Search Header Logo
Presentasi Gerak Tari Tradisi

Presentasi Gerak Tari Tradisi

Assessment

Presentation

•

Arts

•

11th Grade

•

Practice Problem

•

Hard

Created by

Kristanti Sri Purwati

FREE Resource

9 Slides • 1 Question

1

media

MODUL

AJAR

S E N I T A R I

Prepared by :

Proposed to :

Kristanti SP

SMA N 1 Purworejo
Kelas X/ fase E

2

media

IDENTITAS
SEKOLAH

Nama Sekolah

Mata Pelajaran

Seni Budaya (Seni Tari)

Tahun Pelajaran

2023/2024

Semester

1

Kelas / Fase

X / E

Alokasi Waktu

1 Pertemuan (2x45 menit)

SMA N 1 Purworejo

3

media

Tujuan Pembelajaran

Mengetahui dan memahami pengertian tari secara umum, jenis-
jenis tari beserta contohnya tertama Tari Klasik Gaya Yogyakarta
sebagai dasar materi sebelum memasuki materi praktik.

Indikator Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran

Peserta didik bisa mengenal gerak dasar (kepala, tangan, kaki,1.

dan postur tubuh) yang ada dalam tari klasik gaya yogyakarta.

2. Peserta didik mengetahui jenis-jenis tari yang berkembang di

masyarakat.

3. Peserta didik memahami pengertian tari klasik gaya yogyakarta.

Dimensi Profil Pelajar Pancasila

Kreatif dan Bernalar Kritis

Asesment Awal :

Peserta didik diminta menonton video tari "Golek Ayun-Ayun"
https://youtu.be/t2V2HXJDHjE?si=4ygQjdkvyALMHwJ5

bagi

yang

putri,

dan

tari

"Klana

Topeng

Gaya

Yogyakarta"

https://youtu.be/N_AWRywgfr4?si=hh3IRbje_rBzfaCLbagi

yang

putra, untuk gambaran peserta didik tentang materi teknik gerak

dasar yang akan dipelajari. Setelah menonton video peserta didik
diberikan contoh bentuk tangan ; ngithing, nyempurit, ngruji, nyiku
dan ngepel kemudian ditirukan oleh seluruh peserta didik baik

putra ataupun putri.

4

Open Ended

Apa yang kalian ketahui tentang tari ini

5

media

Pembuka

Inti

Penutup

Pertemuan Pertama

- Guru menyampaikan salam pembuka dan menyapa peserta didik agar
perhatiannya terfokus.
- Guru meminta ketua kelas untuk memimpin berdoa bersama sebelum
memulai pembelajaran.
- Guru berinteraksi dengan peserta didik dan mengecek kehadiran.
- Guru memperkenalkan diri kepada peserta didik begitupun sebaliknya.
- Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari selama 7 pertemuan yaitu
Teknik Gerak Dasar Tari Klasik Gaya Yogyakarta.
- Guru dan peserta didik membuat kontrak belajar.

- Peserta didik diberi kesempatanuntuk menyampaikan pendapatnya mengenai
pengertian tari dan tari klasik.
- Guru menuliskan dipapan tulis dan memberikan penjelasan mengenai
pengertian tari secara umum dan pengertian tari klasik.
- Peserta didik mencatat materi yang diberikan oleh guru.
- Guru menyampaikan dan mencontohkan sikap atau bentuk-bentuk tangan
dalam tari diantaranya adalah ngithing, ngruji, nyempurit, baya mangap, dan
ngepel.
- Peserta didik mengikuti guru mempraktikkan sikap tangan yang telah
dijelaskan dan dicontohkan.
- Peserta didik diberi kesempatan untuk bertanya.
- Guru mempersilahkan perwakilan dari peserta didik untuk mempraktikkan
secara individu di depan kelas.

