Search Header Logo
Akreditas

Akreditas

Assessment

Presentation

•

Education

•

Professional Development

•

Practice Problem

•

Hard

Created by

Marta dinata

FREE Resource

45 Slides • 1 Question

1

AKREDITASI

SEKOLAH

SDN 16/IV

Tahun 2023

2

media

3

media

JUMLAH BUTIR INTI IASP-2020

No

Komponen

SATUAN PENDIDIKAN

SD/MI

SMP/MTS

SMA/MA

SMK

SLB

1

2

3

4

75

6

7

1 Mutu lulusan

11

11

11

11

11

2 Proses Pembelajaran

7

7

7

7

7

3 Mutu guru

4

4

4

4

4

4 Manajemen

sekolak/madrasah
13

13

13

13

13

Jumlah

35

35

35

35

35

4

Multiple Choice

okkk

1

1

2

1

3

1

4

1

5

media

JUMLAH BUTIR KEKHUSUSAN IASP-2020

No

Komponen

SATUAN PENDIDIKAN

SD/MI

SMP/MTS

SMA/MA

SMK

SLB

1

2

3

4

5

6

7

1 Mutu lulusan

0

0

0

2

1

2 Proses Pembelajaran

0

0

0

2

1

3 Mutu guru

1

0

0

1

0

4 Manajemen

sekolak/madrasah
0

0

0

4

3

Jumlah

1

0

0

9

5

JUMLAH BUTIR

36

35

35

44

40

6

media

MUTU LULUSAN

PROSES

PEMBELAJARAN

MUTU GURU

MANAJEMEN

SEKOLAH/MADRASAH

7

media

JUMLAH BUTIR INTI IASP-2020

KOMPONEN

SUB KOMPONEN

NO BUTIR

JUMLAH BUTIR

MUTU LULUSAN

1. Karakter Siswa

1-4

4 Butir

2. Kompetensi Siswa

5-10

6 Butir

3. Kepuasan Pemangku

Kepentingan

11

1 Butir

JUMLAH BUTIR 11 Butir

8

media

JUMLAH BUTIR INTI IASP-2020

KOMPONEN

SUB KOMPONEN

NO BUTIR
JUMLAH
BUTIR

PROSES

PEMBELAJARAN

1.Kualitas pembelajaran di kelas

12-14

3 Butir

2.Iklim belajar di
sekolah/madrasah

15-17

3Butir

3.Pemanfaatan sarpras
penunjang pembelajaran

18

1 Butir

JUMLAH BUTIR 7 Butir

9

media

JUMLAH BUTIR INTI IASP-2020

KOMPONEN

SUB KOMPONEN

NO BUTIR
JUMLAH
BUTIR

MUTU GURU

1.Kompetensi guru

19

1 Butir

2.Pengembangan profesi guru

20-21

2 Butir

3.Inovasi dan kreativitas guru

22

1 Butir

JUMLAH BUTIR 4 Butir

10

media

JUMLAH BUTIR INTI IASP-2020

KOMPONEN

SUB KOMPONEN

NO BUTIR
JUMLAH
BUTIR

MANAJEMEN SEKOLAH/

MADRASAH

1.Pencapaian Visi dan Misi

23

1 Butir

2.Kompetensi supervisi kepala
sekolah/madrasah

24

1 Butir

3.Kepemimpinan kepala
sekolah/madrasah

25

1 Butir

4.Komunikasi dan interaksi
dengan warga sekolah

26

1 Butir

5.Budaya sekolah/madrasah

27

1 Butir

6.Keterlibatan Masyarakat

28

1 Butir

11

media

KOMPONEN

SUB KOMPONEN

NO BUTIR
JUMLAH
BUTIR

MANAJEMEN SEKOLAH/

MADRASAH

7.Pengelolaan Kurikulum

29

1 Butir

8.Pengelolaan Guru dan tenaga
Kependidikan

30

1 Butir

9.Pengelolaan Sarana dan
Prasarana

31

1 Butir

10. Pengelolaan Pembiayaan

32

1 Butir

11. Pengelolaan Kesiswaan

33-34

2 Butir

12. Penjaminan mutu internal

S/M

35

1 Butir

JUMLAH BUTIR 13 Butir

JUMLAH BUTIR SELURUHNYA 35 Butir

12

media

A. KARAKTER SISWA
Rumusan Pernyataan butir 1 :
Siswa menunjukkan perilaku disiplin dalam berbagai situasi.

ASPEK KINERJA

Level

CAPAIAN KINERJA

4

3

2

1

Siswa menunjukkan perilaku disiplin yang membudaya berdasarkan tata tertib
sekolah/madrasah dan mendapat pengakuan atas prestasi kedisiplinan.

Siswa menunjukkan perilaku disiplin berdasarkan tata tertib sekolah/madrasah dan
mendapat pengakuan atas prestasi kedisiplinan.

Siswa menunjukkan perilaku disiplin berdasarkan tata tertib sekolah/madrasah namun
terbatas di sekolah/madrasah.

Siswa menunjukkan perilaku disiplin berdasarkan tata tertib sekolah/madrasah namun
terbatas di kelas.

13

media

A. KARAKTER SISWA
Rumusan Pernyataan Butir 2 :
Siswa menunjukkan perilaku religius dalam aktivitas di
sekolah/madrasah.

Level

CAPAIAN KINERJA

4

3

2

1

Siswa menunjukkan perilaku religius yang membudaya sesuai ajaran agama dan
kepercayaan yang dianutnya dalam kehidupan sehari-hari di sekolah/madrasah.

Siswa menunjukkan perilaku religius sesuai ajaran agama dan kepercayaan yang
dianutnya dalam kehidupan sehari-hari di sekolah/madrasah.

Siswa belum konsisten menunjukkan perilaku religius sesuai ajaran agama dan
kepercayaan yang dianutnya dalam kehidupan sehari-hari di sekolah/madrasah.

Siswa berperilaku religius karena mematuhi tata tertib sekolah/madrasah.

ASPEK KINERJA

14

media

A. KARAKTER SISWA
Rumusan Pernyataan butir 3
Siswa menunjukkan perilaku tangguh dan bertanggung jawab
dalam aktivitas di sekolah/madrasah

Level

CAPAIAN KINERJA

4

3

2

1

Siswa menunjukkan perilaku tangguh dan bertanggung jawab yang membudaya dalam
aktivitas sehari-hari di sekolah/madrasah.

