
EVOLUSI
Presentation
•
Biology
•
9th - 12th Grade
•
Practice Problem
•
Easy
Ani Aisyah
Used 2+ times
FREE Resource
39 Slides • 1 Question
1
BIOLOGI KELAS XII IPA
2
TEORI EVOLUSI
3
Evolusi : Pemahaman teori dan bukti evolusi Evolusi merupakan proses perubahan makhluk hidupsecara lambat dalam waktu yang sangat lama, sehingga berkembang menjadi berbagai spesies baru yang lebih lengkap struktur tubuhnya. Menurut teori evolusi, makhluk hidup yang sekarang berbeda dengan makhluk hidup jaman dahulu.
4
Multiple Choice
perhatikan gambar jerapa berikut, tentukan nama pencetus teori tersebut
Charles Darwin
Aristoteles
LAMARCK
Bastita
Eramus Darwin
5
MEKANISME EVOLUSI
6
Evolusi adalah proses perubahan makhluk
hidup yang terjadi dalam jangka waktu yang
sangat lama dan secara perlahan – lahan
sehingga akan terbentuk spesies baru.
A.MEKANISME EVOLUSI
7
8
LANJUTAN
Ketika organisme bereproduksi, keturunannya akan
mempunyai sifat-sifat yang baru. Sifat baru dapat
diperoleh dari perubahan gen akibat mutasi ataupun
transfer gen antar populasi dan antar spesies. Pada
spesies yang bereproduksi secara seksual, kombinasi gen
yang baru juga dihasilkan oleh rekombinasi genetika,
yang dapat meningkatkan variasi antara organisme.
Evolusi terjadi ketika perbedaan-perbedaan terwariskan
ini menjadi lebih umum atau langka dalam suatu
populasi. Evolusi didorong oleh dua mekanisme utama,
yaitu seleksi alam dan hanyutan genetik. Seleksi alam
merupakan sebuah proses yang menyebabkan sifat
terwaris yang berguna untuk keberlangsungan hidup
dan reproduksi organisme menjadi lebih umum
dalam suatu populasi dan sebaliknya, sifat yang
merugikan menjadi lebih berkurang.
9
LANJUTAN
ini terjadi karena individu dengan sifat-sifat
yang menguntungkan lebih berpeluang besar
bereproduksi, sehingga lebih banyak individu
pada generasi selanjutnya yang mewarisi sifat-
sifat yang menguntungkan ini. Setelah
beberapa generasi, adaptasi terjadi melalui
kombinasi perubahan kecil sifat yang terjadi
secara terus menerus dan acak ini dengan
seleksi alam. Sementara itu, hanyutan
genetik merupakan sebuah proses bebas yang
menghasilkan perubahan acak pada frekuensi
sifat suatu populasi.
10
SEJARAH SINGKAT TEORI EVOLUSI
Akar pemikiran evolusionis muncul sezaman dengan
keyakinan dogmatis yang berusaha keras mengingkari
penciptaan. Mayoritas filsuf penganut pagan di zaman
Yunani kuno mempertahankan gagasan evolusi. Jika
kita mengamati sejarah filsafat, kita akan melihat
bahwa gagasan evolusi telah menopang banyak filsafat
pagan.
Akan tetapi bukan filsafat pagan kuno ini yang telah
berperan penting dalam kelahiran dan perkembangan
ilmu pengetahuan modern, melainkan keimanan
kepada Tuhan. Pada umumnya mereka yang
memelopori ilmu pengetahuan modern mempercayai
keberadaan-Nya. Seraya mempelajari ilmu
pengetahuan, mereka berusaha menyingkap rahasia
jagat raya yang telah diciptakan Tuhan dan
mengungkap hukum-hukum dan detail-detail dalam
ciptaan-Nya.
