Search Header Logo
MATERI AMAR MA'RUF

MATERI AMAR MA'RUF

Assessment

Presentation

Religious Studies

10th Grade

Practice Problem

Easy

Created by

Teaway Kim

Used 2+ times

FREE Resource

20 Slides • 1 Question

1

media
media
media
media

KEWAJIBAN BERDAKWAH

DAN

AMAR MA'RUF NAHI MUNKAR

KEWAJIBAN BERDAKWAH

DAN

AMAR MA'RUF NAHI MUNKAR

2

media
media

KEWAJIBAN BERDAKWAHKEWAJIBAN BERDAKWAH

3

media
media
media
media
media

Ditinjau dari segi Etimologi atau bahasa kata dakwah berasal dari
bahasa Arab da’a yad’u artinya mengajak, menyeru, dan memanggil.
Menurut Muhammad Abu al-Futuh dalam kitabnya Al-Madkhal Ila ’ilm
Ad-Dawat, dakwah merupakan penyampaian, pembentukan, dan
pembinaan.
Al-Bayanuni menyimpulkan dari sekian banyak definisi dakwah, bahwa
dakwah adalah kegiatan menyampaikan Islam kepada manusia,
mengajarkan mereka dan mengaktualisasi dalam kehidupan.

Dari beberapara pengertian tersebut dapat disimpulkan, bahwa
dakwah ialah menyampaikan Islam kepada umat manusia seluruhnya
dan mengajak mereka untuk komitmen dengan Islam pada setiap
kondisi.

Pengertian Kewajiban BerdakwahPengertian Kewajiban BerdakwahPengertian Kewajiban Berdakwah

4

media

Ayat

AYAT DAN HADITS KEWAJIBAN BERDAKWAHAYAT DAN HADITS KEWAJIBAN BERDAKWAHAYAT DAN HADITS KEWAJIBAN BERDAKWAH

َﻦﻴِﻤِﻠْﺴُﻤْﻟٱَﻦِﻣﻰِﻨﻧِإَلﺎَﻗَوﺎًﺤِﻠَٰﺻَﻞِﻤَﻋَوِﻪﻠﻟٱَﱃِإﺂَﻋَدﻦﱠﻤﱢﻣًﻻْﻮَُﻦَﺴْﺣَأْﻦَﻣَو

Artinya : “Dan siapakah yang lebih baik perkataanya dari pada orang yang menyeru
kepada Allah dan mengerjakan kebajikan dan berkata, sesungguhnya aku termasuk
orang-orang muslim yang berserah diri” (Qs. Fusilat ayat 33)

ﺎًﺌْﻴَْﻢِﻫِرﻮُﺟُأْﻦِﻣَﻚِﻟَذُﺺُﻘْﻨَﻳَﻻُﻪَﻌِﺒَْﻦَﻣِرﻮُﺟُأُﻞْﺜِﻣِﺮْﺟَﻷاَﻦِﻣُﻪََنﺎَىًﺪُﻫَﱃِإﺎَﻋَدْﻦَﻣ
ْﻢِﻬِﻣﺎَﺛآْﻦِﻣَﻚِﻟَذُﺺُْﻨَﻳَُﻪَﻌِﺒَْﻦَﻣِمﺎَﺛآُﻞْﺜِﻣِﻢْﺛِﻹاَﻦِﻣِﻪْﻴَﻠَﻋَنﺎٍَﺔَََﺿَﱃِإﺎَﻋَدْﻦَﻣَو

ﺎًﺌْﻴَ

“Barang siapa yang menunjukkan kepada petunjuk, maka ia akan memperoleh pahala
seperti pahala orang yang mengikutinya tanpa dikurangi sedikit pun dari pahala
mereka, dan barang siapa yang menunjukkan kepada kesesatan, maka ia akan
menanggung dosa seperti dosa orang yang mengikutinya tanpa dikurangi sedikit pun
dari dosa-dosa mereka. “ (HR. Muslim)

Hadits

5

media
media
media
media
media
media
media

Dari ‘Abdullah bin ‘Umar ra dituturkan, bahwasanya Rasulullah saw. bersabda,

Sampaikanlah yang (kamu terima) dariku, walaupun satu ayat(HR. Bukhori).

