Search Header Logo
latihan

latihan

Assessment

Presentation

Practice Problem

Hard

Created by

Antik Handayani

FREE Resource

16 Slides • 1 Question

1

media

Bab 5

Hereditas

A.

Penyimpangan Semu Hukum Mendel

2

media

1.Memahami prinsip pewarisan sifat

2.Menerapkan prinsip pewarisan sifat makhluk hidup berdasarkan hukum
Mendel (Penyimpangan Semu Hukum Mendel)

Tujuan Pembelajaran

3

media

B. Penyimpangan Semu Hukum Mendel

Penyimpangan semu prinsip Mendel adalah persilangan yang

menghasilkan F2 dengan perbandingan fenotip yang seolah-olah
tidak mengikuti pola perbandingan 3 : 1 ataupun pola 9 : 3 : 3 : 1.

Penyimpangan semu Mendel disebabkan adanya interaksi

antargen atau antar alel.

Penyimpangan semu prinsip Mendel dapat berupa atavisme,

epistasis, hipostasis, polimeri, kriptomeri, dan komplementer.

4

Fill in the Blank

Rasio fenotif dari persilangan dihibrid adalah;;;

:
:
:

5

media

1. Atavisme (9 : 3 : 3 : 1)
Fenomena atavisme ini diungkapkan pertama kali oleh William Bateson dan R.C
Punnet. Melalui penelitian yang telah dilakukannya, mereka menemukan ada
empat bentuk jengger ayam. Bentuk jengger ayam tersebut sumpel (walnut),
gerigi (rose), biji (pea) dan bilah (single).

walnut

pea

rose

single

R.P. = pial sumpel (walnut)

R.pp = pial gerigi (rose)

rrP. = pial biji (pea)

rrpp = pial bilah (single)

6

media

2.

Polimeri

Polimeri merupakan peristiwa munculnya suatu sifat pada hasil persilangan
heterozigot karena adanya pengaruh gen-gen lain.

Hal ini disebabkan adanya dua atau lebih gen yang menempati lokus yang sama,
tetapi menentukan sifat yang sama (gen ganda).

Contoh terjadinya polimeri yaitu pada persilangan gandum biji merah dan biji
putih.

Perbandingan fenotip yang dihasilkan akibat polimeri adalah 15 : 1.

7

media

8

media

3.

Kriptomeri

Fenomena kriptomeri
pertama kali ditemukan oleh
Correns pada saat
menyilangkan bunga Linaria
maroccana galur murni
berwarna merah dengan
galur murni berwarna putih.

Perbandingan fenotip yang
dihasilkan akibat kriptomeri
adalah 9 : 3 : 4.

9

media

4.

Epistasis dan Hipostasis
Epistasis dan hipostasis adalah peristiwa penutupan ekspresi satu gen dominan oleh gen
dominan lain yang bukan alelnya.

Gen yang keberadaannya menutupi atau menghalangi pengaruh suatu gen yang bukan alelnya
disebut gen epistasis, sedangkan gen yang ditutupinya disebut hipostasis.

Peristiwa epistasis-hipostasis dapat berupa epistasis-hipostasis dominan dan epistasis-
hipostastis resesif.

Perbandingan fenotip pada peristiwa epistasis-hipostasis dominan adalah 12 : 3 : 1. Sedangkan
perbandingan pada epistasis-hipostasis resesif bervariasi seperti pada tabel berikut.

10

media

5.

Komplementer (9 : 7)
Komplementer merupakan interaksi gen yang saling melengkapi. Jika
salah satu gen tidak ada, sifat yang muncul tidak sempurna.

Gen yang komplementer pada bunga ini
adalah C dan P. Jika tidak ada salah satu
di antara kedua gen tersebut, tidak muncul
warna. Gen C (colour) membuat pigmen
warna dan P (purple) akan menimbulkan
enzim yang akan mengubah pigmen menjadi
antosian berwarna ungu.
Dengan demikian, jika terdapat salah satu gen
homozigot resesif (Ccpp ata ccPP), tidak akan
timbul warna.

Warna ungu akan timbul jika genotip kedua
gen dominan muncul (CCPP atau CcPp).

11

media

Kesimpulan

Kemukakanlah
pertanyaan atau
pendapat Anda
tentang materi

pembelajaran bab ini.

