
PerkembanganTeori Atom
Presentation
•
Chemistry
•
10th Grade
•
Practice Problem
•
Hard
R A
Used 2+ times
FREE Resource
24 Slides • 0 Questions
1
Perkembangan Teori Atom
Disusun Oleh:
R.A Annita Meilina A., S.Pd., Gr.
Materi kimia
kelas x
2023
2
Menurut
Democritus, apakah
yang dimaksud
dengan ATOM?
Sumber : https://www.kompas.com
3
This Photo by Unknown Author is licensed under CC BY-NC
Mari melatih fokus
4
Tujuan Pembelajaran
1.Memahami teori atom Dalton
2.Memahami teori atom Thomson
3.Memahami teori atom Rutherford
4.Memahami teori atom Bohr
5.Memahami teori atom modern/mekanika kuantum
5
Setiap unsur terdiri atas partikel yang sudah tak terbagi yang disebut sebagai atom.
Atom-atom dari suatu unsur adalah identik.
Atom dari suatu unsur tidak dapat diubah menjadi atom unsur lain, tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan.
Atom-atom dari unsur yang berbeda mempunyai sifat-sifat yang berbeda, termasuk mempunyai massa yang berbeda.
Reaksi kimia hanya merupakan penataan ulang atom-atom.
Senyawa terbentuk ketika atom-atom dari dua
jenis unsur atau lebih bergabung dengan perbandingan tertentu.
Teori Atom Dalton
Gambar 1. Model Atom Dalton
Sumber:https://www.kompas.com
Gambar 2. John Dalton
Sumber:
https://www.kompas.com
6
Kelebihan
Kekurangan
Menerangkan bahwa dua buah atom atau lebih yang berasal dari unsur-unsur yang sejenis maupun yang berbeda jenis dapat membentuk suatu molekul.
Teori atom Dalton menyatakan bahwa atom-atom yang membentuk molekul mempunyai perbandingan tertentu sehingga menghasilkan hukum kekekalan massa
Tidak dapat menjelaskan bahwa terdapat materi/zat yang dapat menghantarkan listrik.
Tidak dapat menjelaskan cara atom-atom saling berikatan membentuk molekul.
Model atom Dalton tidak dapat menjelaskan perbedaan antara atom unsur yang satu dengan unsur yang lain.
Dalton tidak dapat menjelaskan pendapat ilmuwan lain bahwa terdapat atom-atom dari unsur yang sama, memiliki massa dan ukuran yang berbeda
7
Dasar teori yang dikemukakan oleh J.J. Thomson diawali dengan
percobaan tabung sinar katode yang pertama kali dilakukan oleh
William Crookes (1875) yang kemudian dilanjutkan oleh George
Johnstone Stoney. Kala itu Stoney tidak dapat menjelaskan
pengertian atom dalam suatu unsur memiliki sifat yang sama,
sedangkan unsur yang berbeda akan memiliki sifat berbeda,
walaupun keduanya memiliki elektron
Teori Atom Thomson
Gambar 3. J.J. Thomson
Sumber : https://nationalmaglab.org
8
Thomson melanjutkan eksperimen Crookes mengenai pengaruh medan listrik dan medan
magnet dalam tabung sinar katode. Hasil percobaan Thomson membuktikan ada partikel
bermuatan negatif dalam suatu atom karena unsur tersebut dapat dibelokkan ke arah
kutub positif medan listrik.
Gambar 4. Tabung Sinar Katode
Sumber : https://www.epanrita.com
9
Penemuan Thomson ini membuat teori atom Dalton yang
menyatakan bahwa atom adalah partikel yang tak
terbagi, tidak dapat diterima lagi. Teori atom Thomson
ini dikenal dengan teori atom “Roti Kismis”. Menurut
Thomson, atom terdiri dari materi bermuatan positif
dan di dalamnya tersebar elektron bagaikan kismis
dalam roti.
Gambar 5. Model Atom Thomson
Sumber : https://www.epanrita.com
10
Kelebihan
Kekurangan
Dapat menerangkan adanya partikel yang lebih kecil dari atom yang disebut partikel subatomik
Dapat menerangkan sifat listrik atom.
