Search Header Logo
modul berdiferensiasi

modul berdiferensiasi

Assessment

Presentation

World Languages

6th - 8th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

rezkiyah kiki

FREE Resource

15 Slides • 0 Questions

1

media

CONTOH MODUL AJAR BERDEFERENSIASI

INFORMASI UMUM

Satuan Pendidikan

: SMKN 2 Palopo

Tahun Pelajaran

: 2023/2024


Program Keahlian

: Teknik Elektronika

Mata Pelajaran

: Penerapan Rangkaian Elektronika

Capaian Pembelajaran : Pada akhir fase F, peserta didik mampu memahami

rangkaian elektronika analog; memahami sensor
dan transduser; memahami rangkaian elektronika
daya; membuat rangkaian catu daya; memahami
rangkaian Uninterruptible Power Supplies (UPS);
menginstalasi sistem pembangkit listrik tenaga
surya (PLTS); membuat sistem keamanan berbasis
elektronik.

Skema ATP

:

2

media

INFORMASI KHUSUS



Konsentrasi Keahlian

: Teknik Audio Video

Kelas

: XI (Sebelas)

Jumlah Siswa

: 32 Orang

Fase/Semester

: F/3

Nama Guru

: Wahida Idris, S.Pd.,M.Pd

Kompetensi Prasyarat : Konsep

dasar

elektronika,

Komponen

Elektronika, untuk mengimbangi kemajuan
teknologi disisipkan materi pemrograman dan
aplikasi mikrokontroler

Profil Pelajar Pancasila :Beriman, bertakwa kepada Tuhan yang Maha

Esa dan berakhlak mulia, mandiri, bergotong-
royong, berkebinekaan global, bernalar kritis,
dan k reatif

Target Siswa :


Perangkat ajar ini dapat digunakan guru untuk
mengajar peserta didik reguler atau tipikal
(umum), tidak ada kesulitan dalam mencerna
dan memahami

Model Pembelajaran :

Discovery Learning
Problem Based Learning (PBL)
Project Based Learning (PjBL)

Metode Pembelajaran : Ceramah, tanya jawab, diskusi, observasi,

bermain peran, demonstrasi, serta simulasi
dan praktik yang disesuaikan berdasarkan
karakteristik materi.

Sarana Belajar : Buku/Bahan Ajar, Internet dan lainnya, LCD

Proyektor, PC/Laptop, Smartphone, Koneksi
Internet.

Media Pembelajaran : PPT, Video Pembelajaran, Aplikasi Android

Internet dan sebagainya.

Asesmen :

Asesmen Diagnostik
Asesmen Formatif
Asesmen Sumatif

3

media

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP-1)

Mata Pelajaran

: Penerapan Rangkaian Elektronika

Elemen Mapel

: Rangkaian Elektronika Analog

Materi Esensial

: 1. Dioda dan Transistor Bipolar

2. Elektronika Digital

Jumlah Pertemuan : 2 kali
Fase/Semester

: F /3

Alokasi Waktu

: 14 JP @45 Menit


PEMETAAN KEBUTUHAN BELAJAR SISWA

a.Guru mengidentifikasi kebutuhan belajar siswa berdasarkan kesiapan belajar

melalaui Pra Asesmen.

b.Guru melaksanakan Asesmen Diagnostik Kognitif dan Asesmen Non Kognitif

( dapat dilakukan sebelum pembelajaran) melalui Google form dengan link:
https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSd7oYm7GrU-
EoVfe77Q4DNUSyefQZwDXuwKHIDgcQ2hKf7rcw/viewform?usp=sf_link/

Informasi yang diperoleh:

Asesmen Diagnostik Kognitif
Sebanyak 50 % siswa menjawab Paham rangkaian elektronika analog dan

digital

Sebanyah 30% siswa menjawab Tidak Paham rangkaian elektronika analog

dan digital

Sebanyak 20 % siswa menjawab Ragu-ragu

Asesmen Diagnostik Non Kognitif
Sebanyak 40% siswa memiliki gaya belajar Visual
Sebanyak 25 % siswa memiliki gaya belajar Kinestetik
Sebanyak 25 % siswa memiliki gaya belajar Auditori
Sebanyak 10 % siswa memberikan jawaban multi

c.Guru merancang strategi pembelajaran berdiferensiasi berdasarkan hasil pra

asesemen.

