyebab utama terjadinya kesalahan berbahas?

4

Corder (1974) menggunakan 3 (tiga) istilah untuk membatasi kesalahan berbahasa: (1) Lapses, (2) Error, dan (3)Mistake.

Bagi Burt dan Kiparsky dalam Syafi’ie (1984) mengistilahkan kesalahan

berbahasa itu dengan “goof”, “goofing”, dan “gooficon”.

Sedangkan Huda (1981) mengistilahkan kesalahan berbahasa itu dengan “kekhilafan (error)”.

Adapun Tarigan (1997) menyebutnya dengan istilah “kesalahan berbahasa”.

Analisis Kesalahan Berbahasa

Kesalahan berbahasa menurut para ahli

5

Burt dan Kiparsky tidak membedakan kesalahan berbahasa, tetapi dia

menyebut “goof” untuk kesalahan berbahasa, yakni: kalimat-kalimat atau tuturan yang mengandung kesalahan, “gooficon” untuk menyebut jenis kesalahan (sifat kesalahan) dari kegramatikaan atau tata bahasa, sedangkan “goofing” adalah penyebutan terhadap seluruh kesalahan tersebut, goof dan gooficon. Menurut Huda (1981), kesalahan berbahasa yang dilakukan oleh siswa (anak) yang sedang

memperoleh dan belajar bahasa kedua disebut kekhilafan (error).

Analisis Kesalahan Berbahasa

Kesalahan berbahasa menurut para ahli

6

1. Pergunakanlah bahasa Indonesia yang baik.

sesuai dengan faktor-faktor penentu dalam komunikasi,

antara lain:

1) siapa yang berbahasa dengan siapa;

2) untuk tujuan apa;

​3) dalam situasi apa (tempat dan waktu);

4) dalam konteks apa (partisipan, kebudayaan dan suasana);

5) dengan jalur mana (lisan atau tulisan);

6) dengan media apa (tatap muka, telepon, surat, koran, buku, media

komunikasi lain: Hp, Internet);

7) dalam peristiwa apa (bercakap, ceramah, upacara, lamaran pekerjaan,

pelaporan, pengungkapan perasaan).

Analisis Kesalahan Berbahasa

Apabila kesalahan berbahasa itu dihubungkan dengan pernyataan atau semboyan “Pergunakanlah bahasa Indonesia yang baik dan benar,”

ada 2 (dua) parameter atau tolok ukur kesalahan dalam berbahasa Indonesia.

7

2. Pergunakanlah bahasa Indonesia yang benar.

Parameter ini mengacu kepada penaatasasan terhadap kaidah-kaidah atau aturan kebahasaan

yang ada dalam bahasa Indonesia.

Analisis Kesalahan Berbahasa

Apabila kesalahan berbahasa itu dihubungkan dengan pernyataan atau semboyan “Pergunakanlah bahasa Indonesia yang baik dan benar,”

ada 2 (dua) parameter atau tolok ukur kesalahan dalam berbahasa Indonesia.

8

Bahasa Indonesia yang baik dan benar adalah bahasa Indonesia yang

sesuai dengan kedua parameter tersebut, yakni: faktor-faktor penentu

berkomunikasi dan kaidah kebahasaan yang ada dalam bahasa Indonesia.

Analisis Kesalahan Berbahasa

Apabila kesalahan berbahasa itu dihubungkan dengan pernyataan atau semboyan “Pergunakanlah bahasa Indonesia yang baik dan benar,”

ada 2 (dua) parameter atau tolok ukur kesalahan dalam berbahasa Indonesia.

9

Open Ended

Buat contoh kalimat yang baik tapi tidak benar

10

Open Ended

Buat contoh kalimat yang benar tapi tidak baik (lawan tutur)

PENGERTIAN KESALAHAN BERBAHASA

Analisis Kesalahan Berbahasa

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 10

SLIDE