

bu dahlia
Presentation
•
Special Education
•
6th Grade
•
Hard
Yuliani_ Widodo
FREE Resource
52 Slides • 0 Questions
1
2
LOKAKARYA 2
PRINSIP, FUNGSI, JENIS, DAN
PELAKSANAAN ASESMEN
17 Oktober 2022
SMPN 1 Kotabaru
3
PERKENALAN
DAHLIANI, S.Pd., M.Pd
Pengembang Teknologi Pembelajaran (PTP)
Balai Guru Penggerak (BPG)
Provinsi Kalimantan Selatan
IG/FB : Dahlia Acha
Hp / Wa : 085752615261
Email: dahlianidahliani@instruktur.belajar.id
4
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
AGENDA LOKAKARYA
5
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
AKTIVITAS KEGIATAN
Sesi
MERRDEK
Aktivitas
Pembukaan
Penjelasan agenda dan tujuan pendampingan.
Kesepakatan tata tertib selama pendampingan.
Perkenalan.
Mulai dari diri
Peserta mengisi lembar reflektif mulai dari diri.
Eksplorasi konsep
Penjelasan konsep terkait pelaksanaan dan pelaporan asesmen.
Ruang kolaborasi
Peserta berkelompok sesuai jenjang berbagi tentang pencatatan
hasil asesmen yang sudah dibuat dan apresiasi untuk pasangannya.
Refleksi Terbimbing
Diskusi klasikal terkait kegiatan asesmen di sesi ruang kolaborasi.
6
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
AKTIVITAS KEGIATAN
Sesi
MERRDEK
Aktivitas
Demonstrasi
Kontekstual
Peserta merancang asesmen formatif berdasarkan tujuan
pembelajaran yang ditentukan
Elaborasi
Pemahaman
Berbagi pengalaman terkait pelaksanaan asesmen formatif, serta
berlatih mengisi rapor dengan merujuk pada panduan asesmen.
Koneksi Antar
Materi
Diskusi klasikal dan membuat kesimpulan terkait pembelajaran
yang telah diperoleh selama pendampingan.
Penutup
Evaluasi Penutup
Ruang kolaborasi
Peserta berkelompok sesuai jenjang berbagi tentang pencatatan
hasil asesmen yang sudah dibuat dan apresiasi untuk pasangannya.
7
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
MULAI DARI DIRI (10”)
Bu Indah melakukan penilaian selama
proses pembelajaran berlangsung
dan pada akhir semester. Untuk itu,
Beliau tidak hanya memberikan tes
tertulis, tetapi juga mengamati sikap
dan keaktifan siswa selama belajar.
Hasil penilaian ini dilaporkan Bu
Indah dalam bentuk angka dan
narasi dalam rapor di akhir
semester.
Sebelum menelaah materi pada
sesi ini, marilah kita
mendiskusikan studi kasus
berikut ini…
Bagaimana pendapat
Bapak/Ibu tentang
penilaian yang
dilakukan oleh Bu
Indah tersebut?
8
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
REFLEKSI DIRI (10”)
• Bagaimana selama ini melaporkan hasil belajar siswa?
• Siapa yang memperoleh manfaat dari hasil asesmen itu? Seperti apa
manfaat bagi yang bersangkutan?
• Bagian mana yang dirasa memberikan manfaat?
• Apakah laporan asesmen ini masih dapat ditingkatkan untuk
memberikan manfaat?
• Apa yang masih perlu dilakukan agar terjadi peningkatan?
• Menurut Bapak/Ibu, selama ini proses asesmen seperti apa yang baik
dan berdampak untuk motivasi belajar siswa?
Selanjutnya mari kita merefleksikan pengalaman yang kita miliki
dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut ini….
9
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
EKSPLORASI KONSEP (120”)
10
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
BERMAIN PERAN
4 kelompok dengan 5 orang anggota
● 2 orang sebagai murid,
● 1 orang sebagai guru,
● 1 orang sebagai guru pengawas,
● 1 sebagai orang tua/wali).
