Search Header Logo
Himpunan

Himpunan

Assessment

Presentation

•

Mathematics

•

12th Grade

•

Practice Problem

•

Hard

Created by

Suci putri

Used 13+ times

FREE Resource

20 Slides • 0 Questions

1

HIMPUNAN

media
  • Definisi Himpunan

  • Jenis - Jenis Himpunan

  • Hubungan Antarhimpunan

  • Operasi Himpunan

  • Konsep Himpunan dalam Kehidupan

    sehari - hari

2

​Definisi Himpunan

Himpunan merupakan sekumpulan benda atau objek yang memiliki ciri-ciri sama dan dapat didefinisikan dengan jelas objek tersebut termasuk himpunan atau tidak termasuk dalam himpunan.

Subject | Subject

Some text here about the topic of discussion

3

  1. Untuk jumlah anggota himpunan yang sangat banyak dan tidak dapat dituliskan satu persatu (masih berlajut) dapat digunakan tanda tiga titik atau " ... ".

  2. Banyak nya anggota himpunan A ditulis " n(A) ".

  1. Anggota himpunan dilambangkan

    " ϵ ".

  2. Bukan anggota himpunan dilambangkan " ∉ ".

  3. Anggota himpunan ditulis "{}".

  1. Gunakan tanda " . " sebagai pemisah antara anggota yang satu dengan yang lain.

Istilah - Istilah dalam Himpunan

Some text here about the topic of discussion

4

​Beberapa cara yang digunakan untuk

menyatakan Himpunan, sebagai berikut :

a. Mendaftar anggota himpunan atau Roster

Contohnya :

A : {Aris, Angga, Anita, Alea, Ahmad, Andi, Anti, Anna, Amara, Asti}

B : {Bandung, Banjar, Bekasi, Bogor, Cimahi, Cirebon, Depok, Sukabumi}

Subject | Subject

Some text here about the topic of discussion

5

b. Menggunkan diagram Venn

Hal-hal yang harus diperhatikan untuk membuat diagram Venn yaitu :

  • Himpunan semesta digambarkan dengan bentuk persegi panjang dan terdapat symbol " S " dituliskan pada pojok kiri atas .

  • Himpunan yan menjadi fokus utama pembahasan dinyatakan dalam bentuk lingkaran atau kurva tertutup.

  • Setiap anggota himpunan dilambangkan dengan noktah atau titik yang didiberi nama.

contohnya :

S = {0,1, 2, 3, 4, ,5, 6, 7, 8, 9}

A = {2, 4, 6, 8}

6

d. Menggunakan notasi pembentuk himpunan

( Rule )

Contohnya :

A = {x|x adalah Nama - nama siswa berawalan huruf A}

B = {x|x Nama - nama kota di Jawa Barat}

c. Menuliskan sifat anggota himpunan

Contohnya :

A merupakan nama-nama siswa yang memiliki huruf awal A, sedangkan B merupakan nama-nama kota di Jawa Barat. Sehingga dapat dinyatakan sebagai berikut :

A = { Nama - nama siswa berawalan huruf A }

B = { Nama - nama kota di Jawa Barat }

Some text here about the topic of discussion

7

Himpunan Nol merupakan yang hanya memilik 0 sebagai anggota himpunannya. Contohnya :

  • Himpunan bilangan cecah yang kurang dari 1

  • Himpunan bilangan bulat antara -1 dan 1

​2. Himpunan Nol

Himpunan Kosong merupakan himpunan yang tidak memiliki anggota, dilambangkan dengan "{ } " atau " ⊘".

