
P5 ATAS NAMA PERCAYA
Presentation
•
Education
•
KG
•
Easy
timothy gerson
Used 2+ times
FREE Resource
14 Slides • 8 Questions
1
Mengenal Agama Leluhur Marapu
Saat ini, terdapat 188 organisasi penghayat kepercayaan/penganut agama leluhur yang telah terdaftar di Direktorat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat, Dirjen Kebudayaan, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Akumulasi warga penghayat dari jumlah organisasi tersebut adalah 11.288.957 jiwa. Jumlah yang sebenarnya lebih banyak dari yang disebutkan karena masih terdapat banyak penghayat kepercayaan baik di Jawa maupun di luar Jawa yang belum mendaftarkan diri.
2
Mengenal Agama Leluhur Marapu
Kata “kepercayaan” adalah istilah kebijakan yang berkaitan tetapi dibedakan dari “agama” oleh negara. Pembedaan antar keduanya lebih karena kepentingan politik (akan diuraikan pada tema kedua: sejarah pengelolaan kepercayaan oleh negara). Sebagian penghayat kepercayaan menganggap bahwa kepercayaan dan agama adalah pada hakikatnya sama. Keduanya memiliki ajaran atau tuntunan hidup, ritual, tradisi dan lain-lainnya. Keduanya mengajarkan tentang Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan (hubungan manusia dengan manusia), dan tentang alam (hubungan manusia dengan alam). Mereka bahkan menyebut kepercayaannya sebagai agama leluhur: agama yang mereka warisi dari leluhur (nenek moyang) secara turun temurun. Dengan kata lain, jika negara melalui peraturan perundang-undangannya menyebutnya kepercayaan, penghayat menyebutnya agama leluhur.
Some text here about the topic of discussion
3
Kata kepercayaan memiliki beberapa sinonim seperti “kebatinan”, “kerohanian” dan “spiritualitas”. Sejak awal kemerdekaan hingga pertengahan 1960an, kata-kata tersebut dipergunakan secara bergantian oleh penghayat kepercayaan untuk menggambarkan komunitas dan pokok ajarannya. Inti dari semua kata dan konsep tersebut adalah pemahaman dan pengamalam esensi dan substansi ajaran keagamaan. Namun sejak akhir 1960-an, kata kepercayaan lebih populer digunakan, karena kata tersebut memiliki rujukan hukum sebagaimana disebutkan dalam UUD 1945, khususnya pasal 29 ayat 2. Dalam UUD 1945 Hasil Amandemen, kata kepercayaan juga disebut pada Pasal 28E ayat 2: “Setiap orang berhak atas kebebasan meyakini kepercayaan, menyatakan pikiran dan sikap sesuai dengan hati nuraninya”.
Some text here about the topic of discussion
Mengenal Agama Leluhur Marapu
4
Kesimpulannya
Pemaknaan kata-kata di atas dilakukan secara politis oleh negara yang mengabaikan pandangan warganya sendiri. Akibatnya, seperti akan dipaparkan pada bagian kedua, negara Indonesia sepanjang sejarahnya terus mendiskriminasi warganya, para penghayat kepercayaan/penganut agama leluhur.
Some text here about the topic of discussion
Mengenal Agama Leluhur Marapu
5
Keragaman penghayat kepercayaan
Jumlah organisasi kepercayaan yang ratusan menunjukkan bahwa penghayat kepercayaan/agama leluhur sangat beragam. Keragaman tersebut tentu saja tidak dapat digambarkan secara keseluruhan dalam satu film. Pemilihan dua komunitas yang tampak kontras dalam beberapa aspek adalah upaya untuk menunjukkan keragaman tersebut. Aliran Kebatinan Perjalanan adalah tipikal penghayat kepercayaan di Jawa.
6
Mereka tinggal di kota dan tampak lebih modern. Mereka memiliki infrastruktur organisasi yang bagus seperti kepengurusan yang solid, pengelolaan anggota yang lebih rapi, tempat ibadah layaknya penganut agama, dan seterusnya. Ketua AKP, Dr. Andri, salah satu tokoh dalam film, adalah seorang dosen di Institut Teknologi Bandung. Beliau juga bagian dari presidium Majelis Luhur Kepercayaan Indoensia (MLKI), organisasi induk untuk penghayat kepercayaan. Sementara komunitas Marapu adalah tipikal penghayat kepercayaan/agama leluhur di luar Jawa. Mereka tampak kental dengan tradisinya. Banyak di antaranya memiliki struktur adat, tetapi tidak memiliki struktur organisasi (modern). Banyak orang menggambarkan mereka sebagai komunitas tradisional, bahkan tertinggal. Gambaran semacam itu tentu saja bias dengan perspektifnya yang modernis. Akan tetapi, penghayat kepercayaan di luar Jawa tidak semuanya seperti Marapu (belum terorganisir secara modern), sebagaimana tidak semua yang di Jawa seperti halnya AKP.