11
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
BERMAIN PERAN (20”)
●Peran guru pengawas bertugas mengamati jalannya permainan di
kelompoknya dan mencatat hasil pengamatannya
●Peran guru dan orang tua berdiskusi menentukan gambar yang ingin
ditugaskan kepada salah satu murid di mana semua indikator penugasan di
tulis secara lengkap dan disampaikan secara lisan dan murid yang lain tidak
boleh mengetahui pesan yang disampaikan oleh gurunya. Misalnya gambar
sebuah rumah yang nyaman dengan berbagai perabotan. Guru dapat
menggunakan berbagai teknik untuk memastikan murid dapat menggambar
sesuai pesan lisan. Pesan yang disampaikan oleh guru berupa lisan akan
digambar oleh murid pada sebuah kertas dibelakang siswa lainnya yang
kemudian gambar tersebut diikuti oleh siswa yang lain dengan merasakan
coretan yang ada dibelakangnya.
12
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
BERMAIN PERAN (20”)
●
Setelah selesai, guru memeriksa dan membandingkan kesesuaian
gambar kedua murid serta memberikan umpan balik. Murid juga
dapat memberikan umpan balik kepada guru.
●
Hasil pencatatan dibandingkan dan dicermati apakah ada
perbedaan; mengapa berbeda; mana yang lebih menggambarkan
proses yang dilakukan murid secara otentik; mana yang lebih
subjektif; apa implikasinya pada cara guru mengajarkan teknik
menggambar
13
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
REFLEKSI (15”)
Apa pesan yang di dapat dari bermain
peran yang sudah di lakukan oleh
Bapak dan Ibu ?
14
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
TUJUAN KEGIATAN LOKAKARYA : PESERTA PADA
AKHIR SESI AKAN MEMAHAMI TENTANG :
Jenis dan Fungsi
Asesmen
Prinsip Asesmen
Langkah-Langkah
Perencanaan, Pelaksanaan,
dan Pengolahan Asesmen
Formatif dan Sumatif
Prinsip-prinsip
Pelaporan Asesmen
15
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
MARI KITA PELAJARI TENTANG :
Jenis dan Fungsi Asesmen
Paradigma Asesmen
Prinsip Asesmen
• 5 Prinsip asesmen
• Keterkaitan asesmen
dengan prinsip
pembelajaran
16
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
5 PRINSIP ASESMEN :
1.
Asesmen merupakan bagian terpadu dari proses pembelajaran, memfasilitasi
pembelajaran, menyediakan informasi sebagai umpan balik untuk guru, peserta
didik, dan orang tua.
2.
Asesmen perlu dirancang dan dilakukan sesuai dengan tujuan.
3.
Asesmen dirancang secara adil, valid dan dapat dipercaya, memberikan informasi
yang kaya bagi guru, peserta didik dan orang tua mengenai kemajuan dan pencapaian
pembelajaran, serta keputusan tentang langkah selanjutnya.
4.
Asesmen sebaiknya meliputi berbagai bentuk tugas, instrumen, dan teknik yang
sesuai dengan tujuan pembelajaran yang ditargetkan.
5.
Laporan kemajuan belajar dan pencapaian peserta didik bersifat sederhana dan
informatif, memberikan informasi yang bermanfaat untuk peserta didik dan orang tua,
dan data yang berguna untuk penjaminan dan peningkatan mutu pembelajaran.
17
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
REFLEKSI:
Apa yang perlu diperhatikan
dalam menerapkan prinsip
asesmen pada pembelajaran
paradigma baru / kurikulum
merdeka?
18
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
SELANJUTNYA MARI KITA PELAJARI
TENTANG :
Paradigma Asesmen
Langkah-Langkah Perencanaan,
Pelaksanaan, dan Pengolahan
Asesmen Formatif dan Sumatif
•Jenis Asesmen
berdasarkan fungsinya
Jenis dan Fungsi Asesmen
19
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
JENIS DAN FUNGSI ASESMEN:
Assessment as Learning: asesmen sebagai
proses pembelajaran
Assessment for Learning: asesmen untuk
proses pembelajaran
Assessment of learning: asesmen pada akhir
proses pembelajaran
Selama ini pelaksanaan asesmen cenderung
berfokus pada asesmen sumatif (assessment
OF learning) yang dijadikan acuan untuk
mengisi laporan hasil belajar, sehingga hasil
asesmen belum dimanfaatkan sebagai umpan
balik untuk perbaikan pembelajaran.