Siswa menunjukkan perilaku tangguh dan bertanggung jawab dalam pembelajaran di
kelas.

Siswa belum konsisten menunjukkan perilaku tangguh dan bertanggung jawab dalam
pembelajaran di kelas.

Siswa belum menunjukkan perilaku tangguh dan bertanggung jawab.

ASPEK KINERJA

15

media

A. KARAKTER SISWA
Rumusan Pernyataan butir 4
Siswa terbebas dari perundungan (bully) di sekolah/madrasah.

Level

CAPAIAN KINERJA

4

3


2


1

Siswa membudayakan praktik bebas dari perundungan dan berperan aktif dalam
program pencegahan perundungan di sekolah/madrasah.

Siswa bebas dari praktik perundungan di sekolah/madrasah.

Siswa

melakukan/mengalami

perundungan

meskipun

sekolah/madrasah

telah

melakukan upaya pencegahan.

Siswa melakukan/mengalami perundungan namun sekolah/madrasah tidak melakukan
upaya pencegahan.

ASPEK KINERJA

16

media

B. KOMPETENSI SISWA
Rumusan Pernyataan butir 5 :
Siswa menunjukkan keterampilan berkomunikasi sesuai karakteristik
keterampilan abad ke-21

Level

CAPAIAN KINERJA

4


3


2

1

Siswa telah menunjukkan budaya berkomunikasi yang efektif dan beretika secara lisan
dan tulisan melalui berbagai media yang memanfaatkan teknologi informasi dan
komunikasi (TIK) di dalam dan di luar sekolah/madrasah.

Siswa telah menunjukkan keterampilan berkomunikasi yang efektif dan beretika secara
lisan dan tulisan melalui berbagai media yang memanfaatkan teknologi informasi dan
komunikasi (TIK) di dalam dan di luar sekolah/madrasah.

Siswa telah menunjukkan keterampilan berkomunikasi yang efektif dan beretika secara
lisan dan tulisan dengan media tertentu di dalam dan di luar sekolah/madrasah.

Siswa telah menunjukkan keterampilan berkomunikasi yang efektif dan beretika secara
lisan dan tulisan dengan media tertentu di dalam sekolah/madrasah.

ASPEK KINERJA

17

media

B. KOMPETENSI SISWA
Rumusan Pernyataan butir 6 :
Siswa menunjukkan keterampilan berkolaborasi sesuai karakteristik
keterampilan abad ke-21

Level

CAPAIAN KINERJA

4


3


2

1

Siswa telah menunjukkan budaya berkolaborasi yang terprogram dengan guru, tenaga
kependidikan, atau siswa lainnya dalam bentuk kegiatan pembelajaran dan
ekstrakurikuler serta penggunaan sumber daya belajar.

Siswa telah menunjukkan keterampilan berkolaborasi dengan dengan guru, tenaga
kependidikan, atau siswa lainnya dalam bentuk kegiatan pembelajaran dan
ekstrakurikuler serta penggunaan sumber daya belajar.

Siswa telah menunjukkan keterampilan berkolaborasi dengan dengan guru, tenaga
kependidikan, atau siswa lainnya dalam bentuk kegiatan pembelajaran dan
ekstrakurikuler secara terbatas.

Siswa telah menunjukkan keterampilan berkolaborasi dengan dengan guru, tenaga
kependidikan, atau siswa lainnya dalam bentuk kegiatan pembelajaran secara terbatas.

ASPEK KINERJA

18

media

B. KOMPETENSI SISWA

Rumusan Pernyataan butir 7 :
Siswa menunjukkan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan
masalah sesuai karakteristik abad ke-21.

Level

CAPAIAN KINERJA

4


3


2

1

Siswa menunjukkan budaya berpikir kritis dan pemecahan masalah secara konsisten
dan sistematis yang ditunjukkan melalui proses pembelajaran dan hasil karya siswa baik
lisan maupun tulisan.

Siswa menunjukkan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah yang
ditunjukkan melalui proses pembelajaran dan hasil karya siswa baik lisan maupun
tulisan.

Siswa menunjukkan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah yang
ditunjukkan melalui proses pembelajaran dan hasil karya siswa baik lisan maupun
tulisan yang dilakukan secara terbatas.

Siswa menunjukkan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah yang
ditunjukkan melalui proses pembelajaran dan hasil karya siswa secara lisan.

ASPEK KINERJA

19

media

B. KOMPETENSI SISWA
Rumusan Pernyataan butir 8 :
Siswa menunjukkan keterampilan kreativitas dan inovasi sesuai
karakteristik keterampilan abad ke-21.

Level

CAPAIAN KINERJA

4

3

2

1

Siswa menunjukkan budaya kreatif dan inovatif secara konsisten yang ditunjukkan melalui proses
pembelajaran dan hasil karya siswa dalam bentuk lisan, tulisan, dan/atau karya lainnya melalui
kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler di dalam dan di luar sekolah/madrasah.

Siswa menunjukkan keterampilan kreatif dan inovatif yang ditunjukkan melalui proses pembelajaran
dan hasil karya siswa dalam bentuk lisan, tulisan, dan/atau karya lainnya melalui kegiatan
pembelajaran dan ekstrakurikuler di dalam dan di luar sekolah/madrasah.

Siswa menunjukkan keterampilan kreatif dan inovatif yang ditunjukkan melalui proses pembelajaran
dan hasil karya siswa dalam bentuk lisan, tulisan, dan/atau karya lainnya melalui kegiatan
pembelajaran dan ekstrakurikuler di dalam sekolah/madrasah.

Siswa menunjukkan keterampilan kreatif dan inovatif yang ditunjukkan melalui proses pembelajaran
dan hasil karya siswa dalam bentuk lisan, tulisan, dan/atau karya lainnya dalam pembelajaran di kelas.

ASPEK KINERJA

20

media

B. KOMPETENSI SISWA

Rumusan Pernyataan butir 9 :
Siswa menunjukkan kemampuan mengekspresikan diri dan berkreasi
dalam kegiatan pengembangan minat dan bakat

Level

CAPAIAN KINERJA

4

3

2

1

Siswa berpartisipasi dan berprestasi dalam berbagai kegiatan pengembangan minat dan
bakat yang dibuktikan dengan perolehan berbagai prestasi/penghargaan tingkat lokal,
nasional maupun internasional.