Dalam hadist ini dijelaskan bahwa sedikitpun ilmu yang kita miliki, wajib bagi kita

untuk menyampaikannya kepada orang lain. Dalam hadist ini terdapat kalimat

“sampaikan dari walaupun hanya satu ayat”.Satu ayat disini tidak diartikan dengan
makna yang sesungguhnya 1 ayat Al-qur’an namun diistilahkan dengan ‚Apapun ilmu
yang bersifat ma’ruf yang kita miliki walaupun kita hanya sekedar mengetahuinya

melalui apa yang pernah kita dengar dalam majlis-majlis pengajian, dan lain

sebagainya, walaupun kita tidak mengetahui asbabul wurud dari hadist tersebut

maka sampaikanlah

: َلﺎََﻢﻠَﺳَوِﻪْﻴَﻠَﻋُﱠﷲﲆَﺻﱠﻲِﺒﱠﻨﻟاﱠنَأ :وٍﺮْﻤَﻋِﻦْﺑِﱠﷲِﺪْﺒَﻋْﻦَﻋ

ًﺔَﻳآْﻮَﻟَوﻲﱢﻨَﻋاﻮُﻐﱢﻠَﺑ

6

media

Metode bi al-hikmah

Al-Mau’idza al-Hasanah

Al- Mujadalah Bi-Lati Hiya Ahsan

Al hikmah merupakan kemapuan da’i dalam menjelaskan doktrin-doktrin Islam
secara realitas yang ada dengan argumentasi logis dan bahasa yang
komunikatif.

Maksud dari Mau’izhah al Hasan (nasehat yang baik) adalah memberikan nasehat
kepada orang lain dengan cara yang baik, berupa petunjuk-petunjuk ke arah
yang dapat mengubah hati, agar nasehat tersebut dapat diterima, berkenan di
hati, enak didengar, menyentuh perasaan dan sesuai dengan pikiran sehingga
atas kesadarannya dapat mengikuti ajaran yang disampaikan.

bertukar pikiran dengan baik, berdialog (berdiskusi) dengan cara yang baik,
tentu saja dengan arah diskusi yang baik itu bentuk diskusi yang dilandasi
dengan penggunaan bahasa yang baik, dalam hal ini disebut dengan bahasa
dakwah.

MMM
EEE
TTT OOO DDD
EEE
DDD AAA KKK W
W
W AAA HHH

7

media
media
media
media

Lisan adalah media dakwah yang paling sederhana yang
menggunakan lidah dan suara, dakwah dengan media ini
dapat berbentuk pidato, ceramah, kuliah, bimbingan,
penyuluhan, dan sebagainya.
Tulisan adalah media dakwah melalui tulisan, buku,
majalah, surat kabar, surat menyurat, sepanduk dan
sebagainya.
Lukisan

adalah

media

dakwah

memlaui

ganabar,

karikatur, dan sebagainya.
Audio

visual

adalah

media

dakwah

yang

dapat

merangsang indra pendengaeran, penglihatan, atau
kedua�duannya, seperti televise, film, OHP, internet,
dan sebagainya.
Akhlak

yaitu

media

dakwah

melalui

perbuatan-

perbuatan nyata yang mencerminkan ajaran Islam yang
secara langsung dapat dilihat dan di dengarkan oleh
mad’u.

MMM

EEE

DDD

III

AAA

DDD

AAA

KKK

WWW

AAA

HHH

8

media

Model dakwah dalam tahapan pembentukan (Takwin)

Tahap penataan dakwah (tandzim)

Tahap pelepasan dan kemandirian

Pada tahapan ini kegiatan utamanya adalah dakwah bil lisan (tabligh) sebagai ikhtiar
sosialisasi ajaran tauhid kepada masyarakat
makkah.Hasilnya sangat signifikan, para elite dan
awam masyarakat menerima dakwah Islam.

Tahap tandzim merupakan hasil internalisasi dan eksternalisasi
Islam dalam bentuk institusionalisasi Islam secara komprehensip dalam
realitas sosial.

Pada tahap ini ummat dakwah (masyarakat binaan Nabi Saw)
telah siap menjadi masyarakat yang mandiri dan, karena itu,
merupakan tahap pelepasan dan perpisahan secara manajerial.

Tahapan dakwahTahapan dakwah

9

media

Menumbuhkan keyakinan bahwa Allah Swt. pasti akan menolong
hamba-Nya yang sabar, tabah, dan memiliki semangat tinggi
dalam berdakwah.
Meyakini bahwa semua hidayah datangnya dari Allah Swt.,
sementara.
Islam mengajarkan persamaan hak dan derajat bagi semua
manusia.
Setiap

perjuangan

dakwah

membutuhkan

pengorbanan.

