Search Header Logo
PEMELIHARAAN SASIS XI

PEMELIHARAAN SASIS XI

Assessment

Presentation

•

Education

•

12th Grade

•

Practice Problem

•

Hard

Created by

Aditya Saputra

Used 7+ times

FREE Resource

19 Slides • 0 Questions

1

media

SISTEM REM

Fungsi :
Mengurangi kecepatan laju sepeda motor dan
menghentikan sepeda motor untuk menjamin
pengendaraan yang aman

Prinsip kerja :
Perubahan energi kinetik menjadi energi panas dalam bentuk
gesekan.

Disc Brake

Drum Brake

Sistem Pengereman :

2

media

CARA KERJA REM TROMOL

Pedal atau handle rem kabel atau batang rem
bubungan rem (brake cam) sepatu rem tromol
rem.
Digunakan semua rem tromol SMH yg dipasarkan PT
AHM

A. SINGLE LEADING SHOE TYPE

(Leading Trailing Shoe Type)

Sepatu rem yg terbawa oleh putaran tromol dan cenderung
melengket  Leading Shoe  Menghasil daya pengereman

lebih besar  Self Energizing

Sepatu rem terdorong ke dalam oleh putaran tromol 
Trailing Shoe

Keausan :

Leading Shoe > Trailing Shoe

3

media

CARA KERJA REM TROMOL

B. DOUBLE LEADING SHOE TYPE

Memakai dua bubungan rem (brake cam),
sehingga kedua sepatu rem menjadi leading
Digunakan pada motor –motor besar tipe lama

4

media

PEMBONGKARAN

Lepaskan sepatu-sepatu rem dan pegas-pegas

dengan menarik dari anchor pinnya

Lepaskan mur, baut dan lengan rem.

Lepaskan pelat indikator keausan, sil debu dan

bubungan rem.

PEMERIKSAAN TROMOL REM

Periksa tromol rem terhadap keretakan dan
keausan

Ukur diameter dalam tromol rem belakang.

BATAS SERVIS :

Cub , WIN, GLK

= 111 mm

GL Pro, Tiger

= 131 mm

PERHATIAN !

• Jangan memakai tekanan udara atau sikat kering untuk membesihkan rem

• Debu rem mengandung serat asbes yang dapat mengakibatkan penyakit kanker

5

media

PEMERIKSAAN KANVAS REM

Ukur ketebalan kanvas rem (brake lining)

BATAS SERVIS : 2,0 mm

Ganti sepatu rem sepasang jika ketebalan kanvas
rem kurang dari batas servis dan jika terkena
grease

PEMASANGAN

 Lumasi gemuk pada pin jangkar dan bubungan

rem.

Pasang bubungan rem pada panel rem.

 Lumasi oli pada sil dan pasangkan pada panel

rem.

 Pasang pelat indikator keausan pada bubungan

rem dengan menepatkan gerigi yang lebih lebar
dengan potongan pada bubungan rem.

 Pasang lengan rem dengan menepatkan tanda

titik antara lengan dan bubungan rem.

 Pasang baut penjepit lengan rem dan

kencangkan

 Pasang sepatu-sepatu rem dan pegas-pegas.

6

media

Daya pengereman lemah

Penyetelan rem tidak tepat

Tromol rem aus

Kanvas rem aus

Kanvas-kanvas rem terkontaminasi

Bubungan rem aus

Lengan rem tidak terpasang dengan benar

Sepatu rem aus pada bidang kontak

dengan bubungan

Kabel rem macet

Handle rem lambat atau terlalu keras

Sepatu rem aus pada bidang kontak

dengan bubungan

Kerenggangan berlebihan antara lengan

rem dan bubungan

Pegas rem aus atau patas

Penyetelan rem tidak tepat

Tromol rem macet, akibat terkontaminasi

Kabel rem macet

Kesalahan pemasangan kanvas rem pada

tromol.

GANGGUAN REM TROMOL

7

media

REM CAKRAM

Hukum Pascal
Bila suatu fluida/cairan dalam ruang ter-
tutup diberi tekanan maka tekanan ter-
sebut akan diteruskan kesemua arah
dengan sama rata.

8

Prinsip kerja Rem Cakram

Keuntungan Rem Cakram :
Pengereman lebih stabil
Pendinginan lebih baik
Tidak diperlukan penyetelan

9

media

Cara Kerja Caliper

Tekanan hidrolik dari master rem menekan piston
dan rumah caliper.
Piston mendorong brake pad ke kiri.
Rumah caliper terdorong ke kanan bergeser pada
pin slide, sehingga brake pad sebelah kiri menekan
pada cakram.
Kedua brake pad menekan dan menjepit cakarm
memperlambat putaran cakram.

10

media

CARA KERJA BRAKE PAD TANPA PENYETELAN

Saat tidak bekerja

Saat bekerja :
Seal piston berubah bentuk
Piston tidak slip pada seal

Saat bekerja, brake pad aus :
Piston bergerak lebih jauh ke depan
Piston slip pada seal

11

media

PENGGANTIAN MINYAK REM DENGAN BRAKE BLEEDER

Hubungkan alat Brake Bleeder ke katup
pembuangan

Pompalah handel alat Brake Bleeder 3 – 4 kali
dan longgarkan katup pembuangan, lalu
kencangkan kembali.

