Search Header Logo
Hidrolisis Garam

Hidrolisis Garam

Assessment

Presentation

•

Chemistry

•

11th Grade

•

Practice Problem

•

Easy

Created by

Diana Supriyatin

Used 1+ times

FREE Resource

7 Slides • 1 Question

1

HIDROLISIS GARAM

media

Setelah mempelajari materi ini diharapkan siswa dapat:

  • menganalisis garam yang terhidrolisis sebagian, sempurana atau tidak terhidrolisis berdasarkan asam basa pembentunya.

  • menganalisis sifat larutan garam berdasarkan asam basa pembentuknya.

  • menentukan pH larutan garam berdasarkan data yag diketahui.

2

​Konsep Hidrolisis Garam

  • Garam merupakan zat yang dihasilkan dari reaksi netralisasi antara latutan asam dan larutan basa. Secara umum reaksi ini ditulis:
    asam + basa → garam + air

  • Hidrolisis berasal dari kata hydro yang berarti air dan lysisyang berarti peruaraian. Sehingga hdrolisis garam adalah reaksi peruaraian yang terjadi antara kation dan anion garam dengan air.

3

​Karakteristik Hidrolisis Garam

  • Larutan asam dan basa yang dicampurkan memiliki jumlah mol yang sama (jumlah mol asam =jumlah mol basa).

  • Hanya ion positif (kation) dan ion negatif (anion) yang berasal dari asam-basa lemah yang terhidrolis, sedangkan yang berasal dari asam-basa kuat tidak terhidrolisis karena ion-ion tersebut terionisasi sempurna.

4

Poll

Masih ingatkah kalian dengan contoh larutan yang termasuk larutan asam kuat, asam lemah, basa kuat, dan basa lemah?

Ingat

Sedikit ingat

Lupa

5

​Jenis-jenis Hidrolisis Garam

Berdasarkan asam basa pembentuknya, hidrolisis garam terdiri atas:

  1. Garam tak terhidrolisis

    garam yang terbentuk dari asam kuat dan basa kuat tidak terhidrolisis. Garam ini bersifat netral (pH = 7) karena tidak terhidrolisis sehingga tidak menghasilkan ion H+ dan OH−.

    contoh: garam NaCl

    reaksi ionisasi : NaCl → Na+ + Cl−

    reaksi hidrolisis:

    Na+ + H2O → tidak terhidrolisis

    Cl− + H2O → tidak terhidrolisis

6

  1. Garam terhidrolisis sebagian (parsial)

    Hidrolisis sebagian terjadi karena ada salah satu ion dari garam yang terhidrolisis. Mengingat pada penjelasan sebelumnya bahwa ion yang terhidrolisis hanya berasal dari asam-basa lemah maka garam yang terhidrolisis sebagain ada dua kemungkinan:

    😀garam yang terbentuk dari asam kuat dan basa lemah. Garam ini bersifat asam (pH < 7) karena ion garam yang terhidrolisis hanya berasal dari basa lemah sehingga menghasilkan ion H+.

    Contoh: garam NH4Cl

    reaksi ionisasi : NH4Cl → NH4+ + Cl−

    reaksi hidrolisis: NH4+ + H2O → NH4OH + H+

    Cl− + H2O → tidak terhidrolisis

7

😀garam yang terbentuk dari asam lemah dan basa kuat. Garam ini bersifat basa (pH > 7) karena ion garam yang terhidrolisis hanya berasal dari asam lemah sehingga menghasilkan ion OH−.

Contoh : garam CH3COONa

reaksi ionisasi : CH3COONa → Na+ + CH3COO−

reaksi hidrolisis: Na+ + H2O → tidak terhidrolisis

CH3COO− + H2O → CH3COOH + OH−


8

  1. Hidrolisis Sempurna (Total)

    garam terbentuk dari asam lemah dan basa lemah mengalami hidrolisis total. Sifat garam ini ditentukan oleh nilai Ka dan nilai Kb. Hal ini karena ion positif dan ion negatif yang berasal dari asam-basa lemah terhidrolisis sehingga menghasilkan ion H+ dan OH−.

    Jika Ka > Kb maka garam bersifat asam

    Ka = Kb maka garam bersifat netral

    Kb > Ka maka garam bersifat basa

    Contoh: Garam CH3COONH4

    Reaksi ionisasi : CH3COONH4 → NH4+ + CH3COO−

    Reaksi hidrolisis: NH4+ + H2O → NH4OH + H+

    CH3COO− + H2O → CH3COOH + OH−

pattern-tertiary

HIDROLISIS GARAM

media

Setelah mempelajari materi ini diharapkan siswa dapat:

  • menganalisis garam yang terhidrolisis sebagian, sempurana atau tidak terhidrolisis berdasarkan asam basa pembentunya.

  • menganalisis sifat larutan garam berdasarkan asam basa pembentuknya.

  • menentukan pH larutan garam berdasarkan data yag diketahui.

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 8

SLIDE