

ikatan kimia
Presentation
•
Chemistry
•
9th - 12th Grade
•
Practice Problem
•
Hard
Rofiqa Yuni Astuti
FREE Resource
36 Slides • 0 Questions
1
MODUL PEMBELAJARAN KIMIA
IKATAN KIMIA
Disusun Oleh:
Binti Nuriyati Rahayu, S.Pd.
(Mahasiswa PPL I PPG di SMAN 18 Surabaya)
©2022
2
1
DAFTAR ISI
Halaman
DAFTAR ISI ............................................................................................................................1
1. INFORMASI UMUM .......................................................................................................2
A.Identitas Modul ...........................................................................................................2
B.Kompetensi Awal........................................................................................................2
C.Profil Pelajar Pancasila ...............................................................................................2
D.Sarana Prasarana .........................................................................................................2
E.Target Peserta Didik ...................................................................................................2
F.Model Pembelajaran Yang Digunakan .......................................................................2
2. KOMPONEN ISI ..............................................................................................................3
A.Tujuan Pembelajaran ..................................................................................................3
B.Pemahaman Bermakna................................................................................................3
C.Pertanyaan Pemantik ...................................................................................................3
D.Kegiatan Pembelajaran ...............................................................................................3
E.Asesmen ......................................................................................................................7
1.Asesmen Diagnostik .............................................................................................7
2.Asesmen Formatif .................................................................................................9
3.Asesmen Sumatif ................................................................................................13
F.Pengayaan dan Remedial ..........................................................................................18
G.Refleksi Guru dan Peserta Didik...............................................................................18
3. LAMPIRAN ....................................................................................................................21
A.Lembar Kerja Peserta Didik (Lembar Diskusi) ........................................................21
B.Bahan Bacaan Guru dan Peserta Didik .....................................................................25
C.Latihan Soal Pengayaan ............................................................................................32
D.Bahan Bacaan Peserta Didik yang Kesulitan Belajar (Remidial) .............................33
E.Latihan Soal Remidial...............................................................................................34
F.Glosarium ..................................................................................................................34
G.Daftar Pustaka ...........................................................................................................35
3
2
MODUL PEMBELAJARAN
KIMIA
IKATAN KIMIA
1.INFORMASI UMUM
A.Identitas Modul
1.Nama Penyusun
: Binti Nuriyati Rahayu, S.Pd.
2.Institusi
: SMAN 18 Surabaya
3.Tahun
: 2022
4.Fase
: E
5.Jenjang
: SMA
6.Kelas/Semester
: X-1/1
7.Alokasi Waktu
: 1 x 2 JP (2 x 45 menit)
B.Kompetensi Awal
1.Peserta didik dapat menuliskan konfigurasi elektron suatu unsur.
2.Peserta didik dapat menentukan letak unsur dalam tabel periodik.
3.Peserta didik dapat menjelaskan kecenderungan sifat periodik unsur seperti
kelogaman dan keelektronegatifan.
C. Profil Pelajar Pancasila
1.Bergotong royong: memiliki kemampuan kolaborasi, bekerja sama dengan orang
lain disertai perasaan senang dan menunjukan sikap positif, memiliki kemampuan
berbagi dan menempatkan segala sesuatu sesuai tempat dan porsinya, menghargai
pencapaian dan kontribusi orang lain, serta berusaha membuat keputusan melalui
musyawarah mufakat.
2.Bernalar kritis: mengidentifikasi, mengklarifikasi, dan menganalisis informasi
yang relevan serta memprioritaskan beberapa gagasan tertentu.
D.Sarana Prasarana
1.BSE
2.Lembar kerja peserta didik dengan diferensiasi konten dan proses
3.Powerpoint
4.Papan tulis
5.Spidol
6.Internet
E.Target Peserta Didik
1.Peserta didik reguler/umum, tanpa kesulitan dalam mencerna dan memahami materi
ajar.
2.Peserta didik dengan kesulitan belajar akan mendapatkan pendampingan khusus.
F.Model Pembelajaran Yang Digunakan
Model pembelajaran yang digunakan adalah Problem Based Learning dengan metode
diskusi kelompok, permainan, presentasi, dan tanya jawab.
4
3
2.KOMPONEN ISI
A.Tujuan Pembelajaran
10.11. Peserta didik dapat membandingkan ikatan ion, ikatan kovalen dan ikatan logam
berdasarkan ciri dan strukturnya.
10.12. Peserta didik dapat menyimpulkan ikatan ion, ikatan kovalen dan ikatan logam.
Eleman CP yang dituju:
➢Pemahaman Sains
➢Keterampilan Proses
B.Pemahaman Bermakna
Pada umumnya atom-atom yang ada di alam adalah atom-atom yang berikatan dengan
atom lain membentuk molekul, kecuali unsur-unsur golongan gas mulia seperti Helium,
Neon, Argon, Kripton, Xenon, dan Radon. Tidak ditemukan satupun senyawa alami dari
unsur-unsur gas mulia. Hal ini terjadi karena unsur-unsur golongan gas mulia adalah
unsur-unsur yang paling stabil. Unsur-unsur berikatan dengan unsur lain untuk
memenuhi kestabilan unsur seperti golongan gas mulia (aturan duplet dan oktet). Ikatan
kimia dapat berupa ikatan ion, ikatan kovalen, dan ikatan logam.
C.Pertanyaan Pemantik
1.Mengapa suatu atom berikatan?
2.Apa saja jenis-jenis ikatan?
3.Apa perbandingan ikatan ion, ikatan kovalen, dan ikatan logam?
4.Apa yang dimaksud ikatan ion, ikatan kovalen, dan ikatan logam?
D.Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan 3
Tahapan
(Alokasi
Waktu)
Aktivitas Guru
Aktivitas Peserta Didik
Pendahuluan
(10 menit)
Orientasi
1.Guru membuka pelajaran dengan
memberi salam dan berdoa bersama
dengan menunjuk salah satu peserta
didik untuk memimpin berdoa
sebagai perwujudan rasa syukur.
(Pengajaran Responsif Kultur: guru
mengarahkan peserta didik untuk
mengimplementasikan
nilai-nilai
baik dalam kebudayaan untuk
diwujudkan di dalam pembelajaran
di kelas, contohnya berdoa dan
bersyukur atas karunia Tuhan)
2.Guru mengecek kehadiran peserta
didik.
3.Guru mengajak peserta didik untuk
bersyukur akan karunia Tuhan
berupa kesehatan, dan anugerah
Sumber Daya Alam yang sangat
melimpah di bumi Indonesia dan
Orientasi
1.Peserta didik menjawab salam
dan berdoa bersama dengan
salah
satu
peserta
didik
memimpin
berdoa
sebagai
perwujudan rasa syukur.
(Pengajaran Responsif Kultur:
guru mengarahkan peserta didik
untuk
mengimplementasikan
nilai-nilai
baik
dalam
kebudayaan untuk diwujudkan
di dalam pembelajaran di kelas,
contohnya
berdoa
dan
bersyukur atas karunia Tuhan)
2.Peserta
didik
memberikan
tanggapan kehadiran dari guru.
3.Peserta didik bersyukur akan
karunia
Tuhan
berupa
kesehatan,
dan
anugerah
Sumber Daya Alam yang sangat
5
4
mengingatkan tentang pentingnya
protokol
kesehatan
di tengah
pandemi.
4.Guru memeriksa kesiapan belajar
hari ini dengan menanyakan:
a.Apakah semua peserta didik
dalam keadaan sehat?
b.Adakah
yang
sedang
mengalami permasalahan yang
memuat hati tidak nyaman,
seperti masalah dengan orang
tua, teman atau permasalahan
lainnya?
c.Apakah suara guru terdengar
dengan jelas?
5.Guru
meminta
peserta
didik
mengerjakan tes diagnostik kognitif
untuk
mengetahui
pengetahuan
dasar peserta didik.
a.Tuliskan konfigurasi ion Na+
dan Cl-? (Nomor Atom Na = 11,
Cl = 17)
b.Klasifikasikan
Na dan Cl
termasuk unsur logam dan non
logam!
c.Tentukan letak golongan dan
periode unsur Na dan Cl!
d.Gambarkan struktur Lewis Na
dan Cl!
e.Ikatan apa yang terbentuk jika
Na dan Cl berikatan serta Cl dan
Cl berikatan?
Keterangan:
tes gaya
belajar
dilakukan di awal tahun ajaran.