Siswa berpartisipasi dan berprestasi dalam berbagai kegiatan pengembangan minat dan
bakat yang dibuktikan dengan perolehan berbagai prestasi/penghargaan tingkat lokal.

Siswa berpartisipasi dalam berbagai kegiatan pengembangan minat dan bakat di tingkat
lokal.

Siswa berpartisipasi dalam berbagai kegiatan pengembangan minat dan bakat di tingkat
sekolah/madrasah.

ASPEK KINERJA

21

media

B. KOMPETENSI SISWA

Rumusan Pernyataan butir 10 :
Siswa menunjukkan peningkatan prestasi belajar.

Level

CAPAIAN KINERJA

4

3


2

1

Siswa memiliki rata-rata nilai ujian sekolah/madrasah dan rapor kelas akhir yang
meningkat secara konsisten dalam 3 (tiga) tahun terakhir dan berdampak pada persepsi
positif masyarakat terhadap sekolah/madrasah.

Siswa memiliki rata-rata nilai ujian sekolah/madrasah dan rapor kelas akhir yang
meningkat dalam 3 (tiga) tahun terakhir.

Siswa memiliki rata-rata nilai ujian sekolah/madrasah dan rapor kelas akhir yang
fluktuatif (naik-turun) dalam 3 (tiga) tahun terakhir.

Siswa memiliki rata-rata nilai ujian sekolah/madrasah dan rapor kelas akhir yang tidak
meningkat dalam 3 (tiga) tahun terakhir.

ASPEK KINERJA

22

media

C. KEPUASAN PEMANGKU KEPENTINGAN
Rumusan Pernyataan butir 11 :
Pemangku kepentingan (Stakeholders) puasterhadap
mutu lulusan sekolah/madrasah

Level

CAPAIAN KINERJA

4

3

2

1

Pemangku

kepentingan

menyatakan

sangat

puas

terhadap

mutu

lulusan

sekolah/madrasah terkait sikap, pengetahuan, dan keterampilan mereka.

Pemangku kepentingan menyatakan puas terhadap mutu lulusan sekolah/madrasah
terkait sikap, pengetahuan, dan keterampilan mereka.

Pemangku

kepentingan

menyatakan

kurang

puas

terhadap

mutu

lulusan

sekolah/madrasah terkait sikap, pengetahuan, dan keterampilan mereka.

Pemangku

kepentingan

menyatakan

tidak

puas

terhadap

mutu

lulusan

sekolah/madrasah terkait sikap, pengetahuan, dan keterampilan mereka.

ASPEK KINERJA

23

media

A. KUALITAS PEMBELAJARAN DI KELAS

Rumusan Pernyataan butir 12 :
Proses pembelajaran berlangsung secara aktif dengan melibatkan seluruh siswa dan
mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi sehingga terjadi proses pembelajaran
yang efektif sesuai dengan tujuan pembelajaran pada satuan Pendidikan.

ASPEK KINERJA

Level

CAPAIAN KINERJA

4

3


2

1

Dalam proses pembelajaran siswa diberi kesempatan untuk belajar secara aktif (membaca, bertanya,
berdiskusi, praktik, atau menggunakan media), melibatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi,
dilaksanakan melalui pengalaman yang konkret, dan menyajikan materi yang lebih bermakna bagi
kehidupan siswa serta berdampak pada pemecahan masalah kehidupan sehari-hari.

Dalam proses pembelajaran siswa diberi kesempatan untuk belajar secara aktif (membaca, bertanya,
berdiskusi, praktik, atau menggunakan media), dilaksanakan melalui pengalaman yang konkret, dan
menyajikan materi yang lebih bermakna bagi kehidupan siswa.

Dalam proses pembelajaran siswa diberi kesempatan untuk belajar secara aktif (membaca, bertanya,
berdiskusi, praktik, atau menggunakan media).

Dalam pembelajaran guru lebih banyak menjelaskan dan siswa memperhatikan serta mengerjakan tugas
yang diberikan saja.

24

media

A. KUALITAS PEMBELAJARAN DI KELAS

Rumusan Pernyataan butir 13 :
Penilaian proses dan hasil belajar digunakan sebagai dasar untuk perbaikan dan
dilaksanakan secara sistemis

ASPEK KINERJA

Level

CAPAIAN KINERJA

4

3

2

1

Guru melakukan penilaian proses dan hasil belajar dengan menggunakan berbagai teknik
penilaian untuk mengetahui pencapaian tujuan pembelajaran secara sistemis dan
berkesinambungan yang berdampak pada perbaikan proses pembelajaran dan hasil belajar
siswa.

Guru melakukan penilaian proses dan hasil belajar dengan menggunakan berbagai teknik
penilaian untuk mengetahui pencapaian tujuan pembelajaran secara berkesinambungan.

Guru melakukan penilaian proses dan hasil belajar sesuai tujuan pembelajaran namun
belum digunakan untuk perbaikan pembelajaran.

Guru melakukan penilaian proses dan hasil belajar tanpa memperhatikan tujuan
pembelajaran.

25

media

A. KUALITAS PEMBELAJARAN DI KELAS

Rumusan Pernyataan butir 14 :
Program remedial dan/atau pengayaan diberikan kepada siswa yang memerlukan.

ASPEK KINERJA

Level

CAPAIAN KINERJA

4


3

2


1

Guru melaksanakan program remedial dan/atau pengayaan (sesuai kebutuhan) secara
sistematis, terstruktur, dan berkelanjutan dengan menggunakan berbagai strategi dan
berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar siswa.

Guru melaksanakan program remedial dan/atau pengayaan (sesuai kebutuhan) secara
sistematis dan terstruktur dengan menggunakan berbagai strategi dan berpengaruh
terhadap peningkatan hasil belajar siswa.

Guru melaksanakan program remedial atau pengayaan (sesuai kebutuhan) secara
sistematis dan terstruktur dengan menggunakan berbagai strategi dan berpengaruh
terhadap peningkatan hasil belajar siswa secara terbatas pada beberapa mata pelajaran.

Guru melaksanakan program remedial atau pengayaan terbatas pada pemberian tes
dan/atau pekerjaan rumah (PR).

26

media

B. IKLIM BELAJAR DI SEKOLAH/MADRASAH

Rumusan Pernyataan butir 15 :
Siswa berpartisipasi aktif dalam belajar dan suasana pembelajaran di kelas
menyenangkan.