Pada pembelajaran paradigma
baru, pendidik diharapkan
menyelenggarakan lebih banyak
asesmen formatif untuk
meningkatkan kualitas
pembelajaran.
20
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
FUNGSI ASESMEN
Asesmen SEBAGAI
Proses Pembelajaran
(Assessment AS Learning)
Asesmen UNTUK
Proses Pembelajaran
(Assessment FOR Learning)
Asesmen PADA AKHIR
Proses Pembelajaran
(Assessment OF Learning)
• Asesmen untuk refleksi proses
pembelajaran
• Berfungsi sebagai asesmen
formatif
• Asesmen untuk perbaikan
proses pembelajaran
• Berfungsi sebagai asesmen
formatif
• Asesmen untuk evaluasi pada
akhir proses pembelajaran
• Berfungsi sebagai asesmen
sumatif
Perbedaan assessment as dan for learning adalah assessment as learning
lebih melibatkan peserta didik secara aktif dalam kegiatan asesmen
tersebut. Peserta didik diberi pengalaman untuk belajar menjadi penilai bagi
diri sendiri dan temannya. Penilaian diri (self assessment) dan penilaian
antar teman merupakan contoh assessment as learning.
Dalam assessment as learning peserta didik sebaiknya dilibatkan dalam
merumuskan prosedur, kriteria, maupun rubrik/pedoman asesmen sehingga
mereka mengetahui dengan pasti apa yang harus dilakukan agar
memperoleh capaian belajar yang maksimal.
21
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
PARADIGMA ASESMEN
Langkah-Langkah Perencanaan,
Pelaksanaan, dan Pengolahan Asesmen
Formatif dan Sumatif
Prinsip-prinsip Pelaporan Asesmen
•Pemahaman yang perlu
dimiliki pendidik untuk
melaksanakan asesmen
dengan efektif
Paradigma Asesmen
22
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
1.
Penerapan pola berpikir
bertumbuh (growth mindset)
kesalahan akan menstimulasi
perkembangan otak peserta
didik jika diterima,
dikomunikasikan dan dicarikan
solusi
Kesalahan dalam belajar itu
wajar.
Tetapi tentang pemahaman,
penalaran, penerapan, serta
kemampuan menilai dan berkarya
secara mendalam.
Belajar bukan tentang
kecepatan,
Pengondisian lingkungan
belajar (fisik dan psikis) di
sekolah dan rumah akan
mempengaruhi
pencapaian hasil belajar
Lingkungan belajar
akan sangat mempengaruhi
performa peserta didik.
Ekspektasi pendidik yang
positif
membiasakan peserta didik
untuk melakukan asesmen diri,
asesmen antarteman, refleksi
diri, dan pemberian umpan balik
antarteman.
Berlatih melakukan asesmen
Mereka memiliki peta jalan
belajar yang berbeda, dan tidak
perlu dibandingkan dengan
teman-temannya.
Setiap peserta didik unik,
Pemberian umpan balik yang tepat
akan berpengaruh pada motivasi
belajar peserta didik.
Apresiasi /Umpan Balik
PARADIGMA ASESMEN
23
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Klarifikasi
Penilaian
Perhatian
Saran
Apresiasi
• Apa yang kamu
maksud dengan …
• Bisa tolong jelaskan
lagi tentang …
• Bagaimana itu bisa
terjadi?
