Search Header Logo
L1Sc

L1Sc

Assessment

Presentation

Physical Ed

University

Practice Problem

Easy

Created by

Papa Tono Mpowerindo

Used 1+ times

FREE Resource

11 Slides • 9 Questions

1

media

Konsep Logika dan Penalaran Ilmiah, serta Fakta, Opini dan teks

Some text here about the topic of discussion.

2

Open Ended

Question image

Kejadian apa yang terjadi pada gambar ini?

3

Poll

Question image

Hujan deras menjebol tanggul Sungai Gumbasa di Sigi

Apakah ini fakta atau opini?

Fakta

Opini

4

Poll

Question image

Parahnya Banjir di Sigi Sulteng, Jembatan Putus-Puluhan Warga Ngungsi

Apakah ini fakta atau opini?

Fakta

Opini

5

Poll

Question image

Pemerintah berusaha menangani Pandemi Covid19.

Apakah ini fakta atau opini?

Fakta

Opini

6

Poll

Question image

Pemerintah berusaha keras menangani Pandemi Covid19.

Apakah ini fakta atau opini?

Fakta

Opini

7

Poll

Question image

Hujan deras menjebol tanggul Sungai Gumbasa di Sigi, Warga harus memutar 60 km menuju Palu.

Apakah ini fakta atau faktor?

Fakta

Faktor

8

Poll

Question image

Selain itu jebolnya tanggul Sungai Sumbasa juga mengakibatkan banjir menggenangi 58 unit rumah penduduk dan menyapu satu unit rumah.

Apakah ini fakta atau faktor?

Fakta

Faktor

9

Open Ended

Question image

Apa sih kebenaran?

10

Open Ended

Question image

Apakah kebenaran itu tetap atau berubah?

11

Kebenaran adalah ..

Keadaan (hal dan sebagainya) yang cocok dengan keadaan (hal) yang sesungguhnya.

Subject | Subject

M1 Logika & Penalaran Ilmiah : Papa Tono

12

Kebenaran ilmiah adalah ..

Kebenaran yang diperoleh secara mendalam berdasarkan proses penelitian dan penalaran logika ilmiah. Kebenaran ilmiah ini dapat ditemukan dan diuji dengan pendekatan pragmatis, koresponden, koheren.

Subject | Subject

M1 Logika & Penalaran Ilmiah : Papa Tono

13

Jenis Kebenaran non ilmiah:

Kebenaran Karena Kebetulan: Kebenaran yang didapat dari kebetulan dan tidak ditemukan secara ilmiah. Tidak dapat diandalkan karena kadang kita sering tertipu dengan kebetulan yang tidak bisa dibuktikan. Namun satu atau dua kebetulan bisa juga menjadi perantara kebenaran ilmiah, misalnya penemuan kristal Urease oleh Dr. J.S. Summers.

Kebenaran Karena Akal Sehat (Common Sense): Akal sehat adalah serangkaian konsep yang dipercayai dapat memecahkan masalah secara praktis. Kepercayaan bahwa hukuman fisik merupakan alat utama untuk pendidikan adalah termasuk kebenaran akal sehat ini. Penelitian psikologi kemudian membuktikan hal itu tidak benar.Â

Kebenaran Agama dan Wahyu: Kebenaran mutlak dan asasi dari Allah dan Rasulnya. Beberapa hal masih bisa dinalar dengan panca indra manusia, tapi sebagian hal lain tidak.

Kebenaran Intuitif: Kebenaran yang didapat dari proses luar sadar tanpa menggunakan penalaran dan proses berpikir. Kebenaran intuitif sukar dipercaya dan tidak bisa dibuktikan, hanya sering dimiliki oleh orang yang berpengalaman lama dan mendarah daging di suatu bidang. Contohnya adalah kasus patung Kouros dan museum Getty diatas.

Subject | Subject

M1 Logika & Penalaran Ilmiah : Papa Tono

14

Jenis Kebenaran non ilmiah:

Kebenaran Karena Trial dan Error: Kebenaran yang diperoleh karena mengulang-ulang pekerjaan, baik metode, teknik, materi dan paramater-parameter sampai akhirnya menemukan sesuatu. Memerlukan waktu lama dan biaya tinggi.