ASPEK KINERJA

Level

CAPAIAN KINERJA

4

3

2

1

Suasana pembelajaran dinamis dengan adanya interaksi antar siswa, interaksi siswa
dengan guru, siswa antusias dalam belajar dan suasana kelas menyenangkan dan menarik
sehingga berdampak pada pencapaian tujuan pembelajaran.

Suasana pembelajaran dinamis dengan adanya interaksi antarsiswa, interaksi siswa dengan
guru, siswa antusias dalam belajar dan suasana kelas menyenangkan dan menarik.

Suasana kelas tertib dan terlihat ada interaksi timbal balik antar siswa dengan siswa dan
siswa dengan guru.

Suasana kelas tertib walaupun penyampaian materi berlangsung satu arah dari guru ke
siswa.

27

media

B. IKLIM BELAJAR DI SEKOLAH/MADRASAH

Rumusan Pernyataan butir 16 :
Guru melakukan pembiasaan literasi membaca dan menulis.

ASPEK KINERJA

Level

CAPAIAN KINERJA

4

3

2

1

Guru melakukan pembiasaan literasi membaca dan menulis di sekolah/madrasah yang
berdampak pada (1) terbentuknya budaya membaca dan menulis di luar kelas, (2)
menghasilkan karya-karya literasi seperti majalah dinding, cerpen, dan karya tulis lainnya,
dan (3) terpublikasinya karya literasi siswa di masyarakat.

Guru melakukan pembiasaan literasi membaca dan menulis di sekolah/madrasah yang
berdampak pada (1) terbentuknya budaya membaca dan menulis di luar kelas (2)
menghasilkan karya-karya literasi seperti majalah dinding, cerpen, dan karya tulis lainnya.

Guru melakukan pembiasaan membaca, menulis, berkomunikasi, berlatih, atau berkarya
tetapi belum berdampak pada kebiasaan yang dilakukan oleh siswa di luar kelas.

Guru belum melakukan pembiasaan membaca, menulis, berkomunikasi, berlatih, atau
berkarya secara terprogram

28

media

B. IKLIM BELAJAR DI SEKOLAH/MADRASAH

Rumusan Pernyataan butir 17 :
Guru menciptakan suasana belajar yang memperhatikan keamanan, kenyamanan,
kebersihan, dan memudahkan siswa untuk belajar.

ASPEK KINERJA

Level

CAPAIAN KINERJA

4

3

2

1

Guru mengimplementasikan prosedur pembelajaran yang melibatkan siswa dalam menjaga keamanan,
kenyamanan, kebersihan, dan kemudahan secara fisik maupun psikis dalam belajar siswa dengan
membangun hubungan baik antarsiswa dan antara siswa dan guru yang saling menghormati dan
menghargai sehingga tercapai tujuan pembelajaran.

Guru mengimplementasikan prosedur pembelajaran yang memperhatikan keamanan, kenyamanan,
kebersihan, dan kemudahan secara fisik maupun psikis dalam belajar siswa dengan membangun
hubungan baik antarsiswa dan antara siswa dan guru yang saling menghormati dan menghargai sehingga
tercapai tujuan pembelajaran.

Guru belum secara optimal mengimplementasikan prosedur pembelajaran yang memperhatikan
keamanan, kenyamanan, kebersihan, dan kemudahan secara fisik maupun psikis dalam belajar siswa.

Guru tidak mengimplementasikan prosedur pembelajaran yang memperhatikan keamanan, kenyamanan,
kebersihan, dan kemudahan secara fisik maupun psikis untuk dapat diakses siswa dalam belajar.

29

media

C. PEMANFAATAN SARPRAS PENUNJANG
PROSES PEMBELAJARAN

Rumusan Pernyataan butir 18 :
Sarana dan prasarana yang tersedia di sekolah/madrasah dimanfaatkan dengan optimal
dalam proses pembelajaran.

ASPEK KINERJA

Level

CAPAIAN KINERJA

4

3

2

1

Proses pembelajaran memanfaatkan sarana dan prasarana yang ada di dalam dan di luar
sekolah/madrasah baik yang tersedia maupun kreasi guru/siswa sebagai media dan sumber belajar yang
berdampak terhadap peningkatan mutu pembelajaran dan capaian hasil belajar siswa.

Proses pembelajaran memanfaatkan sarana dan prasarana yang ada di dalam dan di luar
sekolah/madrasah yang berdampak terhadap peningkatan mutu pembelajaran dan capaian hasil belajar
siswa.

Proses pembelajaran memanfaatkan sarana dan prasarana sebagai media dan sumber belajar yang
terbatas, baik jumlah maupun jenisnya sehingga belum berdampak terhadap mutu proses pembelajaran.

Proses pembelajaran belum semuanya memanfaatkan sarana dan prasarana sebagai media dan sumber
belajar.

30

media

A. KOMPETENSI GURU

Rumusan Pernyataan butir 19 :
Guru menyusun perencanaan pembelajaran aktif, kreatif, dan inovatif dengan mengoptimalkan
lingkungan dan memanfaatkan TIK atau cara lain yang sesuai dengan konteksnya.

ASPEK KINERJA

Level

CAPAIAN KINERJA

4

3

2

1

Guru mampu: (1) menyusun RPP yang memfasilitasi seluruh siswa belajar aktif, inovatif, kreatif, efektif,
dan menyenangkan seperti: merancang penelitian sederhana, melakukan tugas proyek tertentu
berdasarkan ide-ide siswa sendiri dan mengoptimalkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar serta
memanfaatkan TIK atau cara lain yang sesuai dengan konteksnya, (2) menjelaskan tahapan penyusunan
RPP yang dibuatnya dengan memperhatikan hasil refleksi/evaluasi proses pembelajaran sebelumnya.

Guru mampu: (1) menyusun RPP yang memfasilitasi seluruh siswa belajar aktif, inovatif, kreatif, efektif,
dan menyenangkan, yang dapat dilihat dari aktivitas KBM yang menempatkan siswa sebagai subyek dalam
kegiatan pembelajaran dengan mengoptimalkan pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar, (2)
menjelaskan tahapan penyusunan RPP yang dibuat berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Guru: (1) mampu menyusun RPP yang memfasilitasi seluruh siswa belajar aktif, kreatif dan inovatif yang
dapat dilihat dari aktivitas kegiatan belajar mengajar (KBM) yang menempatkan siswa sebagai subyek
dalam kegiatan pembelajaran, (2) kurang sistematis dalam menjelaskan tahapan penyusunan RPP yang
dibuatnya.

