Search Header Logo
Bambang Jaka S._tugas tekkomdik_SMA N 1 Semin

Bambang Jaka S._tugas tekkomdik_SMA N 1 Semin

Assessment

Presentation

Biology

5th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Bambang Santosa

FREE Resource

32 Slides • 4 Questions

1

​PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN

PADA TUMBUHAN

BAMBANG JAKA SANTOSA

SMA NEGERI 1 SEMIN GUNUNGKIDUL

2

3

media

Standar Kompetensi:

melakukan percobaan pertumbuhan dan

perkembangan pada tumbuhan

Kompetensi Dasar:

merencanakan percobaan pengaruh faktor luar

terhadap pertumbuhan tumbuhan

melaksanakan percobaan pengaruh faktor luar

terhadap pertumbuhan tumbuhan

mengkomunikasikan hasil percobaan pengaruh

faktor luar terhadap pertumbuhan tumbuhan

4

media

Apakah Pertumbuhan Itu?

Pertumbuhan:
proses penambahan ukuran (volume, massa, tinggi, atau
panjang) yang permanen dan bersifat tidak balik
(irreversible).
Proses ini bersifat kuantitatif artinya dapat dinyatakan
dengan satuan bilangan.

Biji
Kecambah

Tanaman muda

Contoh:
Tinggi
tanaman

10 cm

5

media

Perkembangan:
perubahan dalam bentuk dan kompleksitas yang terjadi
selama pertumbuhan serta proses menuju kedewasaan pada
makhluk hidup.
Proses ini bersifat kualitatif artinya tidak dapat dinyatakan
dengan bilangan.

Contoh:
tumbuhan dikatakan sudah dewasa
apabila telah mampu berbunga.

Apakah Perkembangan Itu?

6

media

Pertumbuhan pada tumbuhan diawali dengan perkecambahan.

Apakah Perkecambahan Itu?

Perkecambahan:
keluarnya radikula
menembus kulit biji.

Radikula

Kulit biji

Biji

Urutan proses perkecambahan:
1. masuknya air kedalam biji melalui proses imbibisi.
2. Aktifnya giberelin dan enzim-enzim aktif untuk proses metabolisme,
membongkar cadangan makanan dalam kotiledon
3. hasil pembongkaran berupa sumber energi sebagai bahan
penyusun komponen sel(membelah) dan pertumbuhan embrio.
4. embrio tumbuh dan berkembang. Muncul pantula dr biji.

7

media

Hal-Hal yang Memengaruhi Perkecambahan

Faktor lingkungan:
• ketersediaan air yang cukup
• suhu yang sesuai

setiap perkecambahan memerlukan suhu optimum
contoh: perkecambahan gandum memerlukan suhu

optimum 1-35ºC

• ketersediaan oksigen

Keadaan biji:
• biji yang sudah tua dan masak dapat berkecambah

dengan baik

• biji harus melewati masa dormansi

8

media

Jenis-Jenis Perkecambahan

Perkecambahan Epigeal:
hipokotil yang melengkung seperti kail akan tumbuh dan
mendorong kotiledon ke permukaan tanah. Karena cahaya,
hipokotil akan tumbuh tegak mengangkat kotiledon dan
epikotil. Dari epikotil akan muncul kuncup daun pertama.
Terdapat pada tanaman
kacang hijau (Phaseolus radiatus).

9

media

Jenis-Jenis Perkecambahan

Perkecambahan Hipogeal:
pertumbuhan memanjang epikotil akan menyebabkan plumula
menembus ke luar dari kulit biji dan muncul ke atas
permukaan tanah, sedangkan kotiledonnya tetap berada di dalam
tanah. Terdapat pada tanaman kacang kapri
(Pisum sativum) dan jagung (Zea mays).

10

media

Pertumbuhan Primer

Pertumbuhan primer

Embrio

Ujung akar

Ujung batang

Melibatkan jaringan
embrional atau jaringan
meristem

Melibatkan jaringan
meristem apikal yang
memiliki primordium
daun

Melibatkan jaringan
meristem apikal

11

media

Pertumbuhan Primer (lanjutan)

Ketiga bagian embrio yang dapat dilihat saat biji
berkecambah:
1.

tunas embrionik,
calon batang dan daun.
Setelah terbentuk batang
dan daun, perkembangan
selanjutnya adalah bunga
dan buah.

