

Pert 10 - Data Preprocessing
Presentation
•
Computers
•
University
•
Practice Problem
•
Medium
Muhammad Purbaya
Used 2+ times
FREE Resource
21 Slides • 27 Questions
1
Data Preprocessing
M. Eka Purbaya, S.T.,M.Eng
2
Content
Why preprocess the data?
Data cleaning
Data integration
Data transformation
Data reduction
3
Multiple Choice
Mengapa kita membutuhkan pra pemrosesan data?
Untuk membuat data terlihat lebih rumit.
Untuk menghasilkan data yang selalu sempurna.
Untuk membersihkan dan mengubah data mentah menjadi format yang sesuai untuk analisis
Hanya sebagai langkah opsional tanpa dampak pada hasil akhir
4
Kenapa Pra-Pemrosesan Data ?
nData in the real world is dirty
nincomplete: missing attribute values, lack of certain attributes of interest, or containing only aggregate data
ne.g., occupation=“”
nnoisy: containing errors or outliers
ne.g., Salary=“-10”
ninconsistent: containing discrepancies in codes or names
ne.g., Age=“42” Birthday=“03/07/1997”
ne.g., Was rating “1,2,3”, now rating “A, B, C”
ne.g., discrepancy between duplicate records
5
Multiple Choice
Mengapa penting untuk menangani data yang tidak lengkap (incomplete) dalam preprocessing?
Untuk membuat data terlihat lebih rumit.
Karena data yang tidak lengkap tidak memiliki nilai.
Untuk menghindari bias dan ketidakpastian dalam hasil analisis atau model.
Hanya sebagai langkah opsional tanpa dampak pada hasil akhir
6
Multiple Choice
Apa yang dimaksud dengan data yang bising (noisy) dalam konteks preprocessing?
Data yang memiliki pola yang jelas.
Data yang mengandung gangguan atau kesalahan acak.
Data yang terlalu sederhana.
Hanya sebagai istilah umum untuk semua jenis data.
7
Multiple Choice
Apa metode yang tepat untuk menangani data bising (noisy) dalam preprocessing?
Mengabaikan data yang bising.
Menambahkan lebih banyak gangguan untuk menyeimbangkan.
Mengubah semua data menjadi nol.
Mengidentifikasi dan membersihkan atau mengurangi dampak gangguan.
8
Multiple Choice
Mengapa kita perlu menangani data yang tidak konsisten (inconsistent) dalam preprocessing?
Hanya untuk membuat data terlihat lebih bersih.
Konsistensi tidak penting dalam analisis data.
Untuk mencegah kontradiksi dan kesalahan dalam hasil analisis atau model.
Hanya sebagai langkah formal tanpa manfaat nyata.
9
Kenapa Pra-Pemrosesan Data ?
10
Multiple Choice
Mengapa kualitas data sangat penting dalam hasil pertambangan data?
Kualitas data tidak memengaruhi hasil pertambangan data.
Kualitas data menjamin keberhasilan pertambangan data yang akurat dan bermutu.
Pertambangan data dapat mengatasi ketidakakuratan data.
Pertambangan data hanya bergantung pada kuantitas data.
11
Multiple Choice
Apa dasar untuk membuat keputusan yang berkualitas?
Keputusan yang cepat.
Data yang tidak terkualifikasi.
Keputusan yang berkualitas didasarkan pada data yang berkualitas
Keputusan intuitif.
12
Multiple Choice
Mengapa gudang data membutuhkan integrasi yang konsisten dari data yang berkualitas?
Gudang data hanya membutuhkan kuantitas data yang besar.
Integrasi data tidak penting dalam gudang data.
Untuk memastikan data yang digunakan memiliki kualitas yang konsisten.
Integrasi data hanya diperlukan dalam pertambangan data.
13
Multi-Dimensional Measure of Data Quality
A well-accepted multidimensional view:
nAccuracy
nCompleteness
nConsistency
nTimeliness
nBelievability
nValue added
nInterpretability
nAccessibility
14
Multiple Choice
Apa dimensi yang menekankan kebenaran data?
