
Nasionalisme Indonesia
Presentation
•
History
•
11th Grade
•
Practice Problem
•
Hard
Florentina Endang
FREE Resource
5 Slides • 0 Questions
1
Akar-Akar Nasionalisme Indonesia Dan Pengaruhnya Pada Masa Kini
Peta konsep
Akar – akar nasionalisme di Indonesia, meliputi : akar-akar nasionalisme, faktor intern dan
faktor ekstern yang latar belakang lahirnya nasionalisme di Indonesia Nasionalisme dalam
Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah paham atau ajaran untuk mencintai bangsa dan negara
sendiri. Secara etimologi, nasionalisme berasal dari kata “nasional” dan “isme” yaitu paham
kebangsaan yang mengandung makna kesadaran dan semangat cinta tanah air, memiliki
kebanggaan sebagai bangsa, atau memelihara kehormatan bangsa, memiliki rasa solidaritas
setanah air, persatuan, dan kesatuan. Perasaan sangat mendalam akan suatu ikaan yang erat
denan tanah tumpah darahnya, dengan tradisi – tradisi setempat, dan penguasa resmi dengan
kekuatan yang berbeda sepanjang sejarahnya. Coba bayangkan apakah sikap kita sudah
mencerminkan rasa nasionalisme?
Nasionalisme makin lama makin kuat peranannya dalam membentuk semua segi kehidupan,
baik yang bersifat umum dan pribadi. Dahulu orang ditujukan bukan untuk negara bangsa,
melainkan berbagai macam bentuk kekuasaan sosial, organisasi politik atau feodal, kesatuan
ideologi seperti klan, suku, dinasti, gereja atau golongan keagamaan. Bila kita menarik waktu
pada masa, nasionalisme muncul di Eropa dalam peralihan masyarakat agraris menuju
masyarakat industri. Masa peralihan ini pada abad ke 18, yakni didahului oleh lahirnya
2
liberalisme dan kapitalisme yang muncul dari Revolusi Industri ke Revolusi Prancis. Untuk
menambah pemahaman tentang kedua revolusi tersebut bisa membacanya dari berbagai
sumber baik teks maupun internet. Dari kedua paham itu, maka nasionalisme yang muncul
disertai dengan masyarakat bercorak industri-kapital sehingga melahirkan kolonialisme dan
imperialisme.
Lahirnya kesadaran nasional dan tumbuhnya jiwa nasionalisme bangsa Indonesia dipengaruhi
oleh dua faktor, yaitu faktor dari dalam dan faktor dari luar. Adapun pengaruh dari dalam ,
meliputi:
1. Adanya kesamaan nasib akibat imperial dan kolonialisme
Muncul dan berkembangnya imperialism didunia membawa perubahan yang sangat besar
dalam kehidupan masyarakat, khususnya di wilayah Indonesia. Pelaksanaan imperil dan
kolonial diwilayah Nusantara menimbulkan kesengsaraan dan penderitaan bagi bangsa
Indonesia. Praktik eksploitasi yang dilakukan tidak hanya meraup keuntungan sebelah pihak
namun juga tidak memberikan pribumi untuk memperbaiki kehidupan. Sehingga semakin
terpojoknya bangsa Indonesia akan menjadi pendorong munculnya perlawanan dari pihak
Indonesia.
2. Kenangan kejayaan masa lalu
Sebelum kedatangan bangsa Eropa ke wilayah Nusantara, terdapaat banyak kerajaan yang
besar dan jaya seperti Kerajaan Sriwijaya sebagai kerajaan maritim yang menguasai jalur
pelayaran dan perdagangan Malaka. Bahkan kerajaan ini mampu meluaskan wilayah kedaerah
negara Asia Tenggara lainnya. selain itu Sriwijaya pernah menjadi pusat perdagangan dan
bahkan penyebaran agama Buddha di Asia Tenggara. Selain itu kita juga memiliki Kerajaan
Majapahit dengan Raja Hayam Wuruk dan dibantu oleh Patih Gajah Mada menjadi kerajaan
yang hampir menguasai seluruh wilayah nusantara. Tentunya ini menjadi penyemangat bagi
bangsa yang sedang menderita dibawah kolonialisme yang dilakukan oleh bangsa barat pada
saat itu.
