Search Header Logo
PPkn

PPkn

Assessment

Presentation

History, Science, Social Studies

4th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Abid Learn

Used 5+ times

FREE Resource

11 Slides • 10 Questions

1

​PPKN

PEMBELAJARAN 3

Meneladani Sikap Kebersamaan dalam Musyawarah

Oleh : Abid

media

2

Meneladani Sikap Kebersamaan dalam Musyawarah

​ “Anak-anak, Pancasila itu merupakan salah satu bentuk keputusan bersama dari bangsa Indonesia. Pancasila itu bukan hanya milik pihak tertentu saja, melainkan milik seluruh rakyat Indonesia. Pancasila bukan merupakan suatu bentuk keputusan yang mengutamakan kepentingan pribadi atau suatu golongan saja, akan tetapi mengutamakan kepentingan bersama yaitu kepentingan bangsa dan negara,” ujar Pak Arif.

​ “Kalau begitu dalam proses perumusan Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia diliputi dengan suasana kebersamaan ya, Pak?” Rafi berkata.

3

Pak Arif menjawab, “Tepat sekali. Dalam proses perumusan Pancasila, para pendiri negara yang tergabung dalam Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia berjuang besama-sama untuk menghasilkan suatu rumusan dasar negara yang paling baik dan menunjukkan keperibadian bangsa Indonesia.”

​ “Bagaimana bentuk kebersamaan yang ditampilkan para pendiri negara ketika merumuskan Pancasila, Pak?” Putri bertanya.

“Bagaimana sikap yang ditampilkan para bapak bangsa (founding fathers) kita dalam merumuskan Pancasila?” sahut Yuni bertanya.

4

Pak Pak Arif merasa kagum dari pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan oleh siswa-siswinya. Pertanyaan tersebut segera dijawab oleh Pak Arif secara jelas danlengkap. Inti penjelasan yang disampaikan oleh Pak Arif seperti berikut ini:

1. Perubahan Piagam Jakarta sebagai Bentuk Kebersamaan dalam

Proses Perumusan Pancasila.

Piagam Jakarta merupakan hasil keputusan bersama para tokoh dalam Panitia Sembilan yang dipimpin oleh Ir. Soekarno pada tanggal 22 Juni 1945. Pada Piagam Jakarta terutama pada alenia keempat tercantum rumusan dasar negara yang telah disusun secara bersama.

5

Dengan demikian, rumusan dasar negara Republik Indonesia bukan diambil dari pendapat yang dikemukakan oleh Mr. Muhammad Yamin, Mr. Soepomo atau Ir. Soekarno, akan tetapi merupakan hasil musyawarah para tokoh bangsa yang tergabung dalam Panitia Sembilan. Pendapat yang dikemukakan oleh Mr. Muhammad Yamin, Mr. Soepomo, atau Ir. Soekarno hanyalah sebuah gagasan yang harus dirumuskan kembali untuk menjadi sebuah keputusan. Pada akhirnya ketiga tokoh tersebut sepakat dengan rumusan dasar negara yang tercantum dalam Piagam Jakarta alinea keempat yang menyatakan:

“Kemudian dari pada itu untuk membentuk suatu Pemerintah Negara Indonesia Merdeka yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah-darah Indonesia, dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan,

6

perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Hukum Dasar Negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia, yang berkedaulatan rakyat, dengan berdasar kepada: Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syari’at Islam bagi pemeluk-pemeluknya, menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.”

Pada perkembangan selanjutnya, Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia dibubarkan oleh Jepang dan diteruskan perannya oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) yang diketuai oleh Ir. Soekarno dan dibantu oleh Drs. Mohammad Hatta sebagai Wakil Ketua. Sehari setelah Indonesia merdeka, pada tanggal 18 Agustus 1945, PPKI menyelenggarakan sidang untuk yang pertama kali.​

7

Dalam sidang tersebut, PPKI akan menjadikan Piagam Jakarta sebagai bahan untuk menyusun Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Akan tetapi pada sebelum rencana tersebut disahkan, para peserta sidang mendengar informasi dari utusan Bala Tentara Jepang, bahwa sebagian daerah di kawasan Indonesia bagian timur yang tidak beragama Islam akan memisahkan diri, kalau Piagam Jakarta disahkan sebagai Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

​ Setelah mendengar kabar tersebut, Ir. Soekarno selaku pimpinan sidang segera mengambil tindakan untuk menjaga keutuhan negara yang baru sehari merdeka. Sidang PPKI pun ditunda beberapa saat. Kemudian, Ir. Soekarno menugaskan Drs. Mohammad Hatta merundingkan hal itu dengan para tokoh dari kawasan Indonesia Timur. Drs. Mohammad Hatta kemudian berkonsultasi dengan tokoh-tokoh yang lain diantaranya AA Maramis, Teuku Muhammad Hasan, Kasman Singodimejo dan Ki Bagus Hadikusumo.

