Search Header Logo
Latihan PAS IPA Kelas 6

Latihan PAS IPA Kelas 6

Assessment

Presentation

Biology

12th Grade

Easy

Created by

Ulfie Tardha Virzie Anshari

Used 2+ times

FREE Resource

38 Slides • 15 Questions

1

media
media

perkembangbiakan
Tumbuhan
dan
Hewan

MODUL IPA

Penulis : Mia Rahmawati, S.Pd

2

media
media

Perkembangbiakan Tumbuhan dan Hewan

Tumbuhan

Hewan

Perkembangbiakan

Secara Generatif

Perkembangbiakan

Secara Vegetatif

Perkembangbiakan

Secara Generatif

Perkembangbiakan

Secara Vegetatif

3

media

Bunga memiliki 4 bagian utama, yaitu kelopak, mahkota, putik, dan benang sari.

Dari keempat bagian tersebut yang berperan sebagai alat perkembangan
generative adalah putik dan benang sari.

Fungsi

Putik = Alat reproduksi betina
Benang sari = Alat reprodusi
jantan
Mahkota = menarik perhatian
polinator /serangga
Kelopak = melindungi bunga
sebelum mekar
Tangkai bunga = menahan
bunga agar tidak mudah terbawa
angin

4

media

MACAM-MACAM PENYERBUKAN

1. Penyerbukan Sendiri
penyerbukan yang terjadi
apabila serbuk sari
melekat di kepala putik
bunga itu sendiri.

2. Penyerbukan Tetangga
penyerbukan yang terjadi
apabila serbuk sari jatuh
di kepala putik bunga
yang lain tetapi masih
dalam satu tumbuhan

4 Penyerbukan silang
penyerbukan yang
terjadi apabila serbuk
sari jatuh di kepala putik
bunga tanaman yang
berbeda tapi masih satu
jenis

3. Penyerbukan Bastar
penyerbukan yang
terjadi apabila serbuk
sari jatuh di kepala putik
bunga yang berasal dari
tumbuhan yang
berberda varietasnya

5

media

Perkembangbiakan vegetatif hanya melibatkan satu induk saja. Ciri khas perkembangbiakan

vegetative adalah individu baru hasil keturunanya mirip dengan induknya.

Perkembangbiakan vegetatif dapat terjadi secara alami dan buatan.

Perkembangbiakan
Vegetatif alami

1.Spora

2.Tunas

3.Akar tinggal

4.Umbi Batang

5.Umbi lapis

6.Umbi akar

7.Tunas adventif

8.Geragih

1.Cangkok

2.Setek

3.Sambung

4.Okulasi

5.Runduk

Perkembangbiakan
Vegetatif buatan

PERKEMBANGBIAKAN TUMBUHAN SECARA VEGETATIF

6

media

PERKEMBANGBIAKAN VEGETATIF ALAMI

Perkembangbiakan tumbuhan secara vegetative alami terjadi melalui beberapa bagian tubuh induk. Contoh

bagian tumbuhan yang dapat dijadikan alat perkembangbiakan vegetative adalah sebagai berikut :

1.

Spora

Fungsi spora mirip dengan biji.

Contoh tumbuhan yang

menghasilkan spora : lumut dan

tumbuhan paku

2. Tunas

Tunas adalah tumbuhan muda
yang baru tumbuh dari bagian
tubuh induk tumbuhan. Contoh :
tunas pada bambu, pisang, tebu

3.

Akar

Tinggal

Akar tinggal /rhizoma merupakan
batang yang tumbuh menjalar di
dalam tanah. Ciri-ciri : seperti akar
tetapi berbuku-buku,setiap buku

terdapat sisik yang berasal dari daun.

7

media

4. Umbi

batang

Umbi batang merupakan batang
yang mengembang dan tumbuh

di dalam tanah. Pada umbi
batang terdapat mata tunas.

Contoh : kentang, ubi

jalar,bengkuang

5

. Umbi

akar

Akar pada tanaman yang

berkembangbiak dengan umbi akar
beralih fungsi menyimpan cadangan
makanan. Perkembangbiakan jenis

tanaman ini melalui tunas yang tumbuh
dari bekas batangnya. Contoh : wortel,

singkong, lobak

6. Umbi lapis

Umbis lapis merupakan lapisan-
lapisan daun yang mengelilingi

batang. Dari dalam umbi lapis akan

muncul tunas. Contoh bawang
merah, bawang putih, bawang

bombay

7. Tunas

adventif

Tunas adventif terdapat pada tepi
daun atau akar tumbuhan. Contoh :
cocor bebek, cemara , lidah buaya,

Nangka, sukun

8.

