
LKPD 03
Presentation
•
Physics
•
2nd Grade
•
Practice Problem
•
Easy
freny songopnuan
Used 2+ times
FREE Resource
15 Slides • 3 Questions
1
2
3
Terima kasih
4
Proses Termodinamika
Jumat, 10 Maret 2023
SMA Kristen Passo
5
Kompetensi Dasar:
3.7 Menganalisis Perubahan keadaan gas ideal dengan menggunakan hukum termodinamika
Indikator:
Menganalisis siklus termodinamika
Menerapkan siklus termodinamika dalam pemecahan masalah
6
Petunjuk Belajar
Bacalah dan cermat informasi pendukung yang tersedia pada LKPD dan referensi lain untuk memperkaya pengetahuan anda tentang materi termodinamika
diskusikan bersama teman kelompok menggenai pertanyaan dalam LKPD
jika menemukan kesulitan silahkan bertanya kepada guru
Kerjakan Soal pada LKPD ini dengan teliti!
7
Siklus Termodinamika
a.Siklus Carnot
Siklus Carnot adalah proses dimana gas yang melakukan proses dapat
dikembalikan ke keadaan semula (bersifat reversibel) tanpa kehilangan
energi,sehingga gas dapat melakukan usaha kembali.
Tidak ada mesin yang bekerja diantara dua tendon panas yang tersedia yang
dapat lebih efesien daripada mesin reversible yang bekerja di antara kedua tendon
tersebut.
Siklus carnot disebut siklus ideal yang terdiri dari dua proses,yaitu:
1.Proses isotermik, yang terdiri dari proses pemuaian isotermis dan
pemampatan isotermik
2.Proses adiabatik, yang terdiri dari proses pemuaiana diabatis dan
pemampatan adiabatik.
Jika kita lihat siklus carnot terdiri dari 4 proses lengkap sebagai berikut:
1.Proses pemuaian isotermal
Gas yang mula-mula tekanannya P1, volumenya V1melakukan proses
pemuaian isothermal pada suhu T1 sehingga tekananya menjadi turun menjadi P2
dan volumenya naik menjadi V2.Pada proses ini sistem menyerap kalor Q1 dari
reservoir suhu tinggi T1 dan melakukan usahaW1.
2.Proses pemuaian adiabatic
Gas yang tekanannya P2 volumenya V2 dan suhunya T1 melakukan proses
pemuaian adiabatic sehingga tekannya turun menjadi P3, volumenya naik menjadi
V3 dan suhunya turun menjadi T2 sambil melakukan usaha W2.
8
3.Proses pemampatan isotermik
Gas yang tekanannya P3 volumenya V3 melakukan proses pemampatan
isotermis pada suhu T2 , sehingga tekanannya naik menjadi P4, volumenya turun
menjadi V4. Pada proses ini sistem menerima usaha W3 dan melepas kalor Q2
ke reservoir bersuhu rendah T2.
4.Proses pemampatan adiabatik
Gas yang tekanannya P4 volumenya V4m dan suhunya T2 mengalami
proses pemampatan adiabatis, sehingga tekanannya kembali menjadi P1,
volumenya kembali menjadi V1 dan suhunya menjadi T1 akibat dari sistem yang
menerima usaha W4.
Siklus Carnot merupakan dasar dari mesin ideal, yaitu mesin yang efisiensi
tertinggi yang disebut dengan mesin Carnot.
Usaha yang dilakukan oleh mesin Carnot adalah:
………………………………………………..(2.11)
Dimana; W=usaha mesin Carnot(J), Q1= kalor yang diserap dari reservor
suhu T1, Q2 = kalor yang dibuang pada reservoir suhuT2, T1= suhu tinggi(K),
T2= suhu rendah (K)
Dalam prakteknya dikenal mesin kalor seperti motor bakar, diesel dan
mesin uap. Pada siklus Otto terdiri dari proses adiabatis dan isokhorik,
sedangkan pada siklus diesel terdiri dari 3 proses, yaitu proses adiabatis, isobaric
dan isokhorik.
9
Efisiensi mesin Carnot adalah :
atau
…………..(2.12)
b.Mesin Kalor
Mesin kalor adalah suatu alat yang mengubah tenaga panas menjadi tenaga
mekanik. Misalnya dalam mobil energi panas hasil pembakaran bahan bakar
diubah menjadi energy gerak mobil. Kalian tahu ada gas yang dibuang dari
knalpot mobil disertai panas. Tidak semua energi panas dapat diubah menjadi
energi mekanik, ada energi yang timbul selain energi mekanik.
