
Workshop IKM
Presentation
•
Biology
•
9th Grade
•
Practice Problem
•
Easy
Agung R
Used 2+ times
FREE Resource
103 Slides • 9 Questions
1
2
Poll
Bagaimana perasaan Bapak/Ibu guru hari ini?
3
Mengumumkan mengganti kurikulum 2013 dengan kurikulum merdeka
Bapak Nadiem Makarim
4
Open Ended
Apa yang ada di benak Bapak/ Ibu saat mengetahui kurikulum berubah?
5
6
7
8
9
10
11
12
Open Ended
Apa yang paling Bapak/Ibu ingin ketahui tentang kurikulum merdeka?
13
Open Ended
Agar kegiatan berjalan dengan baik, tuliskan 1 saja kesepakatan kelas selamat diklat berlangsung!
14
Multiple Choice
Siswa dilarang datang terlambat
Peraturan kelas
keyakinan kelas
15
Multiple Choice
Siswa datang tepat waktu
Peraturan kelas
Keyakinan Kelas
16
Multiple Choice
siswa menjaga kebersihan ruang kelas
peraturan kelas
keyakinan kelas
17
Multiple Choice
Siswa tidak boleh membuang sampah sembarangan
Peraturan kelas
keyakinan kelas
18
Multiple Choice
Siswa menjaga ketenangan kelas
Peraturan kelas
Keyakinan kelas
19
Mengapa keyakinan kelas, mengapa tidak peraturan kelas saja?
suatu keyakinan akan lebih memotivasi seseorang dari dalam, atau memotivasi secara intrinsik. Seseorang akan lebih tergerak dan bersemangat untuk menjalankan keyakinannya, daripada hanya sekedar mengikuti serangkaian peraturan.
Murid-murid pun demikian, mereka perlu mendengarkan dan mendalami tentang suatu keyakinan, daripada hanya mendengarkan peraturan-peraturan yang mengatur mereka harus berlaku begini atau begitu.
20
21
Permendikbud
Ristek No.5 Tahun
2022 tentang
Standar
Kompetensi
Lulusan.
KEBIJAKAN IKM
1
2
Permendikbud
Ristek No.7 Tahun
2022 tentang
Standar isi
3
Permendikbud
Ristek No.16
Tahun 2022
tentang Standar
Proses
4
Kepmendikbud
Ristek No:
56/M/2022 tentang
Pedoman
Penerapan
Kurikulum dalam
Rangka Pemulihan
Pembelajaran
5
Kepmendikbud
Ristek Nomor
371/M/2021tentang
Program Sekolah
Penggerak
22
23
KURMER juga mengacu pada SNP dan Tujuan Pendidikan Nasional
Visi Pendidikan Nasional
Mewujudkan Indonesia maju
yang berdaulat, mandiri, dan
berkepribadian melalui
terciptanya pelajar Pancasila
24
25
Keunggulan Kurikulum Merdeka
1. Lebih Sederhana dan
Mendalam
Fokus pada materi yang esensial dan
pengembangan kompetensi peserta didik
pada fasenya. Belajar menjadi lebih
mendalam, bermakna, tidak terburu-buru
dan menyenangkan.
26
Keunggulan Kurikulum Merdeka
2. Lebih Merdeka
Peserta didik: Tidak ada program peminatan
di SMA, peserta didik memilih mata
pelajaran sesuai minat, bakat, dan
aspirasinya.
Guru: Guru mengajar sesuai tahap
capaian dan perkembangan
peserta didik.
Satuan pendidikan: memiliki wewenang
untuk mengembangkan dan mengelola
kurikulum dan pembelajaran sesuai dengan
karakteristik satuan pendidikan dan peserta
didik.
27
28
29
30
1. Struktur Kurikulum
2. Projek penguatan profil pelajar
Pancasila.
Kegiatan khusus yang ditujukan untuk
memperkuat upaya pencapaian profil
pelajar Pancasila yang mengacu pada
Standar Kompetensi Lulusan.
1. Pembelajaran intrakurikuler.
Kegiatan pembelajaran
intrakurikuler
untuk setiap mata
pelajaran mengacu pada capaian
pembelajaran.