2.

akar embrionik,
calon akar (radikula).

3.

kotiledon, fungsinya sebagai
cadangan makanan untuk pertumbuhan
dan perkembangan embrio.

Daun
embrionik

Akar
embrionik

Kotiledon

Batang
embrionik

Selubung
biji

12

media

Pertumbuhan pada
ujung batang
Melibatkan jaringan
meristem apikal yang
memiliki primordia daun.
Daerah pertumbuhan pada
ujung batang meristem apikal
yaitu
1. daerah pembelahan;
2. daerah pemanjangan:
3. daerah diferensiasi.

Pertumbuhan Primer (lanjutan)

Daerah
pembelahan

Daerah
pemanjangan

13

media

Daerah pertumbuhan
pada ujung akar
dibedakan:

1. daerah pembelahan,
terdapat pada ujung akar
dan dilindungi tudung
akar;

2. daerah pemanjangan.
Sel-sel pada daerah ini
mengalami penambahan
volume;

3. daerah diferensiasi.
Sel-selnya akan
berdiferensiasi
membentuk jaringan lain.

Pertumbuhan Primer (lanjutan)

14

media

Pertumbuhan Sekunder

Meristem sekunder dibagi
menjadi:
1. kambium vaskuler, terletak di antara
xilem dan floem.
Menyebabkan pembelahan sel ke arah
dalam membentuk xilem sekunder dan ke
arah luar membentuk floem sekunder.

2. kambium gabus, atau felogen terletak
di bawah epidermis dekat kolenkim.
Jaringan ini bersifat tidak tembus air dan
udara.

Pertumbuhan sekunder:
pertumbuhan yang menyebabkan bertambah
besarnya organ tumbuhan akibat aktivitas
meristem sekunder.

15

media

Faktor-Faktor yang Memengaruhi Pertumbuhan

Faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan dan
perkembangan:
1. Faktor eksternal, faktor-faktor yang terdapat di luar tubuh tumbuhan,
seperti nutrisi, cahaya, suhu, kelembapan, atau lainnya.

2. Faktor internal, faktor-faktor yang terdapat di dalam tubuh tumbuhan.
Faktor ini terdiri atas:

Gen: faktor pembawa sifat menurun yang terdapat dalam sel makhluk hidup.
Gen bekerja untuk mengkodekan aktivitas dan sifat yang khusus dalam
pertumbuhan dan perkembangan

Hormon: molekul organik yang dihasilkan oleh satu bagian tumbuhan dan
ditransportasikan ke bagian lain yang dipengaruhinya. Hormon ini disebut
juga zat pengatur tumbuh.

16

media

Faktor Internal: Hormon

Auksin

Penemu

Fungsinya

Fritz Went
Kesimpulan penelitiannya:
auksin banyak diproduksi di
jaringan meristem. Kadar
auksin dipengaruhi oleh
cahaya matahari. Auksin
memengaruhi percepatan
pembelahan sel pada
daerah meristem apikal.

IAA (Indole
Acetic Acid)

Struktur

yang dikenal

1. Merangsang perpanjangan sel batang dan akar.
2. Merangsang pertumbuhan akar lateral
(samping) dan akar serabut.
3. Merangsang pembentukan buah tanpa biji
(partenokarpi).
4. Mempercepat aktivitas pembelahan sel-sel titik
tumbuh
5. Merangsang diferensiasi jaringan pembuluh.
6. Merangsang absisi ( pengguguran pada daun).
7. Berperan dalam dominansi apikal.

