Search Header Logo
KUA PPAS

KUA PPAS

Assessment

Presentation

Other

University

Practice Problem

Easy

Created by

Kukuh Arisetyawan

Used 1+ times

FREE Resource

16 Slides • 3 Questions

1

media

KUA - PPAS

BPKAD Kabupaten Blitar

Kebijakan Umum APBD – Prioritas Plafon
Anggaran Sementara 2024

S1 EKONOMI UNESA & BPKAD KAB. BLITAR

2

media

Outline

Paparan

Kerangka Ekonomi Makro Daerah

Asumsi Dasar Dalam Penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan
dan Belanja Daerah (RAPBD)

Kebijakan Pendapatan Daerah

Kebijakan Pembiayaan Daerah

Strategi Pencapaian

Pendahuluan

3

Open Ended

Apa sih yang kalian ketahui tentang APBD?

4

media

1. Pendahuluan

3

5

media
media
media

Latar Belakang

a.Sebagai dasar untuk sinkronisasi terhadap program dan kegiatan pembangunan sesuai dengan
kebutuhan penyelenggaraan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah.

b.Sebagai pedoman dalam penyusunan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kabupaten
Blitar Tahun 2024.

c.Sebagai pedoman dalam penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD)
Kabupaten Blitar Tahun Anggaran 2024.

Kebijakan Umum APBD Kabupaten Blitar merupakan titik kunci kebijakan yang sejalan dengan koordinasi
kebijakan pemerintah pusat dan daerah untuk mencapai tujuan pembangunan nasional yang ditujukan sebagai
kebijakan penyusunan APBD

Tujuan

Latar Belakang dan Tujuan

6

media

2. Kerangka Ekonomi Makro

Daerah

5

7

Multiple Choice

Dibawah ini apa yang merupakan indikator ekonomi makro suatu daerah/nasional?

1

Pertumbuhan Ekonomi

2

Harga Pangan

3

Mortalitas

4

Export - Import

8

media
media
media
media
media
media
media
media
media
media

Sumber: WEO IMF Jan 2022, GEP WB Jan 2022, OECD Economic Outlook Des 2021, Asian Development Outlook (ADO) ADB Des 2021

TANTANGAN GLOBAL:

Stimulus

Krisis Energi

Normalisasi suku bunga

Perkembangan varian
baru COVID-19

China switching policy

Gangguan rantai pasok

Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global dan Indonesia
Tahun 2023 - 2024

Uraian

2022

2023

2024

Proyeksi PDB Indonesia

5,4

5,3

5,4 – 5,7

9

media

[JUDUL SLIDE SATU BARIS]

7

KONDISI JAWA TIMUR: INDIKATOR MAKRO [1]

Jawa Timur
Ý 4,95 %
‘ 24,99%
‘ 14,29%

Jawa Tengah
Ý 5,04%
‘ 14,54%
‘ 8,31%

DI Yogyakarta
Ý 5,31%
‘ 1,55%
‘ 0,89%

Jawa Barat
Ý 5,00%
‘ 22,35%
‘ 12,78%

DKI Jakarta
Ý 4,95%
‘ 29,60%
‘ 16,92%

Banten
Ý 4,68%
‘ 6,96%
‘ 3,98%

Keterangan:

ÝPertumbuhan Ekonomi Triwulan I-2023 (y on y)

‘ Kontribusi terhadap Perekonomian Pulau Jawa
‘ Kontribusi terhadap Total Perekonomian 34 Provinsi di Indonesia

‘‘ Jawa Timur adalah penyumbang

perekonomian terbesar kedua

di Pulau Jawa dengan kontribusi sebesar

24,99 persen’’

LAPANG USAHA DOMINAN

STRUKTUR PERMINTAAN AKHIR

8,23%
Ekspor-
Impor

26,79%

PMTB

2,52%
Konsumsi
Pemerintah

1,18%
Konsumsi

LNPRT

60,62%
Konsumsi

Rumah
Tangga

Struktur (%)

Sumber: Rilis PDRB Provinsi Jawa Timur 5 Mei 2023

10

media

[JUDUL SLIDE SATU BARIS]

8

KONDISI JAWA TIMUR: INDIKATOR MAKRO [2]

Sumber: BPS JAWA TIMUR

SHARE PEREKONOMIAN PER KABUPATEN KOTA

PROVISI JAWA TIMUR

0,00

25,00

Persentase Kemiskinan (%)

Tingkat Pengangguran

Terbuka (%)