31
2. Guru Diberi Fleksibilitas untuk
Melakukan Pembelajaran
Terdiferensiasi
Guru diberikan keleluasaan untuk melakukan pembelajaran
terdiferensiasi, sehingga bisa mengakomodir kebutuhan belajar
peserta didiknya. Mengingat, karakter setiap peserta didik
tidaklah sama dan perlakuan yang diberikan juga pasti tidak
sama.
Peserta didik tidak dituntut untuk mendapatkan nilai yang
memuaskan.
Namun mereka dituntut untuk berproses dan memahami
makna belajar yang sesuai dengan minat serta bakatnya.
Untuk itu, guru harus bisa menghargai setiap pencapaian
dan proses belajar peserta didiknya tanpa berorientasi
pada hasil akhir berupa nilai. Meskipun secara idealnya
proses dan hasil adalah dua hal yang saling berkaitan.
32
Fase Capaian Pembelajaran di Kurikulum
Merdeka
33
STRUKTUR KURIKULUM SMP
Struktur kurikulum SMP/MTs terdiri atas 1 (satu) fase yaitu Fase D. Fase D yaitu untuk Kelas VII,
Kelas VIII, dan Kelas IX.
Struktur kurikulum SMP/MTs terbagi menjadi 2 (dua), yaitu:
a. pembelajaran intrakurikuler; dan
b. projek penguatan profil pelajar Pancasila dialokasikan sekitar 25%
(dua puluh lima persen) total JP per-tahun.
Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila dilakukan secara fleksibel, baik secara
muatan maupun secara waktu pelaksanaan. Secara muatan, projek profil harus mengacu pada
capaian profil pelajar Pancasila
sesuai dengan fase peserta didik, dan tidak harus dikaitkan
dengan capaian
pembelajaran pada mata pelajaran. Secara pengelolaan waktu pelaksanaan,
projek dapat dilaksanakan dengan menjumlah alokasi jam pelajaran projek
dari semua mata
pelajaran dan jumlah total waktu pelaksanaan masing - masing projek tidak harus sama.
34
35
36
37
38
Dukungan apa yang diberikan
Pemerintah untuk satuan
pendidikan yang menerapkan
Kurikulum Merdeka?
39
Penerapan Kurikulum Merdeka didukung melalui
penyediaan beragam perangkat ajar serta pelatihan dan
penyediaan sumber belajar guru, kepala sekolah, dan
dinas pendidikan.
1. Penyediaan Perangkat ajar: Buku teks dan Bahan Ajar pendukung
● Perangkat ajar (buku teks, contoh-contoh alur tujuan
pembelajaran, kurikulum operasional sekolah, serta modul ajar
dan projek penguatan profil Pelajar Pancasila disediakan melalui
platform digital bagi guru. Satuan pendidikan dapat melakukan
pengadaan buku teks secara mandiri dengan BOS/BOP reguler
atas dukungan Pemda dan yayasan
● Buku cetak dapat dibeli menggunakan dana BOS/BOP melalui
SIPLah atau cetak mandiri
40
Penerapan Kurikulum Merdeka didukung melalui
penyediaan beragam perangkat ajar serta pelatihan dan
penyediaan sumber belajar guru, kepala sekolah, dan
dinas pendidikan.
2. Pelatihan dan penyediaan sumber belajar guru, kepala sekolah dan disdik
● Pelatihan mandiri bagi guru dan kepala sekolah melalui micro
learning di aplikasi digital Merdeka Mengajar (dapat diunduh pada
Playstore dan website https://guru.kemdikbud.go.id/).
● Menyediakan berbagai narasumber dalam pelatihan Kurikulum Merdeka.
Misalnya,
melalui pengimbasan dari Sekolah Penggerak.
● Berbagai sumber belajar untuk guru dalam bentuk e-book, video, podcast
dll., yang dapat diakses daring dan didistribusikan melalui media
penyimpanan (flashdisk) bagi wilayah 3T.