3. Munculnya Kaum Terpelajar
Sebagai jawaban dari faktor diatas, maka setelah penerapan politik etis maka muncullah para
cendikiawan. Perbaikan pendidikan ditanah jajahan melahirkan para pemikir dan penggerak
menuju kemerdekaan. Melalui pergerakan organisasi baik sosial dan politik para pemuda
terpelajar ini memimpin jalannya perjuangan. Pergerakan pelajar ini tak lagi kedaerahan
melainkan mulai menyatukan perjuangan dan suara dalam kongres pemuda. Hal ini menjadi
bagian awal tumbuhnya nasionalisme di Indonesia.
4. Kemajuan dalam bidang politik, sosial-ekonomi, dan kebudayaan
Nasionalisme di Indonesia juga terpengaruhi oleh berkembangnya dalam bidang politik, yakni
munculnya gerakan dan partai yang didirikan oleh kaum terpelajar untuk perlahan merubah
haluan dominasi kekuasaan kolonialisme di Indonesia. Praktik kolonial ini seringkali diwarnai
dengan politik pemerintahan Hindia Belanda yang ketat dan kejam. Selain itu penyalahgunaan
kekuasaan dan hak asasi manusia menambah rasa untuk segara mencapai kemerdekaan.
Munculnya gerakan dan partai dalam masa pergerakan menjadi saluran aspirasi rakyat
Pengaruh dari luar negeri yang cukup besar perannya dalam mempercepat pergerakan politik
di Indonesia diantaranya, kemenangan Jepang atas Rusia, Pergerakan Kebangsaan India,
Pergerakan Nasional Filipina, Gerakan Nasionalis Cina, Gerakan Nasionalis Turki dan Gerakan
Nasionalis Mesir.
1. Kemenangan Jepang terhadap Rusia
Modernisasi Jepang telah membawa banyak perubahan terhadap perkembangan negeri dan
bangsa Jepang di dunia Internasional pada masa itu. Jepang mengalami kemajuan dengan begitu
cepat dalam segala bidang kehidupan. Penyerangan Jepang terhadap wilayah Manchuria
membuat Jepang berhadapan dengan Rusia, dan ternyata kemenangannya membawa dampak
3
begitu besar terhadap bangsa-bangsa Asia, terutama Indonesia. Bangsa Asia mulai bangkit
menentang penjajahan Barat, begitu pula di Indonesia.
Bangkitnya nasionalisme di Asia yang dianggap sebagai reaksi terhadap imperialise
(penjajahan) atau nasionalisme itu merupakan jawaban bangsa Asia atau Indonesia terhadap
tantangan Barat. Bangkitnya nasionalisme di Indonesia tidak dapat dipisahkan dari bangkitnya
nasionalisme di Asia. Namun timbulnya pergerakan nasioal itu tidak hanya disebabkan oleh
pengaruh-pengaruh dari luar Indonesia saja seperti misalnya karena pengaruh kemenangan
Jepang atas Rusia tahun 1905 saja, tetapi juga karena reaksi bangsa Indonesia terhadap
kolonial.
2. Pergerakan Kebangsaan India
Upaya bangsa India dalam menghadapi penjajahan Inggris salah satunya adalah dengan cara
mendirikan organisasi kebangsaan yang dikenal dengan nama All India National Congres.
Organisasi ini bertransformasi menjadi organ nasionalisme penting di India setelah tahun 1900
dimana terpecah menjadi dua kubu, yaitu kubu militan dan moderat; militan lebih menekankan
pada strategi revolusioner dan kegiatan paramiliter dan moderat, diisi kaum intelektual
berpendidikan Barat lebih menekankan pada strategi nir-kekerasan. Di dalam organisasi ini
berisi intelektual berpendidikan Barat yang membawa nasionalisme populer di kalangan rakyat
India, seperti Mahatma Gandhi, Jawaharlal Nehru, Moh. Ali Jinnah, Rajendra Prasad, Chakravarti
Rajagopalachari. Mahatma Gandhi menerapkan ke empat ajarannya yaitu ahimsa (melawan
tanpa kekerasan), hartal (mogok kerja), satyagraha (tidak mau bekerjasama dengan pihak
asing) serta swadeshi (tidak mau memakai produk luar negeri) untuk melawan atau mengusir
penjajah Inggris yang telah membuat rakyat India menjadi sengsara. Gagasan nasionalisme
humanistis Gandhi kemudian menyulut api perjuangan nasionalisme yang yang berkorbar di
Asia-Afrika pada awal abad ke-20, terutama di Indonesia.