Guru menyusun RPP yang belum memfasilitasi seluruh siswa belajar aktif, kreatif, dan inovatif.

31

media

Rumusan Pernyataan butir 20 :
Guru melakukan evaluasi diri, refleksi dan pengembangan kompetensi untuk perbaikan
kinerja secara berkala.

B. PENGEMBANGAN PROFESI GURU

ASPEK KINERJA

Level

CAPAIAN KINERJA

4

3

2

1

Guru melakukan evaluasi dan refleksi diri melalui berbagai kegiatan seperti observasi kelas dan pemberian
kuesioner tentang pelaksanaan pembelajaran, rekaman audio atau video, dan hasilnya didiskusikan serta
diseminasikan ke teman sejawat yang difasilitasi sekolah untuk perbaikan kinerja secara berkelanjutan
yang terlihat pada perbaikan mutu pembelajaran dan capaian hasil belajar siswa.

Guru melakukan perbaikan kinerja khususnya pembelajaran dalam pengembangan kompetensi secara
berkelanjutan setelah melakukan refleksi dan evaluasi diri dengan membuat jurnal reflektif dan catatan
harian.

Guru sudah melakukan refleksi dan evaluasi diri untuk perbaikan kinerja dengan membuat catatan
mengajar.

Guru tidak melakukan atau masih memerlukan bantuan dalam melaksanakan refleksi dan evaluasi diri.

32

media

Rumusan Pernyataan butir 21 :
Guru melakukan pengembangan profesi berkelanjutan untuk meningkatkan
pengetahuan, keterampilan, dan wawasan..

B. PENGEMBANGAN PROFESI GURU

ASPEK KINERJA

Level

CAPAIAN KINERJA

4

3

2

1

Guru melakukan pengembangan profesi berkelanjutan atas inisiatif sendiri yang hasilnya berdampak terhadap
peningkatan mutu pembelajaran dan capaian belajar siswa yang dilakukan melalui beragam bentuk kegiatan
belajar melalui diskusi antarteman sejawat, KKG/MGMP atau sejenisnya, belajar daring, mengikuti diklat/seminar,
publikasi ilmiah, karya inovatif dan membagikan praktik baik kepada orang lain di dalam dan di luar
sekolah/madrasah baik secara lisan maupun tulisan melalui berbagai media.

Guru melakukan pengembangan profesi berkelanjutan atas inisiatif sendiri yang hasilnya berdampak terhadap
peningkatan mutu pembelajaran dan capaian belajar siswa yang dilakukan melalui beragam bentuk kegiatan
belajar melalui diskusi antarteman sejawat, KKG/MGMP atau sejenisnya, belajar daring, mengikuti diklat/seminar,
publikasi ilmiah, karya inovatif dan membagikan praktik baik kepada teman sejawat di sekolah/madrasah.

Guru melakukan pengembangan profesi berkelanjutan atas anjuran/himbauan yang hasilnya berdampak
terhadap peningkatan mutu pembelajaran dan capaian belajar siswa yang dilakukan melalui beragam bentuk
kegiatan belajar melalui diskusi antarteman sejawat, KKG/MGMP atau sejenisnya, belajar daring, mengikuti
diklat/seminar, publikasi ilmiah, karya inovatif.

Guru melakukan pengembangan profesi berdasarkan inisiatif sekolah/madrasah yang hasilnya belum berdampak
terhadap peningkatan mutu pembelajaran dan capaian belajar siswa dalam bentuk kegiatan yang masih terbatas
dan hasilnya belum dibagikan kepada orang lain.

33

media

C. INOVASI DAN KREATIVITAS GURU

Rumusan Pernyataan butir 22 :
Guru mengembangkan strategi, model, metode, teknik, dan media pembelajaran yang
kreatif dan inovatif.

ASPEK KINERJA

Level

CAPAIAN KINERJA

4

3

2

1

Guru mengembangkan/memodifikasi strategi, model, metode, teknik, dan media pembelajaran inovatif
dan kreatif yang dapat mendorong siswa belajar secara aktif, efektif, dan menyenangkan sesuai dengan
tujuan pembelajaran serta menginspirasi teman sejawat dan/atau dapat diduplikasi oleh orang lain.

Guru mengembangkan/memodifikasi strategi, model, metode, teknik, dan media pembelajaran inovatif
dan kreatif yang dapat mendorong siswa belajar secara aktif, efektif, dan menyenangkan sesuai dengan
tujuan pembelajaran.

Guru mengembangkan/memodifikasi strategi, model, metode, teknik, dan media pembelajaran yang
dapat mendorong siswa belajar secara aktif dan menyenangkan tanpa adanya kaitan langsung dengan
tujuan pembelajaran.

Guru mengembangkan/memodifikasi strategi, model, metode, teknik, dan media pembelajaran yang tidak
mendorong tercapainya tujuan pembelajaran.

34

media

A. PENCAPAIAN VISI DAN MISI

Rumusan Pernyataan butir 23 :
Sekolah/madrasah mengembangkan, menyosialisasikan, mengimplementasikan, dan
mengevaluasi visi, misi, dan tujuan sekolah/madrasah.

ASPEK KINERJA

Level

CAPAIAN KINERJA

4

3

2

1

Sekolah/madrasah mengembangkan, menyosialisasikan, mengimplementasikan dan mengevaluasi visi, misi,
dan tujuan yang melibatkan pemangku kepentingan dan hasil evaluasi dipergunakan untuk perbaikan dan
peningkatan mutu sekolah/madrasah secara berkelanjutan.

Sekolah/madrasah mengembangkan, menyosialisasikan, mengimplementasikan, dan mengevaluasi visi, misi,
dan tujuan yang melibatkan pemangku kepentingan serta menjadikannya sebagai dasar/acuan dalam
penyusunan dan pelaksanaan rencana kerja sekolah/madrasah.

Sekolah/madrasah mengembangkan, menyosialisasikan, dan mengimplementasikan visi, misi, dan tujuan
sebagai dasar/acuan dalam penyusunan dan pelaksanaan rencana kerja sekolah/madrasah.

