Search Header Logo
MULTITESTER TBSM

MULTITESTER TBSM

Assessment

Presentation

Other

1st Grade

Practice Problem

Hard

Created by

PONTAS ABDULLAH HASIBUAN

Used 3+ times

FREE Resource

20 Slides • 0 Questions

1

media

Penggunaan MULTI METER Untuk Pengukuran

/ Pengujian

TBSM – SMKS MITRA MANDIRI

PEKERJAAN DASAR OTOMOTIF

MULTITESTER ADA 2 JENIS :

1. Multimeter Analog
2. Multimeter Digital

2

media

1. MULTITESTER ANALOG

TBSM – SMKS MITRA MANDIRI

3

media

What is MULTITESTER

Multitester adalah alat ukur sederhana yang
mampu mengukur berbagai macam besaran

misalnya : tegangan listrik AC, tegangan

DC, arus rangkaian DC,

hambatan kawat, juga dapat mengukur
berbagai kondisi komponen elektronika

baik atau tidak.

4

media

Sebutan lain untuk MULTITESTER

MULTIMETER

AVO METER

5

media

MULTIMETER

AMPERE
METER

VOLT
METER

OHM
METER

SKEMA FUNGSI

Pengukuran Arus listrik DC

Mis: arus listrik pada lampu led

Pengukuran Tegangan listrik
1. Tegangan listrik AC Misal PLN
2. Tegangan listrik DC Misal Baterai

Pengukuran kondisi komponen
baik/tidak, Pengukuran Resistor

6

media

BAGIAN-BAGIAN MULTITESTER

7

media

Papan Skala pada Pengukuran

Tegangan AC / DC

• 0 Volt s/d 10 Volt
• 0 Volt s/d 50 Volt
• 0 Volt s/d 250 Volt

Nilai 1 garis dalam skala
1. 0 Volt s/d 10 Volt = 0,2 Volt
2. 0 Volt s/d 50 Volt = 1 Volt
3. 0 Volt s/d 250 Volt = 5 Volt

8

media

Lihat Contoh berikut ini:

• Tentukanlah besar

tegangan yang diukur jika
saklar pemilih pada posisi :

10 V AC/DC
50 V AC/DC
250 V AC/DC
1000V AC/DC

9

media

Langkah - Langkah Pengukuran Volt DC ( arus searah )

Arahkan saklar pemilih pada posisi DC V

Perkirakan

besar

tegangan

yang

akan

kita

ukur,

upayakan saklar pemilih pada batas ukur lebih besar
dari tegangan yang akan kita ukur. Misal jika kita
mengukur tegangan 25 Volt maka arahkan saklar pada
batas ukur 50 V

Hubungkan jack merah kekutub (+) dan jack hitam

kekutub (-) sumber tegangan yang akan diukur

Perhatikan arah jarum penunjuk yang berhenti, disitulah

besar tegangan

yang kita ukur.

Untuk

mengetahui

besarnya lihat contoh diatas !

10

media

Langkah - Langkah Pengukuran Volt AC ( Bolak-balik )

Arahkan saklar pemilih pada posisi AC V

Perkirakan

besar

tegangan

yang

akan

kita

ukur,

upayakan saklar pemilih pada batas ukur lebih besar
dari tegangan yang akan kita ukur. Misal jika kita
mengukur tegangan 25 Volt maka arahkan saklar pada
batas ukur 50 V

Hubungkan jack merah dan jack hitam kesembarang

kutub pada sumber tegangan yang akan diukur

Perhatikan arah jarum penunjuk yang berhenti, disitulah

besar tegangan

yang kita ukur.

Untuk

mengetahui

besarnya lihat contoh diatas !

11

media

Langkah - Langkah Kalibrasi Ohm Meter

Sebelum Menggunakan Ohm Meter lakukan terlebih

dahulu

pengkalibrasian

alat

ukur.

Pengkalibrasian

dilakukan setiap kita mengubah posisi saklar pemilih.
Tujuannya adalah agar alat ukur dalam posisi standart
pada posisi nol Ohm. Caranya adalah sebagai berikut :

• Pilih salah satu saklar pemilih misalnya pada posisi X 10
• Kemudian hubungkan kedua jack merah dan hitam,

maka jarum akan menyimpang kekanan

• Tepatkan jarum penunjuk pada posisi nol Ohm dengan

memutar-mutar pengatur nol ohm meter. Dalam
membaca jarum penunjuk pada multimeter nantinya
harus tegak lurus terhadap pandangan kita.

12

media

Teknik penggunaan Ohm meter untuk

berbagai komponen elektronika

1.

Mengukur Resistor

2.

Mengukur Variabel Resistor

3.

Mengukur Resistor Peka Cahaya/Light Dependence
Resistor (LDR)

4.

Mengukur Thermistor

5.

Mengukur Kapasitor

6.

Mengukur Dioda

7.

Mengukur Transformator

8.