Geragih

Batang yang menjalar
di dalam atau di atas

permukaan tanah.
Contoh : stroberi,

rumput teki, pegagan

8

media

PERKEMBANGBIAKAN VEGETATIF BUATAN

Cara menghasilkan individu baru melalui setek berasal dari akar tumbuh dari batang yang
ditanam. Kelebihan dari cara ini adalah pertumbuhan dan pembungaan lebih cepat.
Sedangkan kelemahan adalah tidak dapat dilakukan pada tanaman besar. Biasanya, cara
perkembangbiakan ini digunakan untuk tanaman bunga dan singkong.
Contoh tumbuhan yang dapat berkembangbiak dengan setek batang adalah singkong,
mawar, melati,

9

media

PERKEMBANGBIAKAN

HEWAN

10

media
media

Perkembangbiakan Hewan

Generatif

Vegetatif

1.Melahirkan ( Vivivar)

2.Bertelur ( ovivar )

3.Bertelur dan melahirkan

1.Fragmentasi

2.Pembentukan Tunas

11

media

Ciri-ciri

perkembangbiakan

generatif

12

media

Perkembangbiakan hewan secara vegetatif

1. Fragmentasi

Fragmentasi adalah proses terbentuknya individu baru yang berasal dari potongan – potongan tubuh induk.
Jenis hewan yang mampu melakukan fragmentasi memiliki daya regenerasi yang tinggi. Kondisi inilah yang
memngkinkan tiap potongan hewan tersebut dapat tumbuh menjadi individu baru.

Contoh hewan yang berkembang biak dengan fragmentasi:

Spons
Planaria

13

Multiple Choice

Question image

Tumbuhan di atas melakukan perkembangbiakan secara ..

1

Generatif

2

Vegetatif Alami

3

Vegetatif uatan

14

Multiple Choice

Question image

perkembangbiakan generatif yang terjadi pada peristiwa di atas adalah proses penyerbukan secara

1

Tetangga

2

silangsend

3

sendiri

15

Multiple Choice

Question image

Pernyataan yang benar mengenai gambar tersebut adalah ....

1

Cangkok

2

stek

16

Multiple Choice

Question image

Gambar diatas merupakan perkembang biakan secara ..

1

Fragmentasi

2

Amoeba

17

Multiple Choice

Question image

Salah satu tumbuhan di samping berkembangbiak secara vegetatif alami dengan cara ..

1

umbi batang

2

umbi akar

18

media
media
media
media

Cara berkembang biak hewan dengan tunas adalah melalui pemisahan individu baru dari tubuh induk.

Individu ini terbentuk dari tonjolan pada bagian tubuh induk. Biasanya, individu baru tersebut akan tumbuh disekitar
posisi induk, sehingga akan terbentuk koloni dari hewan tersebut. Pertunasan biasanya terjadi pada hewan yang sesil
(menempel di dasar perairan).

Contoh hewan yang berkembangbiak dengan tunas:
Porifera
Hydra
Terumbu karang
Obelia
Ubur – ubur
Anemon laut

2. Tunas

19

Open Ended

Tuliskan 3 bagian utama bunga dan jelaskan fungsinya !

20

media

Penulis : Mia Rahmawati, S.Pd

PERTUMBUHAN
DAN
PERKEMBANGAN
MANUSIA

M
O
D
U
L

I
P
A

21

media

6

Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia

Manusia mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Pertumbuhan adalah proses pertambahan

ukuran dan volume tubuh sehingga tubuh menjadi lebih tinggi (Panjang) dan lebih berat. Adapun

perkembangan adalah proses perubahan fungsi alat tubuh menuju kesempurnaan atau

kematangan. Beberapa contoh perkembangan adalah kemampuan gerak, kemampuan berbicara,

dan kemampuan berpikir.

Pertumbuhan dapat diamati dari ukuran tubuh anak yang semakin besar dan tinggi. Perkembangan

dapat diamati dari fungsi tubuh, misalnya kaki. Kaki bayi semula belum bias digunakan untuk

berjalan, lalu bias digunakan untuk berjalan setelah 1 thn.