Sekolah/madrasah mengembangkan dan menyosialisasikan tetapi belum mengimplementasikan visi, misi, dan
tujuan serta belum menjadikannya sebagai dasar/acuan dalam penyusunan dan pelaksanaan rencana kerja
sekolah/madrasah.

35

media

B. KOMPETENSI SUPERVISI KEPALA
SEKOLAH/MADRASAH

Rumusan Pernyataan butir 24 :
Kepala sekolah/madrasah menunjukkan kompetensi supervisi akademik untuk
membantu guru mewujudkan pembelajaran yang bermutu.

Level

CAPAIAN KINERJA

4

3

2

1

Kepala sekolah/madrasah merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi, dan melakukan tindak lanjut atas hasil
supervisi akademik kepada guru secara berkelanjutan dan berdampak signifikan terhadap peningkatan kinerja
guru serta pembelajaran yang bermutu.

Kepala sekolah/madrasah merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi, dan melakukan tindak lanjut atas hasil
supervisi akademik kepada guru secara berkelanjutan.

Kepala sekolah/madrasah merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi, dan melakukan tindak lanjut atas hasil
supervisi akademik kepada guru namun belum dilakukan secara rutin dan berkelanjutan.

Kepala sekolah/madrasah merencanakan dan melaksanakan supervisi akademik namun tidak melakukan
tindak lanjut.

ASPEK KINERJA

36

media

C. KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH/MADRASAH

Rumusan Pernyataan butir 25 :
Kepala sekolah/madrasah secara konsisten, partisipatif, kolaboratif, transformatif, dan
efektif memimpin guru, tenaga kependidikan, dan siswa untuk mengembangkan ide-ide
kreatif dan inovatif dalam usaha pengembangan kegiatan/program sekolah/madrasah
untuk mencapai visi, misi, dan tujuan yang telah ditetapkan..

Level

CAPAIAN KINERJA

4

3

2

1

Kepala sekolah/madrasah memimpin guru, tenaga kependidikan, dan siswa untuk mengembangkan ide-ide
kreatif dan inovatif yang dituangkan dalam RKS/RKAS yang dalam penyusunannya melibatkan warga
sekolah/madrasah dan pemangku kepentingan lainnya serta diimplementasikan secara konsisten dan efektif,
akuntabel, dan transparan berdampak nyata pada pengembangan sekolah/madrasah.

Kepala sekolah/madrasah memimpin guru, tenaga kependidikan, dan siswa untuk mengembangkan ide-ide
kreatif dan inovatif yang dituangkan dalam RKS/RKAS yang dalam penyusunannya melibatkan warga
sekolah/madrasah dan pemangku kepentingan lainnya serta diimplementasikan secara konsisten dan efektif.

Kepala sekolah/madrasah memimpin guru, tenaga kependidikan, dan siswa untuk mengembangkan ide-ide
kreatif dan inovatif yang dituangkan dalam RKS/RKAS yang dalam penyusunannya melibatkan warga
sekolah/madrasah dan pemangku kepentingan lainnya, namun tidak diimplementasikan secara konsisten dan
efektif.

Kepala sekolah/madrasah memimpin guru, tenaga kependidikan, dan siswa untuk mengembangkan ide-ide
kreatif dan inovatif yang dituangkan dalam RKS/RKAS yang dalam penyusunannya tidak melibatkan warga
sekolah/madrasah dan pemangku kepentingan lainnya

ASPEK KINERJA

37

media

D. KOMUNIKASI DAN INTERAKSI SEKOLAH/MADRASAH

Rumusan Pernyataan butir 26 :
Sekolah/madrasah membangun komunikasi dan interaksi antara warga
sekolah/madrasah (siswa, guru, kepala sekolah/madrasah, tenaga kependidikan), orang
tua, dan masyarakat untuk mewujudkan keharmonisan internal dan eksternal
sekolah/madrasah.

Level

CAPAIAN KINERJA

4

3

2

[

1

Sekolah/madrasah menunjukkan komunikasi dan interaksi antara siswa, guru, dan warga sekolah/madrasah,
orang tua dan masyarakat sekitar secara harmonis dan berdampak pada terciptanya budaya kerja sama yang
kuat.

Sekolah/madrasah menunjukkan komunikasi dan interaksi antara warga sekolah/madrasah, orang tua, dan
masyarakat sekitar secara harmonis.

Sekolah/madrasah menunjukkan komunikasi dan interaksi antara warga sekolah/madrasah dan orang tua
secara harmonis.

Sekolah/madrasah belum menunjukkan komunikasi dan interaksi antara warga sekolah/madrasah dan orang
tua secara harmonis.

ASPEK KINERJA

38

media

E. BUDAYA SEKOLAH/MADRASAH

Rumusan Pernyataan butir 27 :
Sekolah/madrasah melakukan pembiasaan; aman, tertib, bersih, dan nyaman untuk
menciptakan lingkungan sekolah/madrasah yang kondusif.

Level

CAPAIAN KINERJA

4

3

2

1

Sekolah/madrasah menunjukkan suasana aman, tertib, bersih, dan nyaman bagi seluruh warga
sekolah/madrasah untuk menciptakan lingkungan sekolah/madrasah yang kondusif dan berdampak pada
persepsi positif masyarakat terhadap sekolah/madrasah.

Sekolah/madrasah menunjukkan suasana aman, tertib, bersih, dan nyaman bagi seluruh warga
sekolah/madrasah untuk menciptakan lingkungan sekolah/madrasah yang kondusif.

Sekolah/madrasah menerapkan pembiasaan secara konsisten hidup aman, tertib, bersih, dan nyaman bagi
seluruh warga sekolah/madrasah untuk menciptakan lingkungan sekolah/madrasah yang kondusif.

Sekolah/madrasah menerapkan pembiasaan hidup aman, tertib, bersih, atau nyaman bagi seluruh warga
sekolah/madrasah.

ASPEK KINERJA

39

media

F. KETERLIBATAN MASYARAKAT

Rumusan Pernyataan butir 28 : Sekolah/madrasah melibatkan orang tua siswa dan
masyarakat dari berbagai kalangan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan
program dan kegiatan sekolah/madrasah.