3. Gerakan Kebangsaan Filipina
Gerakan kebangsaan Filipina dikobarkan oleh tokoh pergerakan bernama Jose Rizal dengan
tujuan untuk mengusir penjajahan Spanyol dari wilayah Filipina. Di antara para intelektual
pemikir reformasi Filipina, Jose Rizal adalah yang paling menonjol. Ia adalah seorang dokter,
sastrawan, dan telah menjadi salah satu perintis gerakan nasionalisme Filipina. Meski diyakini
tak pernah secara langsung menganjurkan kemerdekaan Filipina, tetapi karya tulisan Rizal di
surat kabar dan novel banyak bicara soal kritik terhadap Spanyol dan bicara soal reformasi
sosial dan politik.
Nasionalisme tersebut memberikan pemikiran tentang tuntutan kemerdekaan bagi Filipina.
Akan tetapi tidak hanya di Filipina, perjuangan Jose Rizal memberikan pengaruh
membangkitkan nasionalisme di beberapa negara Asia Tenggara. Munculnya semangat tersebut
merupakan nasionalisme pertama di Asia Tenggara.Termasuk sebagai salah satu faktor ekstern
dari penggerak nasionalisme di Indonesia, hal ini disebabkan Filipina sudah mendapatkan
pendidikan modern tertua di luar Eropa yaitu Spanyol.
4. Gerakan Nasionalis Rakyat Cina
Pergerakan Nasionalis rakyat Cina dipimpin oleh Dr. Sun Yat Sen. Dr. Sun Yat Sen yang lahir
pada 1866, dikenal sebagai Bapak Republik Cina. Pada masa hidupnya, Cina berada di bawah
monarki absolute dinasti Manchu. Pada masa itu Cina digambarkan sebagai negara yang miskin,
selalu dilanda peperangan antara para aristokrat (warlordism) yang menambah kesengsaraan
rakyat. Bencana alam seperti meluapnya sungai-sungai besar dan menghancurkan daerah-
daerah pertanian juga menambah kesengsaraan rakyat. Di samping itu rakyat tidak mempunyai
kebebasan dan keadilan. Hal-hal yang seperti itu telah menggerakkan beberapa orang untuk
memper- baiki nasib rakyat dan membentuk pemerintahan yang tidak despotik. Diantara
mereka adalah Sun Yat Sen yang mengenal pendidikan Barat. Sun Yat Sen sadar bahwa
pemerintahan despotik sudah harus diakhiri kalau ingin memperbaiki nasib negara dan rakyat.
Dasar perjuangan yang dikemukakan oleh Sun Yat Sen adalah San Min Chu I yang
4
terdiri dari:
a)Republik Cina adalah suatu negara nasional Cina
b)Pemerintah Cina disusun atas dasar demokrasi atau kedaulatan berada di tangan
rakyat
c)Pemerintah Cina mengutamakan kesejahteraan sosial bagi rakyatnya
5. Pergerakan Turki Muda
Gerakan Turki Muda di Turki dipimpin oleh Mustafa Kemal Pasha pad 1908. Ia menuntut
adanya pembaharuan dan modernisasi di segala sektor kehidupan masyarakatnya. Visi
perjuangan Mustafa Kemal Pasha antara lain pemulihan seluruh wilayah kekuasaan Ottoman,
pembentukan Turki sebagai sebuah Republik yang bebas dan berdaulat, sekuralisasi dalam
kehidupan bermasyarakat dan bernegara, modernisasi seluruh bidang kehidupan Turki dan
memerdekakan diri dari bangsa asing.