11
Ahli Astronomi seperti Leonardo da
Vinci, Copernicus, Keppler dan Galileo;
bapak paleontologi, Cuvier; perintis botani dan
zoologi, Linnaeus; dan Isaac Newton, yang
dijuluki sebagai “ilmuwan terbesar yang pernah
ada”, semua mempelajari ilmu pengetahuan
dengan tidak hanya meyakini keberadaan
Tuhan, tetapi juga bahwa keseluruhan alam
semesta adalah hasil ciptaan-Nya Albert
Einstein, yang dianggap sebagai orang paling
jenius di zaman kita, adalah seorang ilmuwan
yang mempercayai Tuhan dan menyatakan,
“Saya tidak bisa membayangkan ada ilmuwan
sejati tanpa keimanan mendalam seperti itu.
12
LANJUTAN
Ibaratnya: ilmu pengetahuan tanpa agama akan
pincang.” Salah seorang pendiri fisika modern, dokter
asal Jerman, Max Planck mengatakan bahwa setiap
orang, yang mempelajari ilmu pengetahuan dengan
sungguh-sungguh, akan membaca pada gerbang
istana ilmu pengetahuan sebuah kata: “Berimanlah”.
Keimanan adalah atribut penting seorang
ilmuwan. Teori evolusi merupakan buah filsafat
materialistis yang muncul bersamaan dengan
kebangkitan filsafat-filsafat materialistis kuno dan
kemudian menyebar luas di abad ke-19. Seperti telah
disebutkan sebelumnya, paham materialisme
berusaha menjelaskan alam semata melalui faktor-
faktor materi.
13
EMPAT UTAMA TERJADINYA
MEKANISME EVOLUSI
Seleksi Alam
14
LANJUTAN
Mutasi Bias
Di samping menjadi sumber utama variasi,
mutasi dapat juga berfungsi sebagai mekanisme
evolusi nbila ada berbagai probabilitas pada
tingkat molekul agar mutasi dapat terjadi. Ini
merupakan proses mutasi yang yang
disebut mutasi bias. Bila dua genotip, misalkan
satu dengan nukleotida G dan satunya lagi
dengan nukleotida A pada posisi yang sama dan
punya fitness yang sama namun mutasi dari G
ke A lebih sering disbanding mutasi dari A ke G,
maka lebih cenderung terbentuk genotup dengan
nekleotida A. Perkembangan mutasi bias juga
sudah dijumpai pada evolusi morfologi
15
LANJUTAN
Penyimpangan Genetik
Penyimpangan genetik adalah perubahan
frekuensi alel dari satu generasi ke generasi
selanjutnya yang terjadi karena peran yang
bermain dalam menentukan apakah suatu
individu akan bertahan hidup dan bereproduksi.
Dalam istilah matematis alel menjadi
subjek sampling error. Akibatnya biloa tidak ada
gaya selektif atau gaya selektif relative rendah
frekuensi alel cenderung menyimpang ke atas
atau ke bawah secara acak.
16
LANJUTAN
Aliran Gen
Aliran gen atau gene flow merupakan
pertukaran gen antar populasi, yang biasanya
merupakan spesies yang sama. Ada atau
tidaknya aliran gen secara fundamental
mengubah perjalanan evolusi. Karena
kompleksitas organisme, dua populasi manapun
yang terpisah sempurna akhirnya akan
terbentuk ninkompatibilitas genetic melalui
proses netral, seperti model Bateson-
Dobzhansky-Muller, bahkan walaupun dua
populasi tersebut tetap identic dalam hal
adaptasi terhadap lingkungannya.
17
MACAM-MACAM TEORI EVOLUSI
Teori Evolusi Sintesis
Sekelompok ilmuwan yang bersikukuh
mempertemukan Darwinisme dengan ilmu genetika
dengan segala cara berkumpul dalam sebuah
pertemuan yang diadakan oleh “The Geological
Society of Amerika” atau Perkumpulan Masyarakat
Geologi Amerika, pada tahun 1941. Setelah
dilakukan pembicaraan panjang, mereka setuju
untuk membuat penjelasan baru tentang
Darwinisme. Beberapa tahun setelah itu, beberapa
ahli menghasilkan sebuah sintesis yang merupakan
hasil perpaduan dari berbagai bidang mereka
menjadi sebuah teori evolusi lain yang diperbaharui.