Validitas
Konsistensi
Kelengkapan
Waktu
15
Multiple Choice
Dimensi mana yang menunjukkan relevansi dan aktualitas data?
Believability
Waktu
Nilai tambah
Interpretabilitas
16
Multiple Choice
Apa dimensi yang mencakup sejauh mana pengguna dapat memahami, menjelaskan, dan membuat keputusan berdasarkan informasi yang disajikan.?
Nilai tambah
Interpretabilitas
Konsistensi
Keterjangkauan
17
Major Tasks in Data Preprocessing
nData cleaning
nFill in missing values, smooth noisy data, identify or remove outliers and noisy data, and resolve inconsistencies
nData integration
nIntegration of multiple databases, or files
nData transformation
nNormalization and aggregation
nData reduction
nObtains reduced representation in volume but produces the same or similar analytical results
18
Multiple Choice
Apa yang termasuk dalam tugas "Data Cleaning" dalam pengolahan data?
Normalisasi dan agregasi
Integrasi dari beberapa basis data atau file
Pengisian nilai yang hilang, menghaluskan data yang bising, mengidentifikasi atau menghapus nilai ekstrem, dan menyelesaikan inkonsistensi
Pengurangan data untuk menghasilkan representasi yang lebih kecil
19
Multiple Choice
Apa tujuan dari proses "Normalisasi" dalam pengolahan data?
Mendapatkan representasi yang lebih kecil dalam volume data.
Menyatukan beberapa basis data atau file.
Mengisi nilai yang hilang.
Standarisasi dan penyesuaian skala pada fitur numerik.
20
Multiple Choice
Apa yang dilakukan oleh proses "Agregasi" dalam konteks pengolahan data?
Normalisasi dan standarisasi data.
Menyatukan beberapa basis data atau file menjadi satu ringkasan.
Mengurangi jumlah data yang tidak relevan.
Mengisi nilai yang hilang dalam data.
21
Data Cleaning - Handle Missing Data
Penghapusan Data yang Hilang:
Cara: Menghapus baris atau kolom yang mengandung nilai yang hilang.
Kapan Digunakan: Saat jumlah data yang hilang relatif kecil dan penghapusan tidak mengurangi representativitas dataset secara signifikan.
Pengisian Nilai yang Hilang (Imputasi):
Cara: Menggantikan nilai yang hilang dengan nilai yang dihitung berdasarkan statistik seperti mean, median, atau modus dari kolom yang bersangkutan.
Kapan Digunakan: Ketika penghapusan data tidak praktis dan dapat memberikan nilai yang mempertahankan distribusi data.
Interpolasi atau Ekstrapolasi:
Cara: Mengestimasi nilai yang hilang berdasarkan tren atau pola data sekitarnya.
Kapan Digunakan: Ketika data berurutan, seperti data deret waktu, dan dapat diasumsikan adanya hubungan kontinu antar nilai.
Model Prediktif:
Cara: Menggunakan model machine learning untuk memprediksi nilai yang hilang berdasarkan nilai yang tersedia.
Kapan Digunakan: Saat data memiliki kompleksitas tinggi dan ada hubungan yang rumit antara variabel.
22
Data Cleaning - Handle Missing Data
Hot-Deck atau Cold-Deck Imputation:
Cara: Menggantikan nilai yang hilang dengan nilai dari observasi yang serupa (hot-deck) atau nilai dari sumber referensi eksternal (cold-deck).
Kapan Digunakan: Saat ditemukan kelompok data yang mirip atau ada sumber referensi yang dapat dipercaya.
Multiple Imputation:
Cara: Membuat beberapa set data imputasi dan menggabungkannya untuk menghasilkan hasil akhir.
Kapan Digunakan: Saat ingin mengatasi ketidakpastian yang mungkin terjadi dalam proses imputasi.
Menandai Data yang Hilang:
Cara: Menambahkan variabel indikator untuk menunjukkan apakah nilai tersebut hilang atau tidak.
Kapan Digunakan: Saat penting untuk melihat distribusi dan dampak nilai yang hilang pada hasil analisis.