Mengukur Gulungan (Coil/Winding)

9.

Mengukur Transistor

13

media

Langkah - Langkah Pengukuran
Variabel Resistor (Potensiometer)

Arahkan saklar pemilih pada posisi Ohm Meter

Lakukan kalibrasi ohm meter
Mengacu pada gambar disamping,

letakkan kedua ujung kabel penyidik
(probes) pada terminal a dan b
dari variabel resistor.

Putar

tuas pemutar

searah jarum

jam,

jika Jarum

penunjuk bergerak ke kanan, artinya : variabel resistor
masih baik

Letakkan kedua ujung kabel penyidik (probes) pada

terminal b dan c dari variabel resistor.

Putar

tuas pemutar

searah jarum

jam,

jika Jarum

penunjuk bergerak ke kiri, artinya : variabel resistor
masih baik

14

media

Langkah - Langkah Pengukuran (LDR)

Arahkan saklar pemilih pada posisi Ohm Meter

Lakukan kalibrasi ohm meter
Letakkan kedua ujung kabel penyidik

(probes) secara sembarang (acak)
pada kedua kaki LDR.

Menggunakan lampu senter sinari

permukaan LDR, jarum bergerak ke kanan,menunjukkan
nilai satuan Ohm yang kecil, artinya : LDR masih baik
dan dapat digunakan.

Tutuplah permukaan LDR, jarum pada papan skala

bergerak

ke

kiri,

artinya

:LDR

masih

baik

dapat

digunakan.

15

media

Langkah - Langkah Pengukuran Thermistor

Arahkan saklar pemilih pada posisi Ohm Meter
Lakukan kalibrasi ohm meter
Letakkan kedua ujung kabel penyidik

(probes) secara sembarang (acak)
pada kedua kaki Thermistor (NTCR / PTCR).

Pada pengukuran NTCR; dgn korek api, panasi NTCR,

jarum menunjukkan nilai satuan Ohm yang kecil, artinya
NTCR masih baik dan dapat digunakan

Pada pengukuran PTCR; dgn korek api, panasi PTCR,

jarum pada papan skala menunjukkan nilai satuan Ohm
yang besar, artinya : NTCR masih baik

16

media

Langkah - Langkah Pengukuran

Kapasitor

Arahkan saklar pemilih pada posisi Ohm Meter

Lakukan kalibrasi ohm meter
Untuk Elco : Letakkan kabel penyidik (probes) warna

merah (+) pada kaki positif (+), kabel penyidik (probes)
warna hitam (-) ke kaki negatif. (Lihat Body Elco untuk
melihat kaki negatif/positif)

Jarum pada papan skala bergerak

jauh ke kanan untuk kemudian
kembali ke kiri, artinya : elco masih
baik dan dapat digunakan. (Jika jarum
pada papan skala bergerak ke kanan
dan tidak kembali lagi ke kiri, artinya : elco sudah rusak)

17

media

Untuk Kondensator Nonpolar : Letakkan ujung kabel

penyidik (probes) warna merah (+) dan kabel penyidik
(probes) warna hitam (-) secara sembarang (acak) ke
kaki kapasitor non polar.

Jarum pada papan skala tidak

bergerak (atau bergerak sedikit),
artinya : kapasitor non polar
masih baik dan dapat digunakan.
(Jika jarum pada papan skala
bergerak jauh ke kanan, artinya :
kapasitor non polar sudah rusak
dan tidak dapat digunakan).

18

media

Langkah - Langkah Pengukuran Dioda

Arahkan saklar pemilih pada posisi Ohm Meter

Lakukan kalibrasi ohm meter
Kabel penyidik warna merah (+) diletakkan pada kaki

Anoda, kabel penyidik warna hitam (-) diletakkan pada
kaki Katoda.

Jarum penunjuk bergerak ke kanan

artinya : dioda masih baik dan
dapat digunakan.

19

media

Langkah - Langkah Pengukuran Trafo

Arahkan saklar pemilih pada posisi Ohm Meter

Lakukan kalibrasi ohm meter
Letakkan ujung kabel penyidik secara

sembarang (acak) ke titik-titik terminal
dari gulungan primer (P). Jika
jarum Penunjuk bergerak ke kanan,
artinya : gulungan primer (P) trafo
masih baik dan dapat digunakan.

Letakkan ujung kabel penyidik secara sembarang (acak)

ke titik-titik terminal dari gulungan skunder (S). Jika
jarum Penunjuk bergerak ke kanan, artinya : gulungan
skunder (S) trafo masih baik dan dapat digunakan.

20

media

MULTIMETER DIGITAL

media

Penggunaan MULTI METER Untuk Pengukuran

/ Pengujian

TBSM – SMKS MITRA MANDIRI

PEKERJAAN DASAR OTOMOTIF

MULTITESTER ADA 2 JENIS :

1. Multimeter Analog
2. Multimeter Digital

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 20

SLIDE