18
LANJUTAN
Teori Dalam Krisis
Teori Darwin pernah jatuh terpuruk dalam krisis
karena hukum-hukum genetika yang ditemukan
pada perempatan pertama abad ke-20. Di saat
gema buku Darwin tengah berkumandang,
seorang ahli botani Austria bernama Gregor
Mendel menemukan hukum penurunan sifat
pada tahun 1865. Meskipun tidak banyak
dikenal orang hingga akhir abad ke- 19,
penemuan Mendel mendapat perhatian besar di
awal tahun 1900-an.
19
LANJUTAN
Teori Harun Yahya
Salah satu tokoh yang kontra dengan
Darwinisme dan teorinya adalah Adnan Oktar
atau yang dikenal dengan nama Harun Yahya.
Beliau adalah seorang da‟i dan ilmuwan
terkemuka asal Turki yang memiliki nama asli
Adnan Oktar, yang lahir pada tahun 1956 di
Ankara. Dalam karyanya yang berjudul
Keruntuhan Teori Evolusi, Harun Yahya
mengungkapkan bantahan-bantahannya
terhadap teori evolusi yang dicetuskan oleh
Darwin diatas
20
BUKTI TERJADINYA EVOLUSI
Biogeografi
Penyebaran geografis spesies –biogeagrafi – adalah
hal yang pertama kali memberi ide akan adanya
evolusi kepada Darwin. Pulau-pulau memiliki banyak
spesies tumbuhan dan hewan yang bersifat
indigenous (asli, tidak ditemukan di tempat lain)
namunsangat erat hubungan kekerabatannya dengan
spesies di daratan utama terdekat atau di pulau-
pulau sekitarnya. Beberapa pertanyaan muncul.
Kenapa dua pulau dengan lingkungan yang mirip di
tempat yang berbeda di Bumi ini dihuni bukan oleh
spesies yang memiliki hubungan kekerabatan yang
sangat erat, tetapi oleh spesies yang secara
taksonomi terkait dengan tumbuhan dan hewan pada
daratan yang terdekat, dimana lingkunganya sering
kali sangat berbeda?
21
Anatomi Perbandingan
Pewarisan dengan modifikasi sangat jelas
terlihat pada kemiripan anatomi antara anatomi
spesies yang dikelompokan dalam kategori
taksonomi yang sama. Sebagai contoh, banyak
elemen kerangka yang sama menyusun tungkai
depan manusia, kucing, paus, kelelawar, dan
semua mamalia lain, meskipun tungkai tersebut
mempunyai fungsi yang sangat berbeda.
Tentunya, cara ternaik untuk membangun
infrastruktur sayap kelelawar bukan merupakan
cara terbaik utnuk membangun sirip paus.
22
LANJUTAN
Embriologi Perbandingan
23
LANJUTAN
Biologi Molekuler
kode ini.
24
B. MACAM – MACAM EVOLUSI
Berdasarkan hasilnya dibedakan menjadi dua, yaitu :
a. Evolusi Progresif
Yaitu evolusi yang menuju pada kemungkinan dapat
bertahan hidup atau survive. Contoh :
b. Evolusi regresif (retrogreslf)
Yaitu evolusi menuju pada kemungkinan menjadi
punah. Contoh : dinosaurus.
Berdasar objek yang mengalami dibedakan menjadi dua,
yaitu :
a. Evolusi organik
Yaitu evolusi yang terjadi pada makhluk hidup.
b. Evolusi Kosmik
Yaitu evolusi yang terjadi pada benda mati.
25
C. TANDA – TANDA EVOLUSI
Adanya faktor keturunan yang diwariskan
turun-temurun
Adanya variasi sifat keturunan
Adanya hubungan kekekalan sifat dengan
keadaan alam
26
D. CIRI – CIRI EVOLUSI
Evolusi adalah
perubahan dalam satu
populasi BUKAN
perubahan individu.