• Bagian ini efektif
karena …
• Ini menarik karena …
• Ini ide yang bagus
untuk …
• Saya membayangkan
bagaimana jika …
• Apakah mungkin jika
…
• Saya belum paham
bagaimana …
• Bagaimana kamu
bisa…
• Pernahkah kamu
berpikir tentang …
• Bagaimana kalau
menambahkan …
• Bisakah kamu
menghapus bagian
…
• Idemu mengingatkan
saya pada …
• Saya bisa melihat
pekerjaan …ini bisa
saya gunakan juga
• Saya belajar … dari
jawabanmu
Dikutip dari https://sonyaterborg.com/2018/10/21/ladder-of-feedback/
Contoh praktik baik memberikan umpan balik
secara berjenjang
LADDER OF FEEDBACK
24
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
2. Terpadu
PARADIGMA ASESMEN
Asesmen dilaksanakan
terpadu dengan pembelajaran
mencakup kompetensi pada
ranah sikap, pengetahuan,
dan keterampilan yang
saling terkait. Rumusan
capaian pembelajaran telah
mengakomodasi tiga ranah
tersebut.
25
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
3.Keleluasan dalam Menentukan
Waktu Asesmen
PARADIGMA ASESMEN
Asesmen diagnostic
●
Awal pembelajaran
●
Awal lingkup materi
Asesmen formatif
●
Selama proses pembelajaran
Asesmen sumatif
●Selesai 1 lingkup materi (terdiri beberapa tujuan pembelajaran)
●Pada akhir fase
●Jika diperlukan untuk menguatkan konfirmasi capaian hasil
belajar, asesmen sumatif dapat dilakukan pada akhir semester,
berfokus pada kompetensi yang dipelajari selama satu semester.
26
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
4.Keleluasan Dalam Menentukan
Jenis
PARADIGMA ASESMEN
Pendidik diberikan keleluasaan dalam
merencanakan dan menggunakan jenis
asesmen dengan mempertimbangkan:
karakteristik mata pelajaran,
karakteristik dan kemampuan
peserta didik, capaian pembelajaran,
dan tujuan pembelajaran, serta
sumber daya pendukung yang
tersedia.
27
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
5.Keleluasan Dalam Menggunakan
Teknik dan Instrumen Asesmen
PARADIGMA ASESMEN
Pendidik diberikan keleluasaan
dalam menggunakan
Teknik (cth: observasi, performa,
tes tertulis/lisan) dan instrumen
penilaian (cth: rubrik, eksemplar,
ceklist, catatan anekdotal, grafik
perkembangan peserta didik).
28
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
6. Keleluasaan dalam Menentukan Kriteria
Ketercapaian Tujuan Pembelajaran
kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran
menjadi sumber informasi atau data bagi pendidik
untuk menentukan tindak lanjut penyesuaian
pembelajaran sesuai kondisi peserta didik.
8. Keleluasaan dalam Menentukan Kriteria
Kenaikan Kelas
Pendidik dan satuan pendidikan diberikan
keleluasaan untuk menentukan kriteria kenaikan
kelas, dengan mempertimbangkan:
• Laporan Kemajuan Belajar
• Laporan Pencapaian Projek Profil Pelajar Pancasila
• Portofolio peserta didik
• Ekstrakurikuler/prestasi/penghargaan peserta didik
• Tingkat kehadiran
7. Keleluasaan dalam
Mengolah Hasil Asesmen
Pengolahan hasil asesmen dilakukan
dengan memanfaatkan hasil formatif
dan sumatif. Terdapat 2 jenis data
yaitu data hasil asesmen yang
berupa angka (kuantitatif) serta data
hasil asesmen yang berupa narasi
(kualitatif).
PARADIGMA ASESMEN
29
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
PENGOLAHAN ASESMEN
Prinsip-prinsip Pelaporan Asesmen
Alur pelaksanaan asesmen
DASMEN
Langkah-Langkah
Perencanaan, Pelaksanaan,
dan Pengolahan Asesmen
Formatif dan Sumatif
30
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
ASESMEN
PADA KURIKULUM MERDEKA
Asesmen adalah aktivitas penilaian yang menjadi
kesatuan dalam proses pembelajaran. Asesmen
dilakukan untuk mencari bukti ataupun dasar
pertimbangan tentang ketercapaian tujuan
pembelajaran.