23
Data Cleaning - Handle Missing Data
24
Multiple Choice
Metode pengolahan data yang hilang yang paling sesuai ketika jumlah nilai yang hilang relatif kecil dan penghapusan data tidak mengurangi representativitas dataset secara signifikan adalah...
Pengisian nilai yang hilang (Imputasi)
Penghapusan Data yang Hilang
Interpolasi atau Ekstrapolasi
Model Prediktif
25
Multiple Choice
Saat data memiliki kompleksitas tinggi dan hubungan yang rumit antar variabel, metode pengolahan data yang hilang yang paling efektif adalah...
Multiple Imputation
Hot-Deck atau Cold-Deck Imputation
Pengisian nilai yang hilang (Imputasi)
Model Prediktif
26
Multiple Choice
Jika ingin menjaga distribusi dan mengidentifikasi dampak nilai yang hilang pada hasil analisis, metode pengolahan data yang hilang yang paling sesuai adalah...
Menandai Data yang Hilang
Pengisian nilai yang hilang (Imputasi)
Interpolasi atau Ekstrapolasi
Multiple Imputation
27
Data Cleaning -Noisy data
Noisy data merujuk pada data yang terkontaminasi oleh gangguan atau kesalahan, sehingga mengandung nilai yang tidak akurat atau tidak mewakili kondisi sebenarnya.
Gangguan atau kesalahan ini dapat muncul karena berbagai faktor, termasuk kesalahan pengukuran, input yang tidak valid, atau ketidakpastian dalam proses pengumpulan data.
28
Data Cleaning - Handle Noisy data
Deteksi dan Penghapusan Outliers:
Identifikasi dan hapus nilai yang signifikan secara statistik yang berbeda secara signifikan dari nilai-nilai lain dalam dataset. Teknik statistik seperti Z-score atau metode interkuartil sering digunakan untuk mendeteksi outlier.
Smoothing (Penghalusan):
Mengurangi efek kebisingan dengan meratakan data. Ini dapat dilakukan dengan menggunakan teknik seperti rata-rata bergerak atau metode smoothing lainnya, yang membantu meratakan fluktuasi kecil dalam data.
Penggunaan Teknik Statistik yang Tahan Terhadap Outliers:
Menggunakan metode statistik yang lebih tahan terhadap nilai yang ekstrem. Misalnya, median seringkali lebih tahan terhadap outliers dibandingkan mean karena tidak dipengaruhi oleh nilai ekstrem.
Pengisian Data yang Hilang dengan Hati-hati:
Jika data hilang, pastikan pengisian dilakukan dengan hati-hati agar tidak memasukkan nilai yang tidak akurat atau mengganggu keberagaman data.
Penggunaan Model yang Tahan Terhadap Noise:
Menggunakan model atau algoritma yang tahan terhadap kebisingan. Beberapa model machine learning, seperti Decision Trees dan Random Forests, memiliki toleransi yang lebih baik terhadap kebisingan.
Transformasi Data:
Mengubah data ke dalam bentuk lain atau melakukan transformasi matematis tertentu untuk mengurangi dampak kebisingan. Misalnya, menggunakan logaritma atau akar kuadrat dapat membantu mengurangi fluktuasi kecil dalam data.
29
Multiple Choice
Metode yang paling tepat untuk mengidentifikasi dan menangani nilai ekstrem atau tidak wajar dalam dataset disebut...
Pengisian Data yang Hilang
Smoothing (Penghalusan)
Deteksi dan Penghapusan Outliers
Transformasi Data
30
Multiple Choice
Apa teknik yang dapat digunakan untuk meratakan fluktuasi kecil dalam data dan mengurangi dampak noise?
Pembersihan Data yang Konsisten
Penggunaan Model yang Tahan Terhadap Noise
Smoothing (Penghalusan)
Pengisian Data yang Hilang
31
Noisy Data - Simple Discretization Methods: Noisy Data - Binning
Simple Discretization Methods, khususnya Binning, merupakan salah satu teknik untuk mengubah data kontinu menjadi data diskrit dengan cara mengelompokkan nilai-nilai ke dalam interval atau "bin." Binning berguna ketika analisis atau model memerlukan representasi yang lebih sederhana atau ketika ingin menangani ketidakpastian dalam data kontinu.
