Search Header Logo
MATERI KOSP IKM

MATERI KOSP IKM

Assessment

Presentation

Other

7th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Faizal Hamdany Rumasoreng, S.Pdi

Used 1+ times

FREE Resource

30 Slides • 0 Questions

1

2

media

Bimbingan Teknis Penguatan Implementasi Kurikulum Merdeka
Jenjang SMP

PENGEMBANGAN KURIKULUM

OPERASIONAL

DI SATUAN PENDIDIKAN

3

media

Kenapa penting
pengembangan kurikulum di
satuan pendidikan?

1.

Relevan

2.

Kontekstual

3.

Membuka saluran komunikasi
antara sekolah dan lingkungannya

4

media

PRINSIP PENGEMBANGAN KURIKULUM

OPERASIONAL DI SATUAN PENDIDIKAN (1/3)

Berpusat pada
peserta didik

Pembelajaran harus memenuhi potensi,

kebutuhan perkembangan dan tahapan belajar,

serta kepentingan peserta didik.

Kontekstual

Menunjukkan kekhasan dan sesuai dengan

karakteristik satuan pendidikan, konteks sosial

budaya dan lingkungan.

5

media

PRINSIP PENGEMBANGAN KURIKULUM

OPERASIONAL DI SATUAN PENDIDIKAN (2/3)

Esensial

Semua unsur informasi penting/utama yang dibutuhkan para
pemegang kepentingan tentang kurikulum yang digunakan di

satuan pendidikan dapat diperoleh di dokumen tersebut. Mudah

dipahami dan ringkas. Tidak mengulang naskah/kutipan yang

sudah ada di naskah lainnya. Misalnya tidak memasukkan

lampiran Kepmendikbud seperti CP, struktur, dll, dalam dokumen

kurikulum operasional

Akuntabel

Dapat dipertanggungjawabkan karena berbasis data, aktual (benar-

benar diterapkan, bukan cuma teori atau mengarang bebas)

6

media

PRINSIP PENGEMBANGAN KURIKULUM

OPERASIONAL DI SATUAN PENDIDIKAN (3/3)

Berkesinambungan

Menjadi acuan untuk refleksi dan perbaikan

7

media

Prinsip
Penyusunan
Kurikulum
Operasional di
Satuan
Pendidikan

Prinsip penyusunan kurikulum operasional di satuan pendidikan:

1. Berpusat pada peserta didik, yaitu pembelajaran harus memenuhi keragaman potensi,

kebutuhan perkembangan dan tahapan belajar, serta kepentingan peserta didik.

1. Kontekstual, menunjukkan kekhasan dan sesuai dengan karakteristik satuan pendidikan,

konteks sosial budaya dan lingkungan.

1. Esensial, yaitu memuat semua unsur informasi penting/utama yang dibutuhkan dan

digunakan di satuan pendidikan. Bahasa yang digunakan lugas, ringkas, dan mudah
dipahami.

1. Akuntabel, dapat dipertanggungjawabkan karena berbasis data dan aktual.

1. Melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Pengembangan kurikulum satuan pendidikan

melibatkan komite satuan pendidikan dan berbagai pemangku kepentingan antara lain
orang tua, organisasi, dan berbagai sentra di bawah koordinasi dan supervisi dinas
Pendidikan atau kantor kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di
bidang agama sesuai dengan kewenangannya.

8

media

PROSES

PENYUSUNAN
KURIKULUM DI

SATUAN PENDIDIKAN

9

media

10

media

ANALISIS

KARAKTERISTIK

SATUAN PENDIDIKAN

11

media

PRINSIP ANALISIS LINGKUNGAN

BELAJAR

Melibatkan perwakilan warga satuan pendidikan

Menggunakan data-data yang diperoleh dari situasi nyata/kondisi satuan

pendidikan

Mengalokasikan waktu yang cukup untuk pengumpulan, pengorganisasian,

analisis dan dokumentasi data

Memilah informasi yang relevan dan menyimpulkan untuk mengembangkan

strategi atau solusi

12

media

JENIS INFORMASI YANG DIBUTUHKAN

Apa kekhasan daerah setempat yang penting untuk dilestarikan?

Bagaimana peran satuan pendidikan sebagai bagian dari masyarakat

setempat?

Apa dampak dari satuan pendidikan yang sudah dapat dirasakan saat ini (baik

oleh warga masyarakat maupun warga satuan pendidikan itu sendiri)?

Internal: Bagaimana peran satuan pendidikan menyiapkan peserta didik

mencapai profil pelajar?

