Search Header Logo
PENDIDIKAN PANCASILA

PENDIDIKAN PANCASILA

Assessment

Presentation

Mathematics

9th - 12th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

SITI SAADAH

Used 63+ times

FREE Resource

9 Slides • 0 Questions

1

media
media

Bhinneka Tunggal Ika

SUARA
DEMOKRASI

PROFIL PELAJAR PANCASILA

Suara Demokrasi

SITI SAADAH

2

media
media

Bhinneka Tunggal Ika

1. Lingkungan Sekolah yang mendukung budaya demokrasi. Seluruh elemen di
sekolah, termasuk mulai dari kebijakan sekolah, kegiatan sekolah, hingga
budaya sekolah harus berkembang dengan memperhatikan nilai-nilai
kebhinekaan dan anti-kekerasan, sebagai salah satu aspek penting dalam Profil
Pelajar Pancasila.
2. Guru perlu memiliki keterbukaan pola pikir terhadap konsep baru khususnya
terkait keragaman indonesia, serta memiliki pengatahuan terkini tentang isu
demokrasi dan perkembangan sosial media di Indonesia.
3. Guru memiliki keinginan untuk memahami istilah dan konsep baru dalam
bidang demokrasi dan literasi digital.
4. Apakah sekolah memiliki budget dan akses internet untuk mengundang
narasumber sebagai pembicara. Alternatif lainnya, narasumber dapat
menyampaikan paparan dan diskusi dengan peserta didik dengan metode
konferensi online dan perlu diperhatikan juga kondisi jaringan yang tersedia
serta komitmen peserta didik untuk dapat berpartisipasi secara aktif selama
kegiatan.
5. Dukungan sarana dan prasarana dari sekolah terkait transportasi untuk
kegiatan kunjungan.
6. Komitmen dan dukungan dari sekolah untuk membantu peserta didik
menjalankan solusi aksi agar nilai pembelajaran terwujud dalam aksi nyata dan
bermanfaat.

Hal-hal
Yang Perlu
Diperhatikan

Sebelum Memulai Projek

Suara Demokrasi

3

media
media

Bhinneka Tunggal Ika

Peserta didik SMA adalah generasi penerus bangsa yang dalam era mereka
bersekolah di SMA ini akan masuk kedalam masa penentuan kelanjutan sistem
pemerintahan. Ketika mereka sadar penuh bahwa suara mereka memiliki arti
meskipun mereka menjadi pemilih pemula, mereka akan merasa dengan
memberikan suara mereka, mereka telah mengambil bagian dalam proses
demokrasi.

Sistem pengambilan suara juga dipergunakan dalam proses pengambilan
keputusan/mufakat. Bentuk musyawarah untuk mendapatkan mufakat sebagai
bagian dari proses dasar berdemokrasi harus dapat dimanfaatkan oleh peserta
didik untuk berlatih sebelum terjun ke praktik demokrasi yang lebih luas.

Proyek ini dimulai dengan tahap pengenalan, murid diajak mengenali dan
menggali lebih dalam tentang pentingnya partisipasi tiap individu dalam
kelompok, mulai dari kelompok kecil hingga dalam konteks masyarakat luas.
peserta didik diajak juga lebih peka melihat kesenjangan dan ketidaksetaraan
yang terjadi di lingkungannya, serta mengenalkan peran anak muda dalam
proses demokrasi.

Suara Demokrasi

Tujuan, Alur,
dan Target

Pencapaian Projek

4

media
media

Bhinneka Tunggal Ika

Setelah tahap pengenalan, murid masuk dalam tahap kontekstualisasi dengan
melakukan riset terpadu dan mandiri, serta melihat konteks kemajuan teknologi
dalam proses pelaksanaan demokrasi di kehidupan nyata. Selama proses projek
ini berjalan, murid tidak hanya membentuk pengetahuan, namun juga
membangun kesadaran dan melakukan penyelidikan secara kritis sehingga pada
akhirnya dapat merencanakan solusi aksi dari situasi yang telah mereka ketahui
dan pahami.

Di tahap terakhir yaitu Aksi, murid menuangkan aksi nyata mereka dengan
membuat simulasi sistem pemungutan suara sehingga diharapkan dapat
menjadi pemicu dari terealisasinya ekspresi diri mereka dalam mengikuti proses
pemungutan suara dalam Pilkada dan Pemilu.

