Search Header Logo
Asasemen dan Pembelajaran Berdiferensiasi

Asasemen dan Pembelajaran Berdiferensiasi

Assessment

Presentation

Practice Problem

Easy

Created by

LINA S.PD.SD

Used 2+ times

FREE Resource

31 Slides • 5 Questions

1

media

Asasemen
Pembelajaran Berdiferensiasi

​Tenggerkidul, 02 November 2023

2

Lina Retnowati

media
  • Kepala SDN Kunjang 2 Kec. Kunjang

  • GP Angkatan 4 Kabupaten Kediri

  • Narsum SINARBAIK

  • PP Angkatan 9 Kab. Kediri

3

Draw

Tanda Tangan

4

Multiple Select

Bagaimana perasaan Bapak/Ibu Guru Hebat hari ini?

1
2
3
4

5

Open Ended

Question image

Rangkai gambar menjadi sebuah kata

6

Open Ended

Question image

Rangkai gambar menjadi kata

7

Poll

Dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka, saya sulit memahami

Asasemen

CP, TP, ATP

Pembelajaran Berdiferensiasi

P5

8

media
media

Assesmen

Pembelajaran

Assesmen
Diagnostik

Assesmen
Formatif

Assesmen

Sumatif

Non
Kognitif
Kognitif

9

media

Pengertian Assesmen

Assesmen merupakan salah satu bukti atau informasi untuk memahami proses
pembelajaran yang akan, sedang dan telah berlangsung.

Assesmen dilakukan untuk memetakan kebutuhan belajar murid berdasarkan
kemampuannya sehingga guru dapat mengajar sesuai kemampuan murid.

Assesmen sebagai umpan balik bagi guru, murid, dan orang tua dalam menentukan
strategi pembelajaran selanjutnya.

Hasil assesmen digunakan oleh murid, guru, tenaga kependidikan dan
orang tua sebagai bahan refleksi guna meningkatkan mutu
pembelajaran

10

media

Assesmen Diagnostik

Assesmen diagnostik merupakan assesmen awal pembelajaran
yang bertujuan untuk mengidentifikasi kompetensi, kekuatan
dan kelemahan murid. Hasilnya digunakan guru sebagai rujukan
dalam merencanakan pembelajaran sesuai dengan kebutuhan
belajar murid.

Assesmen Diagnostik Non Kognitif

Assesmen diagnostik non kognitif merupakan proses
pengumpulan informasi mengenai karakter dan kondisi yang
berkaitan dengan aspek-aspek emosional, sosial, kemampuan
murid dalam beradaptasi dan kemampuan interpersonal murid.

11

media

Tujuan Assesmen Diagnostif

Non Kognitif

Untuk mengetahui tingkat kesejahteraan psikologi dan
sosial emosional murid
Untuk mengetahui aktivitas yang dilakukan murid ketika
belajar di rumah
Untuk mengetahui kondisi dari keluarga murid
Untuk mengetahui latar belakang yang mendasari
pergaulan murid di sekolah maupun di luar sekolah
Untuk mengetahui gaya belajar, karakter, serta minat
murid.

1.

2.

3.
4.

12

media
media
media
media

Tahapan melaksanakan assesmen

diagnostif non kognitif

TAHAP PERSIAPAN

Menyiapkan alat bantu
berupa gambar yang
mewakili emosi
Membuat daftar pertanyaan
kunci mengenai aktivitas
murid

Aktivitas apa selama belajar di
rumah
Kegiatan yang menyenangkan
dan tidak menyenangkan
Harapan

13

media
media
media
media

Tahapan melaksanakan assesmen

diagnostif non kognitif
TAHAP PELAKSANAAN

Meminta murid mengekspresikan perasaannya

selama belajar di rumah serta menjelaskan

aktivitasnya

14

media

Aris Susanto, S.Pd.

15

media

Sumber Bacaan Terkait P5 antara lain

1.SK Ka BSKAP no.009 thn 2022 tentang P3

(dimensi, elemen, dan sub elemen)

2.Panduan Pengembangan Projek Penguatan

Profil Pelajar Pancasila edisi thn 2022
diterbitkan oleh BSKAP Kemendikbudristek

Aris Susanto, S.Pd.

16

media

Aris Susanto, S.Pd.

17

media

Profil pelajar Pancasila merupakan bentuk
penerjemahan tujuan pendidikan nasional.

Profil pelajar Pancasila berperan sebagai
referensi utama yang mengarahkan
kebijakan-kebijakan pendidikan termasuk
menjadi acuan untuk para pendidik dalam
membangun karakter serta kompetensi
peserta didik.

Profil ini dibuat sederhana, mudah diingat
dan dijalankan baik oleh pendidik maupun
oleh pelajar agar dapat dihidupkan dalam
kegiatan sehari-hari.

Aris Susanto, S.Pd.

18

media

Aris Susanto, S.Pd.

19

media

20

media

21

media

Pembelajaran Berdiferensiasi

22

media

Projek Penguatan

Profil Pelajar
Pancasila (P5)

Aris Susanto, S.Pd.