● Guru membentuk komunitas belajar untuk saling berbagi praktik baik
dalam adopsi Kurikulum Merdeka, baik di satuan pendidikan maupun di
komunitasnya
41
Penerapan Kurikulum Merdeka didukung melalui
penyediaan beragam perangkat ajar serta pelatihan dan
penyediaan sumber belajar guru, kepala sekolah, dan
dinas pendidikan.
3. Jaminan Jam Mengajar dan Tunjangan Profesi Guru
● Perubahan struktur mata pelajaran tidak merugikan guru
● Semua guru yang berhak mendapatkan tunjangan profesi
ketika menggunakan Kurikulum 2013 akan tetap
mendapatkan hak tersebut
42
Perangkat ajar merupakan berbagai bahan ajar (tidak hanya buku teks) yang
digunakan untuk mencapai profil pelajar Pancasila dan Capaian
Pembelajaran
Buku teks mata pelajaran IPA
Kelas VII Fase D
Modul ajar Bahasa Indonesia
untuk Fase D (SMP)
Modul projek penguatan profil
pelajar Pancasila dengan
tema Bhineka Tunggal Ika
untuk Fase A
43
Contoh dukungan yang dapat disediakan oleh Pemerintah Daerah :
44
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Profil Pelajar Pancasila
PERINGATANu
Workshop Implementasi
Kurikulum Merdeka
SMP MELATI INDONESIA
Kamis, 13 Juli 2023
45
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan
SUMBER DAYA MANUSIA UNGGUL
Pelajar sepanjang hayat yang memiliki
kompetensi global dan berperilaku sesuai
dengan nilai-nilai Pancasila
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 22 Tahun
2020 tentang Rencana Strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
46
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
47
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Apa Profil Pelajar Pancasila?
48
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
49
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
50
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
.
51
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
52
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
53
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
54
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
JADILAH PELAJAR PANCASILA YANG:
Banyak Coba
Banyak Karya
Banyak Tanya
Quote: Nadiem Anwar Makarim (2020)
.
55
56
Capaian Pembelajaran (CP) merupakan kompetensi
pembelajaran yang harus dicapai peserta didik pada
setiap fase, dimulai dari fase fondasi pada PAUD. Jika
dianalogikan dengan sebuah perjalanan berkendara, CP
memberikan tujuan umum dan ketersediaan waktu yang
tersedia untuk mencapai tujuan tersebut (fase). Untuk
mencapai garis finish, pemerintah membuatnya ke
dalam enam etape yang disebut fase. Setiap fase
lamanya 1-3 tahun.
57
Kepmen RI Nomor 958 tahun 2020 Tentang Capaian
Pembelajaran Pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan
Dasar, Dan Pendidikan Menengah dinyatakan bahwa
Capaian Pembelajaran merupakan bentuk pengintegrasian
kompetensi inti dan kompetensi dasar yang disusun secara
komprehensif dalam bentuk narasi yang meliputi:
sekumpulankompetensi dan lingkup materi sehingga CP
memungkinkan setiap anak memperdalam pengetahuan nya
tanpa harus terstandar oleh sistem.
APA ITU CP?
58
59
60
61
62
63
64
65
66
67
68
69
70
Contoh Tujuan
Pembelajaran
Menjelaskan rumusan dan isi Pancasila dari 3 tokoh pendiri bangsa dan
membandingkan serta menceritakan dengan menggunakan kata-kata
sendiri secara kritis
Merancang solusi untuk menyelesaikan permasalahan dalam bidang
konservasi energi dalam skala rumah tangga sebagai sikap kreatif dan
inovatif
Mengkaji hukum Newton dengan mengambil contoh dari fenomena
keseharian di lingkungan sekitarnya secara mandiri
Menganalisis ide pokok dari teks deskripsi, narasi, dan eksposisi serta
nilai-nilai yang terkandung dalam teks sastra (prosa, pantun, dan pusi), dari
teks dan/atau audio visual
Mendeskripsikan pentingnya anggota tubuh dalam melakukan kegiatan
sehari-hari
1.
2.
3.
4.
5.