(Pengajaran Sesuai Level: guru
melakukan tes diagnostik kognitif
untuk
memetakan
kemampuan
peserta
didik
sehingga
pembelajaran
dapat
disesuaikan
tingkat
kemampuannya.
Pembelajaran
akan
dilakukan
mengikuti
fase
E yang
mengarahkan kompetensi sesuai
Profil Pelajar Pancasila: bernalar
kritis
dan
melalui
kegiatan
kelompok (gotong royong)
Apersepsi
6.Guru memberikan apersepsi dengan
menggali pengetahuan awal peserta
didik terkait materi.
melimpah di bumi Indonesia
dan
mengingatkan
tentang
pentingnya protokol kesehatan
di tengah pandemi.
4.Peserta
didik
memberikan
tanggapan kesiapan belajar hari
ini dengan menjawab:
a.Apakah
semua
peserta
didik dalam keadaan sehat?
b.Adakah
yang
sedang
mengalami permasalahan
yang memuat hati tidak
nyaman, seperti masalah
dengan orang tua, teman
atau permasalahan lainnya?
c.Apakah
suara
guru
terdengar dengan jelas?
5.Peserta didik mengerjakan tes
diagnostik
kognitif
untuk
mengetahui
pengetahuan
dasarnya.
a.Tuliskan konfigurasi ion Na+
dan Cl-? (Nomor Atom Na =
11, Cl = 17)
b.Klasifikasikan Na dan Cl
termasuk unsur logam dan
non logam!
c.Tentukan letak golongan dan
periode unsur Na dan Cl!
d.Gambarkan struktur Lewis
Na dan Cl!
e.Ikatan apa yang terbentuk
jika Na dan Cl berikatan
serta Cl dan Cl berikatan?
Keterangan: tes gaya belajar
dilakukan di awal tahun ajaran.
(Pengajaran Sesuai Level: guru
melakukan
tes diagnostik
kognitif
untuk
memetakan
kemampuan
peserta
didik
sehingga pembelajaran dapat
disesuaikan
tingkat
kemampuannya. Pembelajaran
akan dilakukan mengikuti fase
E
yang
mengarahkan
kompetensi sesuai Profil Pelajar
Pancasila: bernalar kritis dan
melalui
kegiatan
kelompok
(gotong royong)
Apersepsi
6.Peserta
didik
menyimak
apersepsi
dengan
menggali
pengetahuan awalnya terkait
materi.
6
5
Motivasi
7.Guru
memberikan
gambaran
tentang manfaat mempelajari materi
yang akan dipelajari.
Pemberian Acuan
8.Guru
menyampaikan
tujuan
pembelajaran pada pertemuan yang
akan berlangsung.
a.Peserta
didik
dapat
membandingkan ikatan ion,
ikatan kovalen dan ikatan
logam berdasarkan ciri dan
strukturnya.
(Pengajaran Sesuai Level: tujuan
pembelajaran
sesuai
Capaian
Pembelajaran Fase E)
Motivasi
7.Peserta
didik
menyimak
gambaran
tentang
manfaat
mempelajari materi yang akan
dipelajari.
Pemberian Acuan
8.Peserta didik menyimak tujuan
pembelajaran pada pertemuan
yang akan berlangsung.
a.Peserta
didik
dapat
membandingkan
ikatan
ion, ikatan kovalen dan
ikatan logam berdasarkan
ciri dan strukturnya.
(Pengajaran
Sesuai
Level:
tujuan
pembelajaran
sesuai
Capaian Pembelajaran Fase E)
Inti
(10 menit)
(10 menit)
Orientasi masalah kepada peserta
didik
1.Guru menampilkan masalah yang
berkaitan dengan ikatan kimia
melalui gambar, video, narasi.
(Pembelajaran
Berdiferensiasi
Proses: guru memberikan tiga jenis
format
materi
untuk
mengakomodasi gaya belajar yang
beragam pada peserta didik)
2.Guru mengarahkan peserta didik
merumuskan
masalah
sesuai
kutipan masalah.
Mengorganisasi peserta didik
3.Guru membagi siswa menjadi
beberapa kelompok sesuai gaya
belajar.
(Pembelajaran
Berdiferensiasi
Proses:
guru
mengelompokkan
peserta didik berdasarkan gaya
belajar dan memberikan kebebasan
untuk mendefinisikan tugas)
4.Guru mengarahkan peserta didik
untuk mendefinisikan tugas secara
berkelompok untuk menyelesaikan
masalah.
(Pengajaran Responsif Kultur: guru
mengarahkan peserta didik untuk
mengimplementasikan
nilai-nilai
baik
dalam
kebudayaan
untuk
diwujudkan di dalam pembelajaran
di kelas, contohnya gotong royong,
saling
mendukung,
dan
mengapresiasi
dalam
mendefinisikan tugas)
Orientasi masalah kepada peserta
didik
1.Peserta
didik
menyimak
masalah yang berkaitan dengan
ikatan kimia melalui gambar,
video, narasi.
(Pembelajaran Berdiferensiasi
Proses: guru memberikan tiga
jenis
format
materi
untuk
mengakomodasi gaya belajar
yang beragam pada peserta
didik)
2.Peserta
didik
merumuskan
masalah sesuai kutipan masalah.
Mengorganisasi peserta didik
3.Peserta didik dibagi menjadi
beberapa kelompok sesuai gaya
belajar.
(Pembelajaran Berdiferensiasi
Proses: guru mengelompokkan
peserta didik berdasarkan gaya
belajar
dan
memberikan
kebebasan
untuk
mendefinisikan tugas)
4.Peserta didik mendefinisikan
tugas secara berkelompok untuk
menyelesaikan masalah dengan
bimbingan guru.
(Pengajaran Responsif Kultur:
guru mengarahkan peserta didik
untuk
mengimplementasikan
nilai-nilai
baik
dalam
kebudayaan untuk diwujudkan
di dalam pembelajaran di kelas,
contohnya
gotong
royong,
saling
mendukung,
dan
7
6
(10 menit)
(30 menit)
(10 menit)
Penyelidikan kelompok terbimbing
5.Guru membimbing peserta didik
untuk
mengumpulkan
sumber
belajar
melalui
buku/internet
berupa Powerpoint dan Komik
(kelompok
visual),
audio
(kelompok audio), dan permainan
El-Jong’s Home (kinestetik).
(Pembelajaran
Berdiferensiasi
Proses:
guru
mengelompokkan
peserta didik berdasarkan gaya
belajar dan memberikan kebebasan
untuk memilih format sumber
belajar)
6.Guru mengarahkan peserta didik
menemukan penyelesaian masalah
tersebut.
Mengembangkan
dan
mempresentasikan hasil karya
7.Guru mengarahkan peserta didik
merancang dan menyiapkan produk
untuk
dipresentasikan
seperti
artikel/infografis/presentasi
bersama teman sekelompok.
(Pembelajaran
Berdiferensiasi
Produk:
guru
memberikan
kebebasan
untuk
menentukan
format bahan yang digunakan untuk
pemaparan atau laporan sesuai gaya
belajar dan minat peserta didik)
8.Guru
meminta
perwakilan
kelompok untuk mempresentasikan
hasil
karyanya
berupa
artikel/infografis/poster/rekaman
audio/video dengan cara yang
beragam
sesuai
minat
dan
kemampuan peserta didik.
(Pembelajaran
Berdiferensiasi
Proses:
guru
memberikan
kebebasan peserta didik untuk
menentukan
cara
mempresentasikan hasil karyanya)
Menganalisis
dan
mengevaluasi
proses penyelesaian masalah
9.Guru
meminta
peserta
didik
melakukan
penilaian
diri dan
mengapresiasi
dalam
mendefinisikan tugas)
Penyelidikan
kelompok
terbimbing
5.Peserta
didik
untuk
mengumpulkan sumber belajar
melalui buku/internet berupa
Powerpoint
dan
Komik
(kelompok
visual),
audio
(kelompok
audio),
dan
permainan
El-Jong’s
Home
(kinestetik) dengan arahan guru.
(Pembelajaran Berdiferensiasi
Proses: guru mengelompokkan
peserta didik berdasarkan gaya
belajar
dan
memberikan
kebebasan
untuk
memilih
format sumber belajar)
6.Peserta didik berdiskusi untuk
menemukan
penyelesaian
masalah tersebut.
Mengembangkan
dan
mempresentasikan hasil karya
7.Peserta didik merancang dan
menyiapkan
produk
untuk
dipresentasikan seperti artikel
/infografis/presentasi
bersama
teman sekelompok.