Rasulullah

Hikmah Dalam BedakwahHikmah Dalam BedakwahHikmah Dalam Bedakwah

10

media

AMAR MA’RUF NAHI MUNKARAMAR MA’RUF NAHI MUNKAR

11

media
media
media

Secara harfiah kata amar berakar dari kata amara-ya’muru yang
berarti suatu perintah. Sedangkan, kata ma’ruf, secara etimologi
yang diambil dari kata bahasa Arab, yaitu isim maf’ul dari kata
‘arafayu’rifu-irfatan

atau

ma’rifatan

yang

berarti

mengakui,

mengenal dan mengetahui. Begitu pula dengan kata munkar juga
berasal dari bahasa Arab, yang kata dasarnya adalah nakara, yang
diartikan dengan jahala (tidak mengenal, tidak mengetahui atau tidak
mengakui).

Amar ma„ruf nahi munkar adalah suatu ajaran dan perbuatan yang
mengajak atau menyerukan kepada seseorang atau kelompok, agar
mereka berbuat kebaikan dan mencegah segala bentuk keburukan
sesuai dengan ajaran agama Islam untuk mendapat ridho Allah Swt.

Pengertian Amar Ma’ruf Nahi MunkarPengertian Amar Ma’ruf Nahi MunkarPengertian Amar Ma’ruf Nahi Munkar

12

media

AYAT DAN HADITSAYAT DAN HADITSAYAT DAN HADITS AMAR MA’RUF NAHI MUNKAR

AMAR MA’RUF NAHI MUNKARAMAR MA’RUF NAHI MUNKAR

ُﻢُﻫَﻚ�ﯩٰۤﻟوُاَوۗ ِﺮَْﻨُﻤْﻟاِﻦَﻋَنْﻮَﻬْﻨَﻳَوِفْوُﺮْﻌَﻤْﻟﺎِﺑَنْوُﺮُﻣْﺄَﻳَوِﺮْﻴَْﻟاَﱃِاَنْﻮُﻋْﺪﱠﻳٌﺔﱠﻣُاْﻢُْﻨﱢﻣَُْْﻟَو
َنْﻮُﺤِﻠْﻔُﻤْﻟا
Artinya: "Dan hendaklah di antara kamu ada segolongan orang yang menyeru
kepada kebajikan, menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang
mungkar. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung."(QS. Ali Imran 104)

َﻚِﻟَذَوِﻪِﺒْﻠَﻘِﺒَْﻊِﻄَﺘْﺴَﻳْﻢَْنِﺈَِﻪِﻧﺎَﺴِﻠِﺒَْﻊِﻄَﺘْﺴَﻳْﻢَْنِﺈَِهِﺪَﻴِﺑُهْﺮﱢﻴَﻐُﻴَْاًﺮَﻜْﻨُﻣْﻢُﻜْﻨِﻣىَأَرْﻦَﻣ

ِنﺎَﻤﻳِﻹاُﻒَﻌْﺿَأ

Artinya : “Barangsiapa (siapa-pun) yang melihat (mengetahui) satu kemungkaran,
maka rubahlah dengan tangannya, jika tidak mampu maka dengan lisannya dan jika
tidak mampu maka dengan hatinya, dan itu selemah-lemahnya iman“. [HR Muslim].

Ayat

Hadits

13

media
media
media

Hukum

beramar
Ma’ruf

Nahi

Munkar

Dalam surah Al-Imron ayat

104,membawa pesan bahwa hukum

amar ma’ruf nahi munkar adalah
fardlu kifayah, namun jika dalam

suatu golongan tidak ada yang
melaksanakan maka seluruhnya
sama-sama berdosa. Karena itu
menegakkan amar ma’ruf nahi
munkar menjadi tanggung jawab

bersama dalam menciptakan

perdamaian, kesejahteraan umat

serta Negara.

14

media

1. Muhtasib
Orang yang diamanahkan pemerintah untuk
melaksanakan amar ma„ruf nahi munkar
2. Muhtasab ‘alaih
Orang yang disuruh mengerjakan yang baik dan
dilarang mengerjakan yang jahat.
3. Muhtasab fih
Orang yang disuruh mengerjakan yang baik dan
dilarang mengerjakan yang jahat.
4. Nafsu al-ihtisab
Hakikat dalam sebuah bentuk pengawasan
terhadap perbuatan yang mungkar.

Rukun-Rukun Amar Ma‘Ruf Nahi MunkarRukun-Rukun Amar Ma‘Ruf Nahi MunkarRukun-Rukun Amar Ma‘Ruf Nahi Munkar

15

media
media
media

Pandai membaca serta memahami isi dan
kandungan Al-Qur‘an, kisah-kisah dan sirah
Nabi Saw. dan para sahabat.
Memahami watak dan karakter orang yang
menerima dakwah dan juga mengetahui
kehidupan sehari-harinya.
Menyampaikan

dakwah

dengan

bahasa

yang dipahami oleh ummat yang menerima
dakwah.
Harus

mengetahui

agama

dan

aliran

masyarakat yang hendak didakwahkan,
supaya mengetahui keburukan-keburukan
yang ada pada mereka.