71
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
Alur Tujuan Pembelajaran merupakan rangkaian tujuan pembelajaran
yang tersusun secara sistematis dan logis di dalam fase secara utuh
dan menurut urutan pembelajaran sejak awal hingga akhir suatu fase.
Alur disusun secara linier sebagaimana urutan kegiatan pembelajaran
yang dilakukan dari hari ke hari untuk mengukur CP.
72
Menyusun Alur Tujuan
Pembelajaran (ATP)
Dari CP Elemen 1 misalnya turun TP 1.1, 1.2, 1.3,1.4, ..., dst.
Dari CP Elemen 2 turun ke TP menjadi TP 2.1, 2.2, 2.3, ..., dst.
Catatan:
TP dan ATP isinya sama. ATP itu hanya mengurutkan dari TP, atau
membuat alur dari TP yang disusun, bisa alurnya mulai dari dimensi
pengetahuan yang konseptual sampai dengan metakognitif.
73
YUK PRAKTIK MENYUSUN
ATP...
Silahkan Bapak/Ibu guru untuk memilih satu paragrap CP untuk dibreak down (diturunkan) menjadi beberapa Tujuan Pembelajaran)
74
75
76
77
78
79
80
81
Praktek Membuat Modul Ajar
Silahkan Bapak/Ibu guru membuka link LK praktik Membuat Modul Ajar dan membuat modul ajar untuk satu tujuan pembelajaran dengan cara berkelompok
82
83
PRINSIP
PEMBELAJARAN
Dirancang dengan mempertimbang-
kan tahap perkembangan dan tingkat
pencapaian peserta didik saat ini,
sesuai dengan kebutuhan belajar,
serta mencerminkan karakteristik dan
perkembangan peserta didik yang
beragam
Dirancang dan dilaksanakan untuk
membangun kapasitas untuk menjadi
pembelajar sepanjang hayat
Mendukung perkembangan
kompetensi dan karakter peserta
didik secara holistik
84
PRINSIP
PEMBELAJARAN
Pembelajaran yang relevan, yaitu
pembelajaran yang dirancang sesuai
konteks, lingkungan, dan budaya
peserta didik, serta melibatkan orang
tua dan komunitas sebagai mitra
Berorientasi pada masa depan yang
berkelanjutan
85
Asesmen adalah aktivitas yang menjadi
kesatuan dalam proses pembelajaran.
Asesmen dilakukan untuk mencari bukti
ataupun dasar pertimbangan tentang
ketercapaian tujuan pembelajaran
86
87
Bagian terpadu dari proses pembelajaran, fasilitasi
pembelajaran, dan penyediaan informasi yang holistik,
sebagai umpan balik untuk pendidik, peserta didik, dan
orang tua/wali agar dapat memandu mereka dalam
menentukan strategi pembelajaran selanjutnya
Dirancang dan dilakukan sesuai dengan fungsi asesmen
Dirancang secara adil, proporsional, valid, dan dapat
dipercaya (reliable)
Laporan kemajuan belajar dan pencapaian peserta didik
bersifat sederhana dan informatif, memberikan informasi
yang bermanfaat tentang karakter dan kompetensi yang
dicapai, serta strategi tindak lanjut
Hasil asesmen digunakan oleh peserta didik, pendidik,
tenaga kependidikan, dan orang tua/wali sebagai bahan
refleksi untuk meningkatkan mutu pembelajaran
PRINSIP
ASESMEN
88
Bagian terpadu dari proses pembelajaran, fasilitasi
pembelajaran, dan penyediaan informasi yang holistik,
sebagai umpan balik untuk pendidik, peserta didik, dan
orang tua/wali agar dapat memandu mereka dalam
menentukan strategi pembelajaran selanjutnya
Dirancang dan dilakukan sesuai dengan fungsi asesmen
Dirancang secara adil, proporsional, valid, dan dapat
dipercaya (reliable)
Laporan kemajuan belajar dan pencapaian peserta didik
bersifat sederhana dan informatif, memberikan informasi
yang bermanfaat tentang karakter dan kompetensi yang
dicapai, serta strategi tindak lanjut
Hasil asesmen digunakan oleh peserta didik, pendidik,
tenaga kependidikan, dan orang tua/wali sebagai bahan