Perubahan yang terjadi
hanya frekuensi gen-gen
tertentu, sedangkan
sebagian besar sifat gen
tidak berubah
Evolusi memerlukan
penyimpangan genetik
sebagai bahan
mentahnya. Dengan
kata lain harus ada
perubahan genetik
dalam evolusi.
Dalam evolusi
perubahan diarahkan
oleh lingkungan, harus
ada faktor pengarah
sehingga evolusi adalah
perubahan yang
selektif.
27
E. MEKANISME EVOLUSI
Mutasi
Mutasi
adalah
perubahan
materi
genetik
(gen/kromosom) yang dapat
diwariskan
secara
genetik
pada keturunannya. Mutasi
ini akan menghasilkan alel
baru,
kemudian
melalui
proses
perkawinan
(kombinasi)
akan
menghasilkan variasi baru.
Seleksi Alam
Seleksi
terhadap
anggota
populasi
sehingga
anggota yang kuat dan sehat
yang dapat bertahan hidup.
(Teori Darwin : "survival of
the fittest")
o Seleksi Buatan
Yaitu
seleksi
yang
dilakukan manusia. Dilakukan
dalam
rangka
untuk
memperolah keturunan yang
lebih
baik,
misalnya
pada
hewan
ternak
dan
tanaman
budidaya.
28
ASAL – USUL KEHIDUPAN
MACAM MACAM TEORI EVOLUSI
29
1. TEORI ABIOGENESIS / GENERATIO SPONTANEA
Menerangkan bahwa makhluk hidup
berasal dari benda mati. Penyusunan teori
ini berasal dari fakta-fakta yang masih
sangat
sederhana
seperti
katak
berasal
dari
lumpur
dan
belatung
dari
daging
busuk.
Aristoteles
melakukan
percobaan
pada
tanah
yang
direndam
air
akan
muncul cacing. Teori ini dikuatkan oleh
ilmuwan
Belanda
bernama
Antony
van
Leeuvenhoek
pada
tahun
1677.
Leeuvenhoek
memperhatikan
adanya
makhluk renik pada air rendaman jerami.
Ia
lalu
menyimpulkan
bahwa
mikroorganisme berasal dari udara atau
makanan basi. Kemudian John Needham
pada
tahun
1700
melakukan
penelitian
dengan cara memanaskan air kaldu (bebas
dari
mikroorganisme),
kemudian
mendinginkannya. Setelah beberapa lama,
di
dalam
air
kaldu
muncul
lagi
mikroorganisme
yang
baru.
Menurut
Needham, mikroorganisme berasal dari air
kaldu (benda mati).
30
2. TEORI BIOGENESIS
Teori abiogenesis disanggah
oleh teori biogenesis sejak abad ke-
19. Teori biogenesis menyatakan
bahwa makhluk hidup berasal dari
makhluk hidup. Teori biogenesis
dikemukakan oleh Fransisco Redi,
Louis Pasteur, dan Lazzaro
Spalanzani.
31
A. FRANSISCO REDI
Tujuan
: membuktikan bahwa belatung yang ada di daging berasal
dari induk lalat yang bertelur di daging tersebut.
Prosedur : digunakan tiga toples A, B dan C. Toples A steril dari
kuman, diisi sepotong daging dan ditutup kain rapat. Toples B steril
dari kuman, diisi sepotong daging dan di biarkan terbuka. Toples C
steril dari kuman, diisi sepotong daging dan ditutup dengan kain kasa.
Ketiga toples dibiarkan selama beberapa hari.
Hasil
: pada toples tidak ada belatung sama sekali. Pada toples B
terdapat banyak belatung di daging. Pada toples C terdapat belatung di
atas kain kassa dan belatung.
Kesimpulan: bahwa belatung berasal dari lalat yang hinggap di daging
untuk bertelur.
32
B. LAZZARO SPALANZANI
Tujuan
: membuktikan bahwa mikroorganisme tidak tumbuh
dari air sediaan yang steril.
Prosedur : digunakan dua buah labu. Labu pertama diisi air
sediaan dari sari kacang hijau yang dipanaskan. Setelah dingin,
labu tersebut dibiarkan terbuka selama beberapa hari. Labu dua
berisi sediaan dari sari kacang hijau yang dipanaskan. Selanjutnya
ditutup rapat-rapat dan didinginkan serta dibiarkan selama
beberapa hari.