12

media

KUIS

1. Tanaman kedelai berkulit hitam (HhKk)

disilangkan dengan kulit kuning (hhKk). Jika gen

H=Hitam epistasis terhadap gen K=Kuning, maka

perbandingan fenotif Hitam : Kuning : Putih yang

muncul pada keturunannya adalah.......

13

media

KUIS

2. Anton berambut keriting dan berhidung mancung (KkMm) menikah

dengan Ana yang berambut keriting dan juga berhidung mancung

(KkMm). Sifat rambut keriting (K) dominan terhadap rambut lurus (k) dan

sifat hidung mancung (M) dominan terhadap hidung pesek (m). Tentukan

rasio fenotif dan genotif keturunannya......

14

media

KUIS

3. Seorang peneliti sedang melakukan eksperimen tentang kasus epistasis-

hipostasis pada tanaman tertentu. Hasil penelitiannya menunjukan bahwa

sifat biru epistasis terhadap hijau. Jika disilangkan tanaman berbiji biru

(BbHh) dengan tanaman berbiji hijau (bbHh), maka rasio fenotip

keturunannya adalah....

15

media

1.Tanaman kedelai berkulit hitam (HhKk) disilangkan dengan kulit kuning (hhKk). Jika gen

H=Hitam epistasis terhadap gen K=Kuning, maka perbandingan fenotif Hitam : Kuning : Putih
yang muncul pada keturunannya adalah.......

P = HhKk

x hhKk

(Kulit Hitam) ( Kulit Kuning)

G = HK, Hk, hK, hk

hK, hk

P2 =

Jadi rasio Fenotif Hitam : Kuning :
Putih adalah

= 4 : 3 :

1

hK

hk

HK

HhKK
hitam

HhKk
hitam

Hk

HhKk
hitam

Hhkk
hitam

hK

hhKK
kuning

hhKk
kining

hk

hhKk
kuning

hhkk
putih

16

media

2.

Anton berambut keriting dan berhidung mancung (KkMm) menikah dengan Ana yang berambut keriting dan

juga

berhidung mancung (KkMm). Sifat rambut keriting (K) dominan terhadap rambut lurus (k) dan sifat hidung

mancung (M)

dominan terhadap hidung pesek (m). Tentukan rasio fenotif dan genotif keturunannya......

P = KkMm

x KkMm

(Keriting mancung) x (Keriting mancung)

G = KM, Km,kM,km

x KM, Km, kM,

km
P2= Rasio Genotifnya

Rasio Fenotifnya
Keriting mancung : 9
Keriting Pesek

: 3

Lurus mancung

: 3

lurus pesek

: 1

KM

Km

kM

km

KM

KKMM
Keriting
mancung

KKMm
Keriting
mancung

KkMM
Keriting
mancung

KkMm
Keriting
mancung

Km

KKMm
Keriting
mancung

KKmm

Keriting pesek

KkMm
Keriting
mancung

Kkmm
Keriting
pesek

kM

KkMM
Keriting
mancung

KKMm
Keriting
mancung

kkMM
Lurus

mancung

kkMm
Lurus

mancung

km

KkMm
Keriting
mancung

Kkmm

Keriting pesek

kkMm
Lurus

mancung

kkmm
Lurus
pesek

17

media

3.

Seorang peneliti sedang melakukan eksperimen tentang kasus epistasis-hipostasis pada tanaman

tertentu.

Hasil penelitiannya menunjukan bahwa sifat biru epistasis terhadap hijau. Jika disilangkan

tanaman

berbiji biru (BbHh) dengan tanaman berbiji hijau (bbHh), maka rasio fenotip keturunannya adalah....

P = BbHh

x

bbHh

(Biji Biru) (Biji Hijau)

G = BH, Bh, bH, bh x bH, bh
P2 =
Rasio Fenotifnya
Biji Biru : 4
Biji Hijau : 3
Biji Putih : 1
Jadi rasio Fenotifnya adalah
4 : 3 : 1

bH

bh

BH

BbHH
Biji Biru

BbHh
Biji Biru

Bh

BbHh
Biji Biru

Bbhh

Biji Biru

bH

bbHH

Biji Hijau

bbHh

Biji Hijau

bh

bbHh

Biji Hijau

bbhh

Biji Putih

media

Bab 5

Hereditas

A.

Penyimpangan Semu Hukum Mendel

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 17

SLIDE