refleksi untuk meningkatkan mutu pembelajaran
PRINSIP
ASESMEN
89
Asesmen Formatif
*Memberikan informasi atau
umpan balik bagi pendidik
dan peserta didik
*Memperbaiki proses belajar
Asesmen
di awal pembelajaran
Asesmen
di dalam proses
pembelajaran
90
Contoh Asesmen Formatif
Pertanyaan di awal
tatap muka
3 - 2- 1
Diskusi terhadap
hasil percobaan dan
diberi umpan balik
Diberi pertanyaan
LALU diberi
kuncinya untuk
penilaian diri
Penilaian Diri
Peer Assesment
Umpan balik
antar teman
Refleksi
Menulis surat
91
Asesmen Sumatif
* Memastikan ketercapaian
keseluruhan tujuan
pembelajaran
Dilakukan pada
akhir proses pembelajaran
Dilakukan untuk dua atau
lebih tujuan pembelajaran,
Dilakukan di akhir satu
lingkup materi
Pada akhir semester/fase
92
1. Alat ukur untuk mengetahui pencapaian
hasil belajar peserta didik dalam satu
atau lebih tujuan pembelajaran di
periode tertentu
2. Mendapatkan nilai capaian hasil belajar
untuk dibandingkan dengan kriteria
capaian yang telah ditetapkan
3. Menentukan kelanjutan proses belajar
siswa di kelas atau jenjang berikutnya
Fungsi
Asesmen
Sumatif
93
Ceklis
Contoh
Instrumen
Asesmen
Rubrik
Menilai dan mengevaluasi kualitas capaian
kinerja peserta didik, fokus pada kompensi yang
harus dikuasai. Capaian kinerja dituangkan
dalam bentuk kriteria atau dimensi yang akan
dinilai yang dibuat secara bertingkat dari
kurang sampai terbaik
Daftar informasi, data, ciri-ciri, karakteristik,
atau elemen yang dituju
94
Catatan Anekdotal
Contoh
Instrumen
Asesmen
GRafik Perkembangan
(Kontinum)
Catatan singkat hasil observasi yang difokuskan
pada performa dan perilaku yang menonjol,
disertai latar belakang kejadian dan hasil
analisis atas observasi yang dilakukan
Grafik atau infografik yang menggambarkan
tahap perkembangan belajar
95
Teknik Asesmen
Observasi
Kinerja
Projek
Tes tertulis
Tes lisan
Penugasan
Portofolio
96
Menentukan Kriteria
Ketercapaian Tujuan
Pembelajaran (KKTP)
97
Sumber
1. Permendikbudristek No. 21 Tahun
2022 Tentang Standar Penilaian
2. Panduan Pembelajaran dan
Asesmen Kurikulum Merdeka
Tahun 2022
KKM
98
PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI
REPUBLIK INDONESIA NOMOR 21 TAHUN 2022
Ayat 7dan 8
7. Penilaian sumatif pada jenjang pendidikan dasar dan jenjang pendidikan
menengah bertujuan untuk menilai pencapaian hasil belajar Peserta Didik
sebagai dasar penentuan:
a. kenaikan kelas; dan
b. kelulusan dari Satuan Pendidikan.
8. Penilaian pencapaian hasil belajar Peserta Didik dilakukan dengan
membandingkan pencapaian hasil belajar Peserta Didik dengan kriteria
ketercapaian tujuan pembelajaran.
99
100
101
102
Deskripsi Kriteria
Kriteria yang terdiri dari beberapa komponen
/pertimbangan ketercapaian tujuan, kemudian
menentukan ketercapaian tujuan tersebut
dengan melihat apakah komponen tersebut
sudah memadai atau belum memadai
Guru menetapkan KKTP dengan cara
menetapkan banyaknya kriteria yang sudah
dicapai peserta didik. Misalnya, jika siswa
mencapai 3 kriteria memadai maka dianggap
mencapai TP. Jika kurang dari 3, maka
tidak.tuntas Dan dilakukan intervensi
103
Deskripsi
Kriteria
CONTOH
104
Rubrik
105
Interval
nilai
Contoh
a. Untuk nilai yang berasal dari nilai tes tertulis atau ujian, pendidik
menentukan interval nilai. Setelah mendapatkan hasil tes, pendidik
dapat langsung menilai hasil kerja peserta didik dan menentukan
tindak lanjut sesuai dengan intervalnya.