(Pembelajaran Berdiferensiasi
Produk:
guru
memberikan
kebebasan untuk menentukan
format bahan yang digunakan
untuk pemaparan atau laporan
sesuai gaya belajar dan minat
peserta didik)
8.Perwakilan
kelompok
mempresentasikan
hasil
karyanya
berupa
artikel/
infografis/poster/rekaman
audio/video dengan cara yang
beragam
sesuai
minat
dan
kemampuan peserta didik.
(Pembelajaran Berdiferensiasi
Proses:
guru
memberikan
kebebasan peserta didik untuk
menentukan
cara
mempresentasikan
hasil
karyanya)
Menganalisis dan mengevaluasi
proses penyelesaian masalah
9.Peserta
didik
melakukan
penilaian diri dan penilaian
8
7
penilaian
antar
teman.
Guru
mengarahkan peserta didik dari
kelompok
lain
memberikan
apresiasi, saran, pertanyaan dan
masukan.
Guru
mengarahkan
peserta
didik
yang
akan
berpendapat
untuk
mengangkat
tangan
terlebih
dahulu
dan
memberikan apresiasi, kritik dan
asaran yang konstruktif.
(Pengajaran Responsif Kultur: guru
mengarahkan peserta didik untuk
mengimplementasikan
nilai-nilai
baik
dalam
kebudayaan
untuk
diwujudkan di dalam pembelajaran
di kelas, contohnya gotong royong,
saling mendukung, memberi saran
dan kritik yang membangun, serta
mengapresiasi dalam presentasi,
serta melakukan penilaian diri dan
antar teman)
10.Guru mengevaluasi dan memberi
masukan
terhadap
hasil
pembelajaran.
11.Guru
menyimpulkan
materi
bersama peserta didik.
antar teman. Peserta didik dari
kelompok
lain memberikan
apresiasi, saran, pertanyaan dan
masukan. Peserta didik yang
akan berpendapat mengangkat
tangan terlebih dahulu dan
memberikan apresiasi, kritik
dan asaran yang konstruktif.
(Pengajaran Responsif Kultur:
guru mengarahkan peserta didik
untuk
mengimplementasikan
nilai-nilai
baik
dalam
kebudayaan untuk diwujudkan
di dalam pembelajaran di kelas,
contohnya
gotong
royong,
saling mendukung, memberi
saran
dan
kritik
yang
membangun,
serta
mengapresiasi dalam presentasi,
serta melakukan penilaian diri
dan antar teman)
10.Peserta
didik
menyimak
evaluasi dan masukan guru
terhadap hasil pembelajaran.
11.Peserta didik menyimpulkan
materi bersama guru.
Penutup
(10 menit)
1.Guru
meminta
peserta
didik
menyampaikan
refleksi
pembelajaran.
2.Guru
meminta
peserta
didik
mengerjakan posttest.
3.Guru
menjelaskan
rencana
pertemuan berikutnya.
4.Guru
menutup
pembelajaran
dengan memberi pesan dan doa,
guru menunjuk salah satu peserta
didik untuk memimpin berdoa.
(Pengajaran Responsif Kultur: guru
mengarahkan peserta didik untuk
mengimplementasikan
nilai-nilai
baik dalam kebudayaan untuk
diwujudkan di dalam pembelajaran
di kelas, contohnya memberi pesan
dan berdoa)
1.Peserta didik menyampaikan
refleksi pembelajaran.
2.Peserta
didik
mengerjakan
posttest.
3.Peserta
didik
menyimak
penjelasan rencana pertemuan
berikutnya.
4.Peserta didik menyimak pesan
dari guru dan berdoa dengan
salah
satu
peserta
didik
memimpin berdoa.
(Pengajaran Responsif Kultur:
guru mengarahkan peserta didik
untuk
mengimplementasikan
nilai-nilai
baik
dalam
kebudayaan untuk diwujudkan
di dalam pembelajaran di kelas,
contohnya memberi pesan dan
berdoa)
E.Asesmen
1)Asesmen Diagnostik
a.Asesmen Diagnostik Kognitif
1.Tuliskan konfigurasi ion Na+ dan Cl-? (Nomor Atom Na = 11, Cl = 17)
2.Klasifikasikan Na dan Cl termasuk unsur logam dan non logam!
3.Gambarkan struktur Lewis Na dan Cl!
4.Ikatan apa yang terbentuk jika Na dan Cl berikatan serta Cl dan Cl berikatan?
9
8
Rubrik Penilaian Asesmen Diagnostik
No.
Kunci Jawaban
Skor
1.
Na+ = 2 8
1
Cl- = 2 8 8
1
2.
Na termasuk unsur logam.
1
Cl termasuk unsur non logam.
1
3.
1
1
4.
Na dan Cl berikatan membentuk ikatan ion.
1
H dan Cl berikatan membentuk ikatan
kovalen.
1
Jumlah
8
Nilai = Jumlah/0,8
Kriteria Penilaian:
Skor 0-5: Perlu bimbingan
Skor 6-10: Cukup mahir
Rekapitulasi Hasil Tes Diagnostik
No.
Nama
Skor
Level
1.
2.
3.
4.
5.
dst.
b.Asesmen Diagnostik Gaya Belajar
1.Ketika belajar untuk ujian, apa yang Anda pilih?
A. Membaca catatan, membaca judul dan sub-judul dalam buku, dan
melihat diagram dan ilustrasi
B. Meminta seseorang memberi Anda pertanyaan, atau menghafal
dalam hati sendirian
C. Membuat catatan pada kartu dan membuat model atau diagram
2.Apa yang Anda lakukan ketika mendengarkan suara-suara yang
membuat Anda nyaman?
A. Berkhayal (melihat benda-benda yang sesuai dengan suara yang
sedang didengarkan)
B. Berdendang mengikuti alunan suara tersebut
C. Bergerak mengikuti suara tersebut, mengetukkan kaki mengikuti
irama, dan sebagainya
3.Untuk mempelajari bagaimana cara kerja komputer, apakah yang Anda
pilih?
A. Menonton film tentang cara kerja komputer
B. Mendengarkan seseorang menjelaskan cara kerja komputer
C. Membongkar komputer dan mencoba menemukan sendiri cara
kerjanya
10
9
4.Anda baru saja memasuki museum ilmu pengetahuan, apa yang Anda
lakukan pertama kali?
A. Melihat sekeliling dan menemukan peta yang menunjukkan lokasi
berbagai benda yang dipamerkan
B. Berbicara dengan penjaga museum dan bertanya kepadanya
tentang benda-benda yang dipamerkan
C. Melihat pada benda pertama yang kelihatan menarik, dan baru
kemudian membaca petunjuk lokasi benda-benda lainnya
5.Kelas apa yang lebih Anda sukai?
A. Kelas melukis
B. Kelas bernyanyi
C. Kelas olahraga
6.Apa yang kira-kira Anda lakukan ketika merasa senang?
A. Meringis (tersenyum)
B. Berteriak dengan senang
C. Melompat dengan senang
7.Apa yang kira-kira Anda lakukan ketika marah?
A. Cemberut atau memperlihatkan muka marah
B. Berteriak atau “mengamuk”
C. Menghentakkan kaki dengan keras dan membanting pintu
8.Apa yang kira-kira Anda lakukan ketika berdiri menunggu antrian di
gedung bioskop atau saat iklan televisi?
A. Melihat-lihat pada poster iklan film lainnya
B. Berbicara dengan orang di sebelah Anda
C. Mengetukkan kaki atau berjalan ke arah lain
9.Ketika bercerita, apakah yang Anda pilih?
A. Menulisnya
B. Menceritakannya dengan suara keras
C. Memerankannya
10.Apa yang paling mengganggu bagi Anda ketika mencoba untuk
berkonsentrasi?
A. Gangguan visual
B. Suara gaduh
C. Gangguan lainnya seperti rasa lapar, sepatu yang sempit, atau rasa
khawatir
Kriteria:
Jika jawaban menonjol pada jawaban A, maka tergolong visual.
Jika jawaban menonjol pada jawaban B, maka tergolong auditori.
Jika jawaban menonjol pada jawaban C, maka tergolong kinestetik.
2)Asesmen Formatif
a.Laporan Peserta Didik
Buatlah laporan berupa poster, artikel, video, Powerpoint, atau
infografis.