Contoh lainya adalah mesin pembangkit tenaga listrik tenaga panas bumi yang
digunakan untuk mengubah air menjadi uap. Uap dialirkan melalui sebuah turbin
sehingga turbin bergerak dan memutar generator sehingga timbul tenaga listrik.Secara
sistematik usaha mesin kalo radalah usaha yang dilakukan empat tahap secara siklus.
2.Mesin Pendingin (Referigator)
Refrigerator adalah mesin panas yang kerjanya berlawanan dengan sistem
panas. Pada refrigerator usaha diberikan pada mesin untuk menyerap panas dari
tendon dingin dan memberikan pada tendon panas. Mesin pendingin merupakan
perlatan yang bekerja berdasarkan aliran kalor dari benda dingin ke benda panas
dengan melakukan usaha pada sistem. Contoh mesin pendingin: lemari es (kulkas)
dan pendingin ruangan (AC).
Skema kerja mesin pendingin atau refrigerator ditunjukkan pada Gambar
berikut. Kita mengusahakan sebanyak mungkin kalor Qd yang dipindahkan
10
Tandon panas
Qp
dengan melakukan kerja sekecil mungkin.
Gambar 2.2 Prinsip kerja refrigerator untuk menyerap panas dari tendon dngin
diperlukan usaha dari luar
Hukum termodinamika kedua untuk mesin pendingin “ sebuah refrigerator
tidak mungkin bekerja secara siklis tanpa menghasilkan efek lain di luar serapan
panas dari benda dingin ke benda panas”.
Mesin pendingin mempunyai koefisien daya guna (koefisien performasi)
yang besarnya:
…………………………………..…(2.13)
Dimana; Kp=koefisien performa si mesin pendingin, Q2= kalor yang
diserap dari reservoir suhu T2, Q1 = kalor yang diberikan pada reservoir suhu T1,
W= usaha yang diperlukan(J),T1= suhu tinggi (K),T2=suhu rendah(K)
Hukum kedua termodinamika menyatakan adanya proses ireversible atau
tidak dapat balik. Proses reversible sebenarnya menunjukkan adanya tenaga
mekanis yang hilang. Semua proses reversebel menuju ke ketidakteraturan.
Misalkan sebuah kotak berisi gas kemudian kotak menumbuk dinding secara
tidak elastis. Gerak gas dalam kotak menjadi tidak teratur,sehingga suhu gas
naik. Gas menjadi kurang teratur dan kehilangan kemampuan untuk melakukan
usaha.
11
Besaran yang menunjukkan ukuran ketidakteraturan adalah entropi S.
entropi merupakan suatu fungsi yang tergantung pada keadaan sistem. Entropi
suatu fungsi yang tergantung pada keadaan sistem. Entropi suatu sistem berubah
dari satu keadaan ke keadaan yang lain dengan definisi:
………………………………………………………….(2.14)
dQrev adalah panas yang harus ditambahkan pada sistem dalam suatu
proses reversibel untuk membawa dari keadaan awal ke keadaaan akhirnya, dQrev
bernilai positif (+) jika panas ditambahkan pada sistem dan bernilai negative (-)
jika panas diambil dari sistem.
Mari kita melihat entropi sistem pada berbagai keadaan. Mari kita tinjau
zat yang dipanaskan pada tekanan tetap dari temperatur T1 menjadi temperatur
T2. Untuk menaikkan suhunya panas yang diserap adalah dQ. Kaitan antara dQ
dengan perubahan suhunya adalah:
…………………………………………………..…….(2.15)
Hantaran panas antara dua sistem yang memiliki beda temperatur tertentu
bersifat tak dapatbalik atau irreversibel. Entropi merupakan fungsi keadaan jadi
tidak tergantung pada proses.Maka perubahan entropi pada sistem adalah:
……………………………………….(2.16)
Bila T2>T1 maka perubahan entropi positif, dan sebaliknya jika T2<T1
maka perubahan entropinya negatif.Sekarang kita tinjau pemuaian reversibel
pada suhu tetap suatu gas yang memiliki suhu T dari volume V1 sampai V2.
12
Karena suhu tetap maka tenaga internalnya nol dan Q=W. Usaha dilakukan gas
dan panas diserap sistem dari tandon pada temperatur T. Perubahan entropi gas
adalah:
…………………………………………………………………..……(2.17)
………………………………………...…(2.18)
Jika V2 lebih besar daripada V1 maka perubahan entropi gas bernilai
positif. Pada proses ini sejumlah panas Q meninggalkan tendon dan memasuki
gas. Jumlah panas ini sama dengan usahayang dilakukan oleh gas. Perubahan
entropi gas adalah positif, karena Q= W positif, tetapi perubahan entropi tendon
negative karena Q negative atau Q keluar dari tandon. Jadi total perubahan entropi
gas dan tandon adalah nol. Sistem gas dan tandon kita katakan sebagai semesta.