.
32
Noisy Data - Cluster, Regression Analysis
33
Data integration and transformation
Integrasi data adalah proses menggabungkan dan menyatukan data dari sumber-sumber yang berbeda menjadi satu kesatuan yang terpadu.
Tujuan utama dari integrasi data adalah menciptakan pandangan yang komprehensif dan terpusat dari data, sehingga memungkinkan analisis yang lebih efektif dan pengambilan keputusan yang lebih baik.
34
Data integration and transformation
35
Penanganan Redundansi Dalam Integrasi Data
Pemetaan dan Transformasi yang Tepat:
Pastikan proses pemetaan dan transformasi data dilakukan secara akurat untuk mengatasi perbedaan struktur atau format data dari sumber yang berbeda.
Normalisasi Data:
Pisahkan data menjadi tabel atau struktur yang lebih kecil dan terkait untuk mengurangi redundansi, menggunakan teknik normalisasi.
Pendeteksian Duplikasi dan Deduplikasi:
Gunakan algoritma dan teknik untuk mendeteksi serta menghapus duplikasi dalam data selama proses integrasi.
Penggunaan Kunci Unik:
Tentukan dan gunakan kunci unik untuk setiap entitas atau tupel data, memastikan identifikasi yang unik dan mengurangi kemungkinan adanya duplikasi.
Validasi Data yang Cermat:
Lakukan validasi data dengan hati-hati selama proses integrasi untuk memastikan data yang dihasilkan sesuai dengan harapan dan tidak mengandung duplikasi yang tidak diinginkan.
Pemeliharaan Metadata yang Akurat:
Simpan metadata yang akurat dan terkini untuk membantu identifikasi dan mengelola duplikasi, serta memudahkan pemahaman struktur dan makna data.
Pendekatan Incremental Loading:
Gunakan pendekatan incremental loading untuk memperbarui data hanya pada bagian yang berubah, mengurangi risiko munculnya duplikasi saat data diintegrasikan ulang.
36
Multiple Choice
Apa tujuan utama dari integrasi data?
Menambahkan kompleksitas pada data.
Menciptakan pandangan terpadu dari data.
Membuat data lebih terfragmentasi.
Mengurangi keberagaman sumber data.
37
Multiple Choice
Apa keuntungan menggunakan data warehouse dalam konteks integrasi data?
Meningkatkan keberagaman sumber data.
Memisahkan data menjadi struktur yang lebih kecil.
Menciptakan pandangan terpusat dan terpadu dari data.
Menambahkan kompleksitas pada proses integrasi.
38
Multiple Choice
Mengapa normalisasi data merupakan langkah penting dalam penanganan redundansi dalam integrasi data?
Untuk mengidentifikasi dan menghapus duplikasi.
Untuk memisahkan data menjadi tabel terpisah.
Untuk meningkatkan kompleksitas data.
Untuk menambahkan kebisingan pada data.
39
Transformasi Data
40
Reduksi Data
41
Reduksi Data - Teknik Pengambilan Sampel
Kita ingin memprediksi apakah suatu transaksi merupakan transaksi penipuan atau bukan (dua kelas: "Fraud" dan "Non-Fraud").
Namun, kelas "Fraud" memiliki frekuensi yang sangat rendah dibandingkan dengan kelas "Non-Fraud".
Data Asli:
Kelas "Fraud": 100 observasi
Kelas "Non-Fraud": 10,000 observasi
1. Undersampling:
Pilihan untuk mengurangi jumlah sampel dari kelas mayoritas (Non-Fraud) sehingga seimbang dengan kelas minoritas (Fraud).
Misalnya, kita memutuskan untuk mengambil hanya 100 sampel acak dari kelas "Non-Fraud".
Hasil Setelah Undersampling:
Kelas "Fraud": 100 observasi
Kelas "Non-Fraud": 100 observasi
42
Reduksi Data - Teknik Pengambilan Sampel
2. Oversampling:
Pilihan untuk meningkatkan jumlah sampel dari kelas minoritas (Fraud) dengan menduplikasi atau membuat sampel sintetis.