Instrumen Penilaian Laporan
No Kriteria Penilaian
1
2
3
1 Fisik laporan
1)Laporan dibuat di kertas yang rapi
11
10
2)Sistematika
infografis
sesuai
dengan petunjuk
3)Penampakan infografis bersih dari
kotoran-kotoran
2 Sistematika infografis
1.Judul
2.Subjudul (jika ada)
3.Kalimat pengantar (jika ada)
4.Isi
5.Sumber
6.Identitas penyaji
3 Ketersambungan
1.Isi sesuai dengan judul
2.Isi sesuai tema yang dibahas
4 Masalah yang diangkat
1.Kondisi seharusnya (das sollen)
2.Realita (das sein)
3.Rumusan fenomena gap
5 Pengambilan data
1.Data observasi
2.Dukungan literatur ilmiah
3.Data lain, seperti hasil wawancara
atau penelusuran dokumen dan
lainnya
Jumlah
Nilai = Jumlah/1,5
Rubrik Penilaian Laporan
1)Kriteria 1 Fisik Laporan
Terdapat 3 aspek kriteria penilaian = 3
Terdapat 2 aspek kriteria penilaian = 2
Terdapat 1 aspek kriteria penilaian = 1
2)Kriteria 2 Sistematika Laporan
Terdapat 8 s.d. 10 aspek kriteria penilaian = 3
Terdapat 4 s.d. 7 aspek kriteria penilaian = 2
Terdapat 1 s.d. 3 aspek kriteria penilaian = 1
3)Kriteria 3 Ketersambungan
Terdapat 3 aspek kriteria penilaian = 3
Terdapat 2 aspek kriteria penilaian = 2
Terdapat 1 aspek kriteria penilaian = 1
4)Kriteria 4 Masalah yang Diangkat
Terdapat 3 aspek kriteria penilaian = 3
Terdapat 2 aspek kriteria penilaian = 2
Terdapat 1 aspek kriteria penilaian = 1
5)Kriteria 5 Pengambilan Data
Terdapat 3 aspek kriteria penilaian = 3
Terdapat 2 aspek kriteria penilaian = 2
Terdapat 1 aspek kriteria penilaian = 1
12
11
b.Penampilan Saat Pemaparan Hasil Penelitian
Sajikan laporan kalian di depan kelas bersama teman sekelompok.
Instrumen Penilaian Penampilan Presentasi
No Kriteria Penilaian
1
2
3
1 Fisik paparan
1.Terdapat identitas penyaji
2.Fontasi terbaca jelas oleh Peserta
didik yang duduk di bangku
paling belakang
3.Pemilihan warna tidak
menyebabkan tulisan menjadi
kabur
2 Keaktifan anggota
1.Terdapat pembagian tugas
penyaji
2.Semua anggota aktif dalam
pemaparan
3 Isi Presentasi
1.Sajian berupa point-pont penting,
bukan copy teks
2.Tampilan slide menarik
dilengkapi gambar pendukung
dan animasi slide
3.Isi paparan lengkap
4 Sikap penyajian
1.Penyaji menguasai materi, bukan
membaca teks paparan.
2.Gaya bicara menggunakan bahasa
Indonesia baku dan sopan
3.Bahasa tubuh mendukung
pemaparan
5 Interaksi dengan audien
1.Ada komunikasi interaktif dengan
audien
2.Penyaji memfasilitasi audiens
untuk menanggapi
3.Penyaji dapat menanggapi
tanggapan audiens dengan baik
Jumlah
Nilai = Jumlah/1,5
Rubrik Penilaian Paparan
1)Kriteria 1 Fisik Paparan
Terdapat 3 aspek kriteria penilaian = 3
Terdapat 2 aspek kriteria penilaian = 2
Terdapat 1 aspek kriteria penilaian = 1
13
12
2)Kriteria 2 Keaktifan Anggota
Terdapat 2 aspek kriteria penilaian = 3
Terdapat 1 aspek kriteria penilaian = 2
Tidak terdapat aspek kriteria penilaian = 1
3)Kriteria 3 Isi Presentasi
Terdapat 3 aspek kriteria penilaian = 3
Terdapat 2 aspek kriteria penilaian = 2
Terdapat 1 aspek kriteria penilaian = 1
4)Kriteria 4 Sikap Penyajian
Terdapat 3 aspek kriteria penilaian = 3
Terdapat 2 aspek kriteria penilaian = 2
Terdapat 1 aspek kriteria penilaian = 1
5)Kriteria 5 Interaksi dengan Audiens
Terdapat 3 aspek kriteria penilaian = 3
Terdapat 2 aspek kriteria penilaian = 2
Terdapat 1 aspek kriteria penilaian = 1
c.Tes Tertulis
Lembar Kerja Peserta Didik dapat dilihat pada lampiran A.
d.Penilaian Sikap
Asesmen Diri
Nama
:
Kelas
:
Nomor Absen
:
Tandai asesmen diri terhadap sikap dan peran diri dalam kelompok.
No.
Pernyataan
Ya
Tidak
1. Saya suka mengamati berbagai fenomena
terkait materi yang dibahas.
2. Saya
mengajukan
pertanyaan
mengenai
masalah yang dibahas.
3. Saya terlibat aktif dalam pengerjaan laporan.
4. Saya melakukan peran saya dalam kelompok
dengan penuh tanggung jawab.
5. Saya menghargai pendapat teman saya saat
musyawarah.
6. Saya fokus pada tujuan kelompok.
7. Saya berani menanggapi jawaban teman.
8. Saya membantu teman lain tanpa pamrih.
9. Saya menyajikan materi dalam presentasi tanpa
melihat catatan.
10. Saya berbagi peran dengan baik ketika
presentasi.
14
13
Asesmen Antar Teman
Nama Penilai
:
Nama Teman yang Dinilai :
Kelas
:
Tandai asesmen antar teman dengan memberikan tanda centang pada
kolom yang sesuai.
No.
Pernyataan
Ya
Tidak
1. Teman
saya
suka
mengamati
berbagai
fenomena terkait materi yang dibahas.
2. Teman saya mengajukan pertanyaan mengenai
masalah yang dibahas.
3. Teman saya terlibat aktif dalam pengerjaan
laporan.
4. Teman saya melakukan perannya dalam
kelompok dengan penuh tanggung jawab.
5. Teman saya menghargai pendapat saya dan
teman lain saat musyawarah.
6. Teman saya fokus pada tujuan kelompok.
7. Teman saya berani menanggapi jawaban teman.
8. Teman saya membantu teman lain tanpa
pamrih.
9. Teman
saya
menyajikan
materi
dalam
presentasi tanpa melihat catatan.
10. Teman saya berbagi peran dengan baik ketika
presentasi.
3)Asesmen Sumatif
Nama
:
Kelas
:
Nomor Absen
:
Pilihlah salah satu jawaban yang tepat!
1.Di antara unsur-unsur di bawah ini, unsur yang paling stabil adalah ….
a.
8P
b.
9Q
c.
10R
d.
12S
e.
20T
2.Atom unsur 11Na akan menjadi stabil dengan kecenderungan ….
a.Melepaskan sebuah elektron dan membentuk ion Na+
b.Mengikat sebuah elektron dan membentuk ion Na+
c.Melepaskan sebuah elektron dan membentuk ion Na-
d.Melepaskan sebuah elektron dan membentuk ion Na-
15
14
e.Membentuk pasangan elektron bersama
3.Diketahui konfigurasi elektron atom X: 2 8 5. Atom tersebut akan stabil
apabila ….
a.Mengikat 3 elektron
b.Melepas 3 elektron
c.Mengikat 5 elektron
d.Melepas 5 elektron
e.Menggunakan 4 pasang elektron bersama
4.Atom unsur yang akan membentuk ikatan ion dengan atom unsur Y yang
bernomor atom 17 adalah ….
a.
6C
b.
8O
c.
11Na
d.
14Si
e.
16S
5.Perhatikan pernyataan berikut!
Unsur 1
Unsur 2
Senyawa
A
B
AB
C
D
C2D
E
F
EF2
Jika unsur A memiliki nomor atom 12, unsur yang tepat untuk mewakili
unsur B adalah …. (HOTs)
a.
13Al
b.
14Si
c.
15P
d.
16S
e.