Contohnya :

  • Hinmpunan bilangan asli kurang dari 1

  • Himpunan nama bulan dalam setahun yang terdiri dari 27 hari

Jenis - Jenis Himpunan

Some text here about the topic of discussion

  1. ​Himpunn Kosong

8

3. Himpunan Semesta

Himpunan Semesta merupakan himpunan yang memuat semua anggota atau objek himpunan yang sedang dibicarakan. Himpunan ini dilambangkan denan " S ". Contohnya :

A = {Aris, Angga, Anita, Alea, Ahmad}

A adalah nama-nama siswa yang berawalan huruf AS = {Santi, Dadan, Aris, Angga, Dewi, Anita, Susan, Ahmad, Alea, Maman}

Himpunan Semesta berupa nama-nama siswa kelas 2

Subject | Subject

Some text here about the topic of discussion

9

​4. Himpunan Bagian

Himpunan Bagian merupakan himpunan yang semua anggotanya terdapat dalam himpunan lainnya. Himpunan ini dilambangkan dengan " ⊂ " = himpunan bagian dari. Sedangkan lambang " ⊄ " = bukan himpunan bagian dari. Contohnya :

  • A ⊂ B atau B ⊃ A = A adalah himpunan bagian dari B karena anggota himpunan A merupakan anggota himpunan B. A ⊄ B = A bukan himpunan bagian dari B.

  • A = {1, 3, 5, 7, 9}

    B = {1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10}

    A ⊂ B

Subject | Subject

Some text here about the topic of discussion

10

Banyak himpunan bagian dari suatu himpunan adalah 2n dengan n = banyaknya anggota himpunan tersebut. Contohnya :

M = {1, 3, 5}

n(M) = 3 → M = 23 = 8, yaitu { }, {1}, {3}, {5}, {1,3}, {3,5}, {1,3,5}

Subject | Subject

Some text here about the topic of discussion

11

Hubungan Antarhimpunan

​1. Himpunan saling lepas atau saling asing

Dua himpunan yang tidak kosong, dikatakan saling asing atau saling lepas jika himpunan tersebut tidak memiliki anggota yang sama ( anggota persekutuan ).

Contohnya :

A = {1, 3, 5, 7, 9}

B = {2, 4, 6, 8}

A ⊃⊂ B = A dan B dua himpunan saling lepas atau saling asing karena tidak memiliki anggota yang sama.

Some text here about the topic of discussion

12

​2. Himpunan berpotongan

Dua himpunan yang tidak kosong dikatakan saling berpotongan bila memiliki anggota yang sama (anggota persekutuan) tetapi masih ada anggota lain pada masing-masing himpunan yang tidak sama. Himpunan yang berpotongan dilambangkan dengan " ∩ " dan dapat dinyatakan dengan diagram Venn. Contohnya :

A = {a, i, u, e, o}

B = {a, b, c, d, e, f}

Anggota persekutuan A dan B = (a,e) sehingga A ⋂ B

Subject | Subject

Some text here about the topic of discussion

13

Dua himpunan tidak kosong dikatakan ekuivalen jika banyak anggota dari kedua himpunan tersebut sama. Contohnya :

A = {a, b, c, d}

B = {1, 2, 3, 4}

Maka n(A) = n(B)

4. Himpunan Ekuivalen

Dua himpunan tidak kosong dikatakan sama apabila memiliki anggota himpunan yang sama. Contohnya :

A = {1, 2, 3, 4}

B = {4, 2, 1, 3}

Maka A = B

​3. Himpunan Sama

Some text here about the topic of discussion

14

  • Jika kedua himpunan sama maka akan berlaku A = B sehingga A ∩ B = A dan A ∩ B = B

  • Jika A dan B saling lepas maka

    A ∩ B = ∅.

  • Jika A ⊂ B maka A ∩ B = A.

A dab B memiliki anggota persekutuan (beririsan) → A ∩ B = {x|x ∊ A dan x ∊ B}.

Contohnya :

A = {a, i, u, e, o}

B = {a, b , c, d, e, f}

Anggota pesekutuan A dan B = {a,e} sehinga A ∩ B

​1. Irisan Himpunan (intersection/∩)

Operasi Himpunan

Beberapa oprasi pada himpunan yaitu :

Some text here about the topic of discussion

15

Tentukan :

a. A ⋂ B = {a,e}, n(A ⋂ B) = 2

b. A ⋃ B = {a, b, c, i, d, u, e, o, f}

c. n(A ⋃ B) = n(A) + n(B) - n(A ⋂ B)

= 5 + 6 - 2 = 9

  • Apabila A ∊ B maka A ⋃ B = B

  • Apabila A = B maka A ⋃ B = A = B

Gabungan himpunan memiliki anggota-anggota himpunan yang anggotanya berasal dari himpunan A atau himpunan B, dilambangkan dengan A ⋃ B = {x|x ∊ A atau x ∊ B}. Banyaknya anggota himpunan A ⋃ B yaitu: n(A ⋃ B) = n(A) + n(B) - n(A ⋂ B).