22

media

Pemberian gizi seimbang dimulai

dengan pemberian Air Susus Ibu (ASI)

selama 6 bln pertama, lalu

dilanjutkan dengan pemberian

makanan yang bergisi dan seimbang.
Selain makanan anak-anak pun perlu

tidur yang cukup

Setiap anak mendapatkan kasih saying
dan perhatian dari keluarga, terutama
dari orangtua. Kasih saying orangtua

akan sangat mempengaruhi

pembentukan karakter dan kepribadian

anak. Kasih saying dapat berupa

perhatian, rasa aman dan nyaman, serta

pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

Stimulasi adalah kegiatan merangsang

otak anak untuk belajar. Orangtua
berkewajiban memberikan stimulasi
untuk anak, misalnya melatih bayo

melakukan Gerakan fisikmenggunakan
tangan dan kaki, serta berkomunikasi
sesuai tahapan usia anak. Untuk anak
sekolah stimulasi yang dapat diberikan

misalnya melukis, bermain music,
berolahraga, membaca puisis, dll

Kesehatan dan Gizi Seimbang

Kasih Sayang
STIMULASI

3 Kebutuhan dasar yang harus dipenuhi agar anak-anak dapat tumbuh
dengan baik.

23

media

Bayi
Usia 0-2 thn

Bayi lahir setelah berada dalam
kandungan ibunya selama kurang
lebih sembilan bulan, Bayi belum
dapat berbicara dan berjalan. Bayi
memerlukan air susu ibu (ASI)
sebagai sumber gizi utama.
Balita
Usia 2-5 thn

Masa anak-anak berada di antara masa balita
dan remaja. Pada tahap ini, seorang anak
mulai lancar membaca dan menulis. Mereka
mulai aktif dalam berdiskusi dengan teman-
temannya, sudah mulai bias melakukan
pekerjaan-pekerjaan ringan, mulai mandiri.
Pada tahap ini, gigi susu akan tanggal dan
digantikan dengan gigi permanen.

Anak-Anak
Usia 6 – 10 thn

Masa balita (bawah lima tahun)
adalah tahap pertumbuhan anak pada
rentang usia 2–5 tahun. Pada usia 2
tahun, biasanya balita sudah bisa
berjalan, berlari, dan melompat
sendiri Mereka biasanya manja dan
keras kepala sehingga memerlukan
perhatian khusus dari orang tuanya.

Tahap pertumbuhan dan Perkembangan Manusia

24

media

Remaja
Usia 11 -20 thn

Pada masa remaja, seseorang
mengalami masa pubertas, yaitu
masa ketikatubuh seseorang
mengalami perubahan dari anak-
anak menjadi orang dewasa. hormon
reproduksi mulai dihasilkan untuk
mempersiapkanmanusia dalam
proses memiliki keturunan. Tubuh
remaja mengalami perubahan,
misalnya suara remaja laki-laki mulai
membesar dan remaja perempuan
mengalami menstruasi.

Dewasa
Usia 20-40 thn

Masa lansia (lanjut usia) adalah
masa perkembangan terakhir
manusia. Pada masa ini, kemampuan
tubuh seseorang mulai berkurang
karena adanya penurunan kerja sel-sel
tubuh. Tulang dan otot mulai melemah,
kulit mulai keriput, dan rambut mulai
beruban. Wanita lanjut usia mengalami
menopause, yaitu berhentinya siklus
menstruasi.

Lanisa
Usia 50 thn ke atas

Dewasa adalah masa dimana usia sudah
melewati masa pubertas. Manusia sudah
dianggap mampu berpikir secara
matang. Pada masa ini juga manusia
mulai berkeluarga dan memiliki
keturunan. Pertumbuhan tulang dan otot
berhenti sehingga orang dewasa tidak
bertambah tinggi.

Tahap pertumbuhan dan Perkembangan Manusia

25

media

Ciri-ciri pubertas
pada laki-laki
dan perempuan

Pubertas adalah masa ketika

seorang anak mengalami perubahan fisik, pola
piker, dan pematangan fungsi organ
reproduksi. Pubertas berasal dari Bahasa latin
yaitu puber, yang berarti menuju masa dewasa.
Pada masa pubertas, tubuh seseorang akan
berubah, dipengaruhi oleh hormone dalam
tubuh.