Asesmen-asesmen yang harus dilakukan adalah:
Diagnostik, formatif dan sumatif
31
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
PELAKSANAAN DAN TEKNIK ASESMEN
Diagnostik
Formatif
Sumatif
Pelaksanaan
●Analisis rapor
siswa (kognitif)
●Awal tahun
ajaran baru
(kesiapan
belajar, minat,
profil siswa)
●
Awal
Pembelajaran
●
Saat proses
pembelajaran
untuk
mencapai
tujuan
pembelajaran
Akhir semester
atau akhir tahun
dari beberapa
capaian
pembelajaran
32
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
PELAKSANAAN DAN TEKNIK ASESMEN
Diagnostik
Formatif
Sumatif
Teknik penilaian ●
Tes tertulis
●Tes lisan
●Wawancara
●Laporan Observasi
●Laporan Praktek
●Drama (bermain peran)
●Jurnal
●Presentasi hasil diskusi
●Tes tertulis (Pilihan ganda / essay)
●Tes lisan
●Poster / gambar
●Pidato
33
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Bentuk Asesmen Formatif dan Sumatif
Contoh bentuk asesmen tertulis
Refleksi
• Melatih murid untuk berperan aktif dalam
mengevaluasi pembelajaran mereka sendiri dan
memikirkan bagaimana cara mereka dapat
memperbaiki diri.
• Hasil refleksi ini dapat digunakan guru untuk
melihat sisi lain proses pembelajaran murid
Jurnal
• Melatih kemampuan murid untuk mengorganisasi
dan mengekspresikan ide/pemikiran mereka dalam
bentuk tulisan.
• Biasanya ditulis dengan bahasa yang kurang formal
sehingga memberikan murid kebebasan berpikir
kreatif.
• Menjadi alat untuk murid merefleksikan
perkembangan mereka secara berkesinambungan.
Esai
• Mengasah keterampilan menulis akademis
murid, seperti mengembangkan argumen,
menyajikan bukti, mencari sumber
terpercaya untuk mendukung argumen,
dan menggunakan referensi dengan tepat.
• Mengembangkan cara berpikir kritis dan
daya analisis murid.
Poster
• Mendorong kemampuan murid
untuk mengeksplorasi topik
dan mengkomunikasikan
pemahaman mereka dengan
cara semenarik mungkin
Tes Tertulis
• Kuis pilihan ganda
• Kuis pertanyaan
• Menerapkan umpan balik
34
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Diskusi kelas
• Mengembangkan kemampuan berkomunikasi murid
di depan publik dan mengemukakan pendapat.
• Melatih murid untuk belajar berdemokrasi,
mendengarkan dan menerima pendapat orang lain
yang mungkin berbeda dengannya, juga merespons
pendapat tersebut dengan cara yang sopan dan
simpatis.
Drama
• Mengembangkan kemampuan seni peran dan
berkomunikasi murid.
• Mendorong murid untuk melihat sebuah
masalah dari perspektif yang berbeda
sehingga dapat menumbuhkan jiwa empati dan
berpikiran kritis murid.
Produk
• Membuat model miniatur 3 dimensi
(diorama), produk digital, produk seni,
dll.
• Mengembangkan kreativitas
• Menanamkan pengertian mengenai
sebuah peristiwa
Presentasi
• Mengembangkan
kemampuan berkomunikasi
• Mendorong murid untuk
memahami topik presentasi
dengan mendalam
Tes Lisan
• Kuis tanya jawab secara
lisan
• Mengonfirmasi pemahaman
murid
• Menerapkan umpan balik
Bentuk Asesmen Formatif dan Sumatif
Contoh bentuk asesmen tidak tertulis
35
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Manfaat Asesmen
Diagnostik
Formatif
Sumatif
Manfaat
●Teridentifikasinya
masalah atau
kesulitan belajar
yang dialami
siswa
●Teridentifikasinya
kesiapan belajar,
minat dan profil
siswa
Memberikan informasi
atau umpan balik bagi
pendidik dan peserta
didik untuk memperbaiki
proses belajar baik
strategi, metode maupun
media
Memastikan
ketercapaian atau
alat ukur
keseluruhan tujuan
pembelajaran pada
akhir proses
pembelajaran
36
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Alur Asesmen
1
Menggunakan alur tujuan
pembelajaran yang telah
disusun, kemudian
identifikasi tujuan
pembelajaran yang
menjadi kompetensi yang
diinginkan.