Kebenaran Spekulasi: Kebenaran karena adanya pertimbangan meskipun kurang dipikirkan secara matang. Dikerjakan dengan penuh resiko, relatif lebih cepat dan biaya lebih rendah daripada trial-error.

Kebenaran Karena Kewibawaan: Kebenaran yang diterima karena pengaruh kewibawaan seseorang. Seorang tersebut bisa ilmuwan, pakar atau ahli yang memiliki kompetensi dan otoritas dalam suatu bidang ilmu. Kadang kebenaran yang keluar darinya diterima begitu saja tanpa perlu diuji. Kebenaran ini bisa benar tapi juga bisa salah karena tanpa prosedur ilmiah.

Subject | Subject

M1 Logika & Penalaran Ilmiah : Papa Tono

15

Jenis Kebenaran filsafat:

Kebenaran yang diperoleh dengan cara merenungkan atau memikirkan sesuatu sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya, baik sesuatu itu ada atau mungkin ada.

Kebenaran filsafat ini memiliki proses penemuan dan pengujian kebenaran yang unik dan dibagi dalam beberapa kelompok (madzab).

Bagi yang tidak terbiasa (termasuk Anda ;)) mungkin terminologi yang digunakan cukup membingungkan.

Juga banyak yang oportunis alias menganut madzab dualisme kelompok, misal mengakui kebenaran realisme dan naturalisme sekaligus.

Subject | Subject

M1 Logika & Penalaran Ilmiah : Papa Tono

16

Jenis Kebenaran filsafat:

Realisme: Mempercayai sesuatu yang ada di dalam dirinya sendiri dan sesuatu yang pada hakekatnya tidak terpengaruh oleh seseorang.

Naturalisme: Sesuatu yang bersifat alami memiliki makna, yaitu bukti berlakunya hukum alam dan terjadi menurut kodratnya sendiri.

Positivisme: Menolak segala sesuatu yang di luar fakta, dan menerima sesuatu yang dapat ditangkap oleh pancaindra. Tolok ukurnya adalah nyata, bermanfaat, pasti, tepat dan memiliki keseimbangan logika.

Materialisme Dialektik: Orientasi berpikir adalah materi, karena materi merupakan satu-satunya hal yang nyata, yang terdalam dan berada diatas kekuatannya sendiri. Filosofi resmi dari ajaran komunisme.

Idealisme: Idealisme menjelaskan semua obyek dalam alam dan pengalaman sebagai pernyataan pikiran.

Pragmatisme: Hidup manusia adalah perjuangan hidup terus menerus, yang sarat dengan konsekuensi praktis. Orientasi berpikir adalah sifat praktis, karena praktis berhubungan erat dengan makna dan kebenaran.

Subject | Subject

M1 Logika & Penalaran Ilmiah : Papa Tono

17

(Logical Fallacy)

Kesalahan di mana aturan umum atau observasi diperlakukan sebagai kebenaran universal terlepas dari keadaan atau individu yang bersangkutan.

Juga dikenal sebagai kesalahan generalisasi sweeping , generalisasi yang tidak memenuhi syarat , dicto simpliciter ad dictum secundum quid , dan fallacy of the accident ( fallacia accidentis ).

Some text here about the topic of discussion

18

Simpliciter Dicto

Latihan itu baik. Karena itu setiap orang harus berolahraga.

Subject | Subject

Some text here about the topic of discussion

19

Hasty Generalization

cara berpikir yang cenderung menggeneralisasi keadaan. Biasanya, kesalahan berpikir seperti ini terjadi ketika seseorang mengambil keputusan secara tergesa-gesa tanpa memiliki data yang memadai. Contohnya, seseorang yang beranggapan bahwa orang Bali itu langsing hanya karena ia memiliki beberapa teman asal Bali yang bertubuh langsing.

Subject | Subject

Some text here about the topic of discussion

20

Post Hoc

Suatu peristiwa disebabkan oleh saat itu terjadi sebelumnya.

Saya membersihkan mobil saya kemudian hujan mulai turun. Ini karena saya membersihkan mobil saya.

Seekor kucing hitam muncul, membuat saya terkejut saat jalan. Nanti saya kehilangan ponsel saya di sekolah

Subject | Subject

Some text here about the topic of discussion

media

Konsep Logika dan Penalaran Ilmiah, serta Fakta, Opini dan teks

Some text here about the topic of discussion.

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 20

SLIDE