Search Header Logo
narrative text

narrative text

Assessment

Presentation

English

10th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Sri Agustina

Used 5+ times

FREE Resource

8 Slides • 0 Questions

1

media

NARRATIVE TEXT






(FABLE)

2

WHAT IS NARRATIVE TEXT?

Narrative text adalah salah satu jenis teks yang menceritakan rangkaian peristiwa dengan sistem kronologis atau saling terhubung. Narrative text umumnya bersifat imajinatif, alias tidak nyata.. Contoh narrative text adalah cerita .

3

Tujuan Narrative Text (Purpose/Function of Narrative Text)

Fungsi sosial dari narrative text adalah untuk menghibur audiens atau pembaca.
Maka dari itu, jenis teks yang satu ini cocok untuk anak kecil maupun remaja dan dewasa.

Tujuan dari narrative text ini sama dengan recount text, lo.  Tapi, kalau narrative text kan ceritanya khayalan, sedangkan recount text adalah cerita nyata. 

4

Generic Structure Narrative Text (Struktur Teks Naratif)
Ada empat struktur teks naratif (generic structure of narrative text), yaitu:

1. Orientation

Dalam bahasa Indonesia, orientation berarti pengenalan. Jadi, pada paragraf awal narrative text biasanya berisi perkenalan tokoh dan latar yang terlibat dalam isi cerita. Dalam hal ini, latar bisa menjadi tempat kejadian serta waktu cerita. 

2. Complication

Bagian ini akan mulai masuk pada paragraf yang menceritakan terkait awal mula masalah suatu peristiwa atau kejadian.

Karena bersifat kronologis, maka masalah yang muncul di awal akan berlanjut menjadi rentetan alur cerita panjang yang mengandung konflik, klimaks, serta anti klimaks.  Oh ya, untuk memudahkanmu, begini susunan dalam complication:

Problem, yaitu paragraf atau kalimat yang mulai menjurus pada masalah dari suatu cerita.

Conflict, lebih kompleks lagi, setelah ada masalah, maka cerita akan berlanjut pada konflik. Di bagian ini, audiens akan dibuat penasaran dengan apa yang terjadi antara satu tokoh dengan tokoh lainnya.

Climax, yaitu puncak konflik yang menjadi sorotan utama dalam narrative text.

Anti-climax, dalam bahasa Indonesia, bagian ini biasa disebut juga sebagai penurunan konflik. Jadi, konflik akan berkurang secara pelan.

Solution, sesuai dengan namanya yaitu solusi, maka paragraf dalam bagian solution akan menjelaskan tentang penyelesaian dari konflik yang sudah diceritakan sebelumnya.

Dalam hal ini, complication terbagi ke dalam tiga konflik, yaitu:

Natural conflict, konflik alam atau antar semesta.

Social conflict, konflik antar tokoh atau pelaku.

Psychological conflict, konflik pada batin atau diri sendiri.

3. Resolution

Resolution adalah akhir dari cerita atau kesimpulan dari cerita. Paragraf ini bisa menjadi penjelasan lanjutan dari solution.

Dalam bagian ini, penulis juga dapat menggambarkan apakah narrative text yang dibuat akan berakhir dengan sad ending atau happy ending.

4. Re-orientation

Sebetulnya struktur yang satu ini tidak wajib ada di narrative text. Namun, umumnya kalimat dalam paragraf ini akan menceritakan kondisi terakhir sang tokoh dalam cerita, atau bisa juga berisi tentang pelajaran dan pesan moral yang dapat diambil oleh pembaca untuk diimplementasikan dalam kehidupan nyata. 

5

Jenis-jenis Narrative Text (Types of Narrative Text)

1. Fairy tale

Fairytale adalah dongeng dengan genre cerita fantasi atau tidak nyata. Fairytale biasanya berbentuk cerita rakyat atau cerita anak-anak yang kisahnya diselimuti oleh keajaiban. Contohnya Snow White, Thumbelina, Timun Mas, dan Cinderella.

2. Folktale/Folklore

Hampir sama dengan fairytalefolktale atau folklore adalah cerita rakyat yang bersifat turun temurun. Selain itu, biasanya folktale ini menyebar dari mulut ke mulut, sehingga akan diceritakan secara turun menurun hingga menjadi bagian dari tradisi masyarakat. Salah satu contoh ceritanya adalah Malin Kundang. 

3. Legend

Legend adalah cerita  legenda yang berasal dari perpaduan antara fairy tale dengan folktale. legenda adalah sebuah cerita rakyat yang banyak dianggap nyata oleh masyarakat karena ada kandungan heroik di dalamnya. Umumnya, legenda mengisahkan tentang bagaimana asal usul suatu tempat bisa terbentuk. Contoh lainnya adalah Story of Lake Toba.

4. Myth

Yap, ada pula jenis dari narrative text adalah myth adalah mitos. Sebetulnya, jenis narrative text yang satu ini tidak berbeda jauh dengan folktale. Namun, bedanya adalah terkadang myth dapat kita temukan juga di kehidupan masa kini. Biasanya masyarakat menganggap bahwa cerita mitos benar-benar terjadi, contohnya cerita Aji Saka dan Dewata Cengkar. 

5. Science fiction

Science fiction biasa disingkat sebagai Sci-Fi, adalah cerita yang berkisah mengenai fiksi ilmiah. Jenis teks ini biasanya berhubungan dengan konsep imajinatif dan masa depan menggunakan sains dan teknologi canggih. 

