Search Header Logo
Untitled Lesson

Untitled Lesson

Assessment

Presentation

Other

10th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

I Dharmayanthi

FREE Resource

13 Slides • 2 Questions

1

media
media
media
media

Konten diciptakan oleh Google dan diadaptasi oleh REFO untuk pendidik Indonesia

Ringkasan
Dari sembilan pelajaran sebelumnya, Anda telah mempelajari
keterampilan dasar untuk:

Mengatur file.

Mengatur panggilan video online dengan Google Meet.

Membuat referensi di Google Dokumen dan Slide.

Mengumpulkan masukan dari siswa menggunakan Google
Formulir.

Membagikan referensi dan aktivitas Anda menggunakan
Google Classroom dan Google Sites.

Unit 1, Pelajaran 10
Rangkuman

2

media

K

e

giat

a

n

B

e

lajar

2

B

a

h

a

n

-

B

aha

n

Komponen

L

i

s

t

rik

3

Multiple Choice

apa yang anda alami saat ini....

1
2
3
4

4

Match

klarifikasikan berdasarkan habitat mahluk hidup....

darat

laut

udara

sungai

sapi

paus

burung

buaya

5

media

Kemampuan

suatu

benda

baik

padat

,

cair

atau

gas

untuk

menghantarkan

arus

listrik

atau

elektron

berbeda

-

beda

.

Bahan

penghantar

arus

listrik

di

bagi

menjadi

2

yaitu

:

konduktor atau

penghantar
non konduktor atau isolator

semikonduktor

Nb:

Pengelompokan

bahan

listrik

tersebut

didasarkan

pada

kemampuan

konduktansi

dan

nilai

resistansi

bahan

listrik

6

media

1

.

Ko

n

d

u

k

t

o

r

tingkat konduktivitas dinyatakan dengan nilai konduktansi yang diukur dalam satuan mho

Konduktor merupakan suatu bahan atau zat yang dapat menghantarkan panas dan juga arus listrik

7

media

Kebalikan dari konduktivitas adalah resistansitas. Jika suatu bahan konduktor dinyatakan

memiliki konduktivitas tinggi, maka nilai resistansinya rendah, demikian sebaliknya jika

bahan konduktor dinyatakan memiliki konduktivitas rendah maka nilai resistansinya

tinggi. Untuk menyatakan tingkat resistansitas suatu bahan konduktor dinyatakan dengan

nilai resistansi yang diukur dalamsatuan ohm. Bahan konduktor

yang

memiliki

resistansitas rendah, berarti memiliki nilai resistansi rendah. Untuk keperluan praktis,

resistansi dinyatakan dengan huruf kapital R, sedang konduktasi dinyatakan dengan huruf

kapital G

8

media

PERSYARATAN BAHAN UNTUK KONDUKTOR

9

media

2

.

I

sol

ator

Isolator listrik adalah bahan yang tidak bisa atau sulit melakukan

perpindahan muatan listrik. Dalam bahan isolator elektron terikat kuat

pada atom - atomnya.

kaca, kertas, atau Teflon merupakan bahan isolator yang sangat

bagus. Beberapa bahan sintetis masih "cukup bagus" dipergunakan

sebagai isolator kabel. Contohnya plastik atau karet. Bahan-bahan ini

dipilih sebagai isolator kabel karena lebih mudah dibentuk / diproses

serta bisa menyumbat aliran listrik pada voltase menengah (ratusan,

hingga ribuan volt).

10

media

Isolator atau non konduktor adalah bahan listrik yang mempunyai nilai resistansi atau daya hambat

listrik sangat tinggi, sehingga arus listrik tidak dapat mengalir melewatinya. Karena sifatnya yang tidak

menghantarkan arus listrik maka bahan ini banyak digunakan sebagai pelindung terhadap bahaya

sengatan arus listrik. Bahan isolator yang sering digunakan adalah gelas, mika, porselin, karet, minyak

trafo dan pernis.