Melalui projek ini, peserta didik diharapkan telah mengembangkan secara
spesifik tiga dimensi Profil Pelajar Pancasila, yakni Berkebhinekaan Global dan
Bernalar Kritis beserta sub-elemen terkait yang dijabarkan secara detail pada
dokumen ini.

Suara Demokrasi

Tujuan, Alur,
dan Target

Pencapaian Projek

5

media

Bhinneka Tunggal Ika

Tahapan Pengenalan

Tahapan
Dalam Projek

A

Pentingnya partisipasi individu

dalam proses pengambilan

keputusan bersama.

1. Membuat Mandala (2 JP)

Pentingnya partisipasi individu dalam proses

pengambilan keputusan bersama dan diskusi tentang

pentingnya partisipasi individu dalam proses

pengambilan keputusan bersama.

2. Wacana Setara (2 JP)

Dengan melakukan simulasi menciptakan keadaan tidak setara pada

peserta didik, peserta didik diharapkan dapat mengidentifikasi
ketidaksetaraan yang terjadi dalam kegiatan seni tersebut, dan
peserta didik memahami ketidaksetaraan yang masih terjadi di

kehidupan nyata.

3. Bermain Peran “Jalan Privelese” (2 JP)

Teori inklusi sosial dan pengenalan dengan keragaman individu
dan peran individu dalam demokrasi (kelompok marginal dan

rentan)

4. Presentasi dan Diskusi kritis: Anak

muda sebagai Kelompok Rentan dalam

demokrasi (4 JP)

Peserta didik mempresentasikan hasil riset

mandiri tentang kelompok marginal dan

kelompok rentan di Indonesia.

5. Pembicara Tamu (4 JP)

Anak Muda sebagai Kelompok Rentan

dalam Demokrasi dan Pentingnya

Berkontribusi dalam Pemilihan Umum

(Kelompok Rentan Golput).

6

media

Bhinneka Tunggal Ika

Tahapan Kontekstual

Tahapan
Dalam Projek

B

Mengkontekstualisasi peran individu
dalam demokrasi, mengekspresikan
suara kita sebagai proses demokrasi
dan mengenal peran teknologi dalam

sistem demokrasi.

6. Gaya Penggunaan Media Sosial Dalam

Mengekspresikan Pendapat (4 JP)

Bagaimana Mengekspresikan Suara Kita sebagai

Proses Demokrasi.

7. Gallery Walk (4 JP)

Menampilkan hasil riset dan menyusun pertanyaan
untuk narasumber, guru menganalisa refleksi gaya
berinternet peserta didik dan memberikan informasi

tersebut kepada narasumber.

8. Pengumpulan Dokumentasi
Pembelajaran (Portfolio) (4 JP)

Peserta didik mengumpulkan lembar kerja, dan berkas

pendukung lainnya (sketsa, draft diskusi kelompok,
foto kegiatan, lembar refleksi, dan sebagainya) untuk
disusun secara sistematis berdasarkan urutan waktu

pembelajaran, ke dalam map secara individual.

9. Pembicara Tamu (4 JP)

Diskusi dengan pembicara tamu untuk mengetahui

lebih dalam tentang peran teknologi dalam

demokrasi.

7

media

Bhinneka Tunggal Ika

Tahapan Aksi

Tahapan
Dalam Projek

C

Bersama-sama mewujudkan

pelajaran yang didapatkan oleh

murid melalui aksi nyata.

10. Rumah Pintar Pemilu (6 JP)

Kunjungan ke Rumah Pintar Pemilu

untuk mengenal proses pemilu

sebagai sarana demokrasi.

11. Perencanaan Pemilihan

Ketua Osis (2 JP)

12. Perencanaan Pemungutan Suara
Untuk Pemilihan Ketua Osis (2 JP)

Peserta didik mempersiapkan seluruh

perencanaan yang sudah dibuat pada aktivitas
sebelumnya, peserta didik membuat seluruh alat

yang dibutuhkan untuk simulasi pemilu.