4

media

RPP-1 Pertemuan 1

DIODA DAN TRANSISTOR BIPOLAR

(7 JP)

A. Tujuan Pembelajaran:

Melalui model pembelajaran Discovery Learning, peserta didik mampu
memahami karakteristik komponen dioda, memahami prinsip kerja dioda sebagai
Penyearah dan Filter, memahami karakteristik dan prinsip kerja transistor bipolar

B. Langkah-langkah Pembelajaran

KEGIATAN

DESPRIPSI KEGIATAN

WAKTU

Pendahuluan

1.Guru memberikan salam dan menyapa siswa
2.Guru mengarahkan salah satu siswa untuk memimpin doa
3.Guru mengecek kehadiran peserta didik
4.Guru dan siswa membuat kesepakatan belajar yang harus dipatuhi bersama
5.Guru melakukan apersepsi untuk menarik perhatian siswa agar lebih fokus
6.Guru menstimulus kemampuan kognitif dan afektif siswa melalui

pertanyaan pemantik

7.Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
8.Guru mengaitkan materi prasyarat dengan materi yang akan dipelajari
9.Guru membuat kelompok berdasarkan minat dan gaya belajar siswa

(Visual, Auditori dan Kinestetik)

Inti Pembelajaran



Pemberian
Stimulus
(Stimulation)

1.Guru menerapkan strategi pembelajaran berdiferensiasi

a.Deferensiasi Konten

1.Guru menyampaikan materi Dioda dan Transistor

Bipolar

2.Guru

memberikan

literasi

digital

dengan

memanfaatkan

slidepresentasi

atau

video

pembelajaran yang relevan

3.Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk

mengemukakan

pendapat

terkait

literasi

yang

diberikan

4.Guru memfasilitasi cara belajar masing-masing

kelompok yaitu:
Pada kelompok Auditori, guru membagikan buku

bacaan atau sumber lain yang relevan

Pada

kelompok

Visual, guru

memberikan

5

media

berbagai macam link video pembelajaran di
youtube:

https://www.youtube.com/watch?v=grBkJsTQW6c

https://www.youtube.com/watch?v=uwSZLnWfCOQ

https://www.youtube.com/watch?v=iu-tHYlNkWM


https://www.youtube.com/watch?v=PAMtxfn9Uwk

Pada kelompok Kinestetik, guru memberikan

komponen dioda dan transistor dan alat ukur
multimeter dan osiloskop

5.Guru memberikan Ice breaking kepada siswa untuk

membangkitkan semangat, memecah kejenuhan dan
kebosanan siswa

Identifikasi
Masalah
(Problem
Statement)

Pengumpulan
Data
(Data
Collection)


Pengolahan
Data
(Data
Processing)

b.Diferensiasi Proses

1.Guru membagikan LKPD, beragam jenis dioda dan

transistor bipolar dan alat ukur Multimeter

2.Siswa diberikan kesempatan untuk mengkonstruksi

pemahaman berdasarkan minat dan gaya belajar
masing-masing yaitu:
Pada kelompok Auditori, siswa mengumpulkan

data dengan membaca buku dan berdiskusi

PadakKelompok Visual, siswa mengumpulkan

data melalui link video pembelajaran di youtube

Pada kelompok Kinestetik, siswa mengumpulkan

data dengan melakukan percobaan pengukuran
komponen dan mengamati bentuk gelombang pada
osiloskop

3.Siswa diberikan kesempatan untuk mengolah

data/informasi yang peroleh sesuai LKPD


Pembuktian
(Verification)




Menarik
simpulan/gene
ralisasi

(Generalization)

c.Diferensiasi Produk

1.Guru memberikan kesempatan masing-masing

kelompok untuk mempresentasikan produk yang
dihasilkan

2.Masing-masing perwakilan kelompok (Auditori,

Visual dan Kinestetik) menjelaskan secara verbal
karakteristik komponen dioda, prinsip kerja dioda
sebagai Penyearah dan Filter, memahami karakteristik
dan prinsip kerja transistor bipolar.