10,2
11,46
10,59

10,49

Sept-19

Sept-20

Sept-21

Sept-22

3,6

5,17
4,81
4,33

Feb-20

Feb21

Feb-22

Feb-23

11

media
media
media
media

GAMBARAN SPILLOVER DAN TUJUAN EKSPOR JAWA TIMUR

LUAR
NEGERI
25,25%

Total Ekspor Jawa Timur 2016

sebesar Rp994,75 Triliun

[JUDUL SLIDE SATU BARIS]

9

KONDISI JAWA TIMUR: INDIKATOR MAKRO [3]

Sumber: IO Jawa Timur 2016

JATENG
11,48%

DKI

6,47%

BALI
2,95%

BANTEN

6,06%

SUMATERA

10,99%

KALIMANTAN

5,97%

SULAWESI

4,19%

MALUKU&

PAPUA
2,81%

JABAR
19,14%

Total Dampak Limpahan

Efek Interregional Antar Wilayah

Share Tujuan Ekspor Jawa Timur 2016

12

media

Prioritas Pembangunan 2024

RKP
Arah Kebijakan Pembangunan Provinsi Jawa Timur Tahun

2024
RKPD Kabupaten Blitar Tahun 2024

Tema: Mempercepat Transformasi Ekonomi yang

Inklusif dan Berkelanjutan

Tema: Peningkatan Sumber Daya Manusia dan Percepatan
Pemulihan Ekonomi melalui Transformasi Ekonomi Inklusif

menuju Masyarakat Jawa Timur yang Adil, Sejahtera, Unggul

dan Berakhlak

Tema: Memantapkan Produktivitas Ekonomi

Yang Berorientasi Ekspor Dan Perluasan

Pasar Melalui Penguatan SDM, Infrastuktur
Berkelanjutan dan Stabilitas Sosial-Politik

1.Memperkuat ketahanan ekonomi untuk
pertumbuhan yang berkualitas dan
berkeadilan

2.Mengembangkan wilayah untuk mengurangi
kesenjangan dan menjamin pemerataan

3.Meningkatkan sumber daya manusia
berkualitas dan berdaya saing

4.Revolusi mental dan pembangunan
kebudayaan

5.Memperkuat infrastruktur untuk mendukung
pengembangan ekonomi dan pelayanan
dasar

6.Membangun lingkungan hidup,
meningkatkan ketahanan bencana, dan
perubahan iklim

7.Memperkuat stabilitas polhukhankam dan
transformasi pelayanan public

1.Pemulihan Ekonomi Kerakyatan melalui Peningkatan Nilai
Tambah Sektor Sekunder dan Pariwisata

2.Penguatan Konektivitas Antar Wilayah dalam Upaya
Pemerataan Hasil Pembangunan serta Peningkatan
Layanan Infrastruktur

3.Peningkatan Kualitas Pendidikan, Kesehatan,
Produktivitas dan Daya Saing Ketenagakerjaan serta
Pengentasan Kemiskinan

4.Peningkatan Kepedulian Sosial dan Pelestarian Nilai- Nilai
Budaya Lokal

5.Peningkatan dan Kemandirian Pangan dan Pengelolaan
Sumber Daya Energi

6.Peningkatan Ketahanan Bencana dan Kualitas Lingkungan
Hidup

7.Peningkatan Ketentraman, Ketertiban Umum dan
peningkatan kualitas pelayanan publik bagi Masyarakat di
Jawa Timur

1.Penguatan Komoditas Unggulan yang
berorientasi Industri, Ekspor dan
Perluasan Pasar;

2.Peningkatan SDM yang Berkualitas,
Berkarakter dan Berdaya Saing serta
Penguatan Perlindungan Sosial;

3.Penguatan Infrastruktur dan Sarana-
Prasarana Penunjang Sektor-Sektor
Unggulan serta Peningkatan Kualitas
Lingkungan Hidup dan Ketahanan
Bencana; dan

4.Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik,
Penguatan Tata Kelola Pemerintahan,
dan Menjaga Stabilitas Sosial Politik
dalam rangka Pelaksanaan Pemilu
Serentak

13

media

Kebijakan Pendapatan

11

14

media

Kinerja Kontribusi PAD, Pendapatan Transfer Terhadap Pendapatan Daerah 2024

Kode

Uraian

Jumlah (Rp)

4

PENDAPATAN DAERAH

4.1

PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD)

388.137.846.446

4.1.01

Pajak Daerah

135.018.539.101

4.1.02

Retribusi Daerah

28.497.988.621

4.1.03

Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan

2.351.852.162

4.1.04

Lain-lain PAD yang Sah

222.269.466.562

4.2

PENDAPATAN TRANSFER

2.022.219.991.982

4.2.01

Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat

1.827.091.345.000

4.2.02

Pendapatan Transfer Antar Daerah

195.128.646.982

Jumlah Pendapatan

2.410.357.838.428

PENDAPATAN
ASLI DAERAH

16%

PENDAPATAN

TRANSFER

84%

Kinerja Pendapatan 2024

Pajak Daerah

35%

Retribusi Daerah

7%

Hasil pengelolaan
kekayaan daerah
yang dipisahkan

1%

Lain-lain PAD yang

sah
57%

Kontribusi

terhadap

total

pendapatan,

paling

besar

prosentase

pendapatan

transfer.