6. Pergerakan Nasionalisme Mesir
Gerakan ini dipimpin oleh Arabi Pasha (1881-1882) dengan tujuan menentang kekuasaan
bangsa Eropa terutama Inggris atas negeri Mesir. Kebangkitan nasional Mesir ditandai dengan
adanya pemberontakan Arabai Pasha (1881-1882). Pemberontakan Arabi Pasha merupakan
tonggak dari lahirnya nasionalisme Mesir.
Latihan Soal
1.Faktor yang melatarbelakangi munculnya nasionalisme di Eropa adalah…
A. Revolusi Industri
B. Revolusi Rusia
C. Revolusi Industri dan Revolusi Prancis
D. Revolusi Amerika
E. Revolusi Indonesia
2.Nasionalisme di Eropa menjadi sebuah tindakan untuk mengusai bangsa lain, karena
dipengaruhi oleh…
A. Kehidupan masyarakat agraris
B. Sosial ekonomi masyarakat pedesaan
C. Masyarakat Industri – Kapitalis
D. Kebutuhan akan rempah
E. Konsumsi kebutuhan masyarakat
3.Paham yang mengawali munculnya nasionalisme di Eropa adalah …
A. Liberalisme dan kapitalisme
B. Chauvinisme
C. Fasisme
D. Komunisme
E. Sosialisme
4.Berikut ini bukan merupakan faktor interen dari lahirnya nasionalisme, adalah
…
A. Adanya persamaan nasib
B. Munculnya kaum terpelajar
C. Kemajuan bidang politik, ekonomi, dan kebudayaan
D. Munculnya organisasi pemuda
E. Kemenangan Jepang atas Rusia
5
5.Munculnya kaum terpelajar menjadi salah satu munculnya nasionalisme di Indonesia,
karena …
A. Pemuda terpelajar memberikan peluang untuk ikut serta dalam kancah politik dan
menyatukan suara dalam sumpah pemuda
B. Membentuk organisasi pergerakan
C. Memperjuangkan kemerdekaan melalui jalan moderat
D. Memunculkan orang besar seperti Soekarno
E. Memudahkan mencapai kemerdekaan
6.Di bawah ini bukan merupakan faktor eksternal pemicu lahirnya nasionalisme di
Indonesia adalah …
A. Kemenangan Jepang dalam perang melawan Rusia
B. Berdirinya organisasi kebangsaan India All India National Congres
C. Pemikiran dan perjuangan Jose Rizal dalam melawan penjajahan Spanyol di Filipina
D. Pergerakan Nasionalis Rakyat Cina yang dipimpin oleh Dr. Sun Yat Sen
E. Munculnya golongan terpelajar
7.Kejayaan masa lalu, penderitaan rakyat, diskriminasi, dan munculnya golongan
cendekiawan merupakan faktor internal penyebab lahirnya Nasionalisme di Indonesia,
sedangkan faktor eksternal penyebab lahirnya Nasionalisme yang menumbuhkan rasa
percaya diri bangsa Indonesia adalah…
A. Perang Asia Timur Raya
B. Kemenangan Jepang atas Rusia
C. Kemenangan Rusia atas Jepang
D. Kemenangan Iran atas Irak dalam Perang Teluk
E. Kekalahan Amerika Serikat dalam Perang Candu
8.Pada Februari 1937 Staten Generaal (parlemen) Belanda mengadakan sidang untuk
membahas Petisi Sutardjo. Akan tetapi, dalam sidang tersebut Belanda belum
menentukan sikap terhadap petisi tersebut karena ...
A. merasa perlu mengadakan pembahasan lebih lanjut
B. menunggu keputusan dari gubernur jenderal di Indonesia
C. menunggu keputusan dari Menteri Urusan Jajahan
D. Menganggap petisi tersebut sebagai hal biasa
E. menunggu kebijakan dari Ratu Belanda
9.Di bawah ini bukan merupakan dasar-dasar perjuangan San Min Chu I oleh Sun Yat Sen
adalah ...