3.Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk

menyelesaikan LKPD sesuai batas waktu yang
disepakati

4.Siswa

menyetor

LKPD

sebagai

dokumentasi

pembelajaran

5.Guru dan siswa menyimpulkan pembelajaran

6

media

Penutup

1.Guru bersama siswa merefleksikan pengalaman belajar dengan memberikan

pertanyaan sebagai berikut:
a.Apa yg kalian dapatkan dari materi pembelajaran hari ini?
b.Bagaimana perasaan kalian setelah mengalami pembelajaran ini?
c.Apa yang menjadi kendala dalam mempelajari materi hari ini?
d.Apa yang kalian harapkan dari pembelajaran pada pertemuan

berikutnya?

e.Apakah kalian sudah memahami karakteristik komponen Dioda dan

transistor Bipolar?

f.Utarakan pendapat kalian di depan kelas!

2.Guru menginformasikan rencana kegiatan pembelajaran pertemuan

selanjutnya

3.Menutup pembelajaran dengan doa dan salam

C. Refleksi Guru

1.Apakah pembelajaran yang saya lakukan sudah sesuai dengan apa yang saya

rencanakan?

2.Bagian rencana pembelajaran manakah yang sulit dilakukan?
3.Apa yang dapat saya lakukan untuk mengatasi hal tersebut?
4.Berapa persen siswa yang berhasil mencapai tujuan pembelajaran?
5.Apa kesulitan yang dialami oleh peserta didik yang belum mencapai tujuan

pembelajaran?

6.Apa yang akan saya lakukan untuk membantu mereka?
7.Apakah saya sudah merencanakan dan melibatkan tugas atau aktivitas refleksi

untuk siswa guna mendorong pemahaman yang lebih mendalam?

8.Apakah saya sudah mempertimbangkan keberagaman siswa dalam perencanaan

dan penyampaian materi pembelajaran?

9.Apakah saya telah memberikan kesempatan yang cukup bagi siswa untuk

berpartisipasi dan aktif dalam proses pembelajaran?


D. Asesmen

1.Asesmen Diagnostik

Diangnostik Kognitif.
Memberikan pertanyaan untuk mengetahui pemahaman awal tentang materi yang
akan dipelajari dan sejauh mana memahami materi pra syarat
Diagnostik Non Kognitif
Memberikan pertanyaan kepada peserta didik tentang dukungan yang diperlukan
supaya dapat berkembang dalam tahap capaian pembelajaran

2.Asesmen Formatif

Memantau perkembangan peserta didik dalam mengerjakan tugas selama proses
pembelajaran.

3.Asesmen Sumatif

Melaksanakan penilaian diakhir proses melalui kegiatan asesmen kognitif dan unjuk
kerja

7

media

E. Instrumen Asesmen

a. Instrumen Asesmen Diagnostik Non Kognitif

1 Pilihlah salah satu gambar yang mewakili kondisi anda saat ini!

2.

Apakah Anda lebih suka belajar dengan mendengarkan
penjelasan lisan atau ceramah?

Ya/Tidak

3.

Apakah

Anda

sering

mengingat

informasi

dengan

mendengarkan suara atau instruksi secara lisan?

Ya/Tidak

4.

Apakah Anda suka berdiskusi dan berbicara dengan orang lain
untuk memahami konsep yang sedang dipelajari?

Ya/Tidak

5.

Apakah Anda lebih mudah memahami informasi ketika
mendengarkan rekaman audio atau podcast?

Ya/Tidak

6.

Apakah Anda lebih suka belajar dengan melihat gambar,
diagram, atau grafik?

Ya/Tidak

7.

Apakah Anda sering mengingat informasi dengan
membaca atau melihat kata-kata tertulis?

Ya/Tidak

8.

Apakah Anda lebih mudah memahami materi ketika ada
presentasi visual seperti slide PowerPoint atau video?

Ya/Tidak

9

Apakah Anda suka membuat catatan, peta konsep, atau
mind map saat belajar?

