Search Header Logo
Sejarah Uang

Sejarah Uang

Assessment

Presentation

Social Studies

4th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Fitriatul Khasanah

Used 8+ times

FREE Resource

19 Slides • 0 Questions

1

2

media

UANG BARANG

(COMODITY MONEY)

UANG LOGAM

(METALIC MONEY)

3

media

Barter adalah kegiatan tukar-menukar barang atau jasa
yang terjadi tanpa perantaraan uang. Tahap selanjutnya
menghadapkan manusia pada kenyataan bahwa apa yang
diproduksi sendiri tidak cukup untuk memenuhi
kebutuhannya.

Untuk memperoleh barang-barang yang tidak dapat
dihasilkan sendiri mereka mencari dari orang yang mau
menukarkan barang yang dimilikinya dengan barang lain
yang dibutuhkannya. Akibatnya barter, yaitu barang
ditukar dengan barang.

4

media

Kesulitan yang dialami oleh manusia dalam barter adalah
kesulitan mempertemukan orang-orang yang saling
membutuhkan dalam waktu bersamaan.

Kesulitan itu telah mendorong manusia untuk
menciptakan kemudahan dalam hal pertukaran, dengan
menetapkan benda-benda tertentu sebagai alat tukar.

Sampai sekarang barter masih dipergunakaan pada saat
terjadi krisis ekonomi di mana nilai mata uang
mengalami devaluasi.

5

media

Adalah commodity money yaitu

uang dengan nilai dan nominal yang

sama dengan nilai barang-barang
yang ditetapkan sebagai standar
nilai dan dapat ditukarkan dengan

barang-barang standar tersebut

atas dasar perbandingan tertentu.

6

media

7

media

Seperti halnya yang terjadi di negara lain,

penerbitan dan penggunaan uang kertas sebagai
alat tukar dalam dunia perdagangan di Indonesia,

lebih belakangan dibandingkan

dengan penggunaan koin atau uang logam

Perkembangan uang kertas

di wilayah nusantara tidak dapat
dilepaskan dari perkembangan

politik, kolonialisme

dan pembentukan negara baru.

uang sebagai instrumen
moneter suatu negara

berada di bawah

wewenang pemerintahan

yang berkuasa.

8

media

Sejarah
Singkat

Mata Uang

Rupiah

9

media

Berdasarkan inskripsi-inskripsi jaman dulu,
koin Indonesia yang dicetak pertama kali
adalah sekitar tahun 800-850 Masehi, yaitu
pada jaman kerajaan Mataram Syalendra
yang berpusat di Jawa Tengah. Koin-koin
tersebut dicetak dalam dua jenis bahan, yaitu
dari perak dan emas. . Dan berdasarkan
Prasasti Bulai sekitar tahun 860 Masehi,
standar untuk berat dan nilainya adalah:

10

media

Masa (biasa disingkat Ma), mempunyai

berat standar 2,4 gram

Atak, adalah setengan dari Masa, atau

mempunyai nilai dua Kupang (dua Ku).

Berat standar satuan Atak adalah 1,2

gram.

Kupang (disingkat Ku), mempunyai berat

standar 0,60 gram, dan biasanya disebut

seperempat Masa

11

media

• Pada Jaman Dinasti Sung di Cina (960-1279)

merupakan puncak-puncaknya dimana banyak sekali
orang Cina yang datang ke Jawa untuk berdagang.
Bersamaan dengan kedatangannya, dibawa juga koin-
koin kepeng Cina untuk dipakai sebagai alat
pembayaran. Karena banyaknya jumlah peredaran
uang kepeng tersebut, yang akhirnya menyisihkan
mata uang lokal yang terbuat dari perak dan emas
Masa dan Tahil. Hal-hal yang mungkin dapat
dijadikan alasan, karena uang kepeng mempunyai
lubang ditengahnya, sehingga praktis untuk dibawa
kemana-mana dan tidak mudah hilang.

12

media

Biasanya uang itu direnteng dalam ikatan 1.000

buah per ikatnya. Alasan lainya bahwa koin perak dan
emas lokal merupakan mata uang dalam pecahan
besar. Masyarakat sangat membutuhkan uang-uang
dalam nilai pecahan kecil, yang sangat diperlukan
untuk perdagangan.

13

media

Koin kepeng Cina telah
digunakan sebagai alat
pembayaran yang sah di

Indonesia selama kurun waktu
900 tahun atau 9 abad! Bahkan
di Bali, koin-koin Cina tersebut

masih dipakai sebagai alat
pembayaran sampai dengan
jaman Republik tahun 1950

14

media

Keadaan ekonomi di Indonesia
pada awal kemerdekaan ditandai

dengan hiperinflasi akibat

peredaran beberapa mata uang
yang tidak terkendali, sementara

Pemerintah RI belum memiliki
mata uang. Ada tiga mata uang
yang dinyatakan berlaku oleh
pemerintah RI pada tanggal 1
Oktober 1945, yaitu mata uang

Jepang, mata uang Hindia
Belanda, dan mata uang De

Javasche Bank

15

media

Gambar uang de Javasche Bank , Jepang & Hindia

Belanda

16

media

Kekacauan ekonomi akibat hiperinflasi diperparah oleh

kebijakan Panglima AFNEI (Allied Forces Netherlands East
Indies) Letjen Sir Montagu Stopford yang pada 6 Maret
1946 mengumumkan pemberlakuan mata uang NICA di
seluruh wilayah Indonesia yang telah diduduki oleh pasukan
AFNEI.

Kebijakan ini diprotes keras oleh pemerintah RI, karena

melanggar persetujuan bahwa masing-masing pihak tidak
boleh mengeluarkan mata uang baru selama belum adanya
penyelesaian politik. Namun protes keras ini diabaikan oleh
AFNEI. Mata uang NICA digunakan AFNEI untuk membiayai
operasi-operasi militernya di Indonesia dan sekaligus
mengacaukan perekonomian nasional, sehingga akan
muncul krisis kepercayaan rakyat terhadap kemampuan
pemerintah RI dalam mengatasi persoalan ekonomi
nasional.

17

media

18

media

Krisis ekonomi Asia

tahun 1998

menyebabkan nilai

rupiah jatuh

sebanyak 35% dan

membawa
kejatuhan

pemerintahan

Soeharto.

19

media

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 19

SLIDE