Misalnya, kita menduplikasi sampel "Fraud" sehingga jumlahnya menjadi 1,000 observasi.
Hasil Setelah Oversampling:
Kelas "Fraud": 1,000 observasi
Kelas "Non-Fraud": 10,000 observasi
3. Kombinasi Undersampling dan Oversampling:
Pilihan untuk mengombinasikan kedua teknik tersebut untuk mencapai keseimbangan yang diinginkan. Misalnya, kita mengambil 500 sampel dari kelas "Non-Fraud" dan membuat 500 sampel sintetis untuk kelas "Fraud".
Hasil Setelah Kombinasi:
Kelas "Fraud": 500 observasi
Kelas "Non-Fraud": 500 observasi
Pilihan antara undersampling, oversampling, atau kombinasi keduanya tergantung pada tujuan analisis dan karakteristik data. Tujuan utamanya adalah mencapai keseimbangan antara kelas sehingga model pembelajaran mesin dapat mempelajari dengan baik dari kedua kelas dan memberikan prediksi yang baik untuk kelas minoritas.
43
Strategi Reduksi Data
44
Multiple Choice
Apa tujuan utama dari reduksi data dalam konteks analisis data?
Meningkatkan kompleksitas data.
Menambah dimensi data.
Mengurangi volume atau kompleksitas data.
Menambah keberagaman sumber data.
45
Multiple Choice
Metode apa yang digunakan untuk mengurangi jumlah dimensi atau fitur dalam dataset?
Aggregasi
Filtrasi Informasi
Reduksi Dimensi
Pemilihan Sampel
46
Multiple Choice
Apa manfaat penggunaan teknik binning (discretization) dalam reduksi data?
Meningkatkan kompleksitas data.
Memperbesar volume data.
Mengurangi dampak noise atau fluktuasi kecil.
Menambah variasi dalam dataset.
47
Multiple Choice
Mengapa pemilihan sampel sering digunakan sebagai strategi reduksi data?
Untuk menambah dimensi data.
Untuk memperbesar volume data.
Untuk menggantikan atribut.
Untuk menghemat waktu dan sumber daya saat mewakili keseluruhan populasi.
48
Multiple Choice
Apa keuntungan menggunakan teknik pengambilan sampel dalam konteks klasifikasi data?
Mengatasi ketidakseimbangan kelas.
Mengurangi jumlah atribut.
Menambah dimensi data.
Meningkatkan kompleksitas dataset.
Data Preprocessing
M. Eka Purbaya, S.T.,M.Eng
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 48
SLIDE
Similar Resources on Wayground
43 questions
Evaluasi Pembelajaran
Presentation
•
University
43 questions
IELTS 6.5 Writing Skill Lesson 1
Presentation
•
University
43 questions
CIM Lecture 10 - Decolonising Marketing
Presentation
•
University
39 questions
UU ITE - XII - INFORMATIKA
Presentation
•
12th Grade - University
45 questions
BAB1-Informatika_SMK
Presentation
•
KG - University
46 questions
Pengantar ATC Automation
Presentation
•
University
38 questions
PYTHON 203
Presentation
•
University
43 questions
Workshop penulisan tugas akhir
Presentation
•
University
Popular Resources on Wayground
11 questions
Hallway & Bathroom Expectations
Quiz
•
6th - 8th Grade
10 questions
HCS SCI 03 Summer School Assessment 2
Quiz
•
3rd Grade
11 questions
Home Scope
Quiz
•
7th - 8th Grade
12 questions
2026 TAP Technology in the Classroom
Presentation
•
Professional Development
15 questions
HCS SCI 05 Summer School Assessment 2 Review
Quiz
•
5th Grade
15 questions
HCS SCI 04 Summer School Review 2
Quiz
•
4th Grade
59 questions
Geometry Unit 3 Review
Quiz
•
9th - 12th Grade
14 questions
FAST ELA READING SMAPLE TEST MATERIALS
Passage
•
3rd Grade