Level

CAPAIAN KINERJA

4

3

2

1

Manajemen dan komite sekolah/madrasah merupakan mitra setara, yang terlihat pada kepedulian dan pemahaman komite
sekolah/madrasah terhadap kondisi, masalah, dan tantangan yang sedang dihadapi sekolah/madrasah dan menjadikannya
sebagai tantangan bersama. Pertemuan komite dengan manajemen sekolah/madrasah dapat terjadi sewaktu-waktu atas
inisiatif salah satu pihak. Keterlibatan tokoh masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan program-
program sekolah/madrasah terjadi atas inisiatif komite maupun manajemen sekolah/madrasah serta berdampak pada
persepsi positif masyarakat terhadap sekolah/madrasah.

Manajemen dan komite sekolah/madrasah merupakan mitra setara, yang terlihat pada kepedulian dan pemahaman komite
sekolah terhadap kondisi, masalah, dan tantangan yang sedang dihadapi sekolah, dan menjadikannya sebagai tantangan
bersama. Pertemuan komite dengan manajemen sekolah dapat terjadi sewaktu-waktu atas inisiatif salah satu pihak.
Keterlibatan tokoh masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan program-program sekolah/madrasah
terjadi atas inisiatif komite maupun manajemen sekolah/madrasah.

Manajemen sekolah/madrasah berinisiatif dan memfasilitasi pertemuan komite sekolah/madrasah sekali dalam setahun
menjelang awal tahun ajaran. Forum pertemuan komite sekolah/madrasah dimanfaatkan oleh manajemen
sekolah/madrasah untuk mendapatkan dukungan para orang tua khususnya terkait dukungan finansial kepada
sekolah/madrasah secara sukarela demi kemajuan sekolah/madrasah dan kepentingan anak didik secara keseluruhan.

Manajemen sekolah/madrasah berinisiatif dalam memfasilitasi pertemuan komite sekolah/madrasah sekali dalam setahun
menjelang awal tahun ajaran. Keputusan pertemuan komite sekolah/madrasah cenderung berdasarkan ketokohan pengurus
komite sekolah/madrasah.

ASPEK KINERJA

40

media

G. PENGELOLAAN KURIKULUM

Rumusan Pernyataan butir 29 : Sekolah/madrasah mengembangkan,
mengimplementasikan, dan mengevaluasi pelaksanaan kurikulum secara sistematis,
kreatif, inovatif, dan efektif

Level

CAPAIAN KINERJA

4


3

2

1

Sekolah/madrasah mengembangkan kurikulum tingkat satuan pendidikan dengan melibatkan para pemangku
kepentingan, serta mengimplementasikan dan mengevaluasi secara sistematis, kreatif, inovatif, dan efektif
yang berkesinambungan serta berdampak pada peningkatan prestasi siswa.

Sekolah/madrasah mengembangkan kurikulum tingkat satuan pendidikan dengan melibatkan para pemangku
kepentingan, serta mengimplementasikan dan mengevaluasi secara sistematis, kreatif, inovatif, dan efektif
yang berkesinambungan.

Sekolah/madrasah mengembangkan kurikulum tingkat satuan pendidikan tanpa melakukan evaluasi secara
periodik dan melibatkan para pemangku kepentingan secara terbatas.

Sekolah/madrasah memiliki dokumen kurikulum tingkat satuan pendidikan, tetapi tidak dikembangkan melalui
tahapan pengembangan yang sistematis/prosedural.

ASPEK KINERJA

41

media

H. PENGELOLAAN GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN

Rumusan Pernyataan butir 30 : Sekolah/madrasah menerapkan pengelolaan guru dan
tenaga kependidikan secara efektif, efisien, dan akuntabel pada kegiatan rekrutmen,
seleksi, penugasan, pengembangan kompetensi, penilaian kinerja, kompensasi, dan
penghargaan/sanksi.

Level

CAPAIAN KINERJA

4

3

2

1

Sekolah/madrasah menerapkan secara konsisten pengelolaan guru dan tenaga kependidikan yang komprehensif,
efektif, efisien, dan akuntabel pada kegiatan rekrutmen, seleksi, penugasan, pengembangan kompetensi, penilaian
kinerja, dan pemberian penghargaan/sanksi yang berdampak terhadap persepsi positif pemangku kepentingan,
iklim kerja yang kondusif, dan peningkatan kinerja.

Sekolah/madrasah menerapkan secara konsisten pengelolaan guru dan tenaga kependidikan yang komprehensif,
efektif, efisien, dan akuntabel pada kegiatan rekrutmen, seleksi, penugasan, pengembangan kompetensi, penilaian
kinerja, dan pemberian penghargaan/sanksi yang berdampak terhadap iklim kerja yang kondusif, dan persepsi
positif pemangku kepentingan.

Sekolah/madrasah menerapkan secara konsisten pengelolaan guru dan tenaga kependidikan yang komprehensif,
efektif, efisien, dan akuntabel pada kegiatan rekrutmen, seleksi, penugasan, pengembangan kompetensi, penilaian
kinerja, dan pemberian penghargaan/sanksi yang berdampak terhadap iklim kerja yang kondusif.

Sekolah/madrasah belum menerapkan secara konsisten pengelolaan guru dan tenaga kependidikan yang
komprehensif, efektif, efisien, dan akuntabel.

ASPEK KINERJA

42

media

I. PENGELOLAAN SARANA DAN PRASARANA

Rumusan Pernyataan butir 31 :Sekolah/madrasah melaksanakan pengelolaan sarana
dan prasarana dengan baik untuk mendukung proses pembelajaran yang berkualitas.

Level

CAPAIAN KINERJA

4

3

2

1

Sekolah/madrasah mengelola sarana dan prasarana secara konsisten dan efisien dengan melibatkan semua
warga sekolah/madrasah dan pemangku kepentingan lainnya dalam pelaksanaan prosedur penggunaan dan
pemeliharaan yang hasilnya terlihat pada sarana dan prasarana yang berkondisi baik, bersih, rapi, aman,
nyaman, dan mudah diakses sehingga berdampak positif terhadap proses pembelajaran yang efektif.

Sekolah/madrasah mengelola sarana dan prasarana secara konsisten dan efisien dengan melibatkan semua
warga sekolah dalam pelaksanaan prosedur penggunaan dan pemeliharaan sehingga proses pembelajaran
dapat berlangsung aman dan nyaman dengan sarana dan prasarana yang mudah diakses.

Sekolah/madrasah belum mengelola sarana dan prasarana secara konsisten dan efisien dalam pelaksanaan
prosedur penggunaan dan pemeliharaan sarana dan prasarana.