Hasil
: pada labu yang dibiarkan terbuka air sediaan berubah
keruh. Pada labu yang ditutup rapat air sediaan tetap tampak
jernih.
Kesimpuan: air sediaan keruh menunjukan bahwa terdapat
kuman yang masuk kedalam air sediaan tersebut. Kuman tersubut
terbawa oleh udara.
33
C. LOUIS PASTEUR
Prosedur : digunakan dua buah labu leher angsa. Labu pertama
berisi air sediaan yang terdiri dari larutan gula dan ragi yang
dipanaskan. Selanjutnya, labu dibiarkan selama beberapa hari
dengan posisi tegak. Lalu labu kedua berisi air sediaan yang
terdiri dari larutan gua dan ragi yang dipanaskan. Selanjutnya
labu dimiringkan sampai air sediaan keluar sedikit dari ujung
pipa. Lalu labu tersebut diletakkan kembali dalam dalam posisi
tegak selama beberapa hari.
Hasil
: pada labu yang diletakkan dengan posisi tegak, air
sediaan tampak jernih. Pada labu yang tadinya diletakkan dengan
posisi miring, air sediaan tampak keruh.
Kesimpulan: air sediaan keruh menunjukkan bahwa kuman dari
udara dapat masuk ke air sediaan tersebut saat posisi labu di
miringkan.
Tujuan
: untuk
membuktikan bahwa
mikroorganisme tidak
tumbuh dari air
sediaan steril yang
ditempatkan di labu
leher angsa.
34
3.
Teori Cosmozoic (Kosmozoan)
Teori Ini Menyatakan Bahwa Makhluk Hidup Di Bumi Berasal Dari Spora
Kehidupan Yang Berasal Dari Luar Angkasa. Spora Kehidupan Tidak Dapat Bertahan Di
Planet Ruang Angkasa Yang Sangat Dingin, Kering, Dan Adanya Radiasi Yang
Mematikan. Akhirnya Spora Kehidupan Itu Pindah Ke Bumi. Teori Ini Disanggah Oleh
Para Ilmuwan.
4.
Teori Penciptaan (Special Creation)
Teori Ini Diperoleh Tidak Berdasarkan Eksperimen. Teori Ini Beranggapan
Bahwa Makhluk Hidup Diciptakan Oleh Tuhan Seperti Apa Adanya. Dalam Teori Ini
Tidak Disinggung Mengenai Asal-usul Materi Kehidupan.
5.
Teori Evolusi Kimia
Proses Terbentuknya Kehidupan Di Permukaan Bumi Dijelaskan Dengan Teori
Evolusi Kimia. Teori Evolusi Kimia Menerangkan Bahwa Bahan-bahan Organik
Berasal Dari Bahan-bahan Anorganik Yang Mengalami Perubahan Secara Perlahan-
lahan. Teori Ini Didukung Oleh Beberapa Ilmuwan Seperti Alexander Oparin,
Haldane, Staney Miller, Dan Harold Urey. Teori Evollusi Kimia Atau Biokimia
Menyebutkan Bahwa Pada Awal Terbentuknya Kehidupan Di Atmosfer, Terdapat
CH4, NH3, H2O dan H2. Adanya Penyinaran Ultraviolet Dari Matahari, Panas Dari
Gunung Berapi, Muatan Listrik Yang Kesemuanya Merupakan Sumber Energi,
Membantu Pembentukan Senyawa-senyawa Organik Dari Senyawa Anorganik.
35
6. TEORI EVOLUSI BIOLOGI
Evolusi biologi dimulai saat pembentukan sel. Teori evolusi
biologi menyatakan bahwa makhluk hidup pertama merupakan hasil
evolusi molekul anorganik (evolusi kimia) yang akhirnya berkembang
menjadi struktur kehidupan (sel).
