Search Header Logo
INDONESIA MASA DEMOKRASI LIBERAL

INDONESIA MASA DEMOKRASI LIBERAL

Assessment

Presentation

History

12th Grade

Practice Problem

Medium

Created by

Maytira Maytira

Used 21+ times

FREE Resource

9 Slides • 8 Questions

1

INDONESIA MASA DEMOKRASI PARLEMENTER

2

Word Cloud

Bagaimana perasaan ananda siang ini ???

3

4

Tujuan Pembelajaran

Siswa diharapkan mampu menganalisis kehidupan politik Indonesia masa demokrasi liberal (Parlementer)

5

Latar Belakang Indonesia menganut sistem Parlementer

Pada tanggal 19 Mei 1950 ditandatanganinya PIAGAM PERSETUJUAN yang berisi Indonesia kembali ke NKRI 17 Agustus 1950 dan Undang-Undang yang berlaku Undang Undang Dasar Sementara (UUDS) 1950.

UUDS 1950 pasal 1 ayat 1 dan 2 berbunyi "kedaulatan dilakukan oleh pemerintah bersama-sama dengan DPR dan pemerintah berbentuk PARLEMENTER"

6

Berdasarkan UUDS 1950 demokrasi yang digunakan di Indonesia adalah Demokrasi Liberal sedangkan sistem pemerintahannya Parlementer

Sistem Parlementer yaitu kekuasaan pemerintahan tertinggi dipegang oleh PERDANA MENTERI. Sedangkan PRESIDEN berkedudukan sebagai KEPALA NEGARA

7

Ciri-ciri Kehidupan politik masa demokrasi Parlementer :
1. Penerapan Multi partai
2. Sering terjadinya jatuh bangunnya kabinet

Kehidupan Politik Masa Demokrasi Parlementer

8

Fill in the Blank

Dalam kabinet parlementer, kekuasaan tertinggi dipegang oleh ....

9

UUDS 1950 pasal 1 menyebabkan terjadinya perubahan sistem ketatanegaraan dari demokrasi pancasila menjadi demokrasi parlementer.
Dalam sistem parlementer kedaulatan rakyat disalurkan melalui partai politik yang memerintah. Sehingga penerapan multi partai dilaksanakan di Indonesia.
Partai yang memiliki wakilnya di pemerintahan di sebut PARTAI PEMERINTAH.
Partai yang tidak memiliki wakil di pemerintahan disebut PARTAI OPOSISI

A. Penerapan Sistem Multi Partai

10

Jatuh bangunya kabinet disebabkan oleh adanya mosi tidak percaya partai oposisi dalam parlemen akibat kebijakan parlemen yang berkuasa. Dan juga diakibatkan oleh kepentingan masing-masing partai politik.

Nama-nama kabinet masa Demokrasi Parlementer :
Kabinet Natsir Kabinet Sukiman
Kabinet Wilopo Kabinet Wilopo
Kabinet Ali - Wongso Kabinet Burhanudin
Kabinet Ali II Kabinet Juanda

B. Sering terjadinya jatuh bangun kabinet

11

Untuk meredakan pengaruh antara partai-partai politik tahun 1955 dilaksanakan Pemilu. Pemilu dilaksanakan pada masa kabinet BURHANUDIN HARAHAP.
Pemilu dilaksanakan 2 tahap :
Pemilu I untuk memilih anggota DPR pada tanggal 29 September 1955.
Pemilu II untuk memilih anggota konstituante (badan pembuat UUD) pada tanggal 15 Desember 1955.
Hasil pemilu 1955 menunjukkan kemenangan 4 partai besar, yaitu PNI, PKI, Masyumi, dan NU.

C. Pemilu 1955

12

Multiple Choice

Empat partai pemenang dalam pelaksanaan pemilu pertama tahun 1955 adalah ....

1

PSH, PNI, NU dan PKI

2

PPTI, NU, PKI, dan partai buruh

3

Masyumi, PNI, NU dan PKI

4

PNI, PBSI, Parkindo, dan PSII

5

NU, Masyumi, PNI, dan PSII

13

Multiple Choice

Perdana menteri yang berhasil menyelenggarakan Pemilu 1955 adalah ....

1

Natsir

2

Ali II

3

Burhanudin Harahap

4

Wilopo

5

Sukiman

14

Multiple Choice

Pemilu 1955 dilaksanakan dua tahap. Pemilu ke 2 (dua) dilaksanakan untuk memilih ....

1

Anggota DPR

2

Anggota MPR

3

Wakil Rakyat

4

Anggota Konstituante

5

Anggota Parlemen

15

Match

Jodohkan berikut ini

Partai yang memiliki wakil di pemerintahan

Partai yang tidak memiliki wakil di pemerintahan

Partai yang berfungsi untuk mengawasi jalannya pemerintahan

Partai Pemerintah

Partai oposisi

Partai Oposisi

16

Multiple Choice

Latar belakang sering terjadi jatuh bangunnya kabinet pada masa demokrasi parlementer adalah ....

1

Adanya pergolakan dalam negeri

2

Adanya mosi tidak percaya dari partai oposisi

3

Kegagalan dalam mempersiapkan pemilu

4

Adanya korupsi

5

Terjadinya perpecahan dalam tubuh partai

17

Drag and Drop

Ciri-ciri kehidupan politik masa demokrasi liberal (parlementer) ....​
Drag these tiles and drop them in the correct blank above
Multi partai
Jatuh bangunnya kabinet
Dekrit Presiden
sentralisasi kekuasaan

INDONESIA MASA DEMOKRASI PARLEMENTER

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 17

SLIDE