Kontribusi

terhadap

PAD,

paling besar adalah lain-lain
PAD yang Sah dan Pajak
Daerah.

15

media

Belanja Daerah 2024

Belanja daerah kab. Blitar terbesarr adalah belanja operasi,
kedua adalah belanja transfer, disusul belanja modal dan belanja
tidak terduga

70%

14%

1% 15%

Belanja Operasi

Belanja Modal

Belanja Tidak Terduga

Belanja Transfer

Uraian

2024

Belanja Operasi

1.806.166.369.860,00

Belanja Modal

353.327.141.694,00

Belanja Tidak Terduga

15.000.000.000,00

Belanja Transfer

388.795.642.161,00

Total Belanja

2.563.289.153.715,00

Kontribusi tiap belanja terhadap total belanja paling
besar ada pada belanja operasi

16

media

Pembiayaan Daerah : Kebijakan Pembiayaan 2024

Pengeluaran pembiayaan adalah pengeluaran yang akan diterima kembali baik pada tahun
anggaran yang bersangkutan maupun pada tahuntahun anggaran berikutnya, mencakup:
pembentukan dana cadangan, penyertaan modal, serta pembayaran pokok utang

Sumber: SIPD 2023, diolah

Sisa Lebih
Perhitungan

Anggaran tahun

sebelumnya

84%

Penerimaan

pencairan dana

cadangan

16%

Kode

Uraian

Target Tahun

Anggaran Berkenaan

(Rp)

6

PEMBIAYAAN

6.1

PENERIMAAN PEMBIAYAAN

153.019.084.687

6.1.0

1

Sisa

Lebih

Perhitungan

Anggaran

Tahun

Sebelumnya

128.019.084.587

6.1.0

2

Pencairan Dana Cadangan

25.000.000.000

Jumlah Penerimaan Pembiayaan

0

Pembiayaan Netto

153.019.084.687

Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Daerah Tahun

Berkenaan

0

17

media

Ringkasan Struktur APBD

URAIAN

RKPD 2024

PENDAPATAN DAERAH
PENDAPATAN ASLI DAERAH

388.137.846.446,00

Pajak Daerah

135.018.539.101,00

Retribusi Daerah

28.497.988.621,00

Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan

2.351.852.162,00

Lain-lain PAD yang sah

222.269.466.562,00

PENDAPATAN TRANSFER

2.022.132.222.582,00

Pendapatan Transfer pemerintah pusat

1.827.003.575.600,00

Pendapatan Transfer antar daerah

195.128.646.982,00

LAIN-LAIN PENDAPATAN DAERAH YANG SAH

0,00

Lain-lain Pendapatan sesuai dengan ketentuan Peraturan
Perundang-undangan
0,00

Jumlah Pendapatan

2.410.270.069.028,00

BELANJA

2.563.289.153.715,00

Belanja Operasi

1.806.166.369.860,00

Belanja Modal

353.327.141.694,00

Belanja Tidak Terduga

15.000.000.000,00

Belanja Transfer

388.795.642.161,00

Total Surplus/ (Defisit)

-153.019.084.687,00

PEMBIAYAAN
Sisa Lebih Perhitungan Anggaran tahun sebelumnya

128.019.084.687,00

Penerimaan kembali pemberian pinjaman daerah

0,00

Penerimaan pencairan dana cadangan

25.000.000.000,00

Penyertaan Modal

0,00

Pembentukan dana cadangan

0,00

Pembiayaan netto

153.019.084.687,00

Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran daerah Tahun Berkenaan

0,00

PAD

: Rp 388.137.846.446,00

Pendapatan Transfer : Rp 2.002.132.222.582,00
Jumlah Pendapatan. : Rp 2.410.270.069.028,00
Belanja

: Rp 2.563.289.153.715,00

SiLPA

: Rp 128.019.084.687,00

Penerimaan Pencairan Dana Cad : Rp 25.000.000.000,00
Pembiyaan Netto

: Rp. 153.019.064.687,00

18

Fill in the Blanks

19

media

Penutup

16

media

KUA - PPAS

BPKAD Kabupaten Blitar

Kebijakan Umum APBD – Prioritas Plafon
Anggaran Sementara 2024

S1 EKONOMI UNESA & BPKAD KAB. BLITAR

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 19

SLIDE