17Cl
6.Perhatikan kembali tabel pada nomor 5, pernyataan berikut yang tidak
sesuai data tersebut adalah …. (HOTs)
a.Jika atom C memiliki 2 elektron valensi, maka unsur D melepas 2
elektron
b.Jika F adalah unsur 17Cl, unsur yang mungkin untuk E adalah 20Ca
16
15
c.Jika unsur A adalah 19K, unsur yang tidak mungkin untuk B adalah
35Br
d.Atom A dan B melepas dan menerima elektron dalam jumlah yang
sama
e.Dua atom F mengikat dua elektron yang dilepaskan atom E
7.Pernyataan yang benar tentang ikatan kovalen adalah ….
a.Terjadi akibat perpindahan elektron dari satu atom ke atom yang lain
pada atom-atom yang berikatan
b.Adanya pemakaian bersama pasangan elektron yang berasal dari
kedua atom yang berikatan
c.Adanya pemakaian bersama pasangan elektron yang berasal dari
salah satu atom yang berikatan
d.Terjadinya pemakaian elektron valensi secara bersama-sama yang
mengakibatkan terjadinya dislokasi elektron
e.Inti atom dari atom-atom yang berikatan dikelilingi oleh elektron
dari semua atom yang berikatan
8.Diketahui harga keelektronegatifan unsur-unsur H, F, Cl, Br, dan I
berturut-turut adalah 2,1; 4,0; 3,5; 2,8; dan 2,5. Molekul yang paling
polar adalah ….
a.HF
b.HCl
c.HBr
d.HI
e.IF
9.Di antara molekul-molekul berikut yang tidak memenuhi kaidah oktet
tetapi cukup stabil adalah ….
a.H2O
b.CO2
c.PCl3
d.PCl5
e.H2CO3
10.Kedudukan elektron-elektron dari atom-atom logam dalam membentuk
ikatan logam adalah ….
17
16
a.Selalu berada di antara dua atom logam yang berikatan dan
digunakan secara bersama
b.Masing-masing atom logam memberikan elektron valensinya
kepada atom logam yang lain
c.Tidak terikat pada salah satu atom tapi dapat bergerak bebas sebagai
awan elektron
d.Masing-masing elektron valensi berada di antara inti atom logam
yang saling berdekatan satu sama lain
e.Terikat pada inti atom logam tertentu sesuai dengan jumlah proton
dari atom logam yang bersangkutan
11.Berikut ini yang merupakan sifat logam yang berkaitan dengan ikatan
yang terjadi pada logam adalah ….
a.Daya hantar panas dan listrik dari logam sangat baik
b.Massa jenis logam sangat besar dan keras
c.Logam mudah melepaskan elektron valensinya
d.Mudah membentuk ikatan ion dengan unsur non logam
e.Titik didih dan titik lebur logam sangat rendah
12.Perhatikan senyawa-senyawa berikut!
1)NaCl
2)HCl
3)Na2O
4)NH3
5)SO3
6)KOH
7)NH4Cl
Berdasarkan senyawa-senyawa tersebut, pernyataan berikut yang kurang
tepat adalah…. (HOTs)
a.Unsur golongan IA berikatan dengan golongan VIIA dengan
melibatkan pelepasan dan penerimaan satu elektron
b.Senyawa nomor 6 dan 7 merupakan contoh pasangan yang berikatan
ion dan kovalen sekaligus
c.Senyawa nomor 1 tidak dapat menghantarkan arus listrik, sedangkan
senyawa nomor 6 dapat menghantarkan arus listrik
18
17
d.Senyawa nomor 4 dan 5 melibatkan penggunaan bersama pasangan
elektron
e.Titik leleh dan titik didih senyawa nomor 1 tinggi
13.Senyawa klorida dari unsur 20X mempunyai rumus kimia ….
a.XCl
b.XCl2
c.XCl3
d.X2Cl
e.X2Cl3
14.Perhatikan sifat-sifat unsur berikut!
Unsur
Daya Hantar Listrik
Keelektronegatifan
X
Lelehannya dapat menghantarkan
listrik
Rendah
Y
Larutannya dapat menghantarkan
listrik
Tinggi
Unsur-unsur tersebut akan membentuk senyawa dengan jenis ikatan ….
a.Hidrogen
b.Logam
c.Ionik
d.Kovalen nonpolar
e.Kovalen koordinasi
15.Perhatikan sifat-sifat senyawa berikut!
Senyawa
Titik Leleh
Daya Hantar Listrik dalam Larutannya
A
801
Menghantarkan listrik
B
-68
Tidak menghantarkan listrik
C
50
Menghantarkan listrik
Di antara, ketiga senyawa tersebut, urutan kepolaran senyawa adalah ….
a.A-B-C
b.A-C-B
c.B-C-A
d.B-A-C
e.C-B-A
19
18
Rubrik Penilaian Asesmen Sumatif
No.
Kunci Jawaban
Skor
1.
C
1
2.
A
1
3.
A
1
4.
C
1
5.
D
1
6.
C
1
7.
B
1
8.
A
1
9.
D
1
10.
C
1
11.
A
1
12.
C
1
13.
B
1
14.
C
1
15.
B
1
Jumlah
15
Nilai = Jumlah/0,15
Rekapitulasi Hasil Asesmen Formatif dan Sumatif
No.
Nama
Asesmen Formatif
Asesmen
Sumatif
Laporan Penampilan
Tes
Tulis
1.
2.
3.
4.
5.
dst.
F.Pengayaan dan Remedial
a.Peserta didik yang memiliki kemampuan di atas rata-rata dimotivasi untuk
memperdalam materi dengan membuat mindmap.
b.Peserta didik yang memiliki kemampuan dibawah rata-sata dimotivasi untuk
mengulang kembali materi yang belum dikuasai dan latihan soal remidial.
G.Refleksi Guru dan Peserta Didik
a.Refleksi Guru
a.Apakah terdapat kendala dalam pembelajaran?
b.Apakah semua tujuan pembelajaran tercapai?
c.Apa saja kesulitan peserta didik saat mengikuti pembelajaran?
d.Apakah level ketuntasan minimal kelas mencapai 80 persen?
e.Apakah strategi pembelajaran perlu perbaikan? Pada bagian mana?
20
19
b.Refleksi Peserta Didik
Refleksi peserta didik terlampir di halaman selanjutnya. Refleksi peserta
didik juga tersedia dalam bentuk Google Forms dengan link berikut:
https://forms.gle/kZ1SqRaDkwuHDRdDA atau melalui scan QR code
berikut.
Gambar 1. QR Code Refleksi Peserta Didik
21
20
REFLEKSI PEMBELAJARAN
Nama
:
Kelas
:
No. Absen
:
1
2
3
4
5
6
Apa yang membuat Anda tertarik saat
belajar hari ini? Mengapa demikian?
Apa materi penting yang Anda pelajari
hari ini? Mengapa demikian?
Apa yang ingin Anda pelajari lebih
lanjut? Mengapa demikian?
Apakah yang Anda lakukan sudah
mencapai target belajar Anda?
Apa tantangan yang Anda temui dalam
proses pembelajaran?
Bagaimana cara mengatasi tantangan
& meningkatkan proses belajar
Anda?
22
21
3. LAMPIRAN
A.Lembar Kerja Peserta Didik (Lembar Diskusi)
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
Kelas
: …………………………………………………………………
Kelompok
: …………………………………………………………………
Nama Anggota
: 1. ……………………………………………………………
2.……………………………………………………………
3.……………………………………………………………
4.……………………………………………………………
5.……………………………………………………………
6.……………………………………………………………
Panduan Penggunaan LKPD
1.Setiap anggota kelompok wajib membaca LKPD yang diberikan.
2.Pahami tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
3.Fokus saat pembelaajran dengan mangaitkan langkah LKPD dengan arahan dari
guru.
4.Diskusikan setiap permasalahan dalam LKPD dengan seksama.
5.Mintalah bantuan guru jika ada yang kurang dimengerti.
_____________________________________________________________________
KEGIATAN 1
ORIENTASI MASALAH KEPADA PESERTA DIDIK
Perhatikan permasalahan berikut!
Gambar 1. Bahan Kimia dalam Kehidupan Sehari-Hari (Sumber: tokopedia.com)
Dalam kehidupan sehari-hari, kita selalu bersinggungan dengan bahan kimia.
Ketika memasak makanan, kita memasukkan garam (natrium klorida) sebagai
penyedap. Ketika membuat kue, kita menggunakan soda kue (natrium bikarbonat)
23
22
sebagai pengembang. Ketika membuat jus, kita menggunakan natrium benzoat
sebagai pengawet. Apakah persamaan dari ketiga bahan kimia tersebut? Ya, setelah
diperhatikan, ketiga bahan kimia tersebut tersusun atas natrium. Lalu, bandingkan
fenomena Gambar 1 dengan Gambar 2!