8

Setelah berkonsultasi, Drs. Muhammad Hatta segera melakukan beberapa perubahan pada Piagam Jakarta terutama pada rumusan dasar negara yang tercantum dalam alenia keempat. Perubahan rumusan dasar negara yang dilakukan dengan merubah isi sila pertama yaitu Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat islam bagi pemeluk-pemeluknya menjadi Ketuhanan Yang Maha Esa. Dengan demikian, setelah dilakukan perubahan rumusan dasar negara menjadi:

​ a. Ketuhanan Yang Maha Esa

b. Kemanusiaan yang adil dan beradab

​ c. Persatuan Indonesia

d. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam

permusyawaratan/perwakilan

e. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

9

Kemudian Drs. Mohammad Hatta melaporkan hasil perubahan tersebut kepada seluruh peserta sidang PPKI. Seluruh peserta sidang menerima perubahan tersebut. Peserta sidang dari kalangan umat Islam juga menyetujui perubahan tersebut sebagai wujud toleransi mereka. Seluruh peserta sidang menyadari pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa. Kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan. ​Pada akhirnya Ir. Soekarno selaku pimpinan sidang segara menetapkan perubahan Piagam Jakarta yang dilakukan oleh Drs. Mohammad Hatta sebagai suatu keputusan. Dengan demikian, mulai tanggal 18 Agustus 1945 negara kita sudah memberlakukan Undang-Undang Dasar 1945 yang di dalam bagian pembukaannya tercantum rumusan dasar negara. Hal ini berarti bahwa secara langsung Pancasila berlaku mulai saat itu sampai sekarang.

10

Setelah ananda membaca materi.

Selanjutnya, mari kita coba menyelesaikan soal-soal berikut ini...!

11

Multiple Choice

1. Fungsi utama Pancasila adalah sebagai....

1

pelindung negara

2

penjaga negara

3

jiwa bangsa

4

dasar negara

12

Multiple Choice

2. Salah satu rumusan dasar negara Indonesia merdeka yang diusulkan oleh Mr.

Muhammad Yamin adalah....

1

Persatuan

2

Peri Kebangsaan

3

Mufakat atau Demokrasi

4

Kesejahteraan Sosial

13

Multiple Choice

3. Salah usulan dasar negara yang dikemukakan oleh Mr. Soepomo adalah....

1

Persatuan

2

Peri Kebangsaan

3

Mufakat atau Demokrasi

4

Kesejahteraan Sosial

14

Multiple Choice

4. Berikut ini merupakan usulan Ir. Soekarno mengenai dasar negara Indonesia

merdeka, kecuali....

1

Persatuan

2

Ketuhanan yang berkebudayaan

3

Mufakat atau Demokrasi

4

Kesejahteraan Sosial

15

Multiple Choice

5. Rumusan Pancasila yang dipakai sampai saat ini tercantum dalam....

1

Ketetapan MPR

2

Batang Tubuh UUD 1945

3

Keputusan Presiden

4

Pembukaan UUD 1945

16

Multiple Choice

6. Berikut ini adalah nilai-nilai juang para tokoh pendiri negara, kecuali....

1

Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa

2

Jiwa dan semangat merdeka

3

Cinta tanah air dan bangsa

4

Mengharap pamrih

17

Multiple Choice

7. Pancasila merupakan salah satu bentuk....

1

Keputusan bersama

2

Keputusan penguasa

3

Perjanjian masyarakat

4

Ketaatan rakyat Indonesia

18

Multiple Choice

8. Panitia kecil yang dibentuk oleh PPKI bertugas untuk....

1

membentuk negara

2

membentuk peraturan

3

merumuskan dasar negara

4

merancang undang-undang

19

Multiple Choice

9. Ketuhanan Yang Maha Esa berlaku untuk....

1

semua agama di Indonesia

2

agama tertentu di Indonesia

3

orang yang tidak beragama

4

bangsa lain

20

Multiple Choice

10. Sikap yang ditampilkan para tokoh pendiri negara pada saat merumuskan

Pancasila diantaranya sebagai berikut, kecuali....

1

menghargai perbedaan pendapat

2

mengutamakan kepentingan bangsa dan negara

3

mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa

4

mengutamakan kepentingan golongan

21

​Terima kasih...

Semangat yah...!

Sukses untuk kita semua, ​Aamin

​PPKN

PEMBELAJARAN 3

Meneladani Sikap Kebersamaan dalam Musyawarah

Oleh : Abid

media

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 21

SLIDE