SIFAT ISOLATOR

Isolator atau bahan penyekat digunakan untuk memisahkan bagian-bagian yang bertegangan. Untuk itu

pemakaian bahan penyekat perlu mempertimbangkan sifat kelistrikanya. Di samping itu juga perlu

mempertimbangkan sifat termal, sifat mekanis, dan sifat kimia. Sifat kelistrikan mencakup resistivitas,

permitivitas, dan kerugian dielektrik. Isolator atau penyekat membutuhkan bahan yang mempunyai

resistivitas yang besar agar arus yang bocor sekecil mungkin (dapat diabaikan).

11

media

3

.

Semi

ko

n

d

u

k

t

o

r

Nilai resistansi bahan semikonduktor adalah di atas nilai resistansi bahan
konduktor tetapi di bawah nilai resistansi bahan isolator. Itulah sebabnya

mengapa bahan ini disebut sebagai bahan semikonduktor. Daya

hantar bahan semikonduktor sangat unik.

Bila suatu bahan semikonduktor didinginkan hingga mencapai suhu -273 derajat Celcius.
bahan semikonduktor ini tidak akan dapat menghantarkan arus listrik, hal ini disebabkan
tidak adanya elektron bebas yang dikandung oleh bahan tersebut. Jadi pada suhu -273
derajat Celcius, bahan semikonduktor menjadi islator.

Bila suatu bahan semikonduktor dengan suhu -273 derajat Celcius dipanaskan hingga
mencapai suhu 0 derajat Celcius, maka bahan semikonduktor tersebut mulai
dapat menghantarkan arus listrik.

12

media

KABEL LISTRIK

Kemampuan

kabel

listrik

dalam

menghantarkan arus listrik disebut
dengan KHA (kemampuan hantar arus).
Kemampuan hantar arus ditentukan oleh
luas penampang konduktor yang berada
dalam kabel listrik

Kabel listrik adalah media untuk menyalurkan energi
listrik. Sebuah kabel listrik terdiri dari isolator dan
konduktor.

Isolator pada kabel listrik adalah bahan pembungkus
kabel yang biasanya terbuat dari bahan polivinil

Konduktor pada kabel listrik terbuat dari tembaga pejal
atau serabut

13

media

KLASIFIKASI KONDUKTOR MENURUT

BAHANNYA

1. Kawat logam biasa, contoh: (a) BBC (Bare Copper Conductor)

(b) AAC (All Aluminum Alloy Conductor).

2. Kawat logam campuran (Alloy),contoh: (a) AAAC (All Aluminum Alloy Conductor),

(b) Kawat logam paduan (composite),seperti: kawat baja berlapis

tembaga (Copper Clad Steel) dan kawat baja berlapis aluminium

3. Kawat lilit campuran, yaitu kawat yang lilitannya terdiri dari dua jenis logam atau lebih, contoh: ASCR
(Aluminum Cable Steel Reinforced).

14

media

KLASIFIKASI KONDUKTOR MENURUT

KONTSTRUKSINYA

1. kawat padat (solid wire) berpenampang bulat.

2. kawat berlilit (standart wire) terdiri 7 sampai dengan 61 kawat padat yang dililit menjadi satu, biasanya
berlapis dan konsentris.

3. kawat berongga (hollow conductor) adalah kawat berongga yang dibuat untuk mendapatkan garis tengah luar
yang besar.

Disamping itu, kabel listrik dapat diklsifikasikan sebagai konduktor telanjang (tanpa isolasi), dan konduktor
berisolasi misalnya NYA, NYY, dan NYFGBY

15

media
media
media
media
media

Konten diciptakan oleh Google dan diadaptasi oleh REFO untuk pendidik Indonesia

Ringkasan
Dari sembilan pelajaran sebelumnya, Anda telah mempelajari
keterampilan dasar untuk:

Mengatur file.

Mengatur panggilan video online dengan Google Meet.

Membuat referensi di Google Dokumen dan Slide.

Mengumpulkan masukan dari siswa menggunakan Google
Formulir.

Membagikan referensi dan aktivitas Anda menggunakan
Google Classroom dan Google Sites.

Unit 1, Pelajaran 10
Rangkuman

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 15

SLIDE