

PERKEMBANGAN NASIONALISME DI INDONESIA
Presentation
•
History
•
11th Grade
•
Practice Problem
•
Hard
pembelajaran sejarah
Used 1+ times
FREE Resource
6 Slides • 0 Questions
1
PERKEMBANGAN NASIONALISME DI INDONESIA
2
a. Ideologi yang berkembang pada masa pergerakan
Ideologi Liberalisme
Ideologi Nasionalisme
Ideologi Komunisme
Ideologi Demokrasi
Ideologi Pan-Islamisme
1. Nasionalisme Pada Masa Pergerakan
3
b. Unsur-unsur Nasionalisme di Indoensia
Kesatuan (unity)
mentranformasikan hal-hal yang bhineka menjadi seragam sebagai konsekuensi dari proses intergrasi akan tetapi persatuan dan kesatuan tidak boleh disamakan dengan penyeragaman dan keseragaman.
Kebebasan (liberty)
merupakan keniscayaan bagi negeri-negeri yang terjajah agar bebas dari dominasi asing secara politik dan eksploitasi ekonomi serta terbebas pila dari kebijakan yang menyebabkan hancurnya kebudayaan yang berkepribadian
Kesamaan (equality)
merupakan bagian implisit dari masyarakat demokratis dan merupakan suatu yang berlawanan dengan politik kolonial yang diskriminatif dan otoriter.
Kepribadian (identity)
jati diri nasional yang dimiliki suatu bangsa yang membedakan bangsa satu dengan bangsa yang lainnya.
Pencapaian-pencapaian dalam sejarah
memberikan inspirasi dan kebanggaan bagis suatu bangsa sehingga bangkit semangatnya untuk berjuang menegakkan kembai martabatnya di tengah bangsa.
4
2.Nasionalisme Indonesia Pada Masa Awal Kemerdekaan
Corak nasionalisme pada masa awal kemerdekaan berusaha memperkuat kedaulatan dan identitas nasionalnya, sebagai ideologi pergerakan nasional untuk mencapai kemerdekaan yang anti kolonialisme yakni mengusir penjajahan Belanda di Indonesia. Hak akan kemerdekaan Indonesia ditunjukkan dengan pengorbananpengorbanan atas nama Revolusi. Indonesia dihadapkan pada konflik dengan pihak asing yang memunculkan perlawanan di berbagai daerah. Kedatangan pihak sekutu pada awalnya disambut dengan sikap netral oleh pihak Indonesia. Akan tetapi, setelah diketahui pasukan sekutu diboncengi oleh (NICA), pihak Indonesia timbul sikap curiga dan permusuhan dari pihak Indonesia. Perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia dikategorikan menjadi 2 yaitu
a. Perjuangan bersenjata
Perjuangan bersenjata terjadi dalam beberapa pertempuran diantaranya
1 Pertempuran Surabaya tidak lepas kaitannya dengan peristiwa yang mendahuluinya, yakni usaha perebutan kekuasaan dan senjata dari tangan Jepang tanggal 2 September 1945. Pada tanggal 25 Oktober 1945, tentara sekutu mendarat di Tanjung Perak, Surabaya dibawah pimpinan Brigadir Jenderal Mallaby. Pada tanggal 27 Oktober terjadi kontak senjata pertama antara pihak pemuda dan Inggris. Pertempuran yang semakin meluas dan berlangsung sampai awal Desember itu menyebabkan gugurnya beribu-ribu pejuang Indonesia.
2 Pertempuran di Semarang ini terjadi pada 15 Oktober 1945, kurang lebih 2000 pasukan Jepang berhadapan dengan TKR dan para pemuda. Peristiwa ini memakan banyak korban dari kedua belah pihak, salah satunya Dr. Karyadi sehingga namanya diabadikan menjadi nama salah satu rumah sakit di kota Semarang.
3 Pertempuran ini diawali dengan kedatangan tentara Inggris dibawah pimpinan Brigjen Bethel di Semarang pada 20 Oktober 1945 untuk membebaskan tentara sekutu. Setelah itu sekutu diboncengi oleh NICA dan membebaskan para tawanan Belanda secara sepihak dan memicu perlawanan dari bangsa Indonesia. Pertempuran Ambarawa terjadi pada tanggal 20 November 1945 antara TKR dan pasukan Inggris. Pertempuran ini berakhir pada 15 Desember 1945.