- Guru mengajak peserta didik merefleksi materi pembelajaran yang sudah
diberikan.
- Guru memberikan umpan balik hasil dari kegiatan refleksi berupa simpulan.
- Guru memberikan tugas kepada peserta didik untuk menonton video tari
golek ayun-ayun dan tari klana topeng supaya peserta didik memiliki gambaran
awal seperti apa tari klasik gaya yogyakarta.
- Guru menutup pembelajaran dengan mengucapkan salam penutup.

LANGKAH PEMBELAJARAN

6

media

BELAJAR
SUMBER

YOUTUBE

GOOGLE DRIVE

https://youtu.be/A-rGpkaRpm4?

si=eAVrwadfLVwWzPP3

Tutorial Kambeng

https://drive.google.com/drive/folders/1nnT

vxl6853g72DegAqfecj_0q63Qtmnb

Video Pembelajaran Teknik Putri

7

media

LAMPIRAN

RINGKASAN MATERI

Tari adalah ekspresi jiwa manusia yang dituangkan melalui gerak yang
ritmis dan indah (Soedarsono (1984:3).
Tari adalah seni pertunjukan yang melibatkan gerakan tubuh dan ekspresi
artistik yang diatur secara ritmis, biasanya dilakukan oleh sekelompok
penari atau penari tunggal.

Pengertian Tari

Jenis-jenis Tari

Tari Klasik

Gerakan yang Terstruktur: Tari klasik Jawa memiliki gerakan-gerakan
yang sangat terstruktur dan baku. Gerakan-gerakan ini telah diwariskan
dari generasi ke generasi dan mengikuti konvensi yang ketat.
Menggambarkan Cerita atau Mitologi: Tari klasik Jawa seringkali
menggambarkan cerita-cerita mitologi atau epik dari budaya Jawa,
seperti Ramayana atau Mahabharata. Setiap gerakan dan ekspresi
penari mengkomunikasikan narasi yang khas.
Kostum dan Tata Rias yang Mewah: Penari tari klasik Jawa mengenakan
kostum yang mewah dan tata rias yang rumit. Kostum tersebut
seringkali terinspirasi oleh busana kerajaan tradisional dan bisa
mencakup kain-kain yang indah dan mahkota yang mengesankan.
Menggunakan Gamelan: Musik dalam tari klasik Jawa sering diberikan
oleh ansambel gamelan, yang terdiri dari berbagai instrumen tradisional
seperti gong, kendang, saron, dan lain-lain. Musik gamelan menciptakan
latar belakang musikal yang penting untuk tari klasik Jawa.
Banyak Ragam: Ada berbagai jenis tari klasik Jawa, termasuk Tari
Ramayana, Tari Srimpi, Tari Arjuna Wiwaha, dan banyak lagi. Setiap jenis
tari memiliki cerita, karakter, dan gerakan yang khas.
Mengandung Nilai-nilai Budaya: Tari klasik Jawa sering mengandung
nilai-nilai budaya, moral, dan etika yang penting dalam budaya Jawa.
Mereka dapat menggambarkan konsep-konsep seperti kebijaksanaan,
keadilan, dan kebaikan.

1.

Tari Klasik Jawa adalah bentuk tari tradisional yang berasal dari Jawa,
Indonesia. Tari ini memiliki akar dalam budaya Jawa yang kaya dan
seringkali ditarikan dalam konteks keraton atau upacara-upacara adat.
Berikut adalah beberapa ciri dan pengertian tari klasik Jawa:

8

media

LAMPIRAN

RINGKASAN MATERI

Mengandung Nilai-nilai Budaya: Tari klasik Jawa sering mengandung
nilai-nilai budaya, moral, dan etika yang penting dalam budaya Jawa.
Mereka dapat menggambarkan konsep-konsep seperti kebijaksanaan,
keadilan, dan kebaikan.
Ditarikan dalam Konteks Budaya: Tari klasik Jawa sering ditarikan dalam
konteks budaya, seperti upacara adat, pertunjukan keraton, atau
perayaan khusus. Mereka memainkan peran penting dalam memelihara
warisan budaya Jawa.