0 - 40% :
belum mencapai, remedial di seluruh bagian
41 - 65 % :
belum mencapai ketuntasan, remedial di bagian yang diperlukan
66 - 85 % :
sudah mencapai ketuntasan, tidak perlu remedial
86 - 100% :
sudah mencapai ketuntasan, perlu pengayaan atau tantangan lebih
106
Interval
nilai
Bila peserta didik dapat mengerjakan 16 dari 20 soal (dengan
bobot yang sama), maka ia mendapatkan nilai 80%.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa peserta didik tersebut
sudah mencapai ketuntasan dan tidak perlu remedial.
107
Interval
nilai yang
diolah dari
rubrik
Dalam tugas menulis laporan, pendidik dapat menetapkan
empat kriteria ketuntasan:
•menunjukkan kemampuan penulisan teks eksplanasi
dengan runtut
•menunjukkan hasil pengamatan yang jelas
•menceritakan pengalaman secara jelas
•menjelaskan hubungan kausalitas yang logis disertai
dengan argumen yang logis sehingga dapat meyakinkan
pembaca
Untuk setiap kriteria terdapat 4 (empat) skala pencapaian (1-4).
Pendidik membandingkan hasil tulisan peserta didik dengan
rubrik untuk menentukan ketercapaian peserta didik
Contoh
108
Interval
nilai yang
diolah dari
rubrik
109
Interval
nilai yang
diolah
dari
rubrik
110
Siswa memperoleh Skor :
2 + 3 + 4 + 2 = 11
Nilai : 11/16 x 100 = 69
Kriteria : 66 – 85: Telah mencapai tujuan tanpa remidial
111
https://bit.ly/diferensiasiAsesmen
Semangat..kita latihan dulu y
112
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 112
SLIDE
Similar Resources on Wayground
103 questions
MATERI PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP
Lesson
•
6th Grade
102 questions
Presentasi Ekskul 2
Lesson
•
8th Grade
105 questions
Dinamika Atmosfera X FaseE
Lesson
•
10th Grade
108 questions
Tata surya
Lesson
•
7th Grade
113 questions
English SD & SMP
Lesson
•
6th - 8th Grade
106 questions
MTCNA SMK2 DEPOK
Lesson
•
11th Grade
103 questions
SLIDE + QUIZIZ BELAJAR.ID SINAR
Lesson
•
11th Grade
97 questions
Pengayaan Informatika Kelas X Semester 1
Lesson
•
10th Grade
Popular Resources on Wayground
15 questions
Fractions on a Number Line
Quiz
•
3rd Grade
10 questions
Probability Practice
Quiz
•
4th Grade
15 questions
Probability on Number LIne
Quiz
•
4th Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
25 questions
Multiplication Facts
Quiz
•
5th Grade
22 questions
fractions
Quiz
•
3rd Grade
6 questions
Appropriate Chromebook Usage
Lesson
•
7th Grade
10 questions
Greek Bases tele and phon
Quiz
•
6th - 8th Grade
Discover more resources for Biology
22 questions
Human Body Systems Overview
Quiz
•
9th Grade
25 questions
photosynthesis and cellular respiration
Quiz
•
9th Grade
18 questions
Enzymes and Their Functions Quiz
Quiz
•
9th Grade
20 questions
Food Chains and Food Webs
Quiz
•
7th - 12th Grade
30 questions
Exploring the World of Plants
Quiz
•
9th Grade
65 questions
Review for TEST 1
Quiz
•
9th - 10th Grade
10 questions
Exploring Food Webs and Energy Pyramids
Interactive video
•
6th - 10th Grade
20 questions
Meiosis and Sexual Reproduction
Quiz
•
9th Grade