Tidak dapat menerangkan fenomena penghamburan partikel alfa oleh selaput tipis emas yang dikemukakan oleh Rutherford
11
Pada tahun 1910, Ernest Rutherford bersama Hans Geiger dan
Ernest Marsden melakukan percobaan untuk menguji pendapat
Thomson. Berdasarkan hasil pengamatan, mereka mendapatkan
kenyataan bahwa apabila partikel alfa ditembakkan pada
lempeng emas tipis, sebagian besar partikel alfa diteruskan,
tetapi pada saat yang sama Marsden memperoleh fakta bahwa 1
di antara 20.000 partikel alfa akan membelok hingga sudut 90°
bahkan lebih.
Teori Atom Rutherford
Gambar 6. Ernest Rutherford
Sumber : https://physicsworld.com
12
Berdasarkan
hasil
eksperimen
tersebut,
Rutherford mengambil kesimpulan berikut:
Atom bukan merupakan bola pejal karena hampir semua partikel alfa diteruskan. Jika lempeng emas tersebut dianggap sebagai satu lapisan atom-atom emas, maka di dalam atom emas terdapat partikel yang sangat kecil yang bermuatan positif.
Partikel yang bermuatan positif tersebut merupakan partikel yang menyusun suatu inti atom.
Gambar 7. Percobaan Rutherford
Sumber : http://teorikimia.blogspot.com
13
Berdasarkan
kesimpulan
tersebut,
Rutherford mengusulkan model atom
yang menyatakan bahwa sebagian besar
atom merupakan ruang hampa, atom
terdiri dari inti atom yang sangat kecil
dan bermuatan positif serta dikelilingi
oleh elektron yang bermuatan negatif
Gambar 8. Model Atom Rutherford
Sumber : https://www.epanrita.com
14
Kelebihan
Kekurangan
Menemukan inti atom (terdiri dari proton dan neutron) yang dikelilingi oleh elektron yang bermuatan negatif
Menggambarkan gerak elektron di sekitar inti atom
Menemukan jari-jari inti atom dan juga jari-jari atom
Menemukan bahwa inti atom sangat kecil, namun berkontribusi sebagai hampir keseluruhan massa
Menemukan elektron sangat ringan, namun berkontribusi sebagai hampir keseluruhan volum atom
Mudah dipahami untuk menggambarkan struktur atom yang rumit
Tidak dapat menjelaskan spektrum garis atom hidrogen dan tidak dapat menjelaskan stabilitas atom.
Tidak dapat menjelaskan mengapa elektron tidak jatuh ke dalam inti atom jika elektron terus mengelilingi inti atom
15
Kelemahan teori atom yang digagas oleh
Rutherford
membuat
seorang
Fisikawan
Denmark, Niels Bohr, melakukan percobaan
tentang spektrum atom hidrogen pada tahuan
1913.
Teori Atom Bohr
Gambar 9. Niels Bohr
Sumber : https://ahf.nuclearmuseum.org
16
Percobaan yang dilakukan oleh Bohr
ini
dapat
memberikan
gambaran
keadaan elektron dalam menempati
daerah
di
sekitar
inti
atom.
Percobaan Bohr ini juga menghasilkan
beberapa postulat terkait atom.
Gambar 10. Percobaan Niels Bohr
Sumber : https://enjiner.com
17
Postulat atom yang digagas oleh Bohr antara lain:
Elektron yang berada di lintasannya tersendiri mengelilingi inti atom dengan setiap
elektron berada pada lintasannya tersendiri.
Setiap elektron yang berotasi pada lintasannya dan bersifat stasioner. Maka, energi elektron terhadap inti atom dalam struktur atom akan bersifat tetap. Artinya, tidak akan ada energi yang diserap ataupun diemisikan satu sama lain.
Setiap muatan elektron dalam setiap lintasan dapat berpindah dari satu lintasan ke lintasan lain dengan memancarkan/menyerap energi tertentu.
Lintasan stasioner yang dibolehkan memiliki besaran dengan sifat-sifat tertentu, terutama yang disebut momentum sudut
18
Menurut
model
atom
Bohr,
elektron-elektron
mengelilingi inti pada lintasan-lintasan tertentu
yang disebut kulit elektron atau tingkat energi.