13

media

CARA ANALISIS LINGKUNGAN BELAJAR

Kuesioner, dengan pertanyaan disesuaikan dengan tujuan dan

sasaran yang dibutuhkan.

Wawancara, untuk mendapatkan data secara langsung.

Diskusi kelompok terpumpun (FGD) dengan mengundang

perwakilan dari seluruh warga satuan pendidikan dan tokoh
masyarakat.

14

media

RAGAM ALAT ANALISIS

Apa kekhasan daerah setempat yang penting Analisis SWOT

Analisis SWOT adalah strategi perencanaan yang digunakan untuk

membantu seseorang atau organisasi mengidentifikasi kekuatan, kelemahan,
peluang, dan ancaman yang ada pada satuan pendidikan

Root Cause adalah bagian dari beberapa faktor (kejadian, kondisi, faktor

organisasional) yang memberikan kontribusi, atau menimbulkan kemungkinan
penyebab dan diikuti oleh akibat yang tidak diharapkan. terjadi. jawaban
pertanyaan telah menunjukkan suatu akar masalah

Fish

Bone
untuk

mengidentifikasi,

menyelidiki,

dan

secara

grafik

menggambarkan secara detail semua penyebab yang berhubungan dengan
suatu permasalahan .

Pentagonal Aset menggambarkan hubungan kelima aset (aset manusia, aset

alam, aset sosial, aset finansial, dan aset fisik) terhadap akses ke aset yang
dimiliki

15

media

16

media

MENGEMBANGKAN VISI

17

media

Visi adalah cita-cita bersama pada masa
mendatang dari warga satuan pendidikan, yang
dirumuskan berdasarkan masukan dari seluruh
warga satuan pendidikan.

Pengertian Visi

18

media

VISI


Visi merupakan keadaan, yaitu gambaran masa depan yang ingin
dicapai oleh satuan pendidikan.


Visi harus dapat memberikan panduan/arahan serta motivasi.


Visi harus tampak realistis, kredibel dan atraktif. Sebaiknya mudah
dipahami, relatif singkat, ideal dan berfokus pada mutu, serta
memotivasi setiap pemangku kepentingan.


Visi bersifat dinamis dan tidak untuk selamanya.

19

media

Membuat Visi

1. Kumpulkan informasi untuk dijadikan bahan diskusi, melalui wawancara atau survei.

2. Dari jawaban warga satuanpendidikan, buatlah keterkaitan/benangmerah dari suara peserta didik, staf/guru, dan orang

tua.

3. Letakkan jawaban-jawaban ketiga kelompok tersebutsehingga semuanya terlihat.

4. Telisik persamaandan perbedaannya:

a.Kumpulkan sebanyak mungkin persamaannya. Kumpulan persamaan ini merepresentasikan harapan bersama
warga satuanpendidikan.

b.Bahas perbedaanyang ditemukan. Apa saja kemungkinan yang membuat perbedaan tersebut?

c.Apa kaitannya dengan persamaan yang ditemukan?

5. Mengubahkesimpulan yang didapatkanmenjadi kalimat visi.

6. Menentukan komponen utama visi yang diturunkan menjadi indikator-indikator pencapaian visi.

Peserta Didik

Staf/guru

Orang tua

● Apa kebutuhan yang ingin

dipenuhi di satuan pendidikan?

● Satuan pendidikan seperti apa

yang kamu inginkan?

● Hal apa yang paling ingin didapat

/dipelajari/dikuasai di satuan
pendidikan?

● Apa yang paling penting bagi

kamu di satuan pendidikan?

● Mengapa memilih profesi sebagai

pendidik/bekerja di satuan
pendidikan? Apa yang ingin
dicapai?

● Apa harapan bagi peserta didik

yang ada di satuan pendidikan
ini? Jika mereka keluar atau
sudah lulus ingin mereka jadi
individu seperti apa?

● Apa nilai-nilai yang Anda

percayai? Bagaimana
menanamkan itu pada peserta
didik? Apa perubahan diri yang
diharapkan terjadi?

● Mengapa memilih satuan

pendidikan ini?

● Apa harapannya terhadap satuan

pendidikan?

● Pribadi anak seperti apa yang

diharapkan?

● Kalau bisa menentukan hal paling

penting yang perlu dipelajari di
satuan pendidikan, apakah itu?

