Search Header Logo
PUISI

PUISI

Assessment

Presentation

Arts

9th - 12th Grade

Hard

Created by

Sri Pujiastuti

FREE Resource

4 Slides • 0 Questions

1

media

Pengertian Puisi
Dikutip dalam buku Seni Mengenal Puisi, puisi dijelaskan dalam tiga definisi. Mulai dari
pengertian puisi secara umum, KBBI, hingga menurut para ahli.

Secara umum, puisi adalah karya sastra yang berasal dari ungkapan hati dan perasaan penyair
sebagai bentuk mengekspresikan diri.

Isinya bisa menggambarkan keresahan, imajinasi, kritik, pengalaman, atau nasihat. Karya sastra
puisi tersusun atas rangkaian bahasa indah dan padat makna.

Hal ini bertujuan untuk menciptakan suasana tertentu sehingga pembaca dapat memahami atau
menghayati isi dalam puisi tersebut.

Tak jauh berbeda, Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mengartikan puisi sebagai ragam
sastra dengan penggunaan bahasa yang masih terikat oleh mantra, irama, penyusunan larik,
bait, atau rima.

Selain itu, puisi adalah gubahan dalam bahasa yang bentuknya dipilih dan ditata secara cermat.

Di sisi lain, pengertian puisi menurut para ahli didefinisikan melalui berbagai sudut pandang.
berikut pengertiannya:

1. James Reeves (Sastrawan Inggris)

Puisi adalah ekspresi bahasa yang kaya dan penuh daya pikat.


2. Usman Awang (Sastrawan Malaysia)

Puisi bukanlah suatu nyanyian orang putus asa yang mencari ketenangan dan kepuasan dalam
puisi yang ditulisnya.


3. Putu Arya Tirtawirya (Sastrawan Indonesia)

Puisi ialah suatu ungkapan secara implisit dan samar, maknanya yang tersirat, dan kata-katanya
condong pada makna konotatif.


4. H.B. Jassin (Kritikus Sastra Indonesia)

Puisi adalah karya sastra yang diucapkan dengan perasaan dan memiliki gagasan atau pikiran
serta tanggapan terhadap suatu hal atau kejadian tertentu.


5. Aminuddin (Pakar Bahasa Indonesia)

Puisi adalah sebuah struktur yang terdiri atas unsur-unsur pembangun yang terhubung satu
sama lainnya dan tidak bisa dipisahkan antara unsur satu dengan unsur lain karena saling
berkaitan satu sama lain.


2

3

media

Unsur Pembentuk Puisi
Unsur Intrinsik Puisi
Unsur intrinsik adalah unsur yang terkandung dalam puisi dan memengaruhinya. Yang termasuk
unsur intrinsik puisi yakni tema, imaji, diksi, suasana, majas, rima, dan amanat. Berikut
penjelasannya.

1. Tema

Tema adalah pokok pikiran utama dalam sebuah puisi. Sifat dari tema ini bisa objektif, khusus,
atau lugas.

Tema paling umum pada puisi meliputi cinta, ketuhanan, kritik sosial, alam, keadilan,
kemanusiaan, hingga perjuangan.


2. Perasaan atau imaji

Puisi merupakan karya sastra yang memuat gambaran atau ekspresi diri dari perasaan
penyairnya.

Perasaan tersebut bisa berdasarkan kesedihan, kesenangan, kegalauan, ketakutan, sampai
kesepian.


3. Diksi atau pilihan kata

Kata-kata pada puisi hendaknya dipilih kata dengan cermat dengan mempertimbangkan banyak
aspek, pulai dari makna, keselarasan rima dan nada atau irama, serta konteks utuh dalam puisi.


4. Nada dan suasana

Melalui sebuah puisi, penyair harus mampu membangun nada dan suasana sehingga isi pesan
di dalamnya dapat tersampaikan kepada pembaca.

Misalnya menciptakan efek ceria dan bahagia, maka suasana yang tercipta oleh pembaca yaitu
rasa senang bahkan berbunga-bunga.


5. Majas atau gaya bahasa

Unsur pembentuk puisi berikutnya adalah majas. Puisi identik dengan bahasa figuratif yaitu
bahasa yang dipakai penyair untuk mengungkapkan sesuatu dengan cara yang tidak biasa atau
bermakna kiasan.

Penggunaan majas atau bahasa kias ini bertujuan untuk menimbulkan kesan. Seperti majas
hiperbola, metafora, personifikasi, dan sebagainya.


6. Rima

Rima adalah persamaan bunyi atau perulangan bunyi dalam puisi yang bertujuan untuk
menimbulkan efek keindahan.

4

media


Rima terdapat pada akhir setiap larik. Misalnya, rima berpola selaras (a-a-a-a), rima silang (a-b-
a-b), atau rima kembar (a-a-b-b).


7. Amanat

Amanat adalah bentuk pesan atau wejangan. Biasanya amanat akan ditulis sesuai dengan
keinginan penyair.

Amanat dalam puisi memang dapat dirumuskan sendiri, tapi ada juga yang mengutip nasehat
dari orang lain.

media

Pengertian Puisi
Dikutip dalam buku Seni Mengenal Puisi, puisi dijelaskan dalam tiga definisi. Mulai dari
pengertian puisi secara umum, KBBI, hingga menurut para ahli.

Secara umum, puisi adalah karya sastra yang berasal dari ungkapan hati dan perasaan penyair
sebagai bentuk mengekspresikan diri.

Isinya bisa menggambarkan keresahan, imajinasi, kritik, pengalaman, atau nasihat. Karya sastra
puisi tersusun atas rangkaian bahasa indah dan padat makna.

Hal ini bertujuan untuk menciptakan suasana tertentu sehingga pembaca dapat memahami atau
menghayati isi dalam puisi tersebut.

Tak jauh berbeda, Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mengartikan puisi sebagai ragam
sastra dengan penggunaan bahasa yang masih terikat oleh mantra, irama, penyusunan larik,
bait, atau rima.

Selain itu, puisi adalah gubahan dalam bahasa yang bentuknya dipilih dan ditata secara cermat.

Di sisi lain, pengertian puisi menurut para ahli didefinisikan melalui berbagai sudut pandang.
berikut pengertiannya:

1. James Reeves (Sastrawan Inggris)

Puisi adalah ekspresi bahasa yang kaya dan penuh daya pikat.


2. Usman Awang (Sastrawan Malaysia)

Puisi bukanlah suatu nyanyian orang putus asa yang mencari ketenangan dan kepuasan dalam
puisi yang ditulisnya.


3. Putu Arya Tirtawirya (Sastrawan Indonesia)

Puisi ialah suatu ungkapan secara implisit dan samar, maknanya yang tersirat, dan kata-katanya
condong pada makna konotatif.


4. H.B. Jassin (Kritikus Sastra Indonesia)

Puisi adalah karya sastra yang diucapkan dengan perasaan dan memiliki gagasan atau pikiran
serta tanggapan terhadap suatu hal atau kejadian tertentu.


5. Aminuddin (Pakar Bahasa Indonesia)

Puisi adalah sebuah struktur yang terdiri atas unsur-unsur pembangun yang terhubung satu
sama lainnya dan tidak bisa dipisahkan antara unsur satu dengan unsur lain karena saling
berkaitan satu sama lain.


Show answer

Auto Play

Slide 1 / 4

SLIDE