Tari Klasik Jawa adalah salah satu warisan seni budaya yang paling
berharga di Indonesia dan dihargai oleh masyarakat Jawa dan dunia
internasional. Penari-penari tari klasik Jawa harus menjalani pelatihan
intensif untuk menguasai gerakan dan ekspresi yang rumit, sehingga
mereka

dapat

membawakan

tarian

dengan

keanggunan

dan

kesempurnaan yang sesuai dengan tradisi.
2. Tari Tradisi Kerakyatan
Tari tradisi kerakyatan adalah jenis tarian yang tumbuh dan berkembang di
tengah masyarakat atau komunitas tertentu sebagai bagian dari warisan
budaya dan tradisi mereka. Tari ini sering kali mencerminkan kehidupan
sehari-hari, kepercayaan, ritual, dan nilai-nilai masyarakat tempat tarian
tersebut berasal.
3. Tari Modern: Tari modern adalah jenis tari yang muncul pada abad ke-20
sebagai reaksi terhadap ketatnya aturan gerakan dalam tari klasik. Tari
modern seringkali mengeksplorasi gerakan-gerakan yang lebih bebas,
ekspresif, dan eksperimental. Ini dapat mencakup tari-tari seperti tari
kontemporer, tari jazz, dan tari hip-hop.
4. Tari Eksperimental: Tari eksperimental adalah bentuk tari yang
mengeksplorasi ide-ide dan konsep-konsep baru dalam gerakan dan
ekspresi. Tari ini cenderung menjadi arena bagi penari dan koreografer
untuk mencoba hal-hal baru yang mungkin tidak sesuai dengan norma-
norma tari tradisional atau kontemporer.

9

media

LAMPIRAN

RINGKASAN MATERI

5. Tari Fusion: Tari fusion adalah jenis tari yang menggabungkan elemen-
elemen dari berbagai tradisi tari atau budaya. Ini bisa mencakup campuran
tari tradisional dari berbagai daerah atau penggabungan tari dengan
elemen-elemen teater atau musik modern.
6. Tari Interdisipliner: Tari interdisipliner adalah tarian yang melibatkan
kolaborasi dengan berbagai bentuk seni lainnya, seperti seni visual, musik,
teater, atau teknologi digital. Tari ini menciptakan pengalaman yang lebih
holistik untuk penonton

10

media
media
media
media
media
media

LAMPIRAN

DEFINISI ISTILAH BENTUK TANGAN

Ujung ibu jari (jempol) bertemu
dengan

ujung

jari tengah

membentuk huruf O. Kemudian
jari-jari

yang

lain diangkat

keatas dengan masing-masing
jari membentuk

setengah

lingkaran.

Posisi

tangan

dengan

mempertemukan

ujung

jari

dengan

ujung

telunjuk,

jari

tengah dan jari manis ditekuk
ke bawah, kelingking ditekuk
ke atas hingga bentuk posisi ini
memyerupai

kepala

seekor

burung.

Posisi

tangan

mengepal

kemudian

ibu jari dan jari

kelingking diangkat keatas dan
setengah menekuk.

NGRUJI

BAYA MANGAP

NGITHING

NYEMPURIT

NGEPEL

Posisi

tangan

dengan

meluruskan keempat jari-jari
keatas,

sedangkan

ibu jari

ditekuk

ke arah

telapak

tangan.

Posisi

tangan

ini

terdapat

pada

tari gaya

Yogyakarta,

lazimnya

dipergunakan

untuk

tangan

sebelah kiri.

Posisi

tangan

dengan

meluruskan keempat jari-jari
keatas,

sedangkan

ibu jari

membuka

dan

mengarah

kedepan.

media

MODUL

AJAR

S E N I T A R I

Prepared by :

Proposed to :

Kristanti SP

SMA N 1 Purworejo
Kelas X/ fase E

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 10

SLIDE