17

media

Faktor Internal: Hormon

Pengaruh auksin (IAA).
(a) Terjadi dominasi apikal.
(b) Tunas ketiak tumbuh,
setelah tunas apikal
dipotong

Distribusi auksin
pada ujung batang

18

media

Faktor Internal: Hormon

Pengaruh auksin terhadap pertumbuhan.
(a) Tunas jagung yang dipotong koleoptilnya tidak dapat
tumbuh.
(b) Potongan koleoptil diletakkan pada agar-agar.
(c) Agar-agar yang telah ditempeli koleoptil diletakkan
pada kecambah yang dipotong koleoptilnya. Ternyata
kecambah dapat tumbuh kembali

19

media

Faktor Internal: Hormon

Giberelin

Penemu

Fungsinya

Ewiti Kurosawa
Objek penelitiannya:
Tanaman padi yang terkena
penyakit foolish seedling
(gejalanya tanaman pucat dan
luar biasa panjang) akibat
jamur Giberella fujikuroi.
Kesimpulan penelitiannya:
pemanfaatan giberelin secara
umum menyebabkan
pertumbuhan raksasa.

1. Merangsang pemanjangan dan pembelahan
sel.
2. Memengaruhi perkembangan embrio dan
kecambah.
3. Merangsang pembungaan.
4. Menghambat pembentukan biji.
5. Memperbesar ukuran buah.
6. Menghambat dormansi dalam biji dan
kuncup tunas

20

media

Faktor Internal: Hormon

(a) Buah anggur
yang tidak disemprot hormon
Giberelin.
(b) Buah anggur yang
disemprot hormon giberelin
selama perkembangan buah.

Pengaruh giberelin
terhadap pertumbuhan.
(a) Tanpa giberelin.
(b) Diberi giberelin.

21

media

Sitokinin

Penemu

Fungsinya

Van Overbeek
Kesimpulan penelitiannya:
pemanfaatan sitokinin secara
umum menyebabkan
pertumbuhan tunas-tunas
samping (lateral) sehingga
tanaman menjadi rimbun.

1. Merangsang pemanjangan dan pembelahan
sel bersama auksin dan giberelin.
2. Menghambat dominasi apikal oleh auksin.
3. Merangsang pertumbuhan kuncup atau
tunas lateral.
4. Mengatur pembentukan bunga dan buah.
5. Menunda pengguguran daun, bunga, dan
buah dengan cara meningkatkan transpor zat
makanan ke organ tersebut.
6. Membantu proses pertumbuhan akar.

Faktor Internal: Hormon

22

media

Penemu

Fungsinya

R. gene
Kesimpulan penelitiannya:
Pembentukkan gas etilen
dipengaruhi oleh O2 dan
dihambat oleh CO2

1. Mempercepat pematangan buah.
2. Menghambat pemanjangan akar, batang, dan
pembungaan
3. Menyebabkan pertumbuhan batang menjadi
kukuh dan tebal.
4. Merangsang proses absisi.
5. Interaksi antara gas etilen dengan auksin
memacu proses pembungaan.
6. Interaksi antara gas etilen dengan giberelin
mengontrol rasio bunga jantan dengan bunga
betina pada tumbuhan monoceus.

Gas Etilen

Faktor Internal: Hormon

23

media

Faktor Internal: Hormon

Efek sitokinin dan auksin

Efek gas etilen.
Gas etilen yang diproduksi buah
menyebabkan pengguguran daun

24

media

Faktor Internal: Hormon

Fungsi hormon lainnya

Hormon

Fungsi

Asam absisat

1. Mengurangi kecepatan pembelahan dan
pemanjangan di daerah titik tumbuh atau bahkan
menghentikannya.
2. Memacu pengguguran daun pada saat kemarau
untuk mengurangi penguapan air
3. Membantu menutup stomata daun untuk
mengurangi penguapan
4. Memicu berbagai jenis sel tumbuhan untuk
menghasilkan gas etilen
5. Memacu dormansi biji agar tidak berkecambah

25

media

Faktor Internal: Hormon

Hormon

Fungsi

Asam
traumalin

Merangsang pembelahan sel di daerah luka
sehingga bekas lukanya tertutup kembali.

Kalin

Memacu pertumbuhan organ tubuh tumbuhan.
Macamnya adalah
1. Filokalin : merangsang pembentukan daun.
2. Kaulokalin: merangsang pembentukan batang.
3. Rizokalin: merangsang pembentukan akar.
4. Antokalin: merangsang pembentukan bunga.