26

media

1. Mengalami mimpi basah

2. Suara lebih besar dan berat

3. Jakun mulai tumbuh

4. Tumbuh rambut di ketiak dan

kemaluan

5. Tumbuh kumis

6. Mulai muncul jerawat

7. Tubuh bertambah berat dan tinggi

8. Keringat semakin banyak

Ciri-ciri pubertas

Laki-laki

1. Mengalami menstruasi

2. Payudara mulai terbentuk

3. Tumbuh rambut halus di ketiak dan

kemaluan

4. Mulai tumbuh jerawat

5. Bertambah tinggi dan berat

6. Keringat semakin banyak

27

media

Yaitu tidur cukup, mengkonsumsi makanan bergizi

dan seimbang, dan rutin berolahrga

Mandi secara teratur 2 kali sehari dan mencuci
muka untuk mencegah atau mengurangijerawat

3. Memakai pakaian yang bersih dan menggunakan

pakaian dalam yang menyerap keringat.

1. Melakukan pola hidup sehat

2. Mandi secara teratur

4. Mencuci rambut secara teratur

Cara menjaga kesehatan dan tingkah laku pada masa pubertas

28

media

1.Memilih teman yang baik.
Jangan takut kehilangan
teman jika ia mengajak

melakukan hal yang tidak baik
2.Menggunakan applikasi

jejaring social dengan bijak
dan tidak bermain permainan
di gawai secara berlebihan.

3. Mempunyai hoby dan aktivitas
yang positif, seperti berolahraga,

berkesenian, atau melakukan

kegiatan sosial.

4. Dengarkan dan patuhi nasehat

orangtua

5. Bentengi diri dengan agama
agar terhindar dari perbuatan

terlarang sehingga tidak

merugikan diri sendiri dan orang

lain

Menjaga tingkah laku pada masa Pubertas

29

Multiple Choice

Berikut ini yang bukan merupakan perkembangan tubuh manusia adalah ….

1

anak anak mula tingginya 120cm dan kelas 5 tingginya 140 cm

2

anak mulai bisa berbicara

3

anak mulai bisa berjalan

30

Multiple Choice

Perhatikan fase pertumbuhan dan perkembangan berikut ini!

1.     Rambut sudah beruban

2.       Kebutuhan utamanya adalah ASI

3.     Mampu melakukan pekerjaan ringan 

Fase pada anak-anak ditunjukkan oleh nomor …

1

1

2

2

3

3

31

Multiple Choice

Berikut adalah hal yang perlu dilakukan saat mengalami masa pubertas, kecuali….

1

Bersikap tenang dan percaya diri

2

bebas bergaul dengan lawan jenis tanpa batasan

3

jujur dan terbuka kepada orang lain

32

Open Ended

Tuliskan 3 cara untuk menjaha diri dari perilaku masa pubertas !

33

media

MODUL IPA

Penyesuaian Diri Makhluk
Hidup dengan Lingkungan

Penulis : Mia Rahmawati, S.Pd

34

media

Salah satu ciri makhluk hidup adalah
mampu menyesuaikan diri dengan

lingkungan. Beberapa jenis hewan dan

tumbuhan memiliki ciri khusus yang
merupakan bentuk penyesuaian diri

terhadap lingkungan.

A. Penyesuaian diri hewan dengan lingkungan.

Beberapa hewan melakukan penyesuaian diri

terhadap lingkungan. Kemampuan makhluk hidup untuk
menyesuaikan

diri

terhadap

lingkungan

disebut

juga

adaptasi.

Tujuan

penyesuaian

diri

pada

hewan

di

antaranya

untuk

memenuhi

kebutuhan

hidup,

seperti

makan, minum, berkembang biak, melindungi diri dari
musuh,

dan

mempertahankan

jenisnya.

Bentuk

penyesuaian diri hewan terhadap lingkungan dapat berupa
penyesuaian

diri

dalam

memperoleh

makanan,

penyesuaian

diri

untuk

mempertahankan

diri

dari

pemangsa, dan penyesuaian diri terhadap kondisi habitat
yang ekstrem

35

media

3 Jenis penyesuaian diri (Adaptasi ) Mahluk hidup :

1.Adaptasi Morfologi

2.Adaptasi fisiologi

3.Adaptasi Tingkah laku

1. Adaptasi Morfologi
Adapatasi morfologi adalah suatu penyesuaian makhluk hidup terhadap lingkungannya berkaitan
dengan bentuk dan struktur organ tubuh yang tampak dari luar dan mudah diamati.
contoh : bentuk mulut/paruh untuk menyesuaikan makan, bentuk kaki,bentuk gigi, dll.