Syarat-Syarat Melaksanakan Amar Ma‘Ruf Nahi MunkarSyarat-Syarat Melaksanakan Amar Ma‘Ruf Nahi MunkarSyarat-Syarat Melaksanakan Amar Ma‘Ruf Nahi Munkar

16

media
media

Dengan cara menggunakan tangan, Dengan tangan ini
maksudnya

adalah

menggunakan

hukum

sebagai

sarananya.
Dengan melalui lisan, cara ini bisa dilakukan dengan
nasehat dan mungkin sindiran yang tidak menyakiti.
Namun,

jangan

sampai

orang

yang

menasehati/mengingatkan

adalah

termasuk

ahli

mungkar juga.
Dengan hati. Jika dengan tangan dan lisan tidak bisa,
maka , yaitu dengan hati, artinya ketika cara
berdakwah amar ma’ruf dengan tangan dan lisan sudah
gagal, maka lakukan dengan pendekatan.Dari hati ke
hati dan mendoakan agar yang berbuat kemungkaran
itu di bukakan pintu hidayah oleh Allah SWT.

Cara Beramar Ma’ruf Nahi MunkarCara Beramar Ma’ruf Nahi MunkarCara Beramar Ma’ruf Nahi Munkar

17

media

Dengan Senjata

Dengan Politik

Dengan Dakwah

Islam juga menyerukan untuk mengangkat senjata jika hal tersebut
benar benar memungkinkan. Apabila masyarakat tidak mampu melawan tirani dan kezaliman
serta kediktatoran maka tidak ada alasan baginya untuk mengangkat senjata atau paling tidak
hijrah dari kampung mereka dan tidak ada alasan bagi mereka untuk mereka kebinasaan.

Perjuangan dengan menggunakan kekuatan politik dalam suatu negara dikemas berbagai bentuk
diantaranya adalah dalam bentuk wadah atau membentuk kelompok atau kekuatan politik yang
disebut dengan partai.

Setiap umat Islam dalam suatu negara dituntut untuk selalu aktif dalam menegakkan amar ma'ruf
nahi munkar sekalipun terhadap seorang pemimpin karena hal tersebut sebagai
salah satu bentuk yang harus dilakukan secara bijaksana dan bersifat konstruktif serta tidak
dengan jalan inkonstitusional.

Bentuk-bentuk amar ma’ruf dan nahi munkarBentuk-bentuk amar ma’ruf dan nahi munkarBentuk-bentuk amar ma’ruf dan nahi munkar

18

media

1. Membantu orang lain
2. Menjaga kebaikan
3. Menolong orang yang kesulitan
4. Mendidik anak
5. Mendoakan orang lain
6. Beramal dengan ikhlas

Contoh Amar Ma'ruf Nahi MunkarContoh Amar Ma'ruf Nahi Munkar

19

media

Sebagai tanda kesempurnaan iman
Menetapkan kebaikan dalam umat islam
Mengurangi atau meminimalisir kejahatan dan kerusakan dalam
umat , sehingga umat terhindar darinya.
Menciptakan lingkungan yang baik yang menumbuhkan akhlak yang
mulia dan menghilangkan berbagai kemungkaran dan akhlak yang
buruk, yang di bawah naungannya akan tumbuh generasi yang
baik.
Menumbuhkan rasa persaudaraan antara sesama muslim dengan
tolong menolong dalam kebaikan dan ketakwaan.
Ia adalah jalan keselamatan di dunia dan akhirat.
Ia adalah sebab kekuatan dan kemenangan di dunia.

Hikmah Ber-Amar Ma'ruf Nahi MunkarHikmah Ber-Amar Ma'ruf Nahi MunkarHikmah Ber-Amar Ma'ruf Nahi Munkar

20

Open Ended

Bagaimana contoh ber Amar ma'ruf Nahi Munkar dalam kehidupan sehari-hari?

21

media
media

TERIMAKASIHTERIMAKASIH

media
media
media
media

KEWAJIBAN BERDAKWAH

DAN

AMAR MA'RUF NAHI MUNKAR

KEWAJIBAN BERDAKWAH

DAN

AMAR MA'RUF NAHI MUNKAR

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 21

SLIDE

Discover more resources for Religious Studies