Mengidentifikasi bentuk
asesmen yang hendak
dilakukan untuk
mengukur pembelajaran
secara formatif maupun
sumatif.
2
3
Membuat instrumen
asesmen formatif dan
sumatif bersamaan
dengan menyusun
modul ajar.
4
Pelaksanaan
Asesmen
Formatif dan
Sumatif
5
Mengolah Hasil
Asesmen
37
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Menentukan Ketercapaian Tujuan
Pembelajaran
Pendidik tidak disarankan untuk
menggunakan angka mutlak (misalnya 75, 80,
dan sebagainya) sebagai kriteria.
Pendidik diperkenankan untuk menggunakan
interval nilai (misalnya 70 - 85, 85 - 100, dan
sebagainya).
38
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Kriteria Menentukan Ketercapaian Tujuan
Pembelajaran
Kriteria yang digunakan untuk menentukan apakah
peserta didik telah mencapai tujuan pembelajaran dapat
dikembangkan pendidik dengan menggunakan beberapa
pendekatan :
Pendekatan 1: Menggunakan deskripsi kriteria
Pendekatan 2: Menggunakan rubrik
Pendekatan 3: Menggunakan interval nilai
39
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Rubrik
Pedoman yang dibuat untuk menilai dan mengevaluasi kualitas capaian kinerja peserta
didik sehingga pendidik dapat menyediakan bantuan yang diperlukan untuk
meningkatkan kinerja. Rubrik juga dapat digunakan oleh pendidik untuk memusatkan
perhatian pada kompetensi yang harus dikuasai. Capaian kinerja dituangkan dalam
bentuk kriteria atau dimensi yang akan dinilai yang dibuat secara bertingkat dari kurang
sampai terbaik.
Ceklis
Daftar informasi, data, ciri-ciri, karakteristik, atau elemen yang dituju.
Catatan
Anekdotal
Catatan singkat hasil observasi yang difokuskan pada performa dan perilaku yang
menonjol, disertai latar belakang kejadian dan hasil analisis atas observasi yang
dilakukan.
Grafik
Perkembangan
(Kontinum)
Grafik atau infografik yang menggambarkan tahap perkembangan belajar.
Contoh Instrumen Asesmen
Pada Modul Ajar
40
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Kriteria Menentukan Ketercapaian
Tujuan Pembelajaran
Contoh :
Mata pelajaran
: Bahasa Indonesia
Fase
: C
Tujuan Pembelajaran
: Peserta didik mampu menulis laporan hasil
pengamatan untuk menyakinkan pembaca”
Contoh Kriteria Menentukan Ketercapaian Tujuan
Pembelajaran
41
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Pengolahan Hasil Asesmen
Pengolahan hasil asesmen dilakukan dengan menganalisis
secara kuantitatif dan/atau kualitatif terhadap hasil asesmen.
Hasil asesmen untuk setiap Tujuan Pembelajaran diperoleh
melalui data kualitatif (hasil amatan atau rubrik) maupun data
kuantitatif (berupa angka). Data-data ini diperoleh dengan
membandingkan pencapaian hasil belajar peserta didik
dengan kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran, baik pada
capaian pembelajaran di akhir fase, maupun tujuan-tujuan
pembelajaran turunannya.
42
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Komponen Rapor Peserta Didik
1.
Identitas peserta didik
2.
Nama satuan pendidikan
3.
Kelas
4.
Semester
5.
Mata pelajaran
6.
Nilai
7.
Deskripsi
8.
Catatan guru
9.
Presensi
10.
Kegiatan ekstrakurikuler.