Subject | Subject
Some text here about the topic of discussion
7
Di antara basis keragaman penghayat adalah karena ajaran dan tradisi mereka kental dengan lokalitas. Mereka yang di Sumatra sangat kental dengan ke-Sumatra-annya, yang di Sulawesi kental dengan ke-Sulawesi-annya, yang di Maluku kental dengan ke-Malukuannya, yang di Kalimantan kental dengan ke-Kalimantan-nya, dan seterusnya. Para pendiri organisasi kepercayaan adalah tokoh setempat, dan ajaran-ajarannya sangat terkait dengan teritori atau tanahnya. Ajaran mereka tentang alam/lingkungan (ekologis) sangat kuat. Mereka menjaga tanah, hutan, daerahnya sebagaimana mereka menjaga dirinya sendiri. Bagi mereka, tanah adalah ibu yang wajib dijaga, dipelihara dan dilestarikan, dan tidak boleh dirusak atau dijual. Di antara alasan yang berbasis pada ajaran kepercayaan/agama leluhurnya adalah bahwa tanah, gunung, hutan, sungai dan lain-lainnya telah memberi yang dibutuhkan oleh mereka manusia. Manusia dengan demikian wajib membalas jasa dengan menjaga dan tidak menghancurkannya. Kasus komunitas Marapu dalam film adalah ilustrasi konkretnya. Jangankan merusak atau menjualnya, mengambil gambar dari dekat saja tidak diperbolehkan. Demikian salah satu bentuk kedekatan mereka dengan tanah dan teritorinya.
Subject | Subject
Some text here about the topic of discussion
8
Distigma primitif, dituduh sesat
Some text here about the topic of discussion
9
Dengan alam saja sangat peduli, apalagi dengan manusia. Ajaran kepercayaan/agama leluhur juga menekankan bahwa kita semua manusia adalah satu kesatuan yang utuh. Kita semua bersaudara. Ajaran tentang ketuhanan tentu tidak perlu dipertanyakan lagi. Nama organisanya saja sudah secara literal menegaskan demikian: Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
Subject | Subject
Some text here about the topic of discussion
10
Terlepas dari kemuliaan ajarannya, penghayat kepercayaan harus mengalami diskriminasi dan bahkan persekusi dari aparat negara dalam sejarah panjang Indonesia. Mereka distigma dan diklaim primitif atau ketinggalan oleh masyarakat luas karena mewarisi tradisi leluhurnya. Di saat dunia sedang dituntut untuk berkembang maju dengan ilmu pengetahuan dan teknologi, penganut agama leluhur dituduh menentang perkembangan dan pembangunan, karena mereka memilih hidup bersahaja dan menjaga tanah dan hutannya. Di saat hutan banyak digunduli dan gunung ditambang untuk kepentingan ekonomi dan pembangunan, mereka justru melestarikannya. Dalam beberapa dekade terakhir, jasa-jasa dari banyak penganut agama leluhur dalam melestarikan hutan mendapat penghargaan secara internasional. Dalam konteks itu, peran penganut agama leluhur dalam merespon kerusakan lingkungan dianggap penting dipelajari, bahkan diteladani.
Subject | Subject
Some text here about the topic of discussion
11
Mereka dituduh sesat atau kafir karena ajaran dan tradisinya berbeda dari enam (6) yang diakui dan dilayani oleh negara. Demikian di antara sebabnya mengapa mereka dipersekusi sebagaimana diceritakan oleh ibu Timih Hima Yanti, salah satu tokoh dari AKP di film. Tuduhan sesat atau kafir seringkali tidak didasarkan pada pengetahuan yang valid. Dengan pandangan yang subjektif, misalnya seorang Muslim yang menggunakan perspektif ke-Islam-annya, atau Kristen dengan pandangan ke-Kristen-annya, dan seterusnya, non-penghayat menjelaskan berbagai kekurangan pengahayat/penganut agama leluhur. Tanpa dipelajari dan diteliti lebih dahulu, dan tanpa ditemui secara langsung, penghayat dilabeli dengan istilah-istilah negatif seperti disebutkan di atas.
