Search Header Logo
Rangkuman Materi Bahasa Indonesia

Rangkuman Materi Bahasa Indonesia

Assessment

Presentation

Other

4th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Arif Pambudi

Used 28+ times

FREE Resource

9 Slides • 0 Questions

1

Membaca dan Memahami Teks Singkat:

Cara mencari informasi agar sesuai dengan teks bacan

Informasi dapat dicari melalui bahan bacaan. Salah satu cara untuk mendeteksi informasi adalah menggunakan teknik pertanyaan "ADiKSiMBa". Itu adalah singkatan dari “Apa, Di mana, Kapan, Siapa, Mengapa, Bagaimana”.
Setelah mendapatkan informasi, siswa dapat merangkum informasi tersebut dengan menuliskan hal-hal penting dalam penyampaian informasi. Hal yang tak boleh dilupakan ketika menyusun rangkuman adalah menuliskan sumber informasi. Dengan demikian, secara sederhana proses pengolahan informasi mengikuti alur berikut:
1. Membaca dan memahami bacaan;
2. Menemukan ide pokok dari sebuah bacaan;
3.Mencari jawaban menggunakan “ADiKSiMBa”;
4.Menuliskan informasi yang diperoleh dalam 2-3 paragraf.

2

Penulisan Angka dan Nilai Mata Uang:

Siswa mampu menuliskan angka dan nilai mata uang dengan kaidah penulisan yang benar.

Penulisan angka dan nilai uang di Indonesia disusun dengan menyingkat Rupiah menjadi Rp dan penulisan angkanya ditempatkan tepat setelah Rp.
Berikut penulisan angka dan nilai uang yang benar:
Penulisan nilai uang dengan angka = Rp1.000.000.
Penulisan nilai uang dengan huruf = satu juta rupiah.

3

Teks Prosedure

Teks prosedur merupakan sebuah teks yang menyajikan langkah-langkah kegiatan atau berbagai tahapan untuk melakukan atau menghasilkan sesuatu.

Tujuan penyusunan teks ini adalah untuk memberikan petunjuk kepada seseorang tentang cara membuat suatu produk, memberikan arahan kepada seseorang untuk melakukan suatu kegiatan dan memberikan petunjuk kepada seseorang tentang cara menggunakan benda atau barang tertentu.

Ciri-ciri Teks Prosedur

1. Berisi langkah-langkah atau cara pembuatan.

2. Menggunakan kalimat perintah.

3. Terdapat penjelasan yang sangat detail.

4. Menggunakan konjungsi.

5. Menggunakan kata kerja aktif.

6. Penggunaan kata keterangan.



4

Teks Prosedur

Kaidah Kebahasaan dalam Teks Prosedur

1. Menggunakan kata ajakan seperti, sepantasnya, sebaiknya, hendaknya, sebaiknya, seharusnya, dan sebagainya.

2. Menggunakan kata perintah misalnya, tunjukkan, ceritakan, hindari, jadilah, pastikan, dan sebagainya.

3. Menggunakan kata kerja aktif misalnya, memasak, membungkus, menyiram, dan sebagainya.

4. Menggunakan kata teknis yang berkaitan dengan topik bahasan.

5. Menggunakan jenis kata hubung penjumlahan seperti kata, kemudian, setelah, berikutnya, selanjutnya, dan sebagainya.

6. Mendeskripsikan petunjuk atau cara penggunaan alat seperti bahan atau alat yang dipakai, jumlah, ukuran, warna, dan sebagainya.



5

Teks Prosedur

Contoh Teks Prosedur

Langkah-Langkah Membuat Kincir Angin:

- Potong kertas HVS dengan ukuran 15 cm x 15 cm.

- Gambar garis diagonal menggambar huruf "X" dari keempat sudutnya.

- Gunakan uang logam untuk menggambar lingkaran di bagian tengah kertas yang sudah digambar garis diagonal tadi.

- Lubangi sudut-sudut kertas menggunakan pembolong kertas.

- Buatlah lubang di bagian tengah lingkaran dengan menggunakan ujung pensil yang runcing.

- Potong garis diagonal sampai di tepi garis lingkarang yang sudah kita gambar.

- Masukkan sedotan melalui lubang di tengah dan lipat sudut-sudut kertas yang sudah dilubangi ke dalam sedotan hingga menyatu.