Semesta adalah sistem dan lingkungannya. Dengan demikian kita bisa
mengambil kesimpulan“pada proses reversibel, perubahan entropi semesta adalah
nol.” Bagaimana jika prosesnya tidak reversibel? Misalkan saja gas pada suhu T
dan gas memuai secara bebas dari volume V1 menjadi V2. Pada pemuaian bebas
tidak ada usaha yang dilakukan dan tidak ada panas yang dipindah. Jadi kita
biarkan gas memuai sendiri.Prosesnya tidak reversibel,maka kita tidak bisa
mengunakan ΔdQ/T untuk mencari perubahan entropi gas.Akan tetapi karena
keadaan awal sama dengan keadaan akhir pada proses isotermal maka perubahan
entropi untuk pemuaian bebas sama dengan perubahan entropi pada pemuaian
isotermal. Maka perubahan entropi pada pemuaian bebas:
…………………………………………..(2.19)
13
Nilai V2 lebih besar dari V1 karena terjadi pemuaian bebas, maka
perubahan entropi semesta untuk proses irreversibel bernilai positif, atau
entropinya naik, maka kita bisa mengatakan pada proses irreversibel entropi
semesta naik. Bagaimana jika volume akhir lebih kecil dari volume mula-mula?
Bila ini terjadi maka entropi semesta akan turun, akan tetapi hal ini tak mungkin
terjadi karena gas tidak bisa secara bebas menyusut dengan sendirinya menjadi
volume yang lebih kecil. Maka kita sekarang bisa menyatakan hukum
termodinamika kedua menjadi untuk sembarang proses,entropi semesta tak pernah
berkurang.
14
Kegiatan Pembelajaran
Setelah membaca LKPD ini jawablah pertanyaan dibawah ini dengan benar dan teliti.
15
Open Ended
sebuah mesin carnot memiliki suhu 270 C pada resevior suhu rendah dan 1270 C pada suhu tinggi. jika mesin melepas panas sebesar 600 Joule maka efesiensi mesin carnot adalah
16
Open Ended
mesin carnot bekerja pada resevior bersuhu 300 K dan 600 K dan menyerap kalor 500 J. berapa kalor yang terbuang oleh mesin carnot tersebut?
17
Open Ended
kulkas memiliki koefesiensi performansi 6. jika suhu ruang di lingkungan 280C, maka suhu paling rendah kulkas tersebut
18
B. J. Habibie
" ketika seorang menghina kamu, itu adalah sebuah pujian bahwa selama ini mereka menghabiskan banyak waktu untuk memikirkan kamu, bahkan ketika kamu tidak memikirkan mereka "
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 18
SLIDE
Similar Resources on Wayground
10 questions
kimia
Presentation
•
1st - 2nd Grade
12 questions
Hukum Newton
Presentation
•
KG
14 questions
Unisel an Multisel
Presentation
•
1st - 3rd Grade
16 questions
Ungkapan Pujian dan Ajakan
Presentation
•
1st Grade
14 questions
Pengenalan Microsoft Excel
Presentation
•
3rd Grade
15 questions
transpotasi
Presentation
•
3rd Grade
15 questions
Memahami Surat Al-Adiyat
Presentation
•
2nd Grade
16 questions
Perkalian dan Pembagian
Presentation
•
2nd Grade
Popular Resources on Wayground
10 questions
5.P.1.3 Distance/Time Graphs
Quiz
•
5th Grade
10 questions
Fire Drill
Quiz
•
2nd - 5th Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
22 questions
School Wide Vocab Group 1 Master
Quiz
•
6th - 8th Grade
20 questions
Main Idea and Details
Quiz
•
5th Grade
20 questions
Context Clues
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Inferences
Quiz
•
4th Grade
12 questions
What makes Nebraska's government unique?
Quiz
•
4th - 5th Grade
Discover more resources for Physics
10 questions
Fire Drill
Quiz
•
2nd - 5th Grade
17 questions
2nd Grade Graphs (Bar & Picture)
Quiz
•
2nd Grade
15 questions
Telling Time
Quiz
•
2nd Grade
30 questions
Multiplication Facts 1-12
Quiz
•
2nd - 5th Grade
20 questions
Multiplication Facts
Quiz
•
2nd - 3rd Grade
19 questions
Fire Safety
Quiz
•
KG - 2nd Grade
14 questions
Main Idea
Quiz
•
2nd - 3rd Grade
15 questions
Telling Time - To 5 minutes
Quiz
•
2nd Grade