Gambar 2. Lampu Neon dan Gas Mulia Lainnya (Sumber: s-gala.com dan evolvingscience.com)
Pada Gambar 1, unsur natrium mudah berikatan dengan unsur lain membentuk
senyawa yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Unsur natrium jarang
ditemukan bebas di alam Sementara, pada Gambar 2, lampu tersusun atas gas neon
dan gas mulia lainnya dalam bentuk unsurnya yang memiliki warna berbeda-beda.
Gas mulia sulit berikatan dengan unsur lain. Mengapa hal tersebut dapat terjadi?
Dalam pembelajaran kali ini, jadilah detektif kimia untuk menyelidiki penyebabnya
dan menemukan bukti yang kuat bersama kelompok! Selamat bertugas.
MENGORGANISASI PESERTA DIDIK
Buatlah kelompok sejumlah 5-6 orang. Berdasarkan narasi di atas, rumuskan
masalah yang berkaitan dengan penyelidikan yang dilakukan. Nyatakan dalam
bentuk pertanyaan!
1.Mengapa unsur natrium berikatan dengan unsur lain, sedangkan unsur neon
cenderung tidak berikatan dengan unsur lain?
2...............................................................................................................................
3...............................................................................................................................
Lalu, diskusikan dengan anggota kelompokmu rencana aksi/solusi yang akan
diberikan untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan cara membuat hipotesis
(jawaban sementara) berdasarkan permasalahan di atas!
1..............................................................................................................................
2..............................................................................................................................
3...............................................................................................................................
PENYELIDIKAN KELOMPOK TERBIMBING
Lengkapilah isian berikut dan jawablah pertanyaan yang ada di bawah ini untuk
memudahkan kalian memecahkan masalah yang telah dipaparkan di atas!
Natrium memiliki konfigurasi elektron ……………………. dan memiliki elektron
valensi ………………... sehingga terletak pada golongan ………………... dan
periode
………………...
Konfigurasi
elektron
tersebut
………………...
24
23
(sudah/belum*)
stabil.
Jadi,
natrium
mudah
untuk
…………………..
(melepas/menerima*)
elektron.
Sifat
ini yang
menyebabkan
natrium
………………... (mudah/sulit*) berikatan dengan atom lain.
Sementara, neon memiliki konfigurasi elektron ……………………. dan memiliki
elektron valensi ………………... sehingga terletak pada golongan ………………...
dan periode ………………... Konfigurasi elektron tersebut ………………...
(sudah/belum*) stabil. Jadi, neon sulit untuk melepas/menerima elektron. Sifat ini
yang menyebabkan neon ………………... (mudah/sulit*) berikatan dengan atom
lain.
*Pilih salah satu
MENGEMBANGKAN DAN MEMPRESENTASIKAN HASIL KARYA
Berdasarkan kegiatan penyelidikan yang telah dilakukan, jawablah pertanyaan-
pertanyaan di bawah ini dengan data dan informasi dari berbagai sumber (buku,
internet, dan sebagainya)! Lalu, presentasikan hasilnya di depan kelas dalam bentuk
infografis, video, artikel, atau Powerpoint!
1.Berikan dua contoh masing-masing senyawa ion dan senyawa kovalen!
Jawaban:
……………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………….
2.Apa yang menyebabkan senyawa tersebut berikatan?
Jawaban:
……………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………….
3.Berikan dua contoh ikatan logam!
Jawaban:
……………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………….
25
24
4.Apa yang menyebabkan ikatan logam terjadi?
Jawaban:
……………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………….
5.Definisikan apa yang disebut ikatan ion, ikatan kovalen, dan ikatan logam!
Jawaban:
……………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………….
SUMBER BELAJAR TERDIFERENSIASI
VISUAL
AUDIO
KINESTETIK
Flipbook Komik Ikatan
Kimia
Video Ikatan Kimia
Video Panduan Permainan
El-Jong’s Home
MENGANALISIS DAN MENGEVALUASI PROSES PENYELESAIAN MASALAH
Periksa kembali jawaban yang telah kalian peroleh, silakan saling memberikan saran dan
masukan antar kelompok. Lalu, buatlah kesimpulan dari kegiatan yang telah dipelajari!
...................................................................................................................................................
...................................................................................................................................................
...................................................................................................................................................
...................................................................................................................................................
...................................................................................................................................................
...................................................................................................................................................
26
25
B.Bahan Bacaan Guru dan Peserta Didik
IKATAN KIMIA
Pada umumnya atom tidak berada dalam keadaan bebas, tetapi bergabung
dengan atom lain membentuk senyawa. Dari 90 buah unsur alami ditambah
dengan belasan unsur buatan, dapat dibentuk senyawa dalam jumlah tak hingga.
Atom-atom bergabung menjadi senyawa yang lebih stabil dengan
mengeluarkan energi. Atom-atom bergabung karenaadanya gaya tarik-menarik
antara dua atom. Gaya tarik-menarik antar atom inilah yang disebut ikatan
kimia.
Konsep ikatan kimia pertama kali dikemukakan oleh Gilbert Newton
Lewis dan Langmuir dari Amerika Serikat, serta Albrecht Kossel dari Jerman
pada tahun 1916. Adapun konsep tersebut sebagai berikut:
•Kenyataan bahwa gas mulia (He, Ne, Ar, Kr, Xe, dan Rn) sukar
membentuk senyawa (sekarang telah dapat dibuat senyawa dari gas mulia
Kr, Xe, dan Rn), merupakan bukti bahwa gas-gas mulia memilki susunan
elektron yang stabil.
•Setiap atom memiliki kecenderungan untuk mempunyai susunan elektron
yang stabil seperti gas mulia, dengan cara melepaskan elektron, menerima
elektron, atau menggunakan pasangan elektron secara bersama-sama.
Bagaimana hal ini terjadi?
Sebuah atom cenderung melepaskan elektron apabila memiliki elektron terluar
1, 2, atau 3 elektron dibandingkan konfigurasi elektron gas mulia yang terdekat.
Contoh 1:
11Na : 2 8 1
Gas mulia terdekat ialah 10Ne : 2 8. Jika dibandingkan dengan atom Ne, maka
atom Na kelebihan satu elektron. Untuk memperoleh kestabilan, dapat dicapai
dengan cara melepaskan satu elektron.
Na (2 8 1) → Na+ (2 8) + e–
Sebuah atom cenderung menerima elektron apabila memiliki elektron terluar 4,
5, 6, atau 7 elektron dibandingkan konfigurasi elektron gas mulia yang terdekat.
Contoh 2:
9F : 2 7
27
26
Konfigurasi elektron gas mulia yang terdekat ialah 10Ne : 2 8. Konfigurasi Ne
dapat dicapai dengan cara menerima satu elektron.
F (2 7) + e–→ F– (2 8)
Jika masing-masing atom sukar untuk melepaskan elektron (memiliki
keelektronegatifan tinggi), maka atom-atom tersebut cenderung menggunakan
elektron secara bersama dalam membentuk suatu senyawa. Cara ini merupakan
peristiwa yang terjadi pada pembentukan ikatan kovalen. Misalnya atom fluorin
dan fluorin, keduanya sama-sama kekurangan elektron, sehingga lebih
cenderung memakai bersama elektron terluarnya.
Jika suatu atom melepaskan elektron, berarti atom tersebut memberikan
elektron kepada atom lain. Sebaliknya, jika suatu atom menangkap elektron,
berarti atom itu menerima elektron dari atom lain. Jadi, susunan elektron yang
stabil dapat dicapai dengan berikatan dengan atom lain.
Tabel 1. Konfigurasi Elektron Gas Mulia
Unsur
Nomor Atom
Konfigurasi Elektron
He
2
2
Ne
10
2 8
Ar
18
2 8 8
Kr
36
2 8 18 8
Xe
54
2 8 18 18 8
Rn
86
2 8 18 32 18 8
Dari konfigurasi elektron gas mulia tersebut, Lewis dan Kossel menarik
kesimpulan bahwa konfigurasi elektron suatu atom akan stabil apabila elektron
terluarnya 2 (duplet) atau 8 (oktet). Pada saat terbentuk ikatan kimia, setiap
atom yang bergabung harus memenuhi aturan duplet atau oktet, dengan cara
menerima atau melepaskan elektron (terjadi perpindahan elektron).
