Search Header Logo
Untitled Lesson

Untitled Lesson

Assessment

Presentation

Science

University

Practice Problem

Hard

Created by

Maulida Khairiza Nawar

Used 1+ times

FREE Resource

11 Slides • 0 Questions

1

media

Kegiatan/tahapan budidaya padi yang wajib dilakukan

I. BENIH DAN PERSEMAIAN

2

media
  • Varietas unggul, adaptif lingkungan spesifik, tahan OPT

  • Umur panen sesuai dengan pola tanam atau ketersediaan air

  • Disarankan dilakukan pemilihan varietas secara rotasi antar musim

​I.1. Pemilihan Varietas

3

media
media

Benih memiliki berat jenis tinggi, mempunyai mutu fisiologi (daya berkecambah dan vigor) tinggi, mampu memberikan pertumbuhan cepat dan seragam;
Benih murni, bernas, bersih, sehat, sebaiknya benih berlabel;
Dormansi benih telah terlewati.

​​I.2. Pemilihan Benih

​Dormansi : Kondisi benih hidup tetapi tidak dapat berkecambah dalam kondisi yang optimum untuk perkecambahan.

​​I.3. Pematahan Dormansi

4

Cara Mengatasi Dormansi

Dormansi biasanya terjadi padi benih yang baru dipanen

  • Pemanasan benih dalam oven suhu 50oC selama 2-3 hari

  • Pemanasan dalam oven suhu 50oC selama 2 hari, dilanjutkan perendaman benih dalam air selama 2 hari

  • Pemanasan dalam oven suhu 50oC selama 2 hari, dilanjutkan perendaman dengan larutan KNO3 murni selama 2 hari

  • Perendaman dalam larutan pupuk KNO3 putih (3%) atau pupuk KNO3 merah

    (30 gram KNO3 dalam 1 liter air) selama 1-2 hari.

5

6

Larutan pupuk ZA dengan konsentrasi 225gram ZA/liter air.
Benih yang tenggelam berarti bernas;
Sebelum disemai benih direndam 24 jam.

2. Menggunakan pupuk ZA

Benih dimasukkan ke dalam wadah, volume air 2 kali volume benih, kemudian diaduk;
Benih yang tenggelam berarti bernas;
Sebelum disemai benih direndam 24 jam.

1. Menggunakan Air

I.4. Menentukan Benih Bernas

7

I.5. Persemaian

  1. Lahan untuk persemaian aman dari gangguan binatang, mudah diairi, tidak dekat lampu

  2. Gunakan pupuk kandang matang, tabur rata 3-4kg/m2 sebelum olah tanah

  3. Olah tanah sampai halus/gembur, bebas gulma, sisa gulma, dan tanaman

  4. Luas persemaian 50 m2 untuk tanam seluas 10 are (500 m2/ha)

  5. Buat bedengan lebar 1.5 m dan panjang sesuai kebutuhan

  6. Aplikasi pestisida 15 hari sebelum tabur (sesuaikan dengan kondisi lapangan)

  7. Benih yang telah direndam dan diperam ditabur merata

8

  1. Pupuk 4.000 gram urea + 3.000 gram SP36 + 2.000 gram KCl per 100 m2 (4 kg urea + 3 kg SP36 + 2 kg KCl/100m2), tebar merata sebelum benih berkecambah.

  2. Saat tabur benih kondisi lahan persemaian macak-macak

  3. Saat benih berkecambah, beri tambahan air, ketinggian air sampai pangkal batang. Air dipertahankan selama persemaian.

  4. Persemaian dipagar plastik setinggi 70 cm keliling, mencegah serangan tikus dan ayam

  5. Tanaman persemaian dipantau 2-3 hari sekali, mewaspadai hama wereng, penggerek batang atau hama lain

  6. Apabila terdapat hama, dikendalikan dengan pestisida

  7. Bibit dalam persemaian siap tanam pada umur 16-25 HST.

9

10

media

II. Persiapan Lahan, Tanam, dan
Perawatan

11

media

Pupuk Kompos, pupuk kandang 1-5 ton/ha ditaburkan merata sebelum olah tanah;
Pengolahan tanah ditujukan agar tanah melumpur dengan baik, kedalaman 20 cm, tanah bebas gulma, pengairan lancar, struktur tanah baik, dan ketersediaan hara bagi tanaman meningkat.

II. 1. Periapan Lahan

media

Kegiatan/tahapan budidaya padi yang wajib dilakukan

I. BENIH DAN PERSEMAIAN

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 11

SLIDE