Tambahkan minyak rem ketika tinggi permukaan
minyak rem di dalam silinder utama turun

Ulangilah prosedur tersebut di atas sampai tidak
lagi ada gelembung-gelembung udara di dalam
slang plastik.

PERHATIAN !

Periksa tinggi permukaan minyak rem pada saat
membuangudara palsu untuk mencegah agar
udara tidak di pompa masukke dalam sistem.

Jangan mencampur bermacam-macam merek
minyak rem karena tidak cocok satu sama
lainnya.

12

media

PENGGANTIAN MINYAK REM TANPA BRAKE BLEEDER

1.

Buka tutup master silinder dan diafragma

2.

Isi minyak rem sampai batas upper

3.

Hubungkan pipa pada katup pembuangan

4.

Pompa handel rem sampai terasa keras,
kemudian sambil handel rem ditahan, buka
katup pembuangan agar minyak rem keluar
bersama gelembung-gelembung udara dan
tutuplah katup kembali.

5.

Ulangi langkah 4 sampai tidak ada lagi
gelembunggelembung udara yang muncul
pada slang pembuangan.

13

media

PEMBONGKARAN MASTER CYLINDER

•

Keluarkan minyak rem.

•

Lepaskan tutup karet piston dari piston dan
silinder utama.

•

Lepaskan klip pengunci (snap ring).

•

Lepaskan piston dan pegas.

•

Bersihkan bagian dalam silinder utama kotak
minyak rem danpiston dengan minyak rem
bersih.

PEMERIKSAAN MASTER CYLINDER

1.

Periksa master silinder dan piston terhadap
adanya keausan, goresan atau kerusakan.

2.

Ukur diameter dalam silinder utama.

BATAS SERVIS : 12,76 mm (NF 100D)

3. Ukur diameter luar piston.

BATAS SERVIS : 12,64 mm (NF 100D)

14

media

PEMERIKSAAN MASTER CYLINDER

Lapisi piston cup dengan minyak rem yang baru dan
pasang pd pistonnya.

Pasang pegas piston pada ujung piston dengan diameter
yg lebih besar menghadap master silinder..

Pasang piston, pegas piston dan piston pada silinder
utama dengan piston cup yang cekung menghadap sisi
dalam

Pasang klip pengunci pada alur di dalam master silinder.

Pasang tutup karet piston ke dalam master silinder dan
alur di dalam piston.

Lumasi daerah kontak antara handel rem dan piston
dengan gemuk silikon.

15

media

PEMBONGKARAN BRAKE CALIPER

Keluarkan minyak rem dari sistem hidraulik.

 Lepaskan slang rem, baut nipel oli dan ring perapat.

Lepaskan kanvas rem.

 Lepaskan bracket caliper dari badan caliper.

 Lepaskan pegas kanvas dan karet tutup pin slide.

 Letakkan sebuah lap bengkel di atas piston.

 Posisikan caliper agar piston menghadap ke bawah dan

semprotkan udara bertekanan ke saluran masuk minyak
rem untuk membantu mengeluarkan piston.

Cuci bagian-bagian caliper dengan air bersih.

16

media

PEMERIKSAAN

Periksa silinder caliper dan piston terhadap
keausan, goresan atau kerusakan lain.

Ukur diameter dalam silinder caliper

BATAS SERVIS : 25,46 mm (NF100D)

Ukur diameter luar piston caliper.

BATAS SERVIS : 25,31 mm (NF100D)

17

media

.

PERAKITAN

Lapisi sil piston dan sil debu baru dengan
minyak rem bersih dan pasang pada alur-alur sil
di caliper.

Lumasi piston caliper dengan minyak rem bersih
dan pasang piston ujung terbuka piston
menghadap keluar.

Lumasi bagian dalam karet tutup pin slide
dengan gemuk silikon dan pada badan caliper.

Pasang pegas kanvas rem pada badan caliper .

Lapisi pin caliper dengan gemuk silikon dan
pasang bracket caliper pada caliper.

Pasang kanvas rem dan caliper

Perhatian !

Minyak rem dapat merusak cat, komponen
dari plastik.

18

media

PEMERIKSAAN CAKRAM REM

Periksa cakram terhadap adanya kerusakan
atau keretakansecara visual.

Ukur ketebalan cakram rem pada beberapa titik.

BATAS SERVIS : 3,5 mm

Gantilah cakram rem apabila melebihi batas
servis.

Periksa cakram rem terhadap keolengan atau
perubahan bentuk dengan memastikan bantalan
roda dalam keadaan baik.

BATAS SERVIS : 0,3 mm

19

media

SISTEM SUSPENSI

Goncangan yg diterima pegas akan
dikembalikan lagi (rebound) dan pegas
akan melakukan gerakan mengayun,
sehingga pengendaraan tidak nyaman
dan berbahaya.

Pegas dipasangkan diantara roda dan rangka

Goncangan akan diterima pegas dan
gerakan ayunan pegas akan diredam
olehh peredam kejut (shock absorber),
sehingga pengendaraan lebih stabil
dan nyaman.

Pegas dan peredam kejut dipasangkan diantara

roda dan rangka

pattern-tertiary
media

SISTEM REM

Fungsi :
Mengurangi kecepatan laju sepeda motor dan
menghentikan sepeda motor untuk menjamin
pengendaraan yang aman

Prinsip kerja :
Perubahan energi kinetik menjadi energi panas dalam bentuk
gesekan.

Disc Brake

Drum Brake

Sistem Pengereman :

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 19

SLIDE