6. Romance

Romance atau love story adalah narrative text yang berisi mengenai perjuangan cinta si tokoh utama. Contohnya Romeo and Juliet dan I’m One of Those Fool Man.

6

7. Horror stories

Narrative text selanjutnya adalah horror stories. Horror teks adalah cerita yang berisi mengenai kisah-kisah seram seperti hantu dan makhluk-makhluk astral lainnya yang banyak digemari oleh masyarakat.

8. Fable

Pernah dengar cerita atau kisah-kisah yang tokoh utamanya adalah binatang? Nah, itu namanya narrative text jenis fabel. Biasanya teks ini banyak ditujukan untuk anak-anak sebagai pengantar tidur.

9. History

Selain tujuh jenis di atas, sejarah juga merupakan salah satu contoh dari narrative text, lo. Seperti yang kita tahu, sejarah merupakan cerita tentang peristiwa dan yang terjadi di masa lalu lengkap dengan kronologis tempat, tokoh, dan waktu kejadiannya.

10. Slice of life

Iya, kalau dalam bahasa Indonesia, slice of life bisa diartikan sebagai “potongan kehidupan”, slice of life adalah teks yang berisi tentang kegiatan sehari-hari penulis atau tokoh imajinatif yang diciptakan oleh penulis. Salah satu contoh terkenal dari jenis teks yang satu ini adalah True Friends.

11. Personal experience

Jenis narrative text lainnya adalah personal experience atau pengalaman pribadi penulis. Dalam jenis teks yang satu ini, penulis dapat menuangkan apa yang telah dialami oleh dirinya ke dalam suatu cerita menarik yang dapat dinikmati oleh orang lain.

7

Unsur/Kaidah Kebahasaan Narrative Text

1. Simple Past Tense

Hayo, masih ingat apa itu simple past tense? Itu, lotenses yang digunakan untuk menceritakan masa lampau.

Nah, karena erat kaitannya dengan kisah atau cerita di masa lampau, maka tenses yang paling umum dipakai dalam narrative text adalah past tense dengan perubahan bentuk kata kerja menjadi Verb 2.

2. Action Verb

Kalau kamu sudah mengetahui semua jenis kata kerja (verb) dalam bahasa Inggris, pasti sudah familiar dengan action verb, kan?

Action verb adalah jenis kata kerja untuk menyatakan suatu aksi atau kegiatan yang tampak dan bisa dilihat oleh orang lain. Action verbs umum digunakan dalam teks naratif untuk menceritakan kronologis kejadian dan aktivitas apa saja yang dilakukan oleh tokoh di dalam cerita. 

Selanjutnya, dilansir dari Teach Starter, action verb adalah kata kerja untuk mengungkapkan sesuatu yang dapat dilakukan atau dilakukan oleh seseorang, hewan, objek, atau kekuatan alam, seperti dalam, “The water gurgled all the way down the sink.” (Air menggelegak sampai ke bak cuci). Contoh lain action verb yang menggunakan simple past tense adalah sent, killedetc

3. Saying and Thinking Verb

Selain menggunakan action verb, kata kerja lainnya yang sering muncul dalam teks naratif adalah saying and thinking verbSaying verb adalah kata kerja untuk mengindikasikan tindakan speaking, contohnya tell, sayetc.

Sementara itu, thinking verb adalah kata kerja yang berfungsi untuk menginformasikan pada pembaca tentang apa yang dipikirkan oleh tokoh cerita mengenai suatu peristiwa dalam cerita. Contoh verb-nya adalah thought.

4. Conjunction of Time

Karena teks naratif adalah cerita yang berbentuk kronologis, maka kamu bisa menggunakan conjunction of time untuk menghubungkan alur dari setiap latar waktu yang berbeda, sederhananya untuk mengurutkan kejadian-kejadian.

Conjunction of time adalah kata hubung dalam bahasa Inggris untuk menunjukkan keterangan waktu. Contohnya adalah before, after, as soon as, until, till, dan masih banyak lagi.

5. Adjective 

Seperti yang kita tahu, adjective adalah kata sifat. Biasanya, dalam teks naratif, kata sifat ini berperan untuk menggambarkan atau menjelaskan karakteristik spesifik setiap tokoh yang disebutkan dalam cerita. Contoh, Aladdin is a poor man, Cinderella is a beautiful girl.

6. Noun

Selanjutnya, dalam teks naratif kita akan sering menemukan noun sebagai kata ganti orang, hewan, atau benda tertentu. Misal, ada teks naratif yang menceritakan tentang Ratu Elizabeth atau tentang Raja William.

8

The Fox and the Crow

One day, a Fox was very hungry, and he was looking for something to eat. Then, he saw a Crow sitting on the highest branch of a tree. The Crow had a piece of cheese in her beak. "Good morning, Mistress Crow," he cried. "How well you are looking today! How glossy your feathers! How bright your eye! I feel sure your voice must surpass that of other birds, just as your figure does. Let me hear but one song from you that I may greet you as the Queen of Birds." Listening to these flattering words, the Crow forgot all her suspicion, and also her breakfast. She wanted very much to be called Queen of Birds. So, the Crow lifted up her head and began to caw her best, but the moment she opened her mouth the piece of cheese fell to the ground, only to be snapped up by the Fox.

"Never fall for flattering words."

Importance

​In fact, the fable is one of the oldest and most lasting methods of both written and oral storytelling. They can be found in the literature of almost all countries and languages, and are a fundamental part of the folklore of must cultures. ​Fables are a good way to convey moral meaning because they are simple in nature and can be easily be read by anyone.

media

NARRATIVE TEXT






(FABLE)

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 8

SLIDE