Subject | Subject
Some text here about the topic of discussion
12
Di antara sebab muncul dan berkembangnya stigma negatif terhadap kelompok kepercayaan/agama leluhur karena ajarannya jarang, atau bahkan tidak dipelajari atau tidak diajarkan. Masyarakat umum tidak mendapatkan pendidikan dan pengetahuan tentang kepercayaan/agama leluhur. Sebagai warga negara yang sejatinya setara dengan warga negara lainnya, penghayat kepercayaan/agama leluhur penting diketahui dan dipelajari. Kita semua penting mengenali dan menghargai, dan bahkan mendukungnya agar mereka dapat terbebaskan dari diskriminasi.
Subject | Subject
Some text here about the topic of discussion
13
Stigma dan Diskriminasi
Some text here about the topic of discussion
14
Open Ended
1. Bagaimana negara dan penghayat memahami kepercayaan?
15
Open Ended
2. Siapa yang mengalami stigma dan diskriminasi di Sumba?
16
Open Ended
3. Siapa yang melakukannya dan mengapa?
17
Open Ended
4Siapa yang mengalami stigma dan kekerasan di Jawa Barat?
18
Open Ended
5. Siapa yang melakukannya dan mengapa?
19
Refleksi
Some text here about the topic of discussion
20
Open Ended
1. Apa yang kamu pahami tentang penghayat kepercayaan?
21
Open Ended
2. Pernahkah kamu mengalami stigma, diskriminasi dan/atau kekerasan seperti yang dialami penghayat kepercayaan?
22
Open Ended
3. Pernahkah kamu melakukan stigma, diskriminasi dan/atau kekerasan seperti yang dilakukan terhadap penghayat kepercayaan?
Mengenal Agama Leluhur Marapu
Saat ini, terdapat 188 organisasi penghayat kepercayaan/penganut agama leluhur yang telah terdaftar di Direktorat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat, Dirjen Kebudayaan, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Akumulasi warga penghayat dari jumlah organisasi tersebut adalah 11.288.957 jiwa. Jumlah yang sebenarnya lebih banyak dari yang disebutkan karena masih terdapat banyak penghayat kepercayaan baik di Jawa maupun di luar Jawa yang belum mendaftarkan diri.
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 22
SLIDE
Similar Resources on Wayground
18 questions
SISTEM KOMPUTER
Lesson
•
11th Grade
20 questions
Tingkatan 1 BM Tatabahasa (Latihtubi 1)
Lesson
•
6th - 12th Grade
18 questions
i-solat MRSM
Lesson
•
9th - 12th Grade
15 questions
Pendidikan Jasmani Tahun 4 | Tutup Ruang
Lesson
•
4th Grade
18 questions
Fotografi
Lesson
•
KG - 11th Grade
18 questions
EXPLANATION TEXT
Lesson
•
11th Grade
18 questions
MATEMATIK TAHUN 3 - TUKAR UNIT JISIM (kg dan g)
Lesson
•
3rd Grade
16 questions
Jenis-Jenis Paragraf
Lesson
•
University
Popular Resources on Wayground
15 questions
Fractions on a Number Line
Quiz
•
3rd Grade
14 questions
Boundaries & Healthy Relationships
Lesson
•
6th - 8th Grade
13 questions
SMS Cafeteria Expectations Quiz
Quiz
•
6th - 8th Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
25 questions
Multiplication Facts
Quiz
•
5th Grade
12 questions
SMS Restroom Expectations Quiz
Quiz
•
6th - 8th Grade
20 questions
Main Idea and Details
Quiz
•
5th Grade
10 questions
Pi Day Trivia!
Quiz
•
6th - 9th Grade
Discover more resources for Education
15 questions
Grammar
Quiz
•
KG - 7th Grade
20 questions
CVC Words
Quiz
•
KG - 1st Grade
10 questions
Authors perspective
Quiz
•
KG - 5th Grade
14 questions
The Cold War
Quiz
•
KG - University
21 questions
Inches
Quiz
•
KG - 2nd Grade
10 questions
Long i- igh, ie, and y Quiz
Quiz
•
KG - 3rd Grade
13 questions
Pi Day Fun
Quiz
•
KG
15 questions
Simple Patterns AB, ABB, ABC
Quiz
•
KG - 1st Grade