36

media

2. Adaptasi Fisiologi

Adapatasi fisiologi adalah suatu penyesuaian makhluk hidup terhadap kondisi lingkungannya

melalui perubahan bentuk dan fungsi organ tubuh bagian dalam, sehingga sulit untuk

diamati.

Penyesuaian di kutub

Kutub adalah daerah tang

memiliki suhu sangat dingin.
Hewan yang hidup di kutub
seperti beruang dan penguin

beradaptasi dengan

menyimpang cadangan lemak
yang tebal dibawah kulitnya.

Lemak tersebut membuat

mereka tetap hangat di

daerah yang bersuhu sangat

dingin

Penyesuaian di gurun

Daerah lain yang memiliki kondisi ekstrem adalah gurun

pasir. Salah satu hewan yang hidup di daerah gurun

adalah unta. Untuk bertahan hidup di gurun yang panas
dan tandus, unta melakukan beberapa penyesuaian diri
yaitu dengan memiliki punuk sebagai cadangan lemak,
memiliki bulu mata yang lebat dan hidung yang dapat

menutup untuk mencegah pasir gurun masuk

37

media

3. Adaptasi Tingkah Laku

Adapatasi tingkah laku adalah penyesuaian diri mahluk hidup terhadap kondisi

lingkungannya melalui perubahan sikap dan tingkah lakunya.

Mimikri

Kemampuan mahluk hidup untuk berubah warna dan
menyerupai lingkungan yang ditempatinya. Contoh :

bunglon

Kamuflase

Kemampuan hewan untuk menyamarkan diri dari

pemangsa. Penyamaran yang dilakukan yaitu
menyesuiakan warna atau bentuk tubuhnya

menyerupai lingkungan. Contoh : ikan daun, kupu-

kupu, belalang sembah, dll

38

media

Autotomi

Kemampuan hewan untuk memutus bagian tubuhnya
dan menumbuhkannya kembali. Contoh : cicak, kadal.

Kelenjar bau

Kemampuan melindungi diri dengan mengeluarkan

bau yang tidak sedap, contoh : walangsangit dan

sigung

39

media

Mengeluarkan tinta : Cumi-cumi
Mengeluarkan bias dan sengat : ular, kalajengking, lipan.
Hewan yang mengeluarkan sengat : ubur-ubur, belut listrik, lebah.
Berpura-pura mati : Kumbang badak, musang,

40

media

Adaptasi Tumbuhan Terhadap Tempat Hidupnya

Untuk adaptasi tumbuhan terhadap tempat hidupnya, terbagi

menjadi dua yaitu:

Tumbuhan Air
Tumbuhan air disebut juga dengan hidrofita, cara adaptasi yang
dilakukan oleh tumbuhan air antara lain:
Memiliki rongga udara sebagai tempat udara sehingga
tumbuhan itu dapat mengapung di air.

Memiliki daun yang lebar dan stomata yang banyak untuk
mempercepat penguapan.

Memiliki saluran udara untuk mengeluarkan udara dari daun
menuju akar.

Tumbuhan Gurun
Tumbuhan gurun disebut juga xerofita, cara adaptasi yang
dilakukan tumbuhan gurun antara lain:

Bentuk daunnya seperti duri kecil dengan sedikit stomata,
bentuk daun seperti ini berguna untuk mengurangi penguapan.

Memiliki akar yang panjang dan menyebar luas ke dalam tanah.
Akar seperti ini berguna untuk memperlebar daerah penyerapan
air.

Tubuhnya dilapisi lilin untuk mencegah penguapan berlebih.

41

media

Adaptasi Tumbuhan Untuk Memperoleh Makanannya

Salah satu contoh cara adaptasi tumbuhan untuk memperoleh makanannya dapat dilihat pada
tumbuhan venus flytrap dan kantung semar. Dalam hal ini, daun tumbuhan venus akan
membentang lebar. Pada tumbuhan itu akan menunggu serangga datang dan mendarat pada
permukaannya, begitu serangga mendarat di permukaan daunnya maka dengan cepat daunnya
akan menutup dan menjebak serangga itu.

42

Multiple Choice

Kemampuan cecak yang dapat memutuskan ekornya saat terancam bahaya dari pemangsa dinamakan . . . .