1.Ikatan Ion
Ikatan ion (elektrovalen) adalah ikatan yang terjadi karena adanya gaya
tarik-menarik elektrostatik antara ion positif dan ion negatif. Kedua ion tersebut
memiliki perbedaan keelektronegatifan yang besar. Ikatan ion terbentuk antara
atom yang melepaskan elektron (logam) dengan atom yang menerima elektron
(non logam). Atom yang melepas elektron berubah menjadi ion positif,
sedangkan atom yang menerima elektron menjadi ion negatif. Antara ion-ion
28
27
yang berlawanan muatan ini, terjadi tarik-menarik (gaya elektrostatik) yang
disebut ikatan ion. Senyawa-senyawa yang terbentuk melalui ikatan ion disebut
senyawa-senyawa ionik.
Contoh
Pembentukan senyawa natrium klorida (NaCl) dari atom natrium dan atom
klorin.
11Na : 2 8 1
17Cl : 2 8 7
Agar memenuhi kaidah oktet, maka atom Na harus melapaskan 1 elektron, dan
atom Cl harus menangkap 1 elektron. Jadi, atom Na memberikan 1 elektron
kepada atom Cl.
Na+ : 2 8
Cl- : 2 8 8
Antara Na+ dan Cl_ terjadi tarik-menarik, sehingga kedua ion itu bergabung
membentuk NaCl.
Gambar 1. Pembentukan Ikatan NaCl
2.Ikatan Kovalen
Bila atom-atom yang memiliki keelektronegatifan sama bergabung, maka
tidak akan terjadi perpindahan elektron, tetapi kedua elektron itu digunakan
bersama oleh kedua atom yang berikatan. Ikatan kovalen adalah ikatan yang
terjadi akibat pemakaian pasangan elektron bersama-sama. Ikatan kovalen
terbentuk di antara dua atom yang sama-sama ingin menangkap elektron
(sesama atom nonlogam). Dua atom bukan logam saling menyumbangkan
elektron agar tersedia satu atau lebih pasangan elektron yang dijadikan milik
bersama. Artinya, pasangan elektron ditarik oleh inti kedua atom yang
berikatan.
29
28
f.Penulisan Ikatan Kovalen dengan Struktur Lewis
Rumus Lewis untuk beberapa molekul kovalen dan ion sangat penting,
antara lain untuk mempelajari geometri suatu molekul. Cara penulisan
rumus Lewis, yaitu setiap elektron di kulit terluar dilambangkan dengan
titik atau silang kecil.
Keterangan:
1)Satu elektron dilambangkan dengan satu titik
2)Elektron yang ditampilkan hanya elektron valensi unsur.
3)Elektron dalam senyawa harus sesuai aturan oktet.
Contoh:
g.Jenis Ikatan Kovalen
Dalam mencapai konfigurasi stabil gas mulia, dua atom tidak saja dapat
memiliki ikatan melalui sepasang elektron tetapi juga dapat 2 atau 3
pasang.
1)Ikatan dengan sepasang elektron milik bersama disebut ikatan
tunggal. Contoh: H – H
2)Ikatan dengan dua pasang elektron milik bersama disebut ikatan
rangkap dua. Contoh: O = O
3)Ikatan dengan tiga pasang elektron milik bersama disebut ikatan
rangkap tiga. Contoh: N ≡ N
h.Kepolaran Ikatan Kovalen
Ikatan kovalen polar adalah ikatan kovalen yang mempunyai perbedaan
keelektronegatifan dan bentuk molekulnya tidak simetris. Contoh: H – Cl
(keelektronegatifan Cl = 3,0 dan H = 2,1), Cl mempunyai daya tarik
elektron yang lebih besar daripada H, atau atom Cl yang lebih negatif
daripada H.
30
29
i.Ikatan kovalen koordinasi
Pada ikatan kovalen biasa, pasangan elektron yang digunakan bersama
dengan atom lain berasal dari masing-masing atom unsur yang berikatan.
Namun, apabila pasangan elektron tersebut hanya berasal dari salah satu
atom yang berikatan, maka disebut ikatan kovalen koordinasi. Contoh:
Dalam ion NH4+ terdapat empat buah ikatan, yaitu tiga ikatan kovalen
biasa dan satu ikatan kovalen koordinasi.
3.Ikatan Logam
Telah kita ketahui bahwa unsur logam memiliki sedikit elektron valensi.
Berarti, pada kulit luar atom logam terdapat banyak orbital kosong. Hal ini
menyebabkan elektron valensi unsur logam dapat bergerak bebas dan dapat
berpindah dari satu orbital ke orbital lain dalam satu atom atau antar atom.
Unsur logam merupakan penghantar listrik dan panas yang baik. Atom-atom
logam dikelilingi oleh elektron valensi yang membaur membentuk awan
elektron yang meliputi semua atom. Suatu logam terdiri atas ion-ion positif
yang diselimuti awan elektron. Jadi, ikatan logam adalah gaya tarik-menarik
antara ion-ion positif dengan elektron-elektron pada kulit valensi dari suatu
atom unsur logam.
Gambar 2. Elektron Terdelokalisasi pada Ikatan Logam
→
31
30
Ikatan kimia antara atom-atom penyusun logam bukanlah ikatan ion
ataupun ikatan kovalen. Ikatan ion tidak memungkinkan karena semua atom
logam cenderung ingin melepas elektron. Demikian pula dengan ikatan
kovalen. Atom logam mempunyai jumlah elektron valensi yang terlalu sedikit
sehingga sulit membentuk ikatan kovalen. Terdapat satu jenis ikatan yang dapat
mengikat atom-atom logam yaitu ikatan logam. Salah satu teori sederhana yang
menjelaskan tentang ikatan ini ialah teori lautan elektron. Menurut teori ini,
atom logam harus berikatan dengan atom-atom logam yang lain untuk
mencapai konfigurasi elektron gas mulia. Dalam model ini, setiap elektron
valensi mampu bergerak bebas di dalam tumpukan bangun logam atau bahkan
meninggalkannya sehingga menghasilkan ion positif. Elektron valensi inilah
yang membawa dan menyampaikan arus listrik. Gerakan elektron valensi ini
jugalah yang dapat memindahkan panas dalam logam.
4.Sifat Fisika Senyawa
a.Sifat fisika senyawa ion
Beberapa sifat fisika senyawa ion antara lain:
1)Memiliki titik didih dan titik leleh yang tinggi
Ion positif dan negatif dalam kristal senyawa ion tidak bebas
bergerak karena terikat oleh gaya elektrostatik yang kuat. Diperlukan
suhu yang tinggi agar ion-ion memperoleh energi kinetik yang cukup
untuk mengatasi gaya elektrostatik.
2)Keras tetapi rapuh
Bersifat keras karena ion-ion positif dan negatif terikat kuat ke segala
arah oleh gaya elektrostatik. Bersifat rapuh dikarenakan lapisan-
lapisan dapat bergeser jika dikenakan gaya luar, ion sejenis dapat
berada satu di atas yang lainnya sehingga timbul tolak-menolak yang
sangat kuat yang menyebabkan terjadinya pemisahan.
3)Berupa padatan pada suhu ruang
4)Larut dalam pelarut air, tetapi umumnya tidak larut dalam pelarut
organik
5)Tidak menghantarkan listrik dalam fasa padat, tetapi menghantarkan
listrik dalam fasa cair. Zat dikatakan dapat menghantarkan listrik
32
31
apabila terdapat ion-ion yang dapat bergerak bebas membawa
muatan listrik.
b.Sifat fisika senyawa kovalen
Beberapa sifat fisika senyawa kovalen antara lain:
1)Berupa gas, cairan, atau padatan lunak pada suhu ruang
Dalam senyawa kovalen molekul-molekulnya terikat oleh gaya
antar-molekul yang lemah, sehingga molekul-molekul tersebut dapat
bergerak relatif bebas.
2)Bersifat lunak dan tidak rapuh
3)Mempunyai titik leleh dan titik didih yang rendah
4)Umumnya tidak larut dalam air, tetapi larut dalam pelarut organik
5)Pada umumnya tidak menghantarkan listrik
Hal ini disebabkan senyawa kovalen tidak memiliki ion atau elektron
yang dapat bergerak bebas untuk membawa muatan listrik. Beberapa
senyawa kovalen polar yang larut dalam air, ada yang dapat
menghantarkan arus listrik karena dapat terhidrolisis membentuk
ion-ion.
c.Sifat fisika logam
Beberapa sifat fisika logam antara lain:
1)Berupa padatan pada suhu ruang
Atom-atom logam bergabung karena adanya ikatan logam yang
sangat kuat membentuk struktur kristal yang rapat. Hal itu
menyebabkan atom-atom tidak memiliki kebebasan untuk bergerak.
