Search Header Logo
tafsir pendidikan

tafsir pendidikan

Assessment

Presentation

Education

KG

Hard

Created by

saba riah

Used 4+ times

FREE Resource

11 Slides • 0 Questions

1

media

MATA KULIAH TAFSIR PENDIDIKAN
DOSEN PENGAMPU AHMAD RATHOMI, M.Pd

QUR’AN SURAH ALI IMRAN

AYAT 159

ANJELI DAN SABARIAH

2

media

Ayat dan Terjemahan

Surah Ali Imran ayat 159

3

media

Maka berkat rahmat Allah engkau (Muhammad) berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya engkau
bersikap kasar dan berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekitarmu. Karena itu maafkanlah

mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu.
Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya

Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.

4

media

Surah Ali Imran ayat

159 menjelaskan

tentang

Rasulullah memiliki sifat lemah lembut dan sifat itu
disebabkan oleh rahmat Allah
01

Allah memerintahkan hamba-Nya agar memaafkan
orang lain dan mengutamakan musyawarah dalam
mengambil keputusan
02

Ketika musyawarah telah menghasilkan keputusan,
maka harus dilaksanakan dengan dilandasi tawakkal
kepada Allah SWT

03

Orang-orang yang bertawakkal akan dicintai Allah
SWT
04

5

media

ASBABUN NUZUL

Ayat ini turun berkenaan dengan peristiwa perang

uhud, dimana pada perang itu kaum muslimin

mengalami kekalahan. Perang ini terjadi pada bulan
Sya’ban tahun ke-3 H atau bertepatan dengan tahun

624 M. Ketika perang uhud, tentara kaum kafir

Quraisy berjumlah kurang lebih 3000 orang dengan
dipimpin oleh Abu Sufyan. Sedangkan dalam perang

tersebut kaum muslimin berjumlah sekitar 1000
orang, yang dipimpin langsung oleh Rasulullah

sendiri. Perang uhud menjadikan hari itu hari yang
penuh cobaan dan ujian bagi kaum muslimin. Di situ
Allah menguji siapa yang beriman dan siapa saja yang

menghendaki mati syahid.

Dan Allah akan mempergilirkan masa keemasan antara

manusia, agar mereka mengambil pelajaran dengan kelebihan
dan kekurangan yang Allah berikan tersebut. Dari peristiwa

inilah kemudian turun surah Ali Imran ayat 159. Ayat ini turun
sebagai penghibur dan penegas kepada Nabi Muhammad bahwa
sebelum, ketika dan sesudah perang nabi telah melakukan yang

terbaik, yaitu dengan tetap melaksanakan musyawarah untuk
mencari jalan yang terbaik, dengan menerima usul mayoritas
dan minoritas. Dan paling penting adalah ketika Rasulullah

dihianati

oleh sahabatnya sendiri beliau tidak memaki, membenci, dan

mempersalahkan mereka, akan tetapi menegurnya dengan halus

dan dengan perasaan yang lembut.

6

media

2

1

3

Tafsir Surah Ali Imran Ayat 159

Tafsir An- Nur Karya M.

Hasbi Asy Syiedieqy

Tafsir Jalalain Karya
Jalaludin Al-Mahalli

dan Jalaludin As-

Suyuti

Tafsir Al Maraghi Karya

Imam Mushthafa Al

Maraghi

7

media

M. Hasbi Ash Siedieqy memberikan penjelasan bahwa, dalam musyawarah yang dilakukan oleh nabi terdapat beberapa
kaidah-kaidah, diantaranya: pertama musyawarah itu berbeda-beda menurut keadaan masyarakatnya, waktu dan tempat
di mana masyarakat tersebut tinggal. Kedua, apabila nabi telah menetapkan sebuah kaidah dalam agama maka, seolah-
olah kaidah tersebut menjadi agama yang wajib ditaati oleh umat Islam. Ketiga, Apabila nabi telah menetapkan kaidah-

kaidah tersebut, berarti nabi telah menjalankan dasar-dasar dalam bermusyawarah. Adapun manfaat musyawarah

menurut M. Hasbi Ash Siedieqy adalah, musyawarah merupakan cerminan akal dan kefahaman akan permasalahan serta

merupakan cerminan keikhlasan dan cinta terhadap masyarakat, musyawarah sebagai wahana untuk menggali sesuatu
yang bersembunyi kemudian musyawarah sebagai tempat untuk menghasilkan pendapat-pendapat yang benar dan untuk

mewujudkan kesatuan hati dari para pelaku musyawarah dalam usaha menyelesaikan permasalahan bersama.

