Search Header Logo
Bab IV Pemberdayaan Masyarakat

Bab IV Pemberdayaan Masyarakat

Assessment

Presentation

Social Studies

7th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

titoes wong

Used 19+ times

FREE Resource

32 Slides • 0 Questions

1

media

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2

media

Peserta didik diharapkan mampu:
•Mengidentifikasi hubungan antara kondisi geografis dan keberagaman sosial budaya di masyarakat.

•Menjelaskan keberagaman sosial budaya
masyarakat Indonesia.

•Menganalisis permasalahanpermasalahan sosial
budaya yang ada di masyarakat

•Menjelaskan cara pemberdayaan masyarakat
melalui pengelolaan keuangan dan literasi
keuangan.

•Menguraikan peranan komunitas dalam
pemberdayaan masyarakat.

Tujuan Pembelajaran

BAB 4

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

PENDIDIKAN PANCASILA

3

media

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

Amatilah gambar berikut:

Perhatikan gambar di atas yang memperlihatkan para ibu yang tergabung dalam suatu
komunitas penghasil kerajinan tangan. Dimana komunitas seperti pada gambar merupakan
kelompok yang terbentuk sebagai upaya untuk memberdayakan kemampuan dan keterampilan
mereka.

4

media

A. Keberagaman Sosial Budaya di Masyarakat

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

Masyarakat Indonesia memiliki keberagaman sosial budaya yang biasa disebut sebagai
multikultural. Istilah sosial budaya mengacu pada kesamaan tradisi, kebiasaan, pola, dan
serangkaian kepercayaan yang ada dalam suatu bentuk kelompok sosial yang
dipengaruhi oleh kebudayaan tertentu yang diwarisi dari leluhurnya.

1. Pengaruh Faktor Geografis terhadap Keberagaman Budaya

a. Isolasi Geografis

b. Iklim

c.Letak Geografis

Pemisahan masy. berdasarkan bentang alam
Kebiasaan menyikapi keadaan alam di lingkungan sekitar

Iklim di permukaan bumi yang bervariasi
Adanya ragam karakteristik berdasarkan pembagian iklim tertentu

Posisi silang dan letak strategis Indonesia

Iklim di permukaan bumi yang bervariasi

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

Menciptakan akulturasi budaya

5

media

A. Keberagaman Sosial Budaya di Masyarakat

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Jenis Keberagaman Budaya

Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang majemuk dengan tiap suku bangsanya
memiliki budaya bervariasi atau beragam berdasarkan wilayah geografis yang biasa
dikenal sebagai tradisi atau budaya lokal. Keberagaman kebudayaan daerah merupakan
kekayaan dan identitas bangsa yang perlu kita lestarikan

sistem pengetahuan
sistem organisasi kemasyarakatan
sistem peralatan hidup

sistem mata pencarian hidup

sistem ekonomi
sistem religi
kesenian

bahasa

6

media

B. Permasalahan Kehidupan Sosial Budaya

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

1. Sejarah Lokal

Sejarah lokal terbentuk karena setiap daerah memiliki momen dan tokoh masa
lalu yang diingat orang banyak di daerahnya namun di daerah lain belum banyak
diketahui dan juga dalam sejarah lokal ini memberikan rincian lebih detail.
a. Sultan Nuku

Muhammad Amiruddin, nama kecil Pangeran Nuku yang lahir
sekitar tahun 1738.

Pada tahun 1783, pasukan Sultan Nuku menyerang pertahanan
Belanda di Halmahera yang dibantu Inggris dan mengalami
kemenangan. Kemudian Sultan Nuku menaklukan Tidore.

Dari Tidore, Pangeran Nuku menyerang Ternate. Belanda pada
akhirnya menyerahkan Ternate pada 21 Januari 1781.

Hal. 221

7

media

B. Permasalahan Kehidupan Sosial Budaya

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

1. Sejarah Lokal

b. Sultan Nuku

Ratu Kalinyamat, nama kecilnya Retna Kencana adalah putri
Sultan Trenggana yang merupakan pemimpin kesultanan Demak.