Pada umumnya logam pada suhu kamar berwujud padat, kecuali
raksa (Hg) berwujud cair.
2)Bersifat keras tetapi lentur/tidak mudah patah jika ditempa
Adanya elektron-elektron bebas menyebabkan logam bersifat lentur.
Hal ini dikarenakan elektron-elektron bebas akan berpindah
mengikuti ion-ion positif yang bergeser sewaktu dikenakan gaya
luar.
3)Mempunyai titik leleh dan titik didih yang tinggi
Diperlukan energi dalam jumlah besar untuk memutuskan ikatan
logam yang sangat kuat pada atom-atom logam.
33
32
4)Penghantar listrik yang baik
Hal ini disebabkan terdapat elektron-elektron bebas yang dapat
membawa muatan listrik jika diberi suatu beda potensial.
5)Mempunyai permukaan yang mengkilap
6)Memberi efek fotolistrik dan efek termionik
Apabila elektron bebas pada ikatan logam memperoleh energi yang
cukup dari luar, maka akan dapat menyebabkan terlepasnya elektron
pada permukaan logam tersebut. Jika energi yang datang berasal dari
berkas cahaya maka disebut efek fotolistrik, tetapi jika dari
pemanasan maka disebut efek termionik.
C. Latihan Soal Pengayaan
Untuk mendalami ikatan kimia, lakukan kegiatan berikut!
1.Buatlah mindmap mengenai konsep dan peran ikatan kimia dalam kehidupan
sehari-hari!
2.Bersama teman sebangku, tukarkan mindmap yang sudah dibuat dan berilah
penilaian antar teman menggunakan kriteria pada Tabel. Kriteria ini juga dapat
digunakan sebagai panduan membuat mindmap.
Gambar 3 Contoh Mind Map
Sumber: images.google.com
34
33
Tabel 2. Kriteria Penilaian Mind Map
D. Bahan Bacaan Peserta Didik yang Kesulitan Belajar (Remidial)
Bahan bacaan peserta didik yang kesulitan belajar dapat diakses melalui scan QR Code majalah
digital berikut atau kunjungi tautan https://online.fliphtml5.com/emleu/atfq/#p=1!
Gambar 9. QR Code Majalah Digital Ikatan Kimia
35
34
E. Latihan Soal Remidial
1.Ikuti instruksi berikut untuk melatih kemampuanmu dalam ikatan kimia!
a.Klasifikasikan unsur-unsur berikut ke dalam dua golongan logam dan non
logam: N, O, Na, Mg, Ca, K, F, Cl, S, C, H!
b.Kombinasikan unsur-unsur tersebut dan tentukan rumus kimia senyawa yang
terbentuk dan jenis senyawa termasuk ion, kovalen, atau logam dalam tabel
berikut! Ikuti contoh pada baris pertama!
c.Tulis sebanyak-sebanyaknya untuk menambah pengetahuan kamu!
Unsur 1
Unsur 2
Sifat Unsur
1
Sifat Unsur
2
Senyawa
yang
Terbentuk
Jenis
Senyawa
H
O
Nonlogam
Nonlogam
H2O
Kovalen
2.Jika tersedia senyawa berikut: NaCl, SO3, PCl5, dan Fe.
a.Tuliskan struktur Lewis senyawa tersebut!
b.Tentukan jenis ikatan yang terjadi!
c.Tentukan apakah senyawa tersebut memenuhi kaidah duplet atau oktet!
3.Rangkum sifat fisika dan kimia senyawa ion, kovalen, dan logam dalam bentuk
tabel!
F. Glosarium
Atom stabil
: Atom-atom yang sukar mengalami perubahan
Kaidah oktet
: Kaidah yang menyatakan bahwa atom-atom cenderung
berikatan sedemikian rupa sehingga memiliki delapan
elektron valensi di kulit terluarnya
Kaidah duplet
: Kaidah yang menyatakan bahwa atom-atom cenderung
berikatan sedemikian rupa sehingga memiliki dua
elektron valensi di kulit terluarnya
Konfigurasi elektron
: Distribusi elektron-elektron dalam ruang atom
Elektron valensi
: Elektron yang terletak di kulit terluar yang berperan
dalam pembentukan ikatan kimia
Ikatan ion
: Ikatan kimia yang terjadi karena adanya gaya
elektrostatis antara ion positif dan ion negatif dalam
suatu senyawa kimia
Ikatan kimia
: Gaya yang bekerja pada penggabungan atom-atom atau
ion-ion sehingga keadaanya menjadi lebih stabil
Ikatan kovalen
: Ikatan kimia yang terjadi antara atom-atom yang
bergabung membentuk senyawa kimia dengan cara
memakai pasangan elektron bersama
36
35
Ikatan
kovalen
koordinasi
: Ikatan kovalen antara atom-atom, namun pasangan
elektron yang dipakai bersama berasal dari salah satu
atom
Ikatan
kovalen
nonpolar
: Ikatan kovalen antara atom-atom, namun pasangan
elektron berada pada jarak yang sama dari dua atom
yang saling berikatan dan tidak memiliki selisih skala
keelektronegatifan
Ikatan kovalen polar
: Ikatan kovalen antara atom-atom, namun pasangan
elektron yang dipakai bersama lebih dekat ke salah satu
atom yang memiliki skala keelektronegatifan lebih
besar
Ikatan logam
: Ikatan yang terbentuk karena adanya gaya tarik inti
atom-atom logam dengan lautan elektron
Ion negatif (anion)
: Atom yang bermuatan negatif, karena mengikat
elektron
Ion positif (kation)
: Atom yang bermuatan positif, karena melepas elektron
Keelektronegatifan
: Kecenderungan suatu atom dalam menarik pasangan
elektron yang digunakan bersama dalam membentuk
ikatan
Pasangan
elektron
bersama
: Elektron yang berasal dari dua atom atau salah satu
atom yang digunakan bersama dalam mencapai suatu
keadaan stabil
E.Daftar Pustaka
Puspaningsih, Ayuk Ratna, dkk. 2021. Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMA
Kelas X. Jakarta: Kementerian Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Sudarmo, Unggul. 2021. IPA Kimia untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta: Erlangga.
Direktorat SMA. 2020. Buku Sekolah Elektronik Konfigurasi Elektron. Jakarta:
Kementerian Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.(Online), diakses
melalui https://s.id/CkWkg pada 13 November 2022.
Myranthika, Fadillah Okty. 2020. Modul Pembelajaran SMA Kimia Ikatan
Kimia Kelas X. Jakarta: Kementerian Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
(Online), diakses melalui https://s.id/CkW6p pada 13 November 2022.
MODUL PEMBELAJARAN KIMIA
IKATAN KIMIA
Disusun Oleh:
Binti Nuriyati Rahayu, S.Pd.
(Mahasiswa PPL I PPG di SMAN 18 Surabaya)
©2022
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 36
SLIDE
Similar Resources on Wayground
31 questions
Phases and Phase Changes
Presentation
•
9th - 12th Grade
28 questions
Counting Atoms in Chemical Formulas
Presentation
•
9th - 12th Grade
28 questions
Counting Elements and Atoms
Presentation
•
9th - 12th Grade
30 questions
Ionic Formula Writing
Presentation
•
8th - 12th Grade
31 questions
Classification of Matter Lesson
Presentation
•
9th - 12th Grade
28 questions
Atomic Structure Day 2 - Atomic#, Mass#, and Isotopes
Presentation
•
9th - 12th Grade
29 questions
Bumi - part Lapisan Bumi
Presentation
•
9th - 12th Grade
31 questions
Unit 3 Test Review
Presentation
•
9th - 12th Grade
Popular Resources on Wayground
20 questions
Math Review
Quiz
•
3rd Grade
15 questions
Fast food
Quiz
•
7th Grade
20 questions
Context Clues
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Inferences
Quiz
•
4th Grade
19 questions
Classifying Quadrilaterals
Quiz
•
3rd Grade
20 questions
Figurative Language Review
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
10 questions
Identify Fractions, Mixed Numbers & Improper Fractions
Quiz
•
3rd - 4th Grade
Discover more resources for Chemistry
25 questions
Waygrounds 5/20 PS.8.1.2
Quiz
•
9th Grade
22 questions
Solubility Curve Practice
Quiz
•
10th Grade
20 questions
Naming & Writing Chemical Formulas
Quiz
•
10th Grade
15 questions
Types of chemical reactions
Quiz
•
9th - 12th Grade
32 questions
Acids/Bases, Electrochem, Orgo
Quiz
•
9th - 12th Grade