13. Pemungutan suara untuk
pemilihan ketua OSIS (4 JP)

Simulasi pemilihan ketua osis

14. Evaluasi Simulasi pemungutan suara

untuk pemilihan ketua OSIS (2 JP)

Proses evaluasi dari kegiatan simulasi pemilihan
Ketua OSIS guna mengumpulkan dan mengolah
data dari hasil umpan balik yang diterima selama

proses simulasi.

Perencanaan persiapan untuk

pemungutan suara untuk

pemilihan ketua osis

15. Persiapan Pameran (2 JP)

Peserta didik bersama dengan
pihak sekolah merancang proses

pameran.

16. Pameran dan Formative

Assessment (4 JP)

Pameran dilaksanakan guna mengenalkan
sistem demokrasi dan penerapan dalam

kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah

sekaligus dilakukan penilaian formatif.

17. Ikrar Pelajar Menyuarakan

Demokrasi (2 JP)

Ikrar untuk berkontribusi dalam proses

demokrasi secara aktif dengan cara yang baik

dan positif.

18. Refleksi dan Summative

Assessment (1 JP)

Refleksi individual terhadap

keseluruhan proses pembelajaran,
ditutup dengan asesmen sumatif.

8

media
media

Bhinneka Tunggal Ika

Dimensi,
Elemen, &
Sub elemen

Profil Pelajar Pancasila

Dimensi Profil

Pelajar Pancasila

Elemen Profil

Pelajar Pancasila

Sub elemen Profil
Pelajar Pancasila

Target Pencapaian Di Akhir Fase

E (SMA, 16-18 tahun)

Aktifitas

Kebhinekaan

Global

Berpartisipasi menentukan pilihan
dan keputusan untuk kepentingan
bersama melalui proses bertukar
pikiran secara cermat dan terbuka

secara mandiri.

Memahami konsep hak dan
kewajiban, serta implikasinya

terhadap ekspresi dan perilakunya.
Mulai mencari solusi untuk dilema

terkait konsep hak dan

kewajibannya.

Mengkritik dan menolak stereotip
serta prasangka tentang gambaran

identitas kelompok dan suku

bangsa serta berinisiatif mengajak
orang lain untuk menolak stereotip

dan prasangka

Berkeadilan Sosial

Berkeadilan Sosial

Memahami peran

individu dalam

demokrasi

Berpartisipasi
dalam proses
pengambilan

keputusan bersama

Terlampir

Terlampir

Refleksi dan

tanggung jawab

terhadap

pengalaman
kebhinekaan

Menghilangkan
stereotip dan

prasangka

Suara Demokrasi

9

media
media

Bhinneka Tunggal Ika

Dimensi,
Elemen, &
Sub elemen

Profil Pelajar Pancasila

Dimensi Profil

Pelajar Pancasila

Elemen Profil

Pelajar Pancasila

Sub elemen Profil
Pelajar Pancasila

Target Pencapaian Di Akhir Fase

E (SMA, 16-18 tahun)

Aktifitas

Menyajikan pandangan yang

seimbang mengenai

permasalahan yang dapat
menimbulkan pertentangan

pendapat. Memperlakukan orang

lain dan budaya yang berbeda

darinya dalam posisi setara

dengan diri dan budayanya, serta

bersedia memberikan

pertolongan ketika orang lain

berada dalam situasi sulit.

Menganalisis dan mengevaluasi
penalaran yang digunakannya
dalam menemukan dan mencari

solusi serta mengambil

keputusan.

Bernalar Kritis

Komunikasi dan
interaksi antar

budaya

Menganalisis dan

mengevaluasi
Penalaran dan
prosedurnya.

Mempertimbang-

kan dan

menumbuhkan

berbagai
perspektif

Terlampir

Terlampir

Menjelaskan alasan untuk

mendukung pemikirannya dan
memikirkan pandangan yang
mungkin berlawanan dengan
pemikirannya dan mengubah
pemikirannya jika diperlukan.

Refleksi

pemikiran dan
proses berpikir

Merefleksi dan
mengevaluasi
pemikirannya

sendiri

Suara Demokrasi

media
media

Bhinneka Tunggal Ika

SUARA
DEMOKRASI

PROFIL PELAJAR PANCASILA

Suara Demokrasi

SITI SAADAH

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 9

SLIDE