5
Pertempuran Medan Area Awal perjuangan bersenjata yang dikenal dengan pertempuran Medan Area pada 9 Oktober 1945 saat pasukan sekutu yang diboncengi Belanda dibawah pimpinan Brigjen T.E.D. Kelly mendarat di Medan. Pada 13 Oktober 1945 para pemuda yang tergabung dalam TKR terlibat bentrok dengan pasukan Belanda sehingga hal ini menjalar ke seluruh kota Medan.
Pertempuran Bandung (Bandung Lautan Api) Kota Bandung dimasuki pasukan Inggris pada tanggal 12 Oktober 1945, dimana sekutu menuntut agar semua senjata api di tangan penduduk, kecuali TKR dan polisi diserahkan kepada mereka. Namun, pada 21 November 1945 sekutu mengultimatum agar kota Bandung dikosongkan dan hal ini tidak diindahkan oleh bangsa Indonesia, dan menimbulkan beberapa pertempuran. Sebelum keluar Bandung para penjuang Indonesia menyerang markas sekutu dan membumihanguskan Bandung bagian selatan.
Puputan Margarana merupakan salah satu pertempuran antara Indonesia dan Belanda yang terjadi di Bali. Perang ini bertujuan untuk mempertahankan Pulau Bali dari serangan Belanda. Perang puputan Margarana dipimpin oleh I Gusti Ngurah Rai dan pasukanTKR bertempur habis-habisan untuk mengusir Belanda.
6
b. Perjuangan Diplomasi
Sengketa antar Indonesia dan Belanda tidak mungkin dapat diselesaikan dengan kekuatan senjata, dan perlu dilakukan jalur diplomasi. Sehingga, diambil langkah penyelesaian pertikaian Indonesia-Belanda walaupun memunculkan aksi penolak dari pihak Belanda dengan serangkaian peristiwa sebagai berikut;
1. Pada tanggal 10 november 1946 diadakan perundingan di Linggarjati.
2. Pada tanggal 21 juli 1947 Belanda melakukan serbuan pertama ke berbagai wilayah RI atau Agresi Militer I Belanda.
3. Pada tanggal 8 desember 1947 terjadi perundingan kembali antara pihak RI dan Belanda yang dikenal dengan perjanjian Renville.
4. Pihak Belanda berusaha melanggar Perjanjian Renville dan melakukan aksi militernya yang kedua, yang menyebabkan berhasil di dudukinya ibukota Yogyakarta. Akan tetapi, tidak membuahkan hasil dan mengharuskan kembali ke meja perundingan.
5. Perjanjian Roem Royen, pada tanggal 27 Mei 1949.
6. Pada tanggal 22 Juni 1949 diadakan perundingan Inter-Indonesia.
7. Selanjutnya, diadakan KMB pada tanggal 23 Agustus- 2 November 1949 sebagai cikal bakal lahirnya kedaulatan RI. Dengan pengakuan kedaulatan tanggal 27 desember 1949, maka berakhirlah masa revolusi bersenjata di Indonesia dan secara de jure pihak Belanda telah mengakui kemerdekaan Indonesia dalam bentuk RIS. Namun atas kesepakatan rakyat Indonesia tanggal 17 agustus 1950, Kabinet RIS dibawah pimpinan Hatta dibubarkan dan dibentuk NKRI. Selanjutnya pada tanggal 28 september 1950, Indonesia di terima menjadi anggota PBB yang ke-60. Hal ini, menunjukkan bahwa kemerdekaan Indonesia secara resmi telah di akui oleh dunia internasional.
PERKEMBANGAN NASIONALISME DI INDONESIA
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 6
SLIDE
Similar Resources on Wayground
6 questions
Kabinet Masa Demokrasi Liberal
Presentation
•
12th Grade
8 questions
Sejarah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
Presentation
•
11th Grade
2 questions
PRESENTASI MATERI LABELING
Presentation
•
11th Grade
4 questions
sejarah indonesia kelas XI
Presentation
•
11th Grade
7 questions
Sejarah Indonesia
Presentation
•
11th Grade
5 questions
Sejarah Kebudayaan Islam
Presentation
•
11th Grade
5 questions
Respon
Presentation
•
KG
6 questions
Asking and Giving Opinion
Presentation
•
11th Grade
Popular Resources on Wayground
20 questions
Math Review
Quiz
•
3rd Grade
15 questions
Fast food
Quiz
•
7th Grade
20 questions
Context Clues
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Inferences
Quiz
•
4th Grade
19 questions
Classifying Quadrilaterals
Quiz
•
3rd Grade
20 questions
Figurative Language Review
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
10 questions
Identify Fractions, Mixed Numbers & Improper Fractions
Quiz
•
3rd - 4th Grade