Tragedi meninggalnya suami, Sultan Hadiri karena disergap oleh
abdi setia Arya Penangsang membuat Ratu Kalinyamat
melakukan tapa brata di Gunung Danaraja meminta keadilan
supaya Arya Penangsang terbunuh yang akhirnya dipenuhi oleh
Sultan Hadiwijaya.

Akhirnya Ratu Kalinyamat berhasil menguasai Jepara sampai berkembang
pesat terutama pada bidang pelayaran dan perdagangan sehingga banyak
daerah yang melakukan kerja sama. Dalam hubungan dagang dan pelayaran
ini diterapkan sistem commenda.

Hal. 222

8

media

B. Permasalahan Kehidupan Sosial Budaya

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

1. Sejarah Lokal

c.Laksamana Malahayati

Keumalahayati adalah perempuan pejuang dari Kesultanan Aceh
yang lahir pada tahun 1585.

Keumalahayati pernah menjadi pemimpin di berbagai armada
laut,

Keumalahayati

juga

berhasil

memporak-porandakan

kekuatan kapal perang Portugis. Kemampuan sebagai laksamana
dikatakan berhasil ketika dapat menaklukan Cornelis de Houtman
dan Frederick de Houtman yang memimpin kapal milik Belanda
yang berlabuh di Aceh pada tanggal 21 Juni 1599

Kemampuan

berbahasa

asing

membuat

Sultan

Aceh

mengangkat

Keumalahayati menjadi seorang pejabat yang mengurus utusan yang datang
baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Hal. 224

9

media

B. Permasalahan Kehidupan Sosial Budaya

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

1. Sejarah Lokal

d. Syarif Abdurrahman

Syarif Abdurrahman merupakan pendiri Kerajaan Pontianak. Pada
akhir tahun 1771, berlayar di Sungai Kapuas bersama para
pengikutnya dengan lima belas buah kapal. Di pertemuan dengan
Sungai Landak, beliau membangun pemukiman baru di sebuah
hutan yang diberi nama Pontianak.

Pontianak menjadi pusat perdagangan yang dikunjungi oleh para
pedagang dari berbagai daerah dan menjadi pelabuhan utama di
Kalimantan Barat, terutama karena kontrol perdagangannya di
sepanjang Sungai Kapuas.

Hal. 225

Komoditi pada ekspor utamanya adalah sumber daya mineral, seperti berlian dan
emas dan hasil hutan, seperti lilin dan kapur barus.

10

media

B. Permasalahan Kehidupan Sosial Budaya

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Permasalahan Sosial Budaya

Menurut Robert K. Merton, masalah sosial selalu mengacu pada jurang antara
harapan-harapan yang ada, baik pada seseorang individu maupun suatu
kelompok, dengan kenyataan-kenyataan terkait kebutuhan yang dapat dipenuhi,
nilai-nilai dan tujuan-tujuan apa yang bisa tercapai, bagaimana seseorang
seharusnya bertindak, dan apa yang dapat diperoleh orang dalam suatu
masyarakat.

FAKTOR

MASALAH SOSIAL

Faktor Ekonomi

Faktor Budaya

ketidakmampuan dalam memenuhi

kebutuhan hidup secara layak.

ketidaksesuaian pelaksanaan
norma, nilai, dan kepentingan

sosial di dalam masyarakat

11

media

B. Permasalahan Kehidupan Sosial Budaya

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Permasalahan Sosial Budaya

a. Eksploitasi Sumber Daya Alam

Meningkatnya jumlah penduduk di suatu tempat akan mengakibatkan kebutuhan terhadap SDA semakin tinggi yang nantinya terjadi eksploitasi sumber daya alam secara berlebihan yang dapat memberikan konsekuensi jangka panjang bagi penyediaan sumber daya alam di
masa depan. Hal ini dapat berdampak negatif terhadap penyediaan makanan, meningkatkan bahaya kesehatan, dan risiko bencana alam

12

media

B. Permasalahan Kehidupan Sosial Budaya

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Permasalahan Sosial Budaya

a. Eksploitasi Sumber Daya Alam

Hal. 226

13

media

B. Permasalahan Kehidupan Sosial Budaya

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Permasalahan Sosial Budaya

b. Kesenjangan Sosial dan Kemiskinan

Kesenjangan merupakan kondisi dimana terjadi

ketidakseimbangan sosial dalam masyarakat yang terjadi karena

adanya perbedaan kesempatan dalam mendapatkan atau

memanfaatkan sumber daya yang tersedia.