43
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Deskripsi Capaian Kompetensi
Dalam penyusunan deskripsi capaian kompetensi,
Pendidik harus mengidentifikasi capaian kompetensi
tertinggi dan terendah.
Untuk melihat Capaian kompetensi tertinggi ditandai
dengan warna hijau dan capaian kompetensi terendah
ditandai dengan warna merah.
Capaian tertinggi
Capaian terendah
44
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Contoh Pengolahan Hasil Asesmen
Pengolahan hasil asesmen
Beberapa Tujuan Pembelajaran (TP)
menjadi penilaian
45
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Pengolahan Nilai Akhir Asesmen
Pengolahan nilai rapor
46
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
KOLABORASI (30”)
Buatlah aktivitas serta asesmen formatif dengan memilih
salah satu mata pelajaran dari Capaian Pembelajaran.
Berkolaborasi Membuat Aktivitas Siswa dan Asesmen
47
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Elaborasi Pemahaman (20”)
LK Elaborasi Pemahaman Dalam
Pengolahan nilai rapor
48
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
DEMONSTRASI KONTEKSTUAL (60”)
Presentasikan dari tiap kelompok hasil
pembuatan asesmen di mana tiap kelompok akan
mempresentasikan hasilnya selama 10 menit
49
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Refleksi Terbimbing dan Aksi Nyata (20”)
○ Apa hal baru yang telah Bapak/ibu pelajari mengenai
manfaat asesmen?
○ Apa pemikiran baru yang Bapak/ibu dapatkan dalam
sesi sekarang ini?
○ Apa hal yang sudah tepat Bapak/ibu lakukan selama
ini terkait pengolahan hasil asesmen?
○ Apa yang akan Bapak/ibu lakukan dengan pemikiran
baru yang Bapak/ibu dapatkan? Jelaskan rencana,
tantangan, dan peluangnya.
50
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
KUIS KAHOOT
Tulis pada URL :
kahoot.it
51
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Panduan Pembelajaran dan Asesmen
Tahun 2022
52
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 52
SLIDE
Similar Resources on Wayground
49 questions
Articles: an, an, the, -
Lesson
•
6th Grade
46 questions
IKM RA
Lesson
•
KG
49 questions
IPAS KELAS 5 BAB 8 Bumiku Sayang Bumiku Malang
Lesson
•
5th Grade
50 questions
Pelestarian Hewan, Tumbuhan Langka dan Sikap Peduli Terhadap
Lesson
•
6th Grade
43 questions
Pembelajaran 1 dan 2 tema 2 sub tema 2
Lesson
•
6th Grade
51 questions
Muatan Lokal Batik Tulis Lasem
Lesson
•
6th Grade
45 questions
Kelas 7 - Laboratorium, Percobaan, dan Pengukuran
Lesson
•
7th Grade
45 questions
PPKn kelas 7 bab 5
Lesson
•
7th Grade
Popular Resources on Wayground
15 questions
Fractions on a Number Line
Quiz
•
3rd Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
25 questions
Multiplication Facts
Quiz
•
5th Grade
29 questions
Alg. 1 Section 5.1 Coordinate Plane
Quiz
•
9th Grade
22 questions
fractions
Quiz
•
3rd Grade
11 questions
FOREST Effective communication
Lesson
•
KG
20 questions
Main Idea and Details
Quiz
•
5th Grade
20 questions
Context Clues
Quiz
•
6th Grade
Discover more resources for Special Education
20 questions
Context Clues
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Figurative Language Review
Quiz
•
6th Grade
36 questions
6th Grade Math STAAR Review
Quiz
•
6th Grade
10 questions
Cell Organelles and Their Functions
Interactive video
•
6th - 10th Grade
20 questions
Graphing Inequalities on a Number Line
Quiz
•
6th - 9th Grade
30 questions
Literary Terms and Definitions Quiz
Quiz
•
6th Grade
23 questions
Solve and Graph Inequalities
Quiz
•
6th Grade
15 questions
Distributive Property & Review
Quiz
•
6th Grade