Search Header Logo
Sejarah Indonesia XI

Sejarah Indonesia XI

Assessment

Presentation

History

11th Grade

Easy

Created by

Yudi Triwanto

Used 3+ times

FREE Resource

6 Slides • 2 Questions

1

Sejarah Indonesia XI

by Yudi Triwanto

2

Politik Pintu Terbuka​

​Latar Belakang:

Penerapan Sistem Tanam Paksa di Indonesia mendapatkan pertentangan dari golongan liberalis dan humanis Belanda. Kaum liberal kemudian memenangkan suara di parlemen Belanda, sehingga di Indonesia mulai berlaku sistem politik yang baru, yakni Politik Kolonial Liberal atau Politik Pintu Terbuka (Open Door Policy).Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Politik Pintu Terbuka Belanda: Pengertian, Tujuan, dan Dampak", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/stori/read/2021/10/06/120000679/politik-pintu-terbuka-belanda-pengertian-tujuan-dan-dampak?page=all.

3

Open Ended

Question image

Bisa dikatakan Politik Pintu Terbuka merupakan strategi politik penting bagi Pemerintah kolonial Belanda, menurut anda apa alasannya, ketikkan jawabanmu pada kolom dibawah?

4

​Tujuan??

​Dengan diterapkannya, Politik Pintu Terbuka, lahirlah beberapa peraturan maupun perundangan sebagai berikut:

  • ​Undang-Undang Perbendaharaan (Comptabiliteits Wet). Undang-undang yang dikeluarkan pada 1864 ini mengatur setiap anggaran belanja Hindia Belanda yang harus disahkan oleh parlemen dan melarang mengambil keuntungan dari tanah jajahan.

  • Undang-Undang Gula (Suikers Wet). Undang-undang yang disahkan pada 1870 ini mengatur perpindahan monopoli tanaman tebu dari pemerintah ke tangan swasta.

  • Undang-Undang Agraria (Agrarische Wet). Undang-undang ini dikeluarkan pada 1870 dan mengatur tentang dasar-dasar politik tanah.

5

​Pelaksanaan Politik Pintu Terbuka

​Politik Pintu Terbuka berlangsung antara tahun 1870, sejak peresmian Undang-Undang Agraria, hingga 1900. Seiring dengan dimulainya pelaksanaan Politik Pintu Terbuka, para pengusaha swasta Barat mulai berdatangan ke Hindia Belanda. Mereka menanamkan modal dengan membuka perkebunan seperti perkebunan teh, kopi, tebu, kina, kelapa sawit, dan karet. Untuk mendukung perkembangan perkebunan, pemerintah Belanda membangun sarana dan prasarana fisik berupa waduk, bendungan, saluran irigasi, jalan raya, jembatan, rel kereta api, dan pabrik. Namun, untuk membangun fasilitas tersebut, pemerintah Belanda menyerahkan tenaga kerja rakyat secara paksa melalui kerja paksa (rodi).

6

​Perkembangan perkebunan yang pesat juga terjadi di luar Jawa, misalnya perkebunan tembakau di Deli, Sumatera Utara. Untuk memenuhi permintaan tenaga kerja, pemerintah mendatangkan kuli dari Jawa dan mengaturnya secara kontrak. Apabila para pekerja tersebut melanggar kontrak, mereka akan diberi sangsi yang disebut Poenale Sanctie.

(https://www.kompas.com/stori/read/2021/10/06/120000679/politik-pintu-terbuka-belanda-pengertian-tujuan-dan-dampak?page=all)

7

Apakah Penerapan Politik Kebijakan tersebut memberikan Dampak??​

8

Poll

Dari beberapa opsi berikut merupakan dampat positif Politik Pintu Terbuka, coba pilih dampak positif yang sesuai

Sistem Tanam Paksa yang memberatkan rakyat dihapuskan

Rakyat semakin menderita karena ditekan oleh pemerintah dan swasta

Rakyat Indonesia mulai mengenal arti pentingnya uang dan mengenal barang-barang ekspor-impor

Dibangunnya fasilitas perhubungan (jalan raya, rel kereta api, jembatan) dan irigasi (waduk, bendungan)

Sejarah Indonesia XI

by Yudi Triwanto

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 8

SLIDE