TIPS
● Sesuaikan pertanyaan

untuk peserta didik dengan
tahapan
perkembangan/belajarnya

● Tenaga kependidikan

terkadang tidak melihat
dirinya sebagai pendidik.
Berikan pengantar bahwa
bekerja di satuan
pendidikan adalah pendidik,
apapun perannya.

● Untuk wakil orang tua, perlu

cermat memilih perwakilan
agar perwakilan
representatif (orang tua
baru dan lama, orang tua
yang kritis baik terhadap
tujuan pendidikan untuk
anak, maupun mengapa
memilih satuan pendidikan
tersebut)

20

media

MENERJEMAHKAN MISI

21

media

Misi adalah pernyataan bagaimana satuan pendidikan
mencapai visi yang ditetapkan untuk menjadi rujukan bagi
penyusunan program jangka pendek, menengah, dan
jangka panjang, dengan berdasarkan masukan dari
seluruh warga satuan pendidikan.

22

media

a. Pernyataan misi menunjukkan secara jelas mengenai apa yang hendak

dicapai oleh satuan pendidikan.

b. Rumusan misi selalu dalam bentuk kalimat yang menunjukkan tindakan,

bukan kalimat yang menunjukkan keadaan sebagaimana pada rumusan
visi.

c. Antara indikator visi dengan rumusan misi harus ada keterkaitan atau

terdapat benang merahnya secara jelas. Satu indikator visi dapat
dirumuskan lebih dari satu rumusan misi.

d. Misi menggambarkan upaya bersama yang berorientasi kepada peserta

didik.

23

media

MEMBUAT

TUJUAN

24

media

TUJUAN ADALAH GAMBARAN HASIL YANG AKAN

DICAPAI DALAM KURUN WAKTU TERTENTU OLEH
SETIAP SATUAN PENDIDIKAN DENGAN MENGACU
PADA KARAKTERISTIK DAN/ATAU KEUNIKAN SETIAP

SATUAN PENDIDIKAN SESUAI DENGAN PRINSIP

YANG SUDAH DITETAPKAN

25

media

MEMBUAT TUJUAN SATUAN PENDIDIKAN

Tujuan pendidikan adalah sasaran yang ingin dicapai oleh suatu
lembaga pendidikan, seperti sekolah, universitas, atau lembaga
pelatihan. Tujuan ini menggambarkan arah dan misi pendidikan yang
ingin dijalankan oleh lembaga tersebut. Tujuan pendidikan bertujuan
untuk membentuk individu yang berkualitas, memiliki pengetahuan,
keterampilan, sikap, dan nilai-nilai yang positif.

26

media

Specific
Tujuan Haruslah Sederhana dan spesifik, dapat menjadi ciri khas dari satuan pendidikan
Measurable
Saat menentukan tujuan, harus memastikan bahwa tujuan tersebut dapat diukur dan dapat
memotivasi agar tercapai, dibutuhkan kriteria pencapaian yang jelas
Achievable
Tujuan harus dapat dicapai dan dilaksanakan oleh seluruh warga satuan pendidikan serta
melibatkan pihak eksternal
Relevant
Tujuan harus relevan dengan misi, masuk akal dan menempatkan peserta didik sehingga mampu
memperkuat kompetensinya
Time-bound
Tujuan harus memiliki alokasi waktu yang lebih fleksibel dengan linimasa yang di sesuaikan dengan
kebutuhan, oleh karena itu perlu melibatkan semua guru dalam pembuatan linimasa tersebut

PERINSIP PENTING DALAM MEMBUAT TUJUAN

SMART (ER)

27

media

Selain Prinsip ini, hal penting lainya adalah :
Evaluated
Tujuan Perlu dievaluasi untuk memastikan pencapaiannya, secara berkala menyediakan waktu untuk
mendiskusikan bersama warga satuan pendidikan
Reviewed
Tujuan juga perlu di tinjau secara berkelanjutan direfleksikan bersama dan didiskusikan modifikasi
yang perlu dilakukan

PERINSIP PENTING DALAM MEMBUAT TUJUAN

SMART (ER)

28

media

Saat melakukan analisis lingkungan belajar pastikan Visi,
Misi, dan Tujuaan tidak bertentangan dengan kerangka
kurikulum yang di tetapkan oleh pusat : Tujuan Pendidikan
Nasional, Profil Pelajar Pancasila, Struktur Kurikulum, Prinsip
Pembelajaran dan Assesmen, Serta Capaian Pembelajaran

STRATEGI SATUAN PENDIDIKAN

29

media

30

media

TERIMA KASIH

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 30

SLIDE