26

media

Kekurangan

cahaya

Faktor Eksternal

Contoh:
Perkecambahan di tempat gelap akan tumbuh lebih cepat

tetapi lemah, daunnya berukuran kecil, tipis, dan berwarna
pucat tidak hijau.

Perkecambahan di tempat terang akan tumbuh lebih lambat,

tetapi daunnya tampak lebih lebar, tebal, hijau, dan batangnya
lebih kukuh.

Cahaya

Sumber energi dalam
fotosintesis

Mengganggu proses fotosintesis
dan pertumbuhan. Kebutuhan
cahaya tergantung pada jenis
tumbuhan.

27

media

Faktor Eksternal

Pengaruh cahaya
terhadap
pertumbuhan
bergantung pada

Intensitas
(kuat
penyinaran)

Panjang gelombang
Penelitian yang dilakukan oleh
Hendricks dan Borthwick
menunjukkan bahwa cahaya
yang berpengaruh terhadap
pertumbuhan adalah pada spektrum
merah dengan panjang gelombang
660 nm. Percobaan dengan
menggunakan spektrum inframerah
dengan panjang gelombang 730 nm
memberikan pengaruh yang
berlawanan.

Durasi (lamanya pencahayaan) fotoperiodisme
Tumbuhan berhari pendek, berbunga pada musim gugur atau akhir musim
panas,yaitu saat penyinaran siang harinya berlangsung lebih singkat.
Contoh tumbuhannya: dahlia, stroberi, dan krisan.
Tumbuhan berhari panjang, berbunga saat penyinaran siang harinya lebih lama,
misalnya pada musim semi.
Contoh tumbuhannya: mawar, anyelir, dan bunga matahari.

28

media

Faktor Eksternal

Nutrisi
bahan baku utama untuk
proses pertumbuhan
dan perkembangan

Dua golongan:
1. makronutrien yang dibutuhkan dalam jumlah banyak.
Misalnya, C, H, O, N, S, P K, S, Ca, dan Mg.
2. mikronutrien yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit.
Misalnya, Fe, B, Mn, Cu, Zn, Mo, Cl dan Ni

dibedakan menjadi

29

media

Faktor Eksternal

30

media

Faktor Eksternal

31

media

Faktor Eksternal

Faktor eksternal lain yang memengaruhi pertumbuhan adalah

1. Suhu
Suhu yang baik untuk pertumbuhan adalah sushu optimum.
Pertumbuhan dan perkembangan akan terhambat bila berada
pada suhu minimum dan maksimum.

2.Kelembapan
Tanah yang lembab dan udara yang kering mempercepat
pertumbuhan dan perkembangan.

3. Air
Air sebagai pelarut unsur hara dalam tanah
dan memelihara temperatur tanah.
Pertumbuhan berlangsung efektif pada malam hari,
karena kandungan air dalam tumbuhan lebih tinggi daripada siang hari.

32

Multiple Choice

Di antara jaringan berikut ini, manakah yang merupakan daerah khusus pembelahan sel ....

1

.  jaringan epidermis

2

jaringan meristem

3

  jaringan korteks

4

jaringan xilem

5

jaringan floem

33

Multiple Choice

Bertambah besarnya akar dan batang tanaman disebabkan oleh ....

1

bertambah besarnya sel di dalam jaringan

2

bertambah banyaknya sel di dalam jaringan

3

bertambah besar dan banyaknya sel di dalam jaringan

4

bertambah besarnya rongga sel di dalam jaringan

5

bertambah besar dan tebalnya dinding sel

34

Match

Pasangkan / Cocokkan istilah istilah berikut

Hipogeal

Perkembangan

Pertumbuhan Primer

Pertumbuhan sekunder

Epigeal

kotiledon dalam t

munculnya bunga

bertambahnya panjang akar

pertambahan diameter batang

kotiledon muncul diatas tanah

35

Labelling

Berilah label nama pada tumbuhan berikut..

Drag labels to their correct position on the image
ranting
akar
Bunga jantan
Bunga betina
Daun
batang

36

​PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN

PADA TUMBUHAN

BAMBANG JAKA SANTOSA

SMA NEGERI 1 SEMIN GUNUNGKIDUL

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 36

SLIDE