A. Pemerintah Cina mengutamakan kesejahteraan sosial rakyat
B. Demokrasi berada ditangan rakyat
C. Republik Cina mengutamakan nasionalisme etnis
D. Kontrol modal swasta dan pembangunan modal nasional
E. Republik Cina menghendaki nilai nasionalisme dalam ideologinya
10.Berikut merupakan tokoh-tokoh perjuangan nasionalisme di dunia, yang bukan
merupakan tokoh-tokoh perjuangan yang membawa pengaruh bagi Soekarno dalam
memperjuangkan bangsa dari penindasan yaitu...
A. Mustafal Kamil
B. Kemal Attaturk
C. Mahatma Gandhi
D. Adolf Hitler
E. Sun Yat Sen
Akar-Akar Nasionalisme Indonesia Dan Pengaruhnya Pada Masa Kini
Peta konsep
Akar – akar nasionalisme di Indonesia, meliputi : akar-akar nasionalisme, faktor intern dan
faktor ekstern yang latar belakang lahirnya nasionalisme di Indonesia Nasionalisme dalam
Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah paham atau ajaran untuk mencintai bangsa dan negara
sendiri. Secara etimologi, nasionalisme berasal dari kata “nasional” dan “isme” yaitu paham
kebangsaan yang mengandung makna kesadaran dan semangat cinta tanah air, memiliki
kebanggaan sebagai bangsa, atau memelihara kehormatan bangsa, memiliki rasa solidaritas
setanah air, persatuan, dan kesatuan. Perasaan sangat mendalam akan suatu ikaan yang erat
denan tanah tumpah darahnya, dengan tradisi – tradisi setempat, dan penguasa resmi dengan
kekuatan yang berbeda sepanjang sejarahnya. Coba bayangkan apakah sikap kita sudah
mencerminkan rasa nasionalisme?
Nasionalisme makin lama makin kuat peranannya dalam membentuk semua segi kehidupan,
baik yang bersifat umum dan pribadi. Dahulu orang ditujukan bukan untuk negara bangsa,
melainkan berbagai macam bentuk kekuasaan sosial, organisasi politik atau feodal, kesatuan
ideologi seperti klan, suku, dinasti, gereja atau golongan keagamaan. Bila kita menarik waktu
pada masa, nasionalisme muncul di Eropa dalam peralihan masyarakat agraris menuju
masyarakat industri. Masa peralihan ini pada abad ke 18, yakni didahului oleh lahirnya
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 5
SLIDE
Similar Resources on Wayground
4 questions
Revolusi Amerika
Presentation
•
11th Grade
1 questions
teori akuntansi
Presentation
•
KG
5 questions
Posttest Kerajaan Maritim di Indonesia
Presentation
•
11th Grade
2 questions
Reflection for UKIN
Presentation
•
11th Grade
3 questions
SEJARAH INDONESIA
Presentation
•
12th Grade
3 questions
Untitled Lesson
Presentation
•
11th Grade
6 questions
SEJARAH INDONESIA
Presentation
•
11th Grade
6 questions
Strategi Pergerakan Nasional
Presentation
•
11th Grade
Popular Resources on Wayground
20 questions
STAAR Review Quiz #3
Quiz
•
8th Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
6 questions
Marshmallow Farm Quiz
Quiz
•
2nd - 5th Grade
20 questions
Main Idea and Details
Quiz
•
5th Grade
20 questions
Context Clues
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Inferences
Quiz
•
4th Grade
19 questions
Classifying Quadrilaterals
Quiz
•
3rd Grade
12 questions
What makes Nebraska's government unique?
Quiz
•
4th - 5th Grade
Discover more resources for History
25 questions
Early Cold War Quizziz
Quiz
•
11th Grade
52 questions
STAAR US History Review
Quiz
•
11th - 12th Grade
120 questions
USH STAAR EOC Study Quiz
Quiz
•
11th Grade
16 questions
STAAR US History Questions: Early Cold War (Updated)
Quiz
•
11th Grade
14 questions
Spanish American War
Quiz
•
11th Grade
14 questions
Reconstruction STAAR
Quiz
•
8th - 11th Grade
20 questions
Great Depression & New Deal Unit Exam
Quiz
•
11th Grade
14 questions
Cold War Quizizz (through Arms Race)
Quiz
•
11th Grade