- Sumbat kedua ujung sedotan menggunakan plastisin. Ini bertujuan untuk menahan kincir angin agar tetap pada tempatnya.

- Ikat benang kasur kira-kira 5 cm dari ujung sedotan. Ikat ujung benang yang lainnya ke penjepit kertas.

- Kemudian hembuskan kincir angin dan amati apa yang terjadi.



6

Teks Percakapan

Ciri Teks Dialog
Sebuah karya yang memuat unsur dialog di dalam teksnya, tentu terdapat ciri-ciri yang membedakannya dengan jenis-jenis tulisan lainnya. Adapun ciri-ciri dialog antara lain sebagai berikut:

1. Melibatkan dua tokoh atau lebih, baik secara langsung maupun tidak langsung dalam percakapan tersebut
2. Ada tanya jawab diantara tokoh-tokoh yang terlibat dalam dialog
3. Dialog bisa dilakukan secara langsung ataupun tidak langsung
4. Membahas suatu topik
5. Berbicara menggunakan bahasa yang sama dan mudah dimengerti
6. Saling mendengarkan

7

Kalimat Efektif

Kalimat Efektif

Kalimat efektif merupakan kalimat yang mengungkapkan gagasan sesuai dengan yang diinginkan penulis atau pembicara.

Sebuah kalimat bisa disebut kalimat efektif bila pembaca atau penerima pesan bisa menyampaikan gagasan, pesan atau pemberitahuan sesuai yang dimaksudkan.

Sehingga jenis kalimat ini baik digunakan saat akan menyampaikan informasi atau gagasan baru.

Kalimat efektif pun berguna dalam penulisan teks ilmiah seperti makalah, laporan penelitian, skripsi, dan lain sebagainya.

Dengan menggunakan kalimat efektif, maka pembaca atau pendengar tidak akan salah menangkap makna atau tujuan yang ingin disampaikan.



8

Kalimat Efektif

Ciri-Ciri Kalimat Efektif

  • Memiliki struktur yang sepadan

  • Memiliki kata yang hemat

  • Memiliki bentuk paralel

  • Kecermatan penalaran

  • Kelogisan bahasa

  • Menggunakan ejaan dan kaidah bahasa yang baku



9

Kalimat Efektif

Contoh Kalimat Efektif dan Tidak Efektif
1. Kalimat tidak efektif: Saat ini, Jakarta adalah merupakan Ibu Kota Indonesia
Kalimat efektif: Saat ini, Jakarta merupakan Ibu Kota Indonesia.

2. Kalimat tidak efektif: Kepada para mahasiswa diharapkan mendaftarkan diri di secretariat.
Kalimat efektif: Para mahasiswa diharap mendaftarkan diri di secretariat.

3. Kalimat tidak efektif: Gedung bertingkat yang menjulang tinggi.
Kalimat efektif: Gedung bertingkat yang menjulang tinggi itu mengganggu lalu lintas penerbangan.

4. Kalimat tidak efektif: Pemuda itu segera mengubah rencananya setelah dia bertemu dengan pemimpin perusahaan itu.
Kalimat efektif: Pemuda itu segera mengubah rencana setelah bertemu dengan pemimpin perusahaan itu.

Membaca dan Memahami Teks Singkat:

Cara mencari informasi agar sesuai dengan teks bacan

Informasi dapat dicari melalui bahan bacaan. Salah satu cara untuk mendeteksi informasi adalah menggunakan teknik pertanyaan "ADiKSiMBa". Itu adalah singkatan dari “Apa, Di mana, Kapan, Siapa, Mengapa, Bagaimana”.
Setelah mendapatkan informasi, siswa dapat merangkum informasi tersebut dengan menuliskan hal-hal penting dalam penyampaian informasi. Hal yang tak boleh dilupakan ketika menyusun rangkuman adalah menuliskan sumber informasi. Dengan demikian, secara sederhana proses pengolahan informasi mengikuti alur berikut:
1. Membaca dan memahami bacaan;
2. Menemukan ide pokok dari sebuah bacaan;
3.Mencari jawaban menggunakan “ADiKSiMBa”;
4.Menuliskan informasi yang diperoleh dalam 2-3 paragraf.

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 9

SLIDE