Tingkat energi paling rendah adalah kulit elektron
yang terletak paling dalam/dekat dengan inti. Model
atom ini juga dapat menjelaskan kestabilan elektron
dengan memasukan konsep lintasan atau orbit
stasioner, yaitu elektron dapat berada di dalam
lintasannya tanpa membebaskan energi.
Gambar 11. Model Atom Bohr
Sumber : https://www.kajianpendidikan.com
19
Kelebihan
Kekurangan
1. Dapat menerangkan kenapa
elektron tidak jatuh ke inti
atom
2. Dapat
menjelaskan
energi
eksitasi
dan
deeksitasi
elektron
1. Hanya
mempu
menjelaskan
spektrum atom hidrogen
2. Tidak bisa menjelaskan efek
Zeeman
20
Berdasarkan hasil penelitian Bohr yang menyatakan
elektron adalah partikel, pada tahun 1924, Fisikawan
Prancis, Louis de Broglie, menyempurnakan teori atom
Bohr. Broglie menyatakan bahwa elektron selain bersifat
partikel juga dapat bersifat sebagai gelombang.
Teori Atom Modern/Mekanika Kuantum
Gambar 12. Louis de Broglie
Sumber : https://www.sciencephoto.com
21
Pendapat
de
Broglie
ini
kemudian
dikembangkan oleh Erwin Schrodinger dan
Werner Heisenberg.
Pada tahun 1928 Heisenberg mengemukakan
asas ketidakpastian elektron.
Prinsip
ketidakpastian
Heisenberg
ini
menyatakan bahwa tidak mungkin mengetahui
kedudukan dan kecepatan gerak elektron secara
pasti.
Gambar 13. Werner Heisenberg
Sumber : https://www.newscientist.com
22
Persamaan gelombang de Broglie dan prinsip
ketidakpastian
Heisenberg
menjadi
dasar
bagi
Schrodinger
untuk
merumuskan
persamaan
Schrodinger.
Schrodinger menyatakan bahwa elektron dalam
atom bergerak mengelilingi inti sambil bergetar
sehingga menghasilkan gerakan dalam bentuk tiga
dimensi.
Gambar 14. Erwin Schrodinger
Sumber : https://www.britannica.com
23
Oleh
karenanya,
tidak
mungkin
untuk
menentukan posisi serta momentum yang pasti dari
elektron dalam atom yang dapat ditentukan hanya
kebolehjadian menemukan elektron pada suatu
titik dengan jarak tertentu dari intinya. Daerah
kebolehjadian
menemukan
elektron
dinamakan
sebagai orbital.
Gambar 15. Model Atom Modern
Sumber :
https://solusi-kimia-kelas-x.blogspot.co
m
24
Refleksi
Perkembangan Teori Atom
Disusun Oleh:
R.A Annita Meilina A., S.Pd., Gr.
Materi kimia
kelas x
2023
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 24
SLIDE
Similar Resources on Wayground
18 questions
Keruangan dan Konektivitas antar Ruang dan Waktu
Presentation
•
10th Grade
18 questions
Chemistry Review Lessons 5, 6 and 7
Presentation
•
10th Grade
19 questions
4-3 Electron Configuration
Presentation
•
10th Grade
16 questions
POGIL Moles and Balancing Equations
Presentation
•
10th Grade
18 questions
Masa Praaksara Indonesia
Presentation
•
10th Grade
20 questions
SURAT LAMARAN PEKERJAAN
Presentation
•
10th Grade
18 questions
Teks Anekdot
Presentation
•
10th Grade
19 questions
Konfigurasi Elektron
Presentation
•
10th Grade
Popular Resources on Wayground
20 questions
STAAR Review Quiz #3
Quiz
•
8th Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
6 questions
Marshmallow Farm Quiz
Quiz
•
2nd - 5th Grade
20 questions
Main Idea and Details
Quiz
•
5th Grade
20 questions
Context Clues
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Inferences
Quiz
•
4th Grade
19 questions
Classifying Quadrilaterals
Quiz
•
3rd Grade
12 questions
What makes Nebraska's government unique?
Quiz
•
4th - 5th Grade