Sekolah/madrasah belum mengelola sarana dan prasarana karena tidak memiliki sistem dan prosedur
pengelolaan sarana dan prasarana.

ASPEK KINERJA

43

media

J. PENGELOLAAN PEMBIAYAAN

Rumusan Pernyataan butir 32 : Sekolah/madrasah mengelola anggaran pendapatan dan
belanja secara transparan dan akuntabel sesuai perencanaan.

Level

CAPAIAN KINERJA

4

3

2

1

Sekolah/madrasah menyusun perencanaan program dan anggaran pendapatan dan belanja sekolah/madrasah
berdasarkan evaluasi diri sekolah/madrasah dengan melibatkan komite sekolah/madrasah. Realisasi penggunaan
anggaran dan belanja dilakukan berdasarkan perencanaan yang telah disusun. Laporan keuangan disusun secara
periodik dengan prinsip transparan dan akuntabel berdasarkan peraturan yang berlaku dan disampaikan ke pihak
yang berkepentingan baik di dalam maupun di luar sekolah. Laporan akhir keuangan diaudit secara internal atau
eksternal dengan hasil baik.

Sekolah/madrasah menyusun perencanaan program dan anggaran pendapatan dan belanja sekolah/madrasah
berdasarkan evaluasi diri sekolah/madrasah dengan melibatkan komite sekolah/madrasah. Realisasi penggunaan
anggaran dan belanja dilakukan berdasarkan perencanaan yang telah disusun. Laporan keuangan disusun secara
transparan dan akuntabel berdasarkan peraturan yang berlaku dan disampaikan ke pihak yang berkepentingan
baik di dalam maupun di luar sekolah.

Sekolah/madrasah menyusun perencanaan program dan anggaran pendapatan dan belanja sekolah/madrasah
dengan melibatkan komite sekolah/madrasah. Laporan keuangan disusun dan disampaikan ke pihak pemberi dana
dan kalangan internal sekolah/madrasah.

Sekolah/madrasah menyusun perencanaan program dan anggaran pendapatan dan belanja sekolah/madrasah.

Laporan keuangan disusun dan disampaikan ke pihak pemberi dana dan kalangan internal sekolah/madrasah

ASPEK KINERJA

44

media

K. PENGELOLAAN KESISWAAN

Rumusan Pernyataan 33:
Sekolah/madrasah menyelenggarakan pembinaan kegiatan kesiswaan untuk
mengembangkan minat dan bakat siswa.

Level

CAPAIAN KINERJA

4

3


2

1

Sekolah/madrasah menyelenggarakan kegiatan ekstrakurikuler dan mengikutsertakan siswa dalam berbagai
kompetisi serta mendapatkan dukungan fasilitas dari sekolah/madrasah, orang tua dan masyarakat yang
menghasilkan berbagai prestasi.

Sekolah/madrasah menyelenggarakan kegiatan ekstrakurikuler, dan mengikutsertakan siswa dalam berbagai
kompetisi serta mendapatkan dukungan fasilitas dari sekolah/madrasah yang menghasilkan berbagai prestasi.

Sekolah/madrasah menyelenggarakan kegiatan ekstrakurikuler dan mengikutsertakan siswa dalam berbagai
kompetisi serta mendapatkan dukungan fasilitas dari sekolah/madrasah.

Sekolah/madrasah menyelenggarakan kegiatan ekstrakurikuler, tetapi tidak diikutsertakan dalam berbagai
kompetisi.

ASPEK KINERJA

45

media

K. PENGELOLAAN KESISWAAN

Rumusan Pernyataan butir 34 :
Sekolah/madrasah memberikan layanan bimbingan dan konseling siswa dalam bidang
pribadi, sosial, akademik, pendidikan lanjut, dan karier untuk mendukung pencapaian
dan pengembangan prestasi.

ASPEK KINERJA

Level

CAPAIAN KINERJA

4

3

2

1

Sekolah/madrasah memberikan layanan bimbingan dan konseling dalam bidang pribadi, sosial, akademik,
pendidikan lanjut, dan/atau karier untuk mendukung pencapaian dan pengembangan prestasi secara
berkelanjutan dengan dukungan SDM yang berkualitas.

Sekolah/madrasah berusaha memberikan layanan bimbingan dan konseling dalam bidang pribadi, sosial,
akademik, pendidikan lanjut, dan/atau karier yang diselenggarakan secara berkelanjutan dengan dukungan
SDM terbatas.

Sekolah/madrasah berusaha memberikan layanan bimbingan dan konseling namun belum meliputi semua
aspek (bidang pribadi, sosial, akademik, pendidikan lanjut, dan/atau karier).Dukungan sumber daya belum
sesuai dengan kebutuhan.

Layanan/bimbingan dan konseling dalam bidang pribadi, sosial, akademik, pendidikan lanjut, dan/atau karier
siswa belum menjadi komitmen sekolah serta tidak didukung oleh sumber daya sesuai bidang keahliannya.

46

media

L. PENJAMINAN MUTU INTERNAL SEKOLAH/MADRASAH

Rumusan Pernyataan butir 35 :
Sekolah/madrasah melaksanakan Penjaminan Mutu Internal Sekolah/Madrasah setiap
tahun terkait pencapaian standar nasional pendidikan, yang meliputi kegiatan:
pelaksanaan evaluasi diri sekolah/madrasah (EDS/M), penyusunan Rencana Kerja dan
Anggaran Sekolah/Madrasah (RKA-S/M) yang merujuk pada rapor mutu.

Level

CAPAIAN KINERJA

4

3

2

1

Sekolah/madrasah menyusun RKA-S/M dengan merujuk rapor mutu dan hasil EDS/M, melakukan evaluasi
pelaksanaan program dalam RKA-S/M, menyusun rencana perbaikan RKA-S/M tahun berikutnya, dan
melakukan tindakan perbaikan secara berkelanjutan.

Sekolah/madrasah menyusun RKA-S/M dengan merujuk rapor mutu dan hasil EDS/M, serta melakukan
evaluasi pelaksanaan program dalam RKA-S/M.

Sekolah/madrasah menyusun RKA-S/M dengan merujuk rapor mutu dan hasil EDS/M.

Sekolah/madrasah menyusun RKA-S/M tanpa memperhatikan rapor mutu dan hasil EDS/M.

ASPEK KINERJA

pattern-tertiary
AKREDITASI

SEKOLAH

SDN 16/IV

Tahun 2023

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 46

SLIDE