Contohnya :

A = {a, i, u, e, o}

B = {a, b, c, d, e, f}

2. Gabungan Himpunan (Union/⋃)

Some text here about the topic of discussion

16

​3. Selisih himpunan (Difference/ − )

Selisih dua himpunan meliputi semua anggota himpunan yang tidak memiliki himpunan lain. Selisih antar dua himpunan tersebut dlambangkan dengan tanda kurang (−), ditulis dengan persamaan A−B = {x|x ∊ A atau x ∉ B} atau B−A = {x|x ∊ B atau x ∉ A}

Contohnya :

A = {a, b, c, d, e}

B = {a, i, u, e, o}

A − B = {b, c, d}

B − A = {I, U, O}

Subject | Subject

Some text here about the topic of discussion

17

4. Komplemen himpunan ( Ac )

Komlemen dari sebuah himpunan A adalah semua anggota himpunan semestan (S) yang tidak ada di himpunan A, komplemen suatu himpunan dilambangkan dengan pangkat C yang melekat pada himpunan tersebut dan persamaannya Ac = {x|x ∊ S tetapi x ∉ A}.

Contohnya :

S = {1, 2, 3, 4, 5, 6, 7}

A = {3, 4, 7}

Ac = {1, 2, 5, 6}

Subject | Subject

Some text here about the topic of discussion

18

Contuhnya :

A = {a, b, c, d, e}

B = {a. i u. e, o}

A ⊕ B = { b, c, d, i, u, o}

Operasi himpunan beda setangkup menghasilkan anggota-anggota himpunan yang dioperasikan tetapi tidak termasuk anggota irisannya. Hasil perasi beda setangkup merupakan anggota himpunan A atau B teap tidak keduanya. Beda setangkup dilambangkan dengan ⊕ dan persamaannya A ⊕ B = {x|x ∊ A tetapi x ∉ B dan x ∊ B tetapi x ∉ A} atau A ⊕ B = (A∪B) − (A∩B) atau A ⊕ B = ( A − B ) ∪ (B − A).

5. Beda setangkup (symmetric difference)

Some text here about the topic of discussion

19

Pembahasan :

Diketahui:

A = Anggota himpunan matematika

B = anggota himpunan fisika

n(A∪B) = 40

n(A) = 30

n(B) = 25

Contoh :

Kelas 2B memiliki jumlah siswa 40 orang. 30 orang menyukai mtematika dan 25 orang menyukai fisika. Tentukan banyak siswa yang :

1. Gemar matematka dan fisika

2. Gemar matematika saja

3. Gemar fisika saja

Konsep Himpunan dalam Kehidupan Sehari-hari

Some text here about the topic of discussion

20

2. Siswa yang gemar matematika

saja = 30 − 15 = 15 siswa

3. Siswa yang gemar fisika saja =

25 − 15 = 10 siswa

  1. Siswa gemar matematika dan fisika = n(A⋂B)

    n(A ∪ B) = n(A) + n(B) − n(A⋂B)

    40 = 30 + 25 − n(A⋂B)

    40 = 55 − n(A⋂B)

    n(A⋂B) = 55 − 40

    (A⋂B) = 15

    Siswa yang gemar matematika dan fisika adalah 15 siswa

Some text here about the topic of discussion

pattern-tertiary

HIMPUNAN

media
  • Definisi Himpunan

  • Jenis - Jenis Himpunan

  • Hubungan Antarhimpunan

  • Operasi Himpunan

  • Konsep Himpunan dalam Kehidupan

    sehari - hari

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 20

SLIDE