23

media

24

media

SMP mengambil 3 kegiatan proyek dari 3 tema yang berbeda dalam 1
tahun
Contoh
proyek tema 1 : KEARIFAN LOKAL
proyek tema 2 : KEWIRAUSAHAAN
252 jp/tahun untuk 2 tema, maka 252:2=126 jp untuk masing-
masing tema atau jp tema boleh tidak sama antar tema, asal
jumlah jp tidak lebih dari 252/th

Aris Susanto, S.Pd.

25

media

Beriman,
bertakwa
kepada Tuhan
YME, dan
berakhlak mulia

• Akhlak beragama
• Akhlak pribadi
• Akhlak kepada

manusia

• Akhlak kepada alam
• Akhlak bernegara

Berkebinekaan
global

• Mengenal dan

menghargai budaya

• Komunikasi dan

interaksi antar budaya

• Refleksi dan tanggung

jawab terhadap
pengalaman
kebinekaan

• Berkeadilan soial

Bergotong
royong

• Kolaborasi
• Kepedulian
• Berbagi

Mandiri

• Pemahaman diri

dan situasi

• Regulasi diri

Bernalar kritis

• Memperoleh dan

memproses
informasi dan
gagasan

• Menganalisis dan

mengevaluasi
penalaran

• Merefleksi dan

mengevaluasi
pemikirannya
sendiri

Kreatif

• Menghasilkan

gagasan yang
orisinal

• Menghasilkan karya

dan tindakan yang
orisinal

• Memiliki keluwesan

berpikir dalam
mencari alternatif
solusi permasalahan

Aris Susanto, S.Pd.

26

media

Pembelajaran dibagi
menjadi dua kegiatan

utama, yaitu

a. Pembelajaran regular atau rutin yang

merupakan kegiatan intrakurikuler :
Kegiatan Pembelajaran regular untuk setiap mapel
mengarah pada Capaian Pembelajaran (CP) dan
Profil Pelajar Pancasila (P3)

b. Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila :

Pembelajaran berbasis proyek dalam proyek penguatan
profil pelajar Pancasila diselenggarakan sebagai upaya
menguatkan pencapaian Profil Pelajar Pancasila (P3)

27

  • Usaha  guru  untuk  menyesuaikan  proses pembelajaran  di  kelas  untuk  memenuhi  kebutuhan  belajar  individu  murid.  Menurut Tomlinson  (1999:14) 

  • Serangkaian  keputusan  masuk  akal (common  sense)           yang  dibuat  oleh  guru  yang  berorientasi  kepada kebutuhan murid.

​Definisi

28

media

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila adalah pembelajaran lintas disiplin ilmu untuk mengamati

dan memikirkan solusi terhadap permasalahan di lingkungan sekitarnya. Projek Penguatan Profil

Pelajar Pancasila menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis projek (project based learning)

yang berbeda dengan pembelajaran berbasis projek dalam program intrakurikuler di dalam kelas.

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk belajar

dalam situasi tidak formal, struktur belajar yang fleksibel, kegiatan belajar yang lebih interaktif, dan juga

terlibat langsung dengan lingkungan sekitar untuk menguatkan berbagai kompetensi dalam Profil

Pelajar Pancasila.

Sumber: Panduan Pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, Kemendikbud 2021.

Aris Susanto, S.Pd.

29

media

Aris Susanto, S.Pd.

30

media

Aris Susanto, S.Pd.

31

Komponen Pembelajaran Berdiferensiasi

  • Konten

  • Proses

  • Produk

  • Lingkungan belajar

32

Konten

Apa yang akan diajarkan oleh guru di kelas atau apa yang akan dipelajari oleh peserta didik di kelas.  Dalam pembelajaran berdiferensiasi ada 2 cara membuat konten pelajaran berbeda, yaitu

  1. Menyesuaikan apa yang akan diajarkan oleh guru atau apa yang akan dipelajari oleh peserta didik berdasarkan tingkat  kesiapan dan minat peserta didik

  2. Menyesuaikan bagaimana konten yang akan diajarkan atau  dipelajari itu akan disampaikan oleh guru atau diperoleh oleh  peserta  didik  berdasarkan  profil  belajar  yang  dimiliki  oleh  masing-masing peserta didik.

33

Proses

Proses  berfokus  pada  bagaimana peserta  didik terlibat  dengan

materi pelajaran dan bagaimana keterlibatan ini memengaruhi jalur pembelajaran yang mereka  pilih Kelas  harus  dimodifikasi  agar  berbagai  kebutuhan  belajar  dapat terakomodasi  dengan  baik  karena  banyaknya  variasi  gaya  belajar  dan  preferensi  yang ditampilkan  oleh peserta  didik.

34

Produk

Hasil akhir dari pembelajaran  untuk menunjukkan kemampuan pengetahuan, keterampilan,  dan pemahaman peserta didik setelah menyelesaikan satu unit pelajaran atau bahkan setelah membahas materi pelajaran selama semester.  Produk sifatnya sumatif dan perlu diberi nilai.

35

Lingkungan Belajar

Meliputi susunan kelas  secara personal, sosial, dan fisik.  Lingkungan belajar juga harus  disesuaikan dengan kesiapan peserta didik dalam belajar, minat  mereka, dan profil belajar mereka agar mereka memiliki motivasi yang tinggi dalam belajar

36

media

Terima Kasih

media

Asasemen
Pembelajaran Berdiferensiasi

​Tenggerkidul, 02 November 2023

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 36

SLIDE