Tafsir An-Nur Karya M. Hasbi Asy

Syiedieqy

1

8

media

Dalam tafsir Jalalain Imam Jalaludin Al Mahalli dan Imam Jalaludin As Suyuti menafsirkan bahwa sikap lemah lembut

yang ada dalam diri nabi adalah tambahan atau sebuah pemberian dari Allah semata. Sehingga nabi menghadapi

pelanggaran yang umat Islam lakukan ketika dalam pertempuran di gunung Uhud dengan sikap yang lunak (beliau tídak
marah, benci ataupun mengumpat dan mencacimakinya). Dan sekiranya kamu (Muhammad) bersikap keras atau punya
akhlak yang buruk atau tídak terpuji maka mereka akan pergi dengan membawa kesalahan yang mereka perbuat. Artinya
mereka akan meninggalkan Rasulullah dengan membawa kesalahan yang mereka lakukan sebelum mendapat penjelasan
dari Rasulullah tentang kesalahan mereka, karena sangat mungkin mereka tídak sadar bahwa telah melakukan kesalahan

tersebut. Jadi, selain musyawarah sebagai wahana ijtihad dalam mencari solusi atas permasalahan umat, juga sebagai
sarana untuk mengambil simpati atau lebih tepatnya untuk memanusiakan manusia, karena orang diajak musyawarah
berarti mereka dianggap eksistensinya dan masih dihitung keberadaanya. Dan apabila telah berketetapan hati untuk

melaksanakan hasil musyawarah maka semua diserahkan dan dipercayakan semuanya kepada-Nya.

Tafsir Jalalain Karya Jalaludin Al-
Mahalli dan Jalaludin As-Suyuti
2

9

media

3

Dalam tafsir ini disebutkan bahwa musyawarah dalam surah Ali Imran dilakukan
berkenaan dengan kekalahan yang diderita umat Islam dalam perang Uhud. Nabi

bermusyawarah dengan para sahabat dalam menghadapi masalah-masalah penting selagi
tidak ada wahyu turun berkenaan hal tersebut. Hal yang ditekankan dalam musyawarah
tersebut adalah sikap yang tenang dan hati-hati. Beliau senantiasa memperhatikan setiap

pendapat, kemudian mentarjihkannya satu pendapat dengan pendapat lain yang lebih
banyak maslakhat dan faedahnya dengan segala kemampuan yang dimiliki Nabi. Dan

setelah hati bulat dalam mengerjakan sesuatu serta dapat dipertanggungjawabkan
kebenaranya maka hendaknya kita bertawakal kepada Allah. Musthafa Al Maraghi

menyebutkan beberapa faedah musyawarah, diantaranya: pertama dengan musyawarah

dapat diketahui kadar akal, kadar kecintaan dan keikhlasan terhadap kemaslakhatan umum.

Kedua, kemampuan akal itu bertingkat-tingkatdan jalan berpikirnyapun berbeda-beda,
sebab kemungkinan ada diantara mereka yang mempunyai satu kelebihan yang tidak

dimiliki oleh orang lain. Ketiga, semua pendapat di dalam musyawarah diuji kebenarannya,

lalu dipilih pendapat mana yang terbaik. Keempat, dalam musyawarahakan tampak

pertautan hati untuk mensukseskan suatu upaya dan kesepakatan hati.

Tafsir Al MaraghiKaryaImam

MushthafaAl Maraghi

10

media

Kolerasi surah Ali Imran Ayat 159 dengan

dunia Pendidikan

Metode Pendidikan Dengan Lemah Lembut

Metode Musyawarah (wasyawirhum Fil Amri)

Seorang pendidik muslim yang baik harus mempunyai
“sifat rabbani’. Dapat memaafkan anak didiknya apabila
terjadi kesalahan baik yang disengaja atau tidak.Tidak

hanya itu Alah juga memberikan tuntunan lagi dalam ayat
ini juga terdapat kata “Wastghfirlahum” memohonkanlah

ampun bagi mereka

Metode musyawarah dalam kaitannya dengan pendidikan sama
dengan metode diskusi hanya saja ini metode tradisional yang

dilakukan Nabi selama hidupnya dalam menghadapi semua

persoalan dunia, akan tetapimetode ini mempunyai tujuan yang
sama dengan metode diskusi yaitu, untuk menyelesaikan masalah

sehingga menemukan kesesuaian pendapat.

11

media

THANK YOU

media

MATA KULIAH TAFSIR PENDIDIKAN
DOSEN PENGAMPU AHMAD RATHOMI, M.Pd

QUR’AN SURAH ALI IMRAN

AYAT 159

ANJELI DAN SABARIAH

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 11

SLIDE