Kemiskinan merupakan salah satu masalah sosial dimana

adanya ketidakmampuan dari sisi ekonomi dalam memenuhi
kebutuhan hidup yang dapat menghambat kesejahteraan dan

peradaban manusia.

14

media

B. Permasalahan Kehidupan Sosial Budaya

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Permasalahan Sosial Budaya

c.Ketidakadilan Gender

Ketidakadilan gender adalah persoalan yang umumnya timbul akibat
pelabelan mengenai peran dan fungsi laki-laki dan perempuan yang
terjadi di masyarakat.

Bentuk

Ketidakadilan

Gender

Subordinasi

Sterotipe Gender

Kekerasan

15

media

B. Permasalahan Kehidupan Sosial Budaya

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Permasalahan Sosial Budaya

1) Subordinasi

Adanya pembedaan perlakuan terhadap identitas
sosial tertentu atau menilai bahwa salah satu
gender lebih rendah dari gender lain. Contohnya:
Perempuan dianggap bertanggung jawab dan
memiliki peran hanya dalam rumah tangga
keluarga dan tidak mendapat penghargaan yang
sama dengan laki-laki yang dianggap bertanggung
jawab dalam urusan publik.

c.Ketidakadilan Gender

16

media

B. Permasalahan Kehidupan Sosial Budaya

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Permasalahan Sosial Budaya

2) Stereotip Gender

Adanya pemberian citra baku seperti label/cap yang ditimpakan kepada
laki-laki dan perempuan sehingga tampak relasi kekuasaan tidak
seimbang dengan tujuan menaklukkan atau menguasai. Contohnya,
perempuan dianggap cengeng, tidak rasional, emosional, dan tidak bisa
mengambil keputusan penting sedangkan laki-laki dianggap kuat dan
penopang utama ekonomi keluarga.

c.Ketidakadilan Gender

17

media

B. Permasalahan Kehidupan Sosial Budaya

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Permasalahan Sosial Budaya

3) Kekerasan (Violence)

Tindak kekerasan, baik fisik maupun nonfisik, yang dilakukan oleh salah
satu jenis kelamin di dalam sebuah institusi keluarga, masyarakat, atau
negara terhadap jenis kelamin yang lain.

c.Ketidakadilan Gender

18

media

B. Permasalahan Kehidupan Sosial Budaya

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Permasalahan Sosial Budaya

d. Kenakalan Remaja

Kenakalan remaja merupakan suatu perbuatan yang melanggar norma,
aturan, atau hukum dalam masyarakat yang dilakukan pada usia remaja
atau transisi masa anak-anak ke dewasa.

Bentuk Kenakalan Remaja

Vandalisme

Tawuran Antarpelajar

Penyalahgunaan Narkoba

19

media

B. Permasalahan Kehidupan Sosial Budaya

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Permasalahan Sosial Budaya

1) Penyalahgunaan narkoba

Penyalahgunaan narkoba dapat menimbulkan efek buruk bagi pemakainya dan
bagi lingkungan di sekitarnya.

d. Kenakalan Remaja

Bagi pemakai, penyalahgunaan narkoba menimbulkan gangguan konsentrasi,
penurunan daya ingat, dan penyimpangan tingkah laku.

Bagi lingkungan sekitar, penyalahgunaan narkoba dapat menimbulkan pertikaian
antarwarga, merenggangnya hubungan kekerabatan, dan penyakit sosial lainnya

20

media

B. Permasalahan Kehidupan Sosial Budaya

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Permasalahan Sosial Budaya

2) Vandalisme

Perbuatan yang bertentangan dengan etika
karena merusak dan menghancurkan hasil
karya seni dan barang berharga lainnya
dengan

tujuan

mengganggu

keserasian,

keaslian dan keutuhan lingkungan.

d. Kenakalan Remaja

Bentuk-bentuk tindakan itu adalah aksi
coretcoret, aksi memotong, aksi mengambil,
dan aksi merusak.