1

mimikri

2

autotomi

3

kamuflase

43

Multiple Choice

Question image

Tanaman tersebut memiliki rongga udara di bagian batangnya yang berguna untuk ….

1

memudahkan mengapung di air

2

mempercepat proses penguapan

44

media

Modul
IPA

MAGNET

Aquí comienza la
presentación

45

media

Tidak semua benda dapat ditarik oleh magnet. Berdasarkan kemampuan di
Tarik oleh gaya magnet, benda dibedakan menjadi 3 macam antara lain
sebagai berikut:

1.Feromagnetik Benda-benda yang dapat ditarik kuat oleh magnet termasuk
pada kelompok faromagnetik. Misalnya besi, baja, kobalt, dan nikel.

2.Benda-benda yang ditarik lemah oleh magnet termassuk pada kelompok
benda paramagnetik. Misalnya alumunium,tembaga magnesium,
molibdenum, dan lithium.

3.Diamagnetik Benda-benda yang tidak dapat ditarik magnet masuk dalam
kelompok diamagnetik, seperti kertas, kayu, plastic, perak, emas,

Menarik benda dari bahan –bahan tertentu

46

media

Dua kutub magnet yang berbeda
jenis jika didekatkan akan Tarik-
menarik

Dua kutub magnet yang sejenis
jika di dekatkan akan tolak menolak

Menarik atau menolak magnet lain

47

media

CARA MEMBUAT MAGNET

48

media

Benda yang tidak mempunyai arti kemagnetan dapat diubah menjadi magnet

dengan cara menggosok benda tersebut dengan magnet. Caranya, gosok searah
sebatang besi dengan magnet secara berulang-ulang. Setelah itu, cobalah dekatkan
dengan paku. Sepotong besi tersebut kemudian dapat menarik paku. Penggosokan
dilakukan secara berulang-ulang hingga benda tersebut mampu menarik benda logam,
seperti klip dan jarum. Semakin lama waktu penggosokan, akan semakin lama sifat
kemagnetan bertahan cara digosok dilakukan dengan di dalam benda yang digosok oleh
magnet

A. Cara digosok

Pembuatan magnet dengan menggosok
searah sebatang besi secara berulang-ulang

49

media

Cara induksi Magnet dapat dibuat dengan cara diinduksi,

yaitu dengan cara mendekatkan atau menempelkan magnet
pada benda yang akan dijadikan magnet. Sifat kemagnetan
benda akan hilang magnet dijauhkan dengan benda yang
didekatkan dengan magnet. Jadi, sifat kemagnetan dari benda
yang dibuat magnet dengan cara induksi adalah sementara.

B. Cara Induksi

Sebuah paku yang tidak bersifat

magnet tidak dapat menarik serbuk

besi. Apabila paku didekatkan
dengan magnet, paku tersebut
menjadi magnet sehingga dapat

menarik serbuk besi.

50

media

Magnet yang dibuat dengan cara dialirkan arus

listrik dapat dilakukan dengan cara melilitkan benda
logam, seperti paku, dengan kawat yang dimasukkan ke
kutub-kutub baterai. Pembuatan magnet dengan cara
tersebut disebut dengan elektromagnet. Sifat
kemagnetan yang dihasilkan dari elektromagnet lebih
besar dibandingkan sifat kemagnetan yang dihasilkan
dari magnet gosok dan induksi. Akan tetapi, sifat
kemagnetan dari elektromagnet bersifat sementara.
Jadi, jika lilitan kawat lepas, sifat kemagnetan akan
segera hilang.

C. Cara dialirkan arus listrik ( electromagnet)

51

Multiple Choice

Jika kutub magnet didekatkan pada besi maka akan terjadi peristiwa …

1

Magnet tidak menarik besi

2

Magnet menarik besi

3

Tidak terjadi apa-apa

52

Multiple Choice

Contoh alat yang menggunakan electromagnet adalah…..

1

Bel listrik dan pesawat telepon

2

Kipas listrik dan setrika listrik

3

lampu dan kompr listrik

53

Multiple Choice

Area disekitar magnet yang dipengaruhi oleh gaya magnet disebut..

1

Kutub magnet

2

elektromagnetik

3

medan magnet

media
media

perkembangbiakan
Tumbuhan
dan
Hewan

MODUL IPA

Penulis : Mia Rahmawati, S.Pd

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 53

SLIDE