Ya/Tidak

10

Apakah Anda suka belajar dengan melakukan tindakan
langsung atau praktik?

Ya/Tidak

11

Apakah Anda sering mengingat informasi melalui
pengalaman fisik atau melakukan aktivitas praktis?

Ya/Tidak

12

Apakah Anda lebih mudah memahami materi ketika
Anda melakukan eksperimen atau menggunakan alat-alat
fisik?

Ya/Tidak

13

Apakah Anda suka menggunakan gerakan tubuh atau
melakukan aktivitas fisik saat belajar?

Ya/Tidak

14

Apakah Anda merasa lebih mudah memahami informasi
ketika Anda dapat mengajarinya kepada orang lain atau
menjelaskannya secara lisan

Ya/Tidak

15

Apakah Anda suka mengambil catatan atau membuat sketsa
selama proses belajar?

Ya/Tidak

8

media

b. Instrumen Asesmen Diagnostik Kognitif

No

Soal Diagnostik Kognitif

Ya Tdk Rg

1. Apakah Anda sudah paham komponen dasar dalam
rangkaian elektronika analog, seperti resistor, kapasitor,
dan induktor?

2. Apakah Anda sudah paham prinsip kerja rangkaian seri
dan rangkaian paralel?

3. Apa Anda sudah paham perbedaan antara sinyal analog dan
sinyal digital?

4. Apakah Anda sudah paham dengan hukum Ohm dalam
konteks rangkaian elektronika analog?

5. Apa Anda sudah paham penggunaan rangkaian elektronika
analog?

6. Apakah Anda sudah paham prinsip kerja op-amp
(operational amplifier) dalam rangkaian elektronika analog

7. Apakah Anda sudah paham cara melakukan perakitan atau
pemecahan

masalah

rangkaian

elektronika

analog

sebelumnya?

8. Apakah Anda sudah paham cara mengukur dan
mengidentifikasi nilai-nilai komponen dalam rangkaian,
seperti resistor atau

kapasitor, menggunakan alat

pengukur?

9. Apakah Anda sudah paham cara menghitung arus listrik
dalam rangkaian paralel?

10. Apakah Anda sudah paham fungsi Dioda dalam rangkaian

elektronik?

11. Apakah anda sudah paham karakteristik V-I (Tegangan-

Arus) pada dioda?

12. Apakah Anda sudah paham perbedaan antara transistor

NPN dan PNP?

13. Apakah Anda sudah paham cara kerja transistor sebagai

saklar (switching) dalam rangkaian elektronik?

14. Apakah Anda sudah paham pengertian transistor bipolar?

15. Apakah Anda sudah paham karakteristik V-I (Tegangan-

Arus) pada transistor bipolar?

9

media

Mata Pelajaran

: Penerapan Rangkaian Elektronika

Elemen Mapel

: Rangkaian Elektronika Analog

Materi Esensial

: Dioda dan Transistor Bipolar

Komsentrasi Keahlian

: Teknik Audio Video

Fase/Semester

: F /3

Waktu

: 45 Menit

d. Instrumen Asesmen Formatif

LEMBAR TES KEGIATAN BELAJAR SISWA

PETUNJUK MENGERJAKAN SOAL
a.Tulislah identitas diri Anda!
b.Bacalah soal dengan teliti!
c.Berilah tanda silang pada jawaban yang dianggap paling benar!
d.Berani jujur hebat!

SOAL PILIHAN GANDA
1.Fungsi Dioda dalam rangkaian elektronika,untuk:

a.Memperkuat sinyal listrik
b.Mengubah arus listrik menjadi sinyal digital
c.Menyearahkan arus listrik
d.Menghentikan aliran arus listrik

2.Pada dioda polaritas maju (forward bias), arus listrik:

a. Tidak dapat mengalir
b. Mengalir dari anoda ke katoda
c. Mengalir dari katoda ke anoda
d. Mengalir secara acak

3.Tegangan ambang (forward voltage) adalah tegangan minimum yang diperlukan

pada dioda agar:
a. Arus listrik dapat mengalir melalui dioda
b. Tidak ada arus listrik yang mengalir melalui dioda
c. Tegangan pada dioda menjadi negatif
d. Dioda dapat memancarkan cahaya

4.Transistor bipolar terdiri dari tiga lapisan, yaitu:

a.Anoda, katoda, dan gate
b.Basis, kolektor, dan emitor
c.P-N, N-P, dan P-P
d.Input, output, dan ground

5.Tegangan dan arus pada dioda Zener:

a. Tidak berhubungan satu sama lain
b. Berhubungan secara linier
c. Berhubungan secara eksponensial
d. Tidak ada hubungan dengan dioda Zener

10

media

6.Transistor dapat digunakan sebagai:

a.Penyearah arus
b.Penguat sinyal
c.Saklar elektronik
d.Semua jawaban di atas

7.Dalam rangkaian RLC, impedansi total adalah:

a.Penjumlahan hambatan, induktansi, dan kapasitansi
b.Perkalian hambatan, induktansi, dan kapasitansi
c.Perbedaan hambatan, induktansi, dan kapasitansi
d.Hanya hambatan yang berpengaruh pada impedansi

8.Operasional amplifier (op-amp) sering digunakan sebagai:

a.Penyearah arus
b.Penguat sinyal
c.Saklar elektronik
d.Tidak memiliki fungsi khusus dalam rangkaian

9.Kapasitor digunakan dalam rangkaian untuk:

a.Menyimpan energi listrik
b.Meningkatkan tegangan listrik
c.Mengubah arus listrik menjadi sinyal digital
d.Menyearahkan arus listrik

10.Filter yang paling umum digunakan pada rangkaian penyearah adalah:

a. Filter RC (resistor-kapasitor)
b. Filter RL (resistor-induktor)
c. Filter LC (kapasitor-induktor)
d. Filter RLC (resistor-kapasitor-induktor)

11.Pada penyearah gelombang penuh, tegangan output memiliki:

a.Puncak positif saja
b.Puncak negatif saja
c.Puncak positif dan negatif
d.Tidak ada puncak

12.Dalam rangkaian penyearah gelombang penuh dengan filter kapasitor,

kapasitor berfungsi untuk:
a.Menyearahkan arus listrik
b.Menghaluskan sinyal listrik
c.Memperkuat sinyal listrik
d.Mengubah arus listrik menjadi sinyal digital

11

media

LEMBAR PENILAIAN PRESENTASI SISWA

No
NAMA
KELOMPOK

KELENGKAPAN
TAHAPAN


KEMAMPUAN
MENJAWAB

KEMAMPUAN
PRESENTASI

SKOR
TOTAL

NILAI
AKHIR

RUBRIK PENILAIAN KEGIATAN PRESENTASI KELOMPOK

ASPEK

PENGAMATAN

INDIKATOR

Kemampuan
Presentasi

1 Materi presentasi disampaikan penuh percaya diri

2 Semua anggota kelompok menguasai materi yang
disampaikan

3 Seluruh anggota kelompok berpartisipasi dalam kegiatan
presentasi

Kemampuan
Menjawab

1 Menjawab tapi jawaban salah

2 Menjawab tapi jawaban kurang tepat

3 Menjawab dengan benar

KETERANGAN SKOR
3 = Jika muncul 3 indikator
2 = Jika muncul 2 indikator
1 = Jika muncul 1 indikator

KETERANGAN SKOR
80 - 100 = A (Baik Sekali)
70 - 79 = B (Baik Sekali)
60 – 69 = C (Cukup)
< 60 = D (Kurang)

12

media

F. Materi Pemebelajaran

DIODA

Dioda adalah salah satu komponen elektronik yang paling umum digunakan dalam
berbagai aplikasi. Pembahasan tentang dioda akan mencakup definisi dioda, prinsip
kerja, karakteristik, jenis-jenis dioda, dan aplikasi yang umum.

Definisi Dioda Dioda adalah komponen semikonduktor dua-terminal yang
memungkinkan aliran arus hanya dalam satu arah. Dioda terdiri dari dua lapisan
semikonduktor yang bertemu di junction atau pertemuan antara lapisan P (positive)
dan N (negative). Dalam dioda biasa, lapisan P disebut anoda, sementara lapisan N
disebut katoda.

Prinsip Kerja Dioda Penyearah

Dioda penyearah memanfaatkan karakteristik penghantar arus maju (forward-
biased) dan penghalang arus terbalik (reverse-biased) dari dioda untuk merubah
sinyal AC (arus bolak-balik) menjadi sinyal DC (arus searah). Ketika dioda diberi
tegangan maju, dioda memungkinkan arus melewati dalam satu arah, sementara
pada kondisi terbalik, dioda menghambat arus. Dua prinsip penyearahan umum
yang digunakan adalah pemotongan gelombang (waveform clipping) dan
penyearahan gelombang penuh (full-wave rectification).

Jenis-jenis Dioda Penyearah

1.Dioda Penyearah Setengah Gelombang (Half-Wave Rectifier): Dalam

penyearahan setengah gelombang, hanya setengah dari gelombang input yang
diubah menjadi gelombang output searah. Dioda menghantarkan arus hanya
pada satu siklus gelombang positif atau negatif, sedangkan siklus yang lain
dihilangkan.

2.Dioda Penyearah Gelombang Penuh (Full-Wave Rectifier): Dalam penyearahan

gelombang penuh, semua siklus gelombang input diubah menjadi gelombang
output searah. Ada dua jenis koneksi yang umum digunakan dalam penyearahan
gelombang penuh: menggunakan transformator tengah-tap (center-tapped
transformer) dan menggunakan jembatan dioda (bridge rectifier).

3.Dioda Penyearah dengan Jembatan (Bridge Rectifier): Jembatan dioda terdiri

dari empat dioda yang diatur dalam konfigurasi khusus untuk memungkinkan
penyearahan gelombang penuh tanpa memerlukan transformator tengah-tap.
Keuntungan dari jembatan dioda adalah efisiensi yang lebih tinggi dan ukuran
yang lebih kecil dibandingkan dengan penyearah gelombang penuh
menggunakan transformator.

13

media

Aplikasi Dioda Penyearah
Dioda penyearah digunakan dalam berbagai aplikasi elektronik, antara lain:
1.Sumber tegangan DC: Dioda penyearah digunakan untuk mengubah tegangan

AC menjadi tegangan DC yang stabil untuk digunakan dalam berbagai perangkat
elektronik.

2.Pengisian baterai: Dioda penyearah digunakan dalam pengisian baterai untuk

mengubah tegangan AC menjadi tegangan DC yang sesuai untuk mengisi
baterai.

3.Sirkuit catu daya: Dioda penyearah digunakan dalam sirkuit catu daya untuk

mengubah tegangan AC menjadi tegangan DC yang diperlukan oleh perangkat
elektronik.

4.Penyearah untuk sistem pengisian listrik kendaraan: Dioda penyearah digunakan

dalam sistem pengisian kendaraan listrik untuk mengubah tegangan AC dari grid
menjadi tegangan DC yang digunakan untuk mengisi baterai kendaraan

TRANSISTOR BIPOLAR

Transistor bipolar adalah jenis transistor yang terdiri dari tiga lapisan
semikonduktor yang disusun secara berselang-seling, yaitu emitter (pemancar),
base (basis), dan collector (kolektor). Transistor bipolar dapat beroperasi dalam dua
mode polaritas, yaitu NPN (Negative-Positive-Negative) dan PNP (Positive-
Negative-Positive).

Struktur Transistor Bipolar
Transistor bipolar terdiri dari tiga lapisan semikonduktor yang disusun secara
berselang-seling, yaitu emitter (pemancar), base (basis), dan collector (kolektor).
Dua jenis transistor bipolar yang umum adalah transistor NPN (Negative-Positive-
Negative) dan transistor PNP (Positive-Negative-Positive).

Prinsip Kerja Dasar Transistor Bipolar
Transistor bipolar bekerja berdasarkan efek transistor bipolar, yaitu pengendalian
arus oleh arus atau tegangan yang lebih kecil. Prinsip kerja dasar transistor bipolar
adalah sebagai berikut:
1.Mode aktif: Ketika arus basis (IB) mengalir melalui transistor NPN, transistor

akan mengizinkan arus kolektor (IC) mengalir dari kolektor ke emitter. Pada
transistor PNP, arus basis akan memungkinkan arus kolektor mengalir dari
emitter ke kolektor.

2.Mode jenuh (saturation): Ketika arus basis cukup besar, transistor NPN akan

mencapai mode jenuh, di mana arus kolektor mencapai nilai maksimum yang

14

media

diizinkan. Pada transistor PNP, mode jenuh terjadi ketika arus basis cukup besar
untuk mengalirkan arus kolektor maksimum.

3.Mode terpotong (cutoff): Ketika tidak ada arus basis atau arus basis sangat kecil,

transistor bipolar akan berada dalam mode terpotong, di mana arus kolektor (IC)
sangat kecil atau tidak ada.


Karakteristik Dasar Transistor Bipolar
1.Arus basis-arus kolektor (IB-IC) dan Arus basis-tegangan kolektor (IB-VC)

adalah karakteristik dasar yang digunakan untuk menggambarkan hubungan
antara arus dan tegangan pada transistor bipolar.

2.Arus hambatan (hfe) adalah rasio perubahan arus kolektor (IC) terhadap

perubahan arus basis (IB), dan menggambarkan faktor penguatan arus
transistor bipolar.

3.Tegangan jatuh basis-emit (VBE) adalah tegangan yang harus diberikan pada

junction basis-emit untuk menghidupkan transistor.


Penggunaan Umum Transistor Bipolar
1.Penguat sinyal: Transistor bipolar digunakan sebagai penguat sinyal dalam

berbagai aplikasi elektronik seperti amplifier audio, penguat RF, dan penguat
video.

2.Saklar: Transistor bipolar dapat berfungsi sebagai saklar elektronik yang

digunakan untuk mengontrol aliran arus pada rangkaian digital, logika, dan
rangkaian daya.

3.Osilator: Transistor bipolar dapat digunakan sebagai osilator yang

menghasilkan gelombang osilasi dalam berbagai frekuensi.

4.Stabilisator arus: Transistor bipolar dapat digunakan sebagai stabilisator arus

yang menjaga arus tetap konstan pada suatu nilai tertentu.

5.Modulasi: Transistor bipolar digunakan dalam aplikasi modulasi amplitudo

(AM) dan modulasi frekuensi (FM) pada sistem komunikasi.


Dalam keseluruhan, transistor bipolar adalah komponen penting dalam elektronika
yang memiliki karakteristik dan prinsip kerja yang kompleks namun sangat
berguna. Transistor bipolar memainkan peran penting dalam banyak aplikasi
elektronik yang berbeda dan terus dikembangkan untuk meningkatkan kinerja dan
efisiensinya.



15

media

RPP-1 Pertemuan 2

ELEKTRONIKA DIGITAL

(7 JP)

RPP-1 Pertemuan 3 Dan 4

PENGUAT OPERASIONAL

(OP-AMP)

(14 JP)

RPP-1 Pertemuan 5 dan 6

PENGUAT DAYA

(14 JP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP-2)

RPP-2 Pertemuan 7

DASAR SENSOR DAN TRANDUSER

(7 JP)

RPP-2 Pertemuan 8 Dan 9

SISTEM AKUISISI DATA PADA SENSOR DAN TRANSDUSER

(14 JP)

Dan seterusnya………………

SELAMAT BEKERJA

media

CONTOH MODUL AJAR BERDEFERENSIASI

INFORMASI UMUM

Satuan Pendidikan

: SMKN 2 Palopo

Tahun Pelajaran

: 2023/2024


Program Keahlian

: Teknik Elektronika

Mata Pelajaran

: Penerapan Rangkaian Elektronika

Capaian Pembelajaran : Pada akhir fase F, peserta didik mampu memahami

rangkaian elektronika analog; memahami sensor
dan transduser; memahami rangkaian elektronika
daya; membuat rangkaian catu daya; memahami
rangkaian Uninterruptible Power Supplies (UPS);
menginstalasi sistem pembangkit listrik tenaga
surya (PLTS); membuat sistem keamanan berbasis
elektronik.

Skema ATP

:

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 15

SLIDE