21

media

B. Permasalahan Kehidupan Sosial Budaya

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Permasalahan Sosial Budaya

3) Tawuran antarpelajar

Kenakalan remaja dalam bentuk tindak kekerasan yang terjadi di dalam satu
sekolah atau antarsekolah.

d. Kenakalan Remaja

Secara implisit, tawuran antarpelajar menunjukkan kurangnya penghargaan
pelajar terhadap toleransi, perdamaian, dan penghormatan pada nilai-nilai
hidup orang lain. Tawuran antarpelajar bertentangan dengan nilai dan norma
sosial yang berlaku di masyarakat.

Dampak: mengganggu proses belajar, menimbulkan cedera fisik, serta dapat
merusak fasilitas umum dan pribadi di sekitar lokasi.

22

media

C. Pemberdayaan Masyarakat

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

Pemberdayaan masyarakat merupakan proses pembangunan yang bertujuan masyarakat
dapat berinisiatif dalam memulai proses kegiatan sosial untuk memperbaiki situasi atau
kondisi dalam kehidupan. Salah satu upaya dalam pemberdayaan masyarakat adalah
dengan melakukan pengelolaan keuangan yang baik.

1. Uang

Dalam kegiatan ekonomi, uang memiliki peran yang sangat penting yaitu sebagai alat
tukar. Untuk memperoleh berbagai barang dan jasa yang diinginkan, konsumen
harus menyerahkan sejumlah uang yang disepakati oleh dirinya dan produsen

Fungsi Uang

Uang Giral

Fungsi Turunan

Jenis Uang

Uang Kartal

Fungsi Asli

23

media

C. Pemberdayaan Masyarakat

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Pendapatan

Pendapatan adalah sejumlah uang yang diterima seseorang atau perusahaan
sebagai imbalan atas layanan faktor produksi yang mereka berikan dalam proses
produksi.

Pendapatan dari faktor produksi dapat berupa gaji atau upah, sewa, bunga dan
laba. Pendapatan yang diterima memiliki hubungan yang erat dengan perilaku
konsumsi dan tabungan.

Hubungan antara pendapatan, konsumsi, dan tabungan dapat dinyatakan dalam
rumus: Pendapatan = Konsumsi + Tabungan.

24

media

C. Pemberdayaan Masyarakat

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

3. Tabungan

Tabungan merupakan simpanan yang diperoleh dari dana yang sengaja disisihkan
dari pendapatan seseorang yang belum dipakai atau belum dikonsumsi dalam
jangka waktu tertentu.

Tujuan

Menabung

Untuk mengantisipasi pengeluaran

yang tidak terduga

Untuk menanggulangi pembiayaan

yang nilainya cukup besar

Untuk menanggulangi pembiayaan

jangka panjang

25

media

C. Pemberdayaan Masyarakat

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

4. Investasi

Investasi merupakan aktivitas ekonomi yang bertujuan untuk mendapatkan
keuntungan di masa mendatang dengan memanfaatkan modal atau aset di
masa sekarang.
Contoh aset nyata: mesin, pabrik, bangunan, tanah, dan emas.
Contoh aset keuangan: saham, deposito atau obligasi.

Investasi tidak langsung

Investasi langsung

jangka pendek dan

lebih spekulatif

investasi jangka panjang pada

suatu usaha/bisnis baru

26

media

C. Pemberdayaan Masyarakat

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

5. Literasi Keuangan

Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), literasi keuangan merupakan pengetahuan,
keterampilan, dan keyakinan yang memengaruhi sikap dan perilaku untuk
meningkatkan kualitas pengambilan keputusan dan pengelolaan keuangan dalam
rangka mencapai kesejahteraan.

