Search Header Logo
APAR (ALAT PEMADAM API RINGAN)

APAR (ALAT PEMADAM API RINGAN)

Assessment

Presentation

Education

Professional Development

Hard

Created by

PKP-PK BANDARA

Used 4+ times

FREE Resource

14 Slides • 0 Questions

1

APAR (ALAT PEMADAM API RINGAN)

media
media

2

POKOK MATERI

🔥Jenis-Jenis Sumber Kebakaran

🔥Klasifikasi jenis kebakaran​​

🔥Te​knik pemadaman kebakaran

🔥​Pengertian Alat Pemadam Api Ringan​

🔥Jenis-Jenis Alat Pemadam Api Ringan​​

🔥Bagian apar​

🔥Cara Memilih APAR yang Sesuai dengan Sumber Kebakaran

🔥Cara Menggunakan Apar

🔥Prosedur Peletakan Apar​​

🔥Tanda Apar​​

media

3

media
media

​ URAIAN MATERI

  1. ​JENIS-JENIS SUMBER KEBAKARAN

    ​Faktor Penyebab Kebakaran Terjadi Karena ada 3 unsur/sumber yang biasa disebut​ segitiga api, apabila ketiga unsur tidak lengkap, maka persyaratan dapat terjadinya kebakaran tidak terpenuhi.

    Ketiga unsur penyebab kebakaran tersebut adalah:

4

2. KLASIFIKASI JENIS KEBAKARAN

Pengelompokan kebakaran menurut peraturan​

​menteri tenaga kerja dan transmigrasi No. 04/MEN/1980 Bab 1 Pasal 2, ayat 1 mengklasfikasikan kebakaran menjadi 4 kategori Yaitu kategori A,B,C,D. Sedangkan National Fire Protection Association (NFPA) menetapkan 5 kategori jenis penyebab kebakaran, yaitu kelas A,B,C,D dan K.

media

5

​3. TEKNIK PEMADAMAN KEBAKARAN

​Ada 5 macam teknik pemadaman api, namun secara prinsip memadamkan api adalah dengan cara memutuskan salah satu dari unsur segitiga api yaitu sumber nyala, bahan bakar dan oksigen, berikut teknik pemadam api:

​​

media

6

4. PENGERTIAN ALAT PEMADAM API RINGAN

Alat pemadam Api riangan ialah alat yang ringan serta mudah dilayani oleh satu orang untuk memadamkan api pada mula terjadi kebakaran.​

5. Jenis-Jenis APAR​

Jenis apar menurut PerMenakertrans No, PER.04/MEN/1980, yaitu:

a. Jenis cairan (Air)

b. Jenis Busa

c. Jenis Tepung Kering

​d. Jenis Gas (hydrocarbon berhalogen dan sebagainya)

media

7

​6. BAGIAN APAR

APAR mempunyai bagian-bagian yang masing-masingnya mempunyai fungsi, yaitu:

media

8

7. Memilih APAR Sesuai dengan Sumber Kebakaran

media

9

​8. CARA MENGGUNAKAN APAR

​penggunaan APAR secara mudah adalah dengan menggunakan teknik PASS, yaitu:

​a. Pull the point (cabut pin) Pull atau tarik Pin hingga segel putus atau terlepas, langkah ini untuk memberikan jalan keluar media APAR. Pin berada diatas tabung APAR, Pin ini juga berfungsi sebagai pengaman handle atau pegangan dari penekanan alat pemadam api yang tidak sengaja.

b. Aim Arahkan Aim (Nozzlee) kesumber Api agar bukan kearah llidah Api sehingga dapat segera dipadamkan.

c. Squezee the handle (Pijit Kutub) Tekan Handle bagian atas jarak kira-kira 2,5 meter. Langkah ini dilakukan untuk mengeluarkan/menyemprotkan isi tabung. Pada beberapa merk handle penyemprot terletak dibagian ujung hose.

​d. Sweep (kibaskan ke kiri atau ke kanan) Kibaskan Nozzle ke kiri dan ke kanan agar pemadamannya rata agar api padam, jangan lupa untuk memperhatikan arah angin saat mengibaskan isi APAR untuk menghindari flash back.

10

​Contoh gambar penggunaan APAR:

media

11

​9. Prosedur Peletakan Apar​

Menurut Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. Per. 04/ MEN/ 1980, ketentuan- ketentuan pemasangan APAR adalah sebagai berikut :​

a. Setiap satu atau kelompok alat pemadam api ringan harus ditempatkan pada posisi yang mudah dilihat dengan jelas, mudah dicapai dan di ambil serta di lengkapi dengan pemberian tanda pemasangan

b. Tinggi pemberian tanda pemasangan tersebut adalah 125 cm dari dasar lantai tepat diatas satu atau kelompok alat pemadam api ringan bersangkutan c. Pemasangan dan penempatan alat pemadam api ringan harus sesuai dengan jenis dan penggolongan kebakaran

d. Penempatan alat pemadam api ringan yang satu dengan yang lainnya atau kelompok satu dengan yang lainnya tidak boleh melebihi 15 meter, kecuali ditempatkan lain oleh pegawai pengawas atau ahli keselamatan kerja

12

​e. Pemasangan alat pemadam api ringan harus sedemikian rupa sehingga bagian paling atas berada pada ketinggian 1,2 m dari permukaan lantai kecuali jenis CO2 dan tepung kering dry powder dapat ditempatkan lebih rendah dengan syarat, jarak antara dasar alat pemadam api ringan tidak kurang 15 cm dari permukaan lantai.

f. ​ Alat pemadam api ringan tidak boleh dipasang dalam ruangan atau tempat dimana suhu melebihi 49C atau turun sampai minus 44 C kecuali apabila alat pemadam api ringan tersebut dibuat khusus untuk suhu diluar batas tersebut diatas

​Berdasarkan NFPA 10 penempatan APAR yaitu : a. Di tempat yang mudah dilihat. b. Bebas dari barang-barang atau peralatan yang disimpan. c. Dekat dengan jalan, pintu masuk dan keluar. d. Dapat dibaca dengan mudah. e. Bebas dari kemungkinan adanya kerusakan fisik

13

​10. TANDA APAR

​Standar tanda untuk menyatakan tempat APAR (alat pemadam api ringan) yang dipasang pada dinding sesuai PERMENAKER No. 04/MEN/1980 tentang syarat-syarat pemasangan dan pemeliharan alat pemadam api ringan sebagai berikut:

​​a. Segi tiga sama sisi dengan warna dasar merah

b. Ukuran sisi 35 cm.

c. Tinggi huruf 3 cm. berwarna putih.

d. Tinggi tanda panah 7,5 cm warna putih

media

14

TERIMAKASIH

media

APAR (ALAT PEMADAM API RINGAN)

media
media

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 14

SLIDE