36
JEAN BAPTISE DE LAMARCK (1744-1829)
Contoh klasik yang digunakan untuk menggambarkan teori evolusi
ini adalah jerapah memiliki leher yang panjang karena
kebiasaannya memakan daun-daun dari pohon.
ialah seorang ahli biologi
prancis yang menjelaskan
evolusi berdasarkan suatu
gagasan bahwa perubahan
pada suatu individu
disebabkan oleh lingkungan
dan bersifat diturunkan;
disebut teori Lamarckisme.
37
CHARLES ROBERT DARWIN (1809-1882)
1.
Variasi pada organisme merupakan variasi karakteristik yang
muncul dalam penampakan fenotip organisme.
2.
Terjadi seleksi alam dalam kehidupan organisme. Individu yang
mempunyai variasi yang sesuai dengan lingkungan dapat tetap
bertahan hidup dan berkembang biak. Namun, individu yang
mempunyai variasi yang tidak sesuai dengan lingkungan akan
tersingkir.
Contohnya : nenek moyang jerapah ada yang berleher pendek dan ada
yang berleher panjang. Jerapah yang berleher pendek mati karena tidak
memperoleh makanan. Jerapah berleher panjang bertahan hidup.
Jerapah berleher panjang tetap dapat melangsungkan kehidupannya.
Teori evolusi Darwin tidak mengakui
adanya penciptaan makhluk hidup
secara mendadak dan berwujud sama
selama hidup di bumi. Beberapa hal
pokok dalam teori evolusi Darwin
sebagai berikut.
38
PETUNJUK ADANYA EVOLUSI
1. Adanya variasi makhluk hidup
2. Adanya fosil
3. Homologi dan analogi alat-alat tubuh makhluk hidup
4. Embriologi perbandingan
5. Perbandingan fisiologi
6. Petunjuk-petunjuk secara biokimia
7. Petunjuk-petunjuk peristiwa domestika
8. Petunjuk Alat Tubuh yang Tersisa
39
Repetunjujk evolusi lanjutan
petunjuksecara biokimia
peristiwa domestika dan alat tubuh yang tersisa
40
BIOLOGI KELAS XII IPA
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 40
SLIDE
Similar Resources on Wayground
37 questions
Genetika
Lesson
•
9th - 11th Grade
36 questions
Narrative Text Grade X
Lesson
•
9th - 12th Grade
34 questions
Sistem Pencernaan
Lesson
•
8th - 11th Grade
34 questions
Lembaga Keuangan Bank - X
Lesson
•
9th - 12th Grade
33 questions
Komposisi Alam benda dan wana
Lesson
•
KG
36 questions
Ahlan wa Sahlan Rohis Fosrem Smansa Bireuen
Lesson
•
10th - 12th Grade
37 questions
IGI-Flash Card
Lesson
•
9th - 12th Grade
34 questions
Tingkat Biodiversitas
Lesson
•
10th Grade
Popular Resources on Wayground
15 questions
Fractions on a Number Line
Quiz
•
3rd Grade
10 questions
Probability Practice
Quiz
•
4th Grade
15 questions
Probability on Number LIne
Quiz
•
4th Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
25 questions
Multiplication Facts
Quiz
•
5th Grade
22 questions
fractions
Quiz
•
3rd Grade
6 questions
Appropriate Chromebook Usage
Lesson
•
7th Grade
10 questions
Greek Bases tele and phon
Quiz
•
6th - 8th Grade
Discover more resources for Biology
22 questions
Human Body Systems Overview
Quiz
•
9th Grade
25 questions
photosynthesis and cellular respiration
Quiz
•
9th Grade
18 questions
Enzymes and Their Functions Quiz
Quiz
•
9th Grade
20 questions
Food Chains and Food Webs
Quiz
•
7th - 12th Grade
30 questions
Exploring the World of Plants
Quiz
•
9th Grade
65 questions
Review for TEST 1
Quiz
•
9th - 10th Grade
10 questions
Exploring Food Webs and Energy Pyramids
Interactive video
•
6th - 10th Grade
20 questions
Meiosis and Sexual Reproduction
Quiz
•
9th Grade