Tingkat

Sufficient literate
Well literate

Less literate

Not literate

Kategori

a. Pengetahuan konsep keuangan.
b. Kemampuan dalam mengomunikasikan konsep keuangan.
c. Kecakapan dalam mengelola keuangan pribadi.

d. Keterampilan dalam membuat keputusan keuangan yang tepat.
e. Keyakinan dalam merencanakan kebutuhan keuangan di masa

depan secara efektif

27

media

C. Pemberdayaan Masyarakat

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

5. Literasi Keuangan

a. Well literate

Kelompok orang yang mempunyai pengetahuan, keyakinan serta keterampilan
dalam menggunakan lembaga jasa keuangan dan produk jasa keuangan.

b. Sufficient literate

Kelompok orang yang mempunyai pengetahuan dan keyakinan tentang
lembaga jasa keuangan serta produk dan jasa keuangan

c.Less literate
Kelompok orang yang hanya mempunyai pengetahuan tentang lembaga jasa
keuangan, produk dan jasa keuangan

d. Not literate

Kelompok orang yang tidak mempunyai pengetahuan, keyakinan dan
keterampilan dalam menggunakan produk dan jasa keuangan.

28

media

C. Pemberdayaan Masyarakat

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

6. Pengelolaan Keuangan Keluarga

Pengelolaan keuangan keluarga merupakan upaya pengelolaan keuangan keluarga
secara terstruktur yang mencakup perencanaan, penyusunan bujet atau anggaran,
serta analisis sumber penghasilan dan pengeluaran (cash flow) keluarga untuk
mewujudkan sasaran dan tujuan keluarga.

Keuntungan:
a. Turut membantu memberikan gambaran riil keuangan keluarga dalam

kehidupan sehari-hari.

b. Meningkatkan efektivitas arus keuangan keluarga
c. Mengendalikan keuangan keluarga dengan mencegah utang berlebih.

d. Membuat setiap keputusan keuangan keluarga lebih terarah dan mencapai

tujuan ekonomis

e. Mengantisipasi adanya risiko keuangan keluarga yang tak terduga di masa

mendatang.

29

media

C. Pemberdayaan Masyarakat

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

6. Pengelolaan Keuangan Keluarga

a. Menyusun Tujuan Keuangan

1) Spesifik dan bisa diukur
2) Memiliki target waktu
3) Tertulis

b. Menyusun Rencana Pendapatan

c.Menyusun Rencana Pengeluaran
1) Membedakan kebutuhan dan

keinginan

2) Memilih prioritas pengeluaran
3) Melakukan penghematan pada pos

pengeluaran

4) Menabung secara periodic
5) Merencanakan program untuk

masa depan

d. Melakukan Reviu

30

media

C. Pemberdayaan Masyarakat

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

6. Pengelolaan Keuangan Keluarga

Sistem Amplop

Sistem Buku Kas

Sistem kas harian

Sistem kas keluarga

Hal. 245

31

media

D. Peranan Komunitas dalam Kehidupan Masyarakat

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

Komunitas merupakan sekelompok individu yang membangun relasi sosial berdasarkan
kesamaan tertentu.

1. Berdasarkan lokasi atau tempat
2. Berdasarkan minat
3. Berdasarkan komunitas

Komunitas mempunyai peranan penting dalam
pemberdayaan

masyarakat

karena

di

dalam

pendekatan komunitas ada kepedulian dan partisipasi
yang tinggi dari warga dalam proses pengambilan
keputusan dan pelaksanaan perubahan.

Elemen yang menentukan keberhasilan pemberdayaan masyarakat, antara lain kerja
sama, kemauan, kepemimpinan, kerja keras, dan organisasi yang terbina.

Hal. 251

32

media

D. Peranan Komunitas dalam Kehidupan Masyarakat

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

Unsur

Pemberdayaan

Pengembangan aset masyarakat

Peningkatan keterampilan individu

Menciptakan sumber daya masyarakat

Meningkatkan harapan dan kualitas hidup masyarakat

Mendorong kepercayaan diri dan ketahanan